Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 367. Selesai Berkultivasi


__ADS_3

Setelah beberapa hari kemudian, akhirnya rombongan jenderal Shen Tian pun tiba di perbatasan wilayah sekte Naga Surgawi.


Rombongan mereka pun langsung di sambut oleh Long Wang, Bing Bihai, Shen Shuai serta para petinggi ras Naga dan Kilin Api.


"Jenderal Shen Tian! Selamat datang di sekte kami!."


"Mohon maaf jika penyambutan kami tidak sesuai dengan harapan jenderal Shen Tian!." Ucap Long Wang menyambut Shen Tian.


"Pangeran Long Wang tidak perlu terlalu sungkan seperti itu!." Balas Shen Tian yang sudah mengetahui Long Wang dari Shen Shuai.


"Terima kasih atas pengertian jenderal Shen Tian!."


"Jenderal Shen Tian! Mari kita menuju ke aula utama sekte kami!." Tutur Long Wang yang juga langsung mengajak Shen Tian dan juga rombongannya.


Mereka pun segera melesat memasuki wilayah sekte Naga Surgawi untuk menuju ketempat yang dimaksudkan oleh Long Wang.


Setelah tiba di dalam aula utama sekte tersebut, mereka pun memasukinya dan duduk untuk berbincang - bincang.


Long Wang pun mulai menjelaskan apa yang dia ketahui serta apa yang bisa dia sampaikan kepada Shen Tian.


Hal itu hanya untuk lebih meyakinkan lagi dengan apa yang sudah disampaikan terlebih dahulu oleh Shen Shuai kepada jenderal tersebut.


Long Wang juga memberitahukan bahwa segala sesuatu itu hanya akan di bicarakan langsung dengan sang penguasa, yaitu Ma Guang.


Tidak ada hal baru yang mereka bicarakan selain sang jenderal pasukan surgawi itu menanyakan apa yang sebenarnya terjadi dengan Long Wang saat dirinya bersama para pasukannya yang di buang di dunia manusia.


Long Wang pun menceritakan perjalanan hidupnya sesuai dengan yang Shen Tian tanyakan.


Setelah selesai berbincang - bincang sambil menikmati pelayanan yang di sediakan oleh para bawahannya, mereka pun akhirnya meninggalkan tempat itu untuk menuju ke tempat yang Long Wang arahkan kepada mereka.


Hari - hari mereka di sekte itu di lewati tanpa ada hal istimewa yang terjadi.


***


Didunia Dewa Surgawi.


Hal yang Ma Guang lakukan sehingga bisa menghabiskan begitu banyak waktu itu adalah untuk menyerap seluruh darah murni Long Disi agar bisa merubah kemurnian darahnya menjadi darah seekor Naga Surgawi.


Setelah selesai melakukan pemurnian darahnya, kini Ma Guang merasa tubuhnya dipenuhi energi yang sangat kuat.


Tubuh Ma Guang pun kini mulai berubah menjadi seekor Naga Surgawi.


Ma Guang pun mulai mengontrol perubahan wujudnya itu untuk kembali kewujud manusia.


Setelah itu, dirinya kembali melanjutkan aktivitasnya untuk menyerap batu permata serta inti jiwa milik Long Disi.


Ledakan besar pun terjadi di dalam formasi pelindung yang sudah di ciptakan untuk mencegah kehancuran yang diakibatkan oleh karena peningkatan kekuatan Ma Guang.


Pemurnian darah serta penyerapan inti jiwa dan batu permata milik Long Disi yang di lakukan oleh Ma Guang kini telah selesai.


Ma Guang kini telah memiliki kekuatan yang setara dengan Dewa Sejati yaitu Dewa Bumi tingkat puncak.


Kemampuan yang di capai Ma Guang saat itu memang lebih tinggi dari kekuatan yang dicapai oleh Long Wang saat dirinya belum menyerap tiga harta berharga milik ras Ular Surgawi.


Kebahagiaan pun kini tergambar diwajah pria tersebut.

__ADS_1


Hal yang sangat mencengangkan baginya karena kini kekuatannya sudah setara dengan kekuatan Dewa Bumi tingkat puncak tersebut.


Setelah selesai menguatkan pondasi kultivasinya, sang penguasa itu pun kini segera bangkit dari tempat meditasinya dan berjalan mendekati formasi pelindung agar menghilangkannya.


Setelah selesai, pria itu pun melesat menuju ke istananya.


Dirinya tidak mendapati siapa pun di dalam istananya.


Jenderal Jiangjun pun dengan cepat kini sudah berdiri di sampingnya seraya berkata.


"Penguasa! Selamat atas pencapaiannya!."


"Terima kasih jenderal Jiangjun!." Balas Ma Guang menanggapi perkataan Jiangjun.


"Bagaimana dengan pasukan Kilin Api! Apakah mereka sudah tiba di sekte kita?." Lanjut Ma Guang bertanya kepada Jiangjun.


"Penguasa! Untuk pasukan Kilin Api, mereka tidak bisa datang kesini karena sedang menjaga ketiga penguasa putri yang saat ini sedang berkultivasi juga!."


"Namun ada juga tamu yang lain didalam sekte kita!." Lanjut Jiangjun.


"Siapa?." Tanya Ma Guang singkat.


"Nona Bing Bihai serta para pasukan surgawi!." Jawab Jiangjun.


Saat mendengar nama Bing Bihai, Ma Guang pun langsung berpikir.


"Apa tujuan nona Bing Bihai datang kesini?."


"Apakah ingin membuat diriKu bertengkar dengan hasratKu sendiri?."


"Aku takut hal yang tidak di inginkan akan terjadi diantara aku dan nona Bing!."


"Kecantikannya sangat mempengaruhi hati, pikiran serