
Saat terus menghindari serangan yang membabi buta dari phoenix api hitam, posisi tubuh Ma Guang kini sudah berada di pinggir jurang yang di bawahnya adalah laut yang sangat dalam.
Ma Guang pun dapat mendengar bunyi deburan ombak di bawah jurang tersebut.
Pemuda itu langsung memiliki ide untuk melarikan diri terlebih dahulu dari sang raja phoenix api surgawi tersebut, agar dirinya bisa mengembalikan serta meningkatkan kekuatannya untuk mengalahkan makhluk itu.
"Air laut ini pasti bisa membantuKu untuk mendapatkan kesempatan melarikan diri untuk sementara agar bisa mengembalikan lagi kekuatanKu yang sudah mulai terkuras banyak serta bisa meningkatkannya". Gumam Ma Guang sambil melesat dengan cepat kebawah untuk menceburkan dirinya kedalam laut tersebut.
Phoenix api yang melihat apa yang di lakukan oleh Ma Guang dengan cepat juga melesat untuk menyerang pemuda tersebut sebelum tubuh pria itu masuk kedalam air.
Namun usahanya tetap sia - sia, tubuh Ma Guang tidak berada di dalam jarak serangnya, dan sudah terlebih dahulu tercebur ke dalam laut.
"Sial! Ternyata pemuda itu masih bisa meloloskan diri dariKu! Aku akan tetap menunggunya hingga dia kembali muncul ke permukaan lagi dan aku akan langsung menyerangnya". Ujar phoenix api hitam menggerutu sambil terus terbang di atas permukaan air laut.
Sedangkan Ma Guang sendiri kini sudah menyelam ke kedalaman laut dan mulai menjauh dari tempat tersebut.
Hal tersebut di lakukannya agar phoenix api hitam itu tidak bisa melihat pergerakannya di dalam air, karena jika dirinya menyelam tidak terlalu dalam, burung api itu pasti bisa mengetahui keberadaannya.
Phoenix api hitam sendiri bisa juga untuk menyelam ke dalam laut, namun hal itu akan merugikan dirinya, sebab energi api miliknya akan terkuras banyak saat berada di dalam air dan akan sangat menguntungkan bagi lawannya.
Ma Guang kini sudah berada jauh dari tempat dimana phoenix api hitam itu berada.
Pemuda itu langsung naik ke permukaan air laut lagi dan langsung melesat terbang menjauh.
"Sepertinya aura dari pecundang itu berada di arah timur, aku harus secepatnya untuk menemukan pemuda itu". Gumam phoenix api hitam yang langsung melesat dengan cepat untuk memburu Ma Guang.
Setelah beberapa saat kemudian, Ma Guang kembali bisa merasakan aura dari phoenix api hitam yang kini dengan cepat menuju ke arahnya.
Jika berada di udara, sudah bisa di pastikan bahwa kecepatan terbang keduanya sangat jauh berbeda, sehingga jika terjadi pertarungan di atas udara, Ma Guang hanya akan menjadi bulan - bulanan makhluk surgawi tersebut.
Pemuda itu kembali menyelam lagi untuk menghindari makhluk tersebut.
Setelah dia merasa yakin bahwa posisinya saat itu sudah kembali lepas dari jangkauan lawannya, Ma Guang langsung muncul lagi ke permukaan air laut dan terbang menjauh sambil mencari suatu benda yang berada di atas permukaan air laut yang bisa dia gunakan untuk bermeditasi.
Namun untuk yang kedua kalinya, Phoenix api hitam juga bisa mengetahui keberadaannya dan langsung memburu Ma Guang lagi.
Hal itu terjadi beberapa kali, sehingga jarak dari pulau yang mereka tinggalkan sudah sangat jauh.
Ma Guang mulai frustasi dengan situasi tersebut.
__ADS_1
"Jika terus menerus terjadi seperti ini, pada akhirnya makhluk itu bisa mendapati diriKu dan bisa membunuhKu dengan muda! Apa yang harus aku lakukan lagi saat ini". Gumam Ma Guang sambil menyelam di kedalaman laut.
Tidak lama kemudian, pemuda itu dapat merasakan aura yang sangat familiar yang berada di dalam air, Ma Guang langsung mencari sumber dari aura tersebut hingga pemuda itu dapat melihat sebuah dinding formasi pembatas yang berdiri di depannya.
"Sepertinya ada suatu kekuatan besar juga yang berada di dasar laut ini". Gumam Ma Guang sambil mencari titik lemah dari formasi pembatas tersebut.
Setelah beberapa saat dia mencari titik lemah dari formasi itu, akhirnya Ma Guang bisa menemukannya.
Pemuda itu langsung membentuk simbol - simbol dengan jari tangannya dan mulai menyentuh titik - titik yang berada di tengah - tengah simbol - simbol serta rune - rune kuno di dinding formasi pembatas itu.
Akhirnya di dinding formasi pembatas itu, Ma Guang bisa membuka cela kecil agar bisa untuk dia masuki.
Saat dirinya sudah berada di dalam formasi pembatas tersebut, matanya langsung di suguhkan dengan pemandangan alam yang sama seperti berada di daratan benua yang dia tinggali.
Keindahan di tempat itu tidak bisa untuk di gambarkan dengan kata - kata, sebab bisa di katakan saat itu Ma Guang seperti sedang berada di surganya dunia.
Pemuda itu langsung mencari tempat yang aman dan nyaman untuk dia gunakan bermeditasi.
Ma Guang tidak ingin mengganggu eksistensi penguasa yang berada di dalam alam yang baru saja dia masuki, sehingga pemuda itu langsung menjauh dari tempat dimana dia masuki sebelumnya.
