Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 398. Kapal Untuk Menyeberangi Sungai


__ADS_3

Mendapatkan hadiah yang tidak biasa itu, sontak beberapa pemilik kapal pun menjadi tergiur untuk mengantarkan rombongan Ma Guang tersebut.


Namun karena apa yang Ma Guang tawarkan itu adalah suatu item yang sangat langkah serta sangat berharga bagi para kultivator, sehingga hal itu juga menarik perhatian para kultivator yang berada di pelabuhan tersebut.


Beberapa orang pendekar sangat terkejut saat melihat buah surgawi yang berada ditangan Ma Guang.


Tidak hanya mereka saja, melainkan tuan Gu Ruo yang berada di dekat Ma Guang sangat terkejut dengan benda tersebut.


Aura energi yang keluar dari buah surgawi itu sangat kuat dirasakan oleh pedagang itu.


"Pendekar Qian Daoliu! Apakah itu benar adalah buah surgawi?." Tanya Gu Ruo kepada Ma Guang.


Ma Guang yang kini bernama Qian Daoliu itu pun langsung menanggapi pertanyaan sang pedagang yang di kawalnya tersebut.


"Iya tuan Gu Ruo! Ini memang buah surgawi! Apa ada yang salah?." Jawab Ma Guang sambil balik bertanya lagi.


"Oh, tidak! Hanya saja harga untuk mendapatkan buah tersebut tidak dapat diukur dengan koin emas yang kita miliki! Sebab buah surgawi ini sangat langkah!."


"Pendekar Qian Daoliu! Aku takut apa yang anda lakukan ini bisa mengundang suatu masalah baru bagi kita!." Tutur Gu Ruo dengan berbisik.


Mendengar apa yang dikatakan oleh pedagang itu, Ma Guang berpikir ada benarnya juga.


Pria itu segera memasukkan kembali buah surgawi itu kedalam cincin penyimpanan miliknya.


Namun apa yang dilakukan Ma Guang sebelumnya, kini telah memberikan dampak yang sangat berarti.


Sebab semua pemilik kapal kini telah mengerubungi mereka untuk menawarkan diri mengantarkan mereka menyeberangi sungai tersebut.


"Tuan Gu Ruo! Aku adalah langgananMu yang selalu mengantarMu, jadi biarkan aku saja yang mengantarkan kalian lagi!." Teriak pria tua yang awalnya didekati oleh Gu Ruo.


"Maafkan aku tuan Peng! Namun saat ini bukan lagi aku yang bisa memutuskannya!." Jawab Gu Ruo.


"Tuan pendekar! Biarkan aku yang mengantarkan kalian!."


"Tuan pendekar gunakan kapalKu saja!."


"KapalKu saja!."


Teriak setiap pemilik kapal yang ingin mendapatkan hadiah yang Ma Guang tawarkan tersebut.


Kini Ma Guang yang menjadi bingung sendiri untuk memutuskan siapa yang akan dia pilih untuk mengantarkan mereka.


Melihat situasi tersebut, Ma Guang segera berbalik dan menatap kearah dermaga dimana kapal - kapal berada.


Pria itu kini mulai melihat kelayakan kapal yang bisa mereka gunakan.


Beberapa saat kemudian, pria itu sudah mendapatkan pilihannya dan memutuskan kapal mana yang akan mengantarkan mereka.


"Tuan - tuan sekalian! Aku memilih kapal itu untuk mengantarkan kami keseberang!." Ucap Ma Guang sambil jarinya menunjuk kesalah satu kapal yang terparkir didermaga.


Semua pemilik kapal yang melihat pilihan Ma Guang langsung membubarkan diri mereka dengan perasaan kecewa.


Sedangkan Ma Guang kini lanjut bertanya.


"Siapa pemilik kapal itu?." Sambil kembali menunjukkan jarinya kearah kapal yang dia maksudkan.


Namun dari antara semua pemilik kapal yang awalnya mengerubungi kelompok mereka, tidak ada satu pun dari mereka yang mengaku sebagai pemilik kapal tersebut.

