Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 224. Kekalahan Xia Jiao


__ADS_3

Seorang gadis cantik sedang melesat untuk kembali kearah wilayah kerajaan Wei.


Di belakang gadis tersebut terlihat dua sosok pria yang mengejarnya.


Pria yang terlihat lebih tua dari yang satunya mulai mendekati gadis tersebut.


Hal itu di karenakan tingkat kultivasi pria tua itu lebih tinggi di bandingkan gadis yang di kejarnya.


Gadis itu adalah Xia Jiao, melarikan diri setelah membantai ratusan anggota sekte Kalajengking Merah.


"Sial! Mengapa keberadaan kedua pendekar agung itu tidak bisa Ku ketahui?". Xia Jiao bersungut - sungut saat melarikan diri.


Gadis itu tidak menyangka jika ada dua sosok pendekar yang setara serta yang lebih kuat darinya.


Walau pun hanya Hong Mogui sendiri yang berada di sekte itu, sudah pasti Xia Jiao tidak akan bisa menang untuk melawannya walau pun tingkat kultivasi keduanya setara.


Setelah sudah dua jam melakukan pelarian, akhirnya lari Xia Jiao dapat terkejar oleh pria tua yang bersama Hong Mogui.


Pria tua yang berasal dari sekte Iblis Darah itu langsung menyerang Xia Jiao dari belakang.


Gadis itu pun yang merasakan melalui persepsi kekuatan jiwanya bahwa ada bahaya yang mengancamnya dari belakang, dan langsung menghindari dengan cepat serangan tersebut.


"Hebat juga gadis sialan ini". Tutur pria tua itu sambil mengertakkan giginya.


"Awas saja diriMu itu, jika aku bisa menangkapMu, dirimu itu akan ku jadikan tempat pelampiasan hawa napsuKu untuk malam ini". Gumam pria tua itu lagi sambil menyeringai.


Saat merasa bisa untuk menyerang Xia Jiao lagi, pria tua itu kembali melesatkan serangannya kearah gadis di depannya.


"Tapak Iblis Beracun!". Teriak pria tua itu sambil melepaskan serangannya.


Serangan pria tua itu tidak dapat di hindari oleh Xia Jiao, gadis itu hanya memperkuat perisai pelindung tubuh miliknya.


Duaarrr


Tubuh Xia Jiao langsung terdorong maju kedepan saat serangan tersebut mengenai tubuh bagian belakang yang terlindung oleh perisai pelindung milik gadis tersebut.


Karena kecepatan terbang Xia Jiao sangat tinggi, sehingga pukulan tapak tersebut tidak bisa menghancurkan perisai pelindung milik Xia Jiao.


Pria tua itu langsung menyusul dengan serangannya lagi saat tubuh gadis itu sudah tidak bisa dia kendalikan hingga akhirnya jatuh ketanah.


Bekas pijakannya langsung menciptakan lubang yang tidak terlalu dalam di permukaan tanah yang dia pijak, karena gadis itu langsung kembali melesat kesamping untuk menghindari kemungkinan serangan susulan yang akan di lepaskan kembali oleh pria tua itu.


Dan benar saja, saat dirinya sudah kembali melesat, serangan tapak yang sama yang mengenai dirinya saat masih berada di atas udara, kini kembali menerjang permukaan tanah tempat Xia Jiao berpijak sebelumnya.

__ADS_1


Booommm


Ledakan terjadi saat serangan tapak pria tua itu menerjang permukaan tanah.


"Ternyata gadis ini sangat menarik, di saat terdesak saja dirinya masih bisa menghindari seranganKu". Tutur pria yang menyerang Xia Jiao.


Xia Jiao yang awalnya melesat kesamping, kini kembali melakukan serangan kepada pria tua itu.


"Pukulan Bunga persik!". Teriak Xia Jiao sambil mendorong energi Qi miliknya yang berbentuk seperti kelopak bunga persik sebesar bola basket mengarah ke tubuh pria tua itu.


Dengan cepat pria tua itu langsung menyambut serangan Xia Jiao.


"Tapak Iblis Beracun!". Teriak pria tua itu menyambut serangan Xia Jiao.


Booommm


Ledakan terjadi disaat kedua serangan energi Qi milik mereka berdua saling berbenturan.


Energi serangan dari Xia Jiao langsung membuat tubuh pria tua itu terhempas ke belakang.


Hal itu di sebabkan karena posisi berdiri pria tua itu tidak stabil serta energi Qi miliknya tidak terlalu besar saat menyambut serangan Xia Jiao.


Karena serangan balasan yang di lancarkan oleh Xia Jiao tidak berselang lama dengan serangan yang di lepaskan oleh pria tua itu, sehingga energi Qi yang di kumpulkannya tidak terlalu besar.


Xia Jiao langsung menyusul tubuh pria tua itu dan mengayunkan pedangnya untuk menebasnya.