Setelah beberapa saat dirinya meninggalkan tempat itu sambil menyamarkan keberadaannya, datang beberapa sosok makhluk yang berbentuk panjang dengan tanduk yang berada di atas kepalanya.
"Sepertinya dinding formasi pembatas ini baik - baik saja, tetapi mengapa seperti ada jejak aura naga api yang sangat kuat di tempat ini!?". Tutur salah satu dari lima ekor naga yang memeriksa dinding pembatas di tempat itu dengan heran.
"Kalian berempat cepat menyebar dan memeriksa setiap area, aku akan melaporkan hal ini kepada yang mulia raja!". Ucap seekor naga yang terlihat seperti pemimpin di antara mereka berlima.
Keempat naga lainnya langsung melakukan perintah yang baru saja mereka terima itu.
Sedangkan naga yang memerintah langsung melesat terbang dan menuju ke tempat yang dia maksudkan.
Ma Guang pun kini sudah mendapatkan batu karang yang berbentuk seperti sebuah goa untuk dia gunakan bermeditasi.
Pemuda itu langsung memasangkan formasi pengabur serta beberapa lapis formasi pelindung di tempatnya untuk bermeditasi tersebut agar dirinya tidak di ganggu oleh siapa pun.
Ma Guang langsung meraih batu permata serta inti jiwa yang di perolehnya dari phoenix api yang sebelumnya telah dia bunuh serta langsung menyerap energi dari batu permata dan juga inti jiwa tersebut untuk meningkatkan kekuatan kultivasinya dan ketahanan serta kekebalan tubuhnya agar dia bisa mengungguli kekuatan serangan dan mengimbangi ketahanan serta kekebalan tubuh dari phoenix api hitam walau pun hal itu akan dibantu juga dengan formasi pelindung miliknya.
Di atas permukaan laut, phoenix api hitam terus mencari ke beradaan dari pada buruannya itu.
Namun sudah beberapa jam, makhluk surgawi itu belum juga bisa menemukan keberadaan dari Ma Guang.
__ADS_1
Seekor naga dapat merasakan keberadaan phoenix api hitam yang terbang rendah di atas wilayah mereka.
Namun karena naga itu bisa merasakan aura intimidasi yang sangat kuat terpancar dari tubuh burung api tersebut, sehingga naga itu tidak ingin untuk langsung menyinggungnya.
Naga itu langsung memasuki laut dan melaporkan hal itu kepada sang raja.
Kini di istana raja naga laut timur itu sudah ada dua ekor naga yang ingin melaporkan tentang apa yang masing - masing mereka dapati.
"Ada hal apa yang ingin kalian laporkan!?". Tanya sang raja naga.
"Yang Mulia! Di dinding formasi pembatas bagian barat, aku merasakan sepertinya ada penyusup yang bisa membuka formasi pembatas itu dan memasukinya, serta aku juga bisa merasakan ada jejak aura seorang manusia di tempat tersebut". Lapor salah satu naga.
"Yang mulia! Di atas permukaan laut wilayah kita, seekor phoenix api dengan aura intimidasi yang sangat kuat sedang terbang renda seperti sedang mencari sesuatu". Lapor naga yang satunya lagi.
Sang raja naga langsung tersentak kaget. "Apa!? Phoenix api dengan aura intimidasi yang sangat kuat!?". Kata - kata yang keluar dari makhluk tersebut.
"Apa yang burung api itu cari di atas wilayahKu ini!? Apakah ada hubungannya dengan aura manusia itu!?". Tutur sang raja naga lagi dengan nada suara yang sangat serius.
"Jenderal Diyi Long! Cepat perketat penjagaan dan sisir semua area di alam ini untuk mencari sosok manusia tersebut". Perintah sang raja naga tersebut kepada seorang jenderalnya.
"Zhihui! Jiangjun! Long Dier! Long Tiao! Kalian ikut bersama denganKu untuk naik ke permukaan dan mencegat serta mempertanyakan tujuan burung api itu hingga berada di wilayah kita ini tanpa permisi". Tutur sang raja naga itu.
Raja naga itu adalah adik termuda dari sang raja naga api surgawi yang inti jiwanya telah di serap oleh Ma Guang.
Sehingga kekuatan raja naga tersebut hampir setara dengan sang raja phoenix api surgawi itu.
Namun jika di bantu oleh empat jenderal naga yang bersamanya, sudah bisa di pastikan, raja phoenix api surgawi itu akan kalah dengan telak.
Setelah kelima ekor naga itu muncul di permukaan laut tersebut, sang raja naga langsung bisa melihat phoenix api hitam yang sedang terbang di atas wilayah laut kekuasaannya.
"Raja phoenix! Ada urusan apa sehingga diriMu memasuki wilayahKu ini tanpa ijin!?". Kata - kata yang langsung keluar dari mulut sang raja naga yang tidak ingin berbasa basi lagi.
Phoenix api hitam yang mendengar kata - kata tersebut, langsung melihat ke arah datangnya suara itu dan langsung tertawa saat mengetahui siapa yang menyapanya sambil berkata.
"Ha...ha...ha...ha...ha! Ternyata setelah kakak tertuaMu binasa, rupanya adik kecil yang manja ini kini telah di buang juga kedunia rendahan ini!?". Kata - kata yang sedikit mengejek raja naga tersebut.
"Raja phoenix! Kamu tidak perlu berbasa basi lagi, cepat katakan maksud kedatanganMu ini sebelum aku berlaku tidak sopan kepadaMu!?". Tutur raja naga mengancam.
~Bersambung~
__ADS_1