__ADS_1


Ma Guang mulai melayangkan pandangannya untuk mencari siapa pemilik kapal tersebut.


Setelah beberapa saat kemudian pria itu tidak bisa mendapatkannya.


Hingga akhirnya datang seorang pria tua dengan berpakaian sederhana mendekatinya.


"Tuan pendekar! Aku pemilik kapal itu! Namun maafkan aku karena tidak bisa untuk mengantarkan kalian untuk menyeberangi sungai ini!." Ucap pria tua itu.


Ma Guang yang mendengar serta melihat sikap pria tua tersebut yang sangat berbeda dari pada pemilik kapal yang lain segera menanggapi perkataannya.


"Kenapa bisa begitu? Apakah ada hal yang tuan takutkan?." Tanya Ma Guang.


"Iya tuan! Sebab belum lama ini beberapa kapal yang ingin menyeberangi sungai ini, semuanya telah dihancurkan oleh monster yang sangat mengerikan!."


"Aku sempat menyaksikan sendiri hal itu dan segera berbalik lagi untuk berlabuh!."


"Oh, jadi seperti itu yah!?." Ucap Ma Guang menanggapi penjelasan pria tua didepannya.


"Bagaimana caranya aku meyakinkan tuan jika aku bisa menghadapi makhluk tersebut?." Lanjut Ma Guang bertanya.


"Tuan! Tidak ada hal yang bisa tuan yakinkan kepadaKu agar aku bisa mengantarkan kalian ke seberang!."


"Seorang pendekar dewa surgawi saja tidak bisa mengalahkan makhluk itu!."


"Bahkan makhluk itu tidak memerlukan waktu yang lama untuk bisa mengalahkan pendekar tersebut!."


Pria tua itu tidak mempercayai kemampuan Ma Guang untuk bisa mengalahkan makhluk itu.


"Baiklah jika itu yang tuan pikirkan!."


"Kalian semua tunggulah disini!."


Ajakan Ma Guang itu pun di ikuti oleh pria tua itu.


Keduanya naik kekapal yang Ma Guang pilih untuk berbicara empat mata dengan sang pemilik kapal.


Setelah keduanya sudah berada diatas kapal, Ma Guang pun bertanya kepada pria tua itu.


"Apakah tuan menginginkan agar makhluk itu bisa dimusnahkan?."


"Iya tuan! Sebagai seorang yang bergelut dalam usaha ini, tentu saja aku sangat mengharapkan demikian!." Jawab pria tua itu.


"Apakah tuan telah melihat item yang tadi aku tunjukkan?."


"Iya tuan!." Jawab pemilik kapal.


"Apakah item seperti itu sering tuan lihat?."


Mendengar pertanyaan Ma Guang itu, sang pemilik kapal terdiam seakan ingin memahami pertanyaannya.


"Sepertinya tuan pendekar ini memiliki kemampuan yang lebih dari seorang pendekar dewa surgawi!."


"Sebab item yang baru saja dia tunjukkan itu tidak mudah untuk dimiliki oleh seorang pendekar dengan kultivasi yang rendah!."


"Apa lagi telah dengan berani menunjukkan item itu di depan umum!."


"Tidak hanya itu saja! Seakan - akan dia tidak menghiraukan penjelasanKu bahwa seorang pendekar dewa surgawi saja dapat dengan mudah untuk dikalahkan oleh makhluk itu!."

__ADS_1


Apa yang pemilik kapal pikirkan bisa Ma Guang ketahui, namun dirinya masih bersikap seperti biasa seakan membiarkan pria tua didepannya itu memikirkan serta memutuskan untuk bisa mempercayainya.


Setelah selesai tenggelam didalam pikirannya sendiri, sang pemilik kapal pun berkata.


"Tuan Pendekar! Saat ini aku merasa belum sepenuhnya mempercayai kemampuan diriMu! Sebab melihat dari usiaMu, tidak ada seorang pun yang bisa mencapai kultivasi sebagai pendekar dewa diusia seperti tuan pendekar saat ini! Apa lagi mencapai kultivasi diatas pendekar dewa! MenurutKu itu tidak mungkin!."


"Terkecuali itu adalah tuan putri Zhou Lu Yun dan juga pendekar Ma Guang yang adalah pelindung sekte Bambu Kuning serta pemilik sekte Naga Surgawi!."


"Namun yang aku ketahui! Kemungkinan besar hanya pendekar Ma Guang saja yang bisa membasmi monster itu!." Tutup pria itu dengan penuh keyakinan.


"Apakah tuan mengenal Ma Guang?." Tanya Ma Guang.


"Aku tidak mengenalnya! Namun menurut apa yang aku dengar selama ini, kekuatan pendekar Ma Guang diatas pendekar dewa surgawi!."


"Serta dia juga bersama pasukannya mampu mengalahkan pasukan makhluk surgawi serta meratakan markas dari sekte Gagak Hitam!."


"Tidak hanya itu saja! Dia juga berhasil mengalahkan pasukan kekaisaran Yue Wu yang memiliki dukungan pasukan makhluk surgawi serta pasukan makhluk kuno!."


"Sehingga aku berpikir monster disungai ini adalah salah satu makhluk kuno yang mendukung kekaisaran Yue Wu!." Jelasnya lagi.


"Ternyata tuan banyak tahu tentang informasi pertempuran yang terjadi diantara kekaisaran Zhou dan juga kekaisaran Yue Wu!."


"Kalau begitu aku akan berkata jujur saja kepada tuan!."


"Tetapi aku harap tuan untuk merahasiakannya!."


"Apakah tuan bisa merahasiakan apa yang akan aku sampaikan kepada tuan!?." Tanya Ma Guang.


"Tuan pendekar! Jika itu sangat penting! Aku bersumpah kepada langit dan bumi bahwa aku akan merahasiakannya walau pun nyawaKu yang menjadi taruhannya!." Tutur pria tua itu.


"Baiklah! Tuan! Aku memang saat ini bertujuan untuk membasmi monster itu yang memang seperti yang tuan katakan tadi, bahwa monster itu adalah makhluk kuno yang mendukung kekaisaran Yue Wu!."


"Dan aku bisa melakukan hal itu! Karena aku adalah Ma Guang!." Ucap Ma Guang memberitahukan identitasnya yang sebenarnya.


"Apa!? Anda adalah pendekar Ma Guang!? Apakah itu benar? Apakah aku sedang tidak bermimpi?."


Kata - kata yang keluar dari mulut pria itu setelah mendengar perkataan Ma Guang yang menggambarkan keterkejutannya.


"Iya tuan! Aku benar adalah Ma Guang! Akan tetapi penyamaran ini tidak diketahui juga oleh tuan Gu Ruo!."


"Oleh karena itu aku minta untuk merahasiakannya!."


"Jadi bagaimana? Apakah tuan bersedia untuk mengantarkan kami?." Tanya Ma Guang untuk memastikan.


"Iya pendekar Ma! Jika itu diriMu, aku dengan senang hati untuk mengantarkan kalian!." Jawab sang pemilik kapal.


"Baiklah! Kalau begitu, tuan siapkan kapalnya untuk kita berlayar! Aku akan menyampaikan kepada tuan Gu Ruo agar memuat semua barang dagangannya kekapal ini!."


"Baik pendekar Ma!." Ucap pria tua itu sambil menangkupkan tangannya dan bergegas pergi untuk memanggil seluruh kru kapal.


Sedangkan Ma Guang segera turun untuk menemui Gu Ruo dan juga para bawahannya.


Saat Ma Guang dan pemilik kapal berbincang - bincang, ada beberapa pendekar yang mencoba untuk mengetahui pembicaraan keduanya.


Namun hal itu tidak bisa mereka ketahui, sebab Ma Guang telah menciptakan formasi pelindung untuk merahasiakan pembicaraannya dengan sang pemilik kapal.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2