
Kemunculan Shen Tian, Shen Shuai dan juga Shen Tong membuat para petinggi pasukan Ma Guang menjadi sangat bersemangat untuk menyambut mereka.
Setelah melihat kemunculan ketiga petinggi pasukan surgawi, Long Wang yang baru saja kembali dari tugas yang di berikan oleh Ma Guang bersama kedua pemimpin ras lainnya segera berkata kepada Ma Guang.
"Penguasa! Biar aku saja yang menghadapi jenderal Shen Tian!". Ucap Long Wang dengan penuh rasa percaya diri yang tinggi.
Lang Guan pun tidak kalah cepat dari Long Wang untuk menawarkan dirinya.
"Penguasa! Biar aku saja yang menghadapi komandan Shen Tong!". Ujar Lang Guan menyambung perkataan Long Wang.
"Penguasa! Biar aku saja yang melawan komandan Shen Shuai!". Lanjut Shi Tiao.
Mendengar ketiga pemimpin pasukan dari ras yang berbeda itu menawarkan diri mereka untuk menghadapi lawan yang baru saja tiba, Ma Guang segera menanggapinya.
"Long Wang! Kamu hadapi komandan Shen Tong saja".
"Sedangkan Lang Guan dan juga Shi Tiao! Silahkan kalian berdua menghadapi komandan Shen Shuai".
"Biar aku sendiri yang akan menghadapi jenderal Shen Tian".
Setelah mendengar perkataan Ma Guang, ketiga pemimpin pasukan itu saling bertatapan n menganggukkan kepala mereka seakan mengisyaratkan bahwa mereka telah menyetujui apa yang baru saja pemimpin mereka sampaikan.
Sedangkan untuk para jenderal pasukan ras Naga Api Surgawi, Kilin Api dan juga Serigala Surgawi kini segera menyerang formasi pasukan surgawi dengan senjata yang mereka jarah dari pasukan surgawi yang telah tewas sebelumnya.
Serangan dari pasukan Ma Guang pada awalnya tidak bisa menghancurkan formasi pelindung yang diciptakan oleh pasukan surgawi.
Akan tetapi disaat pasukan Ma Guang yang telah memiliki senjata yang mereka peroleh dari pasukan surgawi dan menggunakan senjata tersebut untuk menyerang formasi pelindung dari pasukan surgawi, ternyata hal itu membuahkan hasil yang positif.
Dinding - dinding dari setiap formasi pelindung yang diciptakan oleh setiap kelompok - kelompok pasukan surgawi kini mulai terlihat ada sedikit keretakan.
Hal tersebut membuat pasukan Ma Guang lebih bersemangat lagi untuk melancarkan serangan mereka ditempat yang sudah ada bekas retak itu.
Sedangkan Ma Guang, Long Wang, Shi Tiao dan Lang Guan kini dalam sekejap mata sudah berada didekat ketiga pemimpin pasukan surgawi dan sudah saling berhadapan.
"Jenderal Shen Tian! Saat ini aku sudah tidak bisa memaafkanMu lagi! Aku akan membuat diriMu membayar semua yang telah engkau lakukan diduniaKu selama ini". Teriak Ma Guang dengan lantang.
"Ha...ha...ha...ha...ha...apakah kamu berpikir semudah itu untuk bisa mengalahkanKu!?". Balas Shen Tian sambil tertawa meledek Ma Guang.
Disaat Ma Guang mendengar perkataan Shen Tian, dirinya merasa seperti ada yang salah dari suara tersebut.
Namun Ma Guang masih tetap mencoba untuk mempercayai akan apa yang ada didepannya.
__ADS_1
"Didalam situasi seperti ini, tetapi kamu masih bisa tertawa untuk meledek diriKu".
"Sepertinya ada suatu hal yang sedang kamu sembunyikan dariKu". Tutup Ma Guang sambil menunjukkan senyum sinis yang mengembang dibibirnya.
"Sepertinya dirinya mulai menyadari ada keganjalan, aku harus menjaga hal itu agar dirinya tidak bisa mengetahui rencana kita". Gumam sosok Shen Tian yang kini masih berada didalam formasi pelindung dan didampingi oleh kedua komandan pasukannya.
"Ayo serang dengan senjata pasukan surgawi yang kalian miliki!". Teriak Ma Guang memerintahkan para bawahannya untuk menyerang formasi yang melindungi jenderal Shen Tian dan para bawahannya.
Dengan segera para bawahan Ma Guang mulai melesat dan menebas formasi pelindung tersebut.
Shen Tian sendiri segera memerintahkan pasukan yang saat itu bersama - sama dengannya untuk memperkuat dinding formasi yang melindungi mereka.
Sedangkan Ma Guang dan juga tiga orang pemimpin pasukan dari tiga ras yang berbeda kini bersiap untuk menghadapi lawan mereka masing - masing disaat dinding formasi milik Shen Tian hancur.
Namun hal itu tidak sesederhana yang mereka pikirkan.
Sebab dinding formasi tersebut masih tetap kokoh meski pun telah diberondong oleh pasukan Ma Guang dengan senjata pusaka milik pasukan surgawi.
Melihat hasil yang ada, Ma Guang segera memutar otaknya agar beberapa musuh yang ada didepannya tidak bisa untuk melarikan diri dari tempat itu.
Berbeda halnya dengan kelompok Shen Tian yang berada didalam formasi pelindung.