Pedang milik Xia Jiao kini sudah di aliri dengan energi Qi miliknya, sehingga jika tidak menghidar, sudah pasti energi Qi dari pedang itu akan mengenai tubuh lawannya.


Dan benar saja, dua energi Qi yang tajam mengenai tubuh pria tua itu.


Duuuaaarrr...duuuaaarrr


Bunyi benturan energi Qi yang sangat tajam milik Xia Jiao membentur perisai pelindung pria tua itu.


Pakaian pria tua itu langsung tersayat di bagian dadanya dan juga di bagian pinggangnya. Sehingga bisa terlihat ada dua goresan di tubuh pria tua itu.


"Sialan! Ternyata dirinya sudah melukai diriKu walau pun hanya dua goresan kecil, aku tidak boleh lengah dengan gadis ini". Gumam pria tua itu yang langsung menghindari serangan tebasan pedang milik Xia Jiao dan kembali membalas serangan gadis tersebut.


"Tapak Iblis Beracun!". Teriak pria tua itu sambil melepaskan serangan energi Qi yang berwarna hitan serta berbentuk telapak tangan menuju kearah tubuh Xia Jiao yang tidak terlindungi.


Booommm


Ledakan terjadi saat serangan pria tua itu mengenai tubuh Xia Jiao.

__ADS_1


Tubuh gadis tersebut langsung terhempas sejauh puluhan meter ke belakang dan menabrak sebuah batang pohon yang besar dan menghancurkannya.


Perisai pelindung tubuh Xia Jiao langsung hancur, sehingga tubuh gadis itu sedikit terkena dampak dari energi Qi beracun yang berbentuk sebuah telapak tangan itu.


Tubuh gadis itu mulai merasakan dampak dari serangan pria tua tersebut.


Saat tubuhnya baru ingin berdiri lagi, Hong Mogui sudah melesat dengan cepat kearahnya sambil mengayunkan dua golok besar di tangannya untuk menebas tubuh gadis tersebut.


Gadis itu kembali menciptakan perisai pelindung tubuh untuk membendung serangan tersebut karena sudah tidak bisa lagi menghindari serangan dari Hong Mogui.


Duuuaaarrr...duuuaaarrr...duuuaaarrr


Tiga ledakan terjadi saat tiga serangan tebasan pedang milik Hong Mogui membentur perisai pelindung milik Xia Jiao.


Tubuh gadis itu yang tadinya masih dalam keadaan terhempas karena serangan dari pria tua yang bersama dengan Hong Mogui, kini bertambah cepat lagi tehempas karena serangan tebasan pedang milik Hong Mogui.


Pria yang bertubuh besar dan kekar itu tidak menghentikan serangannya, Hong Mogui kembali melancarkan tebasannya ke tubuh Xia Jiao.


Melihat ancaman besar yang akan menimpa dirinya, gadis itu langsung mengerahkan energi Qi miliknya dan langsung menyambut serangan tersebut.


"Pukulan Bunga Persik". Teriak Xia Jiao sambil melepaskan energi Qi yang berbentuk kelopak bunga persik kearah datangnya serangan Hong Mogui.


Setelah melepaskan energi Qi miliknya, Xia Jiao langsung menghancurkan batu formasi yang di berikan oleh gurunya Shi Feng.


Duuuaaarrr...duuuaaarrr


Booommm


Tiga ledakan kembali terjadi, dua ledakan mengenai perisai pelindung dari Xia Jiao dan satu ledakan besar yang mengeluarkan cahaya terang dan naik ke langit yang berasal dari batu formasi yang di hancurkan oleh Xia Jiao.


Shi Feng yang langsung mengetahui bahwa muridnya itu kini dalam keadaan bahaya, langsung dengan cepat menuju kearah dimana Xia Jiao berada.


Sedangkan tubuh gadis itu kini sudah dalam keadaan terluka parah karena serangan yang di terima dari Hong Mogui.


Saat Hong Mogui sudah berdiri di dekat tubuh Xia Jiao yang kini sudah dalam keadaan terluka.


Pria berambut merah itu ingin langsung merenggut nyawanya dengan golok yang ada di kedua tangannya.


Namun hal itu langsung di cegah oleh pria tua yang bersamanya.


"Jangan membunuhnya! Sangat di sayangkan jika gadis cantik dengan tubuh yang berbentuk indah seperti dirinya ini jika tidak di cicipi terlebih dahulu". Tutur pria tua itu sambil tersenyum mesum menatap kearah Xia Jiao.


Hong Mogui pun tidak melanjutkan aksinya untuk membunuh Xia Jiao.

__ADS_1


Sedangkan Shi Feng dengan secepat kilat masih melesat menuju ke tempat dimana Xia Jiao berada.


~Bersambung~


__ADS_2