Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 431. Sekte Teratai Hitam


__ADS_3

Ma Guang dan juga para petinggi pasukan Naga Api Surgawi, pasukan Serigala Surgawi serta pasukan Kilin Api sedang berkultivasi untuk memulihkan kekuatan serta untuk menyembuhkan luka - luka yang diderita.


Markas sekte tersebut telah di lindungi oleh formasi pembatas serta formasi pengabur agar tidak bisa ditemukan dengan mudah.


Sedangkan para murid sekte Naga Surgawi kini di fokuskan untuk menjaga perbatasan wilayah sekte yang di dukung oleh para tetua tingkat rendah.


***


Di dunia lain, penguasa dunia atas dan juga penguasa dunia manusia sedang membahas kejadian yang baru saja memakan korban di kedua bela pihak.


"Dewa Ceng Sin, apakah dengan kemampuan yang dia miliki, Ma Guang itu sudah bisa naik ke alam surgawi!?".


"MenurutKu hal itu belum bisa terealisasi, sebab Ma Guang terlalu banyak mengolah energi Yin untuk bisa memperoleh kekuatannya hingga bisa sampai pada levelnya saat ini".


"Berarti dirinya hanya terbatas pada dunia manusia saja!?". Tanya Tian Kong yang adalah dewa yang mengatur alam langit.


"Dewa Tian Kong, sepertinya tubuh Dewa Naga Surgawi yang dimiliki oleh putra Ma Guang akan menarik banyak penghuni dunia atas untuk turun ke dunia manusia".


"Hmmm...sepertinya memang demikian...akan tetapi jika hal itu terjadi akan membuat kekacauan yang lebih besar lagi didunia manusia".


"Dewa Tian Kong...hal yang membuat aku merasa risau jika situasi ini ada campur tangan dari para bangsa Azura dari dunia bawah".


"Dewa Ceng Sin terlalu berlebihan untuk mengkhawatirkan hal itu".


"Jika memang benar hal itu akan terjadi, pasti sudah terjadi sebelumnya, sebab pertempuran yang terjadi baru - baru ini bukanlah pertempuran biasa, sehingga itu bisa mengusik keberadaan para bangsa Azura".


"Dewa Tian Kong, para bangsa Azura juga tidak bisa datang ke dunia manusia ini jika mereka tidak diijinkan olehKu ataupun oleh Manusia".


"Dan hal yang aku takutkan jika ada manusia yang berniat serta bisa memanggil mereka untuk datang".


"Dewa Ceng Sin, menurutMu apakah ada pergerakan yang mencurigakan dari para pendekar yang berasal dari sekte aliran hitam?".


"Untuk sementara tidak ada, sebab baru - baru ini kekuatan sekte aliran hitam sangat terkuras akibat apa yang telah Ma Guang lakukan".


***


Di wilayah Benua Timur, terdapat sekte kecil aliran hitam, mereka saat ini sedang disibukan untuk mempersiapkan ritual agar bisa membangkitkan kembali para leluhur mereka.


Sekte kecil itu belum pernah berinteraksi dengan dunia luar sedikit pun.


Hal itu di sebabkan karena kekuatan mereka tidak sebanding dengan kekuatan sekte - sekte aliran putih dan juga sekte - sekte aliran hitam yang ada di wilayah tersebut.


Memang pertempuran yang terjadi tidak memberikan pengaruh yang besar untuk Benua bagian Timur.


Sehingga seluruh sekte aliran hitam maupun sekte aliran putih, klan serta perguruan ilmu bela diri yang berada di benua tersebut masih tetap tenang.


Ada pun pergerakan yang di lakukan oleh sekte - sekte aliran hitam hanyalah pergerakan kecil - kecilan dan masih sangat tertutup.

__ADS_1


Sehingga para pendekar dari sekte aliran putih tidak bisa serta merta menuduh salah satu sekte aliran hitam.


Walau pun hal itu dilakukan dengan cara - cara kotor seperti yang biasa di praktekkan oleh para pendekar aliran hitam.


Namun sekte aliran putih tidak akan ceroboh untuk menuduh hal itu adalah perbuatan salah satu sekte aliran hitam.


Butuh kerja sama dari seluruh sekte aliran putih yang ada di seluruh wilayah setiap satu kekaisaran untuk bergabung agar bisa memberantas setiap sekte aliran hitam.


Disaat ritual yang mereka lakukan sudah selesai, akhirnya para leluhur dari beberapa generasi hidup lagi.


Walau pun tubuh mereka tidak terlihat seperti tubuh manusia pada umumnya, akan tetapi ingatan mereka tetap masih seperti saat dimana mereka masih hidup.


Ritual untuk membangkitkan para leluhur mereka itu tidak sederhana, sebab sebagaimana jumlah para leluhur yang mereka bangkitkan, begitu juga tumbal manusia yang mmasih hidup dikorbankan.


Para leluhur yang dibangkitkan semuanya memiliki tingkat kultivasi sebagai seorang pendekar dewa agung puncak.


Dan mereka berjumlah 100 orang yang pernah hidup 500 tahun yang lalu.


Pencapaian kultivasi para leluhur tersebut adalah yang paling terbaik untuk sejarah sekte mereka.


"Ha...ha...ha...ha...ha...rupanya aku masih hidup, aku pikir aku telah tewas oleh serangan para pendekar dari sekte Phoenix Hitam".


"Siapa kalian...!?".


"Mengapa aku tidak mengenal kalian...!?".


"Dan bagaimana bisa wujud kalian itu terlihat seperti mayat hidup...!?".


"Maafkan aku leluhur Gu...namaKu Tan Lai, aku adalah patriark sekte Teratai Hitam yang menggantikan patriark Gu Lan". Ucap Tan Lai sambil menangkupkan tangannya.


"Bagaimana mungkin...!? Bagaimana mungkin bisa seperti ini...!?". Tutur Gu Rong dengan bingung.


"Ayah! Sepertinya kita telah dihidupkan kembali, sebab yang aku ketahui, Tan Lai menjabat sebagai patriark sekte setelah aku menyerahkannya".


"Saat itu aku juga sudah dalam keadaan terluka parah oleh serangan pukulan patriark sekte Bulan Perak yang berasal dari wilayah benua tengah". Gu Lan menjelaskan kepada ayahnya yang terlihat masih bingung.


"Siapa...! Siapa yang telah membangkitkan kami...!?". Teriak Gu Rong.


Dengan cepat patriark yang baru sekte Teratai Hitam segera melesat menghadap Gu Rong.


"Mohon ampun leluhur, aku adalah patriak saat ini, akulah yang memerintahkan para tetua untuk membangkitkan para leluhur".


"Saat ini usia sekte kita sudah 500 tahun setelah kepemimpinan leluhur Gu Rong".


"Aku adalah Kha Gui...". Ucap sang patriak yang baru saja menghadap Gu Rong.


"Apa alasanMu sehingga telah membangkitkan kami?". Tanya Gu Lan.

__ADS_1


"Maafkan kami para generasi baru yang gagal ini, kami tidak bisa membawa sekte ini lagi untuk berjaya seperti pada masa para leluhur sekalian". Jawab Kha Gui sambil menundukkan kepalanya dan tidak berani mengangkat wajahnya.


"Mengapa bisa begitu?". Tanya Gu Rong.


"Kami tidak bisa meningkatkan kultivasi kami untuk menerobos menjadi pendekar Dewa, sehingga kami sudah tidak lagi berinteraksi dengan dunia luar". Jawab Kha Gui lagi.


"Sampah...! Benar - benar sampah...!".


"Pada masaKu, seorang pendekar agung itu hanyalah tingkat kultivasi seorang murid yunior saja".


"Tetapi saat ini, kamu sudah menjadi seorang patriark sekte, sangat memalukan".


Tutur Gu Rong dengan wajahnya yang terlihat sangat murka.


"Ayah, sudahlah...ini sudah 500 tahun telah berlalu, sehingga sangatlah wajar jika pencapaian kultivasi mereka semakin menurun". Gu Lan menenangkan ayahnya.


"Siapa namaMu?". Tanya Gu Lan.


"Aku Kha Gui". Jawabnya dengan posisi kepala yang masih tertunduk sambil menangkupkan tangannya.


Tidak hanya Kha Gui yang melakukan hal tersebut, melainkan seluruh anggota sekte tersebut sejak awal telah melakukannya.


"Kha Gui, di wilayah kekaisaran Jin saat ini, tingkat kultivasi tertingginya apa?". Gu Lan lanjut bertanya.


"Di wilayah kekaisaran Jin ini tingkat kultivasi tertinggi adalah pendekar Dewa Surgawi".


"Itu pun adalah patriak di sekte Pedang Seribu". Jawab Kha Gui.


"Sekte Pedang Seribu?". Gumam Gu Lan.


"Rupanya sekte itu masih tetap ada, aku harus memberikan perhitungan kepada mereka". Ucap Gu Lan.


"Bagaimana perkembangan dunia persilatan saat ini?". Tanya Gu Rong.


"Leluhur, dunia persilatan baru - baru ini di gemparkan oleh pertarungan antara empat ras makhluk surgawi dengan sekte aliran putih yang pada saat itu akan menggelar kompetisi pendekar antar benua".


"Namun pasukan dari keempat ras makhluk surgawi itu tidak mampu mengalahkan mereka".


"Bagaimana mungkin bisa seperti itu? Bukannya kemampuan makhluk surgawi itu sangat kuat!? Bagaimana bisa mereka mengalahkannya!?". Kata - kata yang keluar dari mulut Gu Rong.


"Sepertinya kekuatan mereka tidak bisa diremehkan, jika demikian, kita tidak boleh bertindak gegabah untuk kedepannya".


"Karena hal itu mengingatkan diriKu pada saat aku memimpin anggota sekteKu ke benua tengah untuk menyerang sekte Phoenix Hitam".


"Namun kami menderita kekalahan dan nyawaKu tidak bisa tertolong lagi".


"Sehingga aku tidak ingin hal itu terjadi lagi saat ini". Tutur Gu Rong.

__ADS_1


Akhirnya Gu Rong pun memerintahkan semuanya untuk menuju ke aula utama sekte Teratai Hitam.


~Bersambung~


__ADS_2