Sontak saja hal itu membuat Ma Guang dan para bawahannya merasa semakin geram dan terus melancarkan serangan kearah dinding formasi.
Namun berbeda halnya dengan pasukan surgawi yang lain.
Formasi pelindung mereka satu persatu mulai retak dan mulai terjadi pertarungan diantara kedua pasukan.
Hal itu membuat situasi itu kini mulai membuat hati Ma Guang sedikit terhibur dan berkata.
"Hentikan serangan kalian, karena hal itu hanya akan menguras tenaga kalian". Perintah Ma Guang kepada para bawahannya yang saat itu sedang menggempur formasi pelindung yang melindungi Shen Tian dan juga yang lainnya.
Melihat tingkah para bawahan Ma Guang yang menghentikan serangan mereka, Shen Tian pun mulai berpikir untuk mencoba memahami apa yang Ma Guang pikirkan atau yang di rencanakan.
Shen Shuai yang melihat hal itu segera menatap kearah dimana pasukan mereka berada.
Dan sang komandan pun kini telah menemukan jawabannya dimana sudah ada beberapa formasi pelindung milik pasukannya kini sudah tidak ada lagi dan telah terjadi pertarungan yang tidak seimbang dengan pasukan Ma Guang.
"Celaka! Rupanya sebagian formasi pelindung pasukan kita bisa mereka hancurkan, kita harus pergi untuk membantu mereka". Tutur Shen Shuai.
Mendengar perkataan Shen Shuai, Shen Tian dan juga Shen Tong segera menatap kearah dimana Shen Shuai memandang.
__ADS_1
"Komandan! Kita tidak boleh gegabah untuk bertindak, karena itu bisa membahayakan nyawa kita semua". Ucap Shen Tong mengingatkan kepada rekannya itu.
Shen Tian hanya menganggukkan kepalanya tanda menyetujui perkataan Shen Tong.
"Tetapi kita juga tidak bisa hanya menyaksikan tanpa melakukan tindakan apapun disaat pasukan kita satu persatu mulai terbunuh didepan mata kita sendiri". Ujar Shen Shuai menanggapi perkataan Shen Tong.
"Tetapi kita harus tetap melakukan apa yang telah jenderal Shen Tian perintahkan kepada kita". Balas Shen Tian yang sebenarnya adalah Shen Rian.
"Komandan Shen Rian! Kita semua telah melakukan kesalahan, sehingga menurutKu, lebih baik kita bertempur bersama - sama dengan pasukan kita".
"Menang atau kalah, itu tidak menjadi masalah bagiKu, karena aku sendiri tidak bisa membiarkan pasukanKu tewas tanpa mendapatkan pertolongan dari para pemimpinnya". Tutup Shen Shuai sambil membuka sedikit cela didinding formasi pelindung agar dirinya bisa keluar dari tempat perlindungan itu.
Lang Guan dan juga Shi Tiao yang melihat hal tersebut segera menyambut komandan Shen Shuai untuk bertarung.
Sedangkan dipihak Shen Tong dan juga Shen Rian yang melihat tindakan yang diputuskan oleh rekan mereka langsung saling menatap satu sama lain tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.
Shen Shuai yang dihadang oleh kedua pemimpin yang adalah bawahan Ma Guang segera melancarkan serangan dengan menggunakan pedang miliknya.
Tubuh Shi Tiao dan juga Lang Guan dalam sekejab mata hilang dari tempat dimana serangan Shen Shuai diarahkan dan dengan cepat berpencar kearah dua sisi Shen Shuai untuk melakukan serangan balik dengan senjata yang mereka berdua miliki.
Ma Guang dan juga Long Wang kini telah bersiap untuk kemungkinan dimana Shen Tong dan juga Shen Rian yang akan ikut bergabung didalam pertarungan itu.
Long Wang kini telah menggenggam senjata pusaka milik Shen Ma yang tewas saat keluar dari dalam dunia kecil.
Darah Shen Tong langsung mendidih saat melihat senjata ditangan Long Wang.
"Cacing buangan itu ternyata memiliki senjata milik komandan Shen Ma, aku harus membalaskan dendamnya". Gumam Shen Tong didalam hatinya dengan geram.
Shen Rian yang melihat sikap rekan disampingnya segera meletakkan salah satu telapak tangannya dibahu Shen Tong dan berkata.
"Komandan Shen Tong! Jangan bertindak gegabah karena mengikuti amarah didalam hatiMu".
"Sepertinya apa yang dikatakan oleh komandan Shen Shuai ada benarnya juga, aku harus ikut membantu pasukan kita dan akan membalaskan dendam komandan Shen Ma yang mereka bunuh". Balas Shen Tong.
Sang komandan pun segera membuka cela didinding formasi dan keluar untuk membantu pasukannya yang saat itu sedang bertarung melawan pasukan Ma Guang.
Long Wang yang sudah siap untuk menghadapi Shen Tong segera menghadang sang komandan pasukan surgawi untuk bertarung dengannya sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Ma Guang.
"Cacing busuk! Ternyata kamu ingin mengantarkan nyawaMu kepadaKu, baiklah, aku akan membunuhMu secara perlahan agar aku bisa membalaskan dendam komandan Shen Ma". Teriak Shen Tong saat berhadapan dengan Long Wang.
~Bersambung~
__ADS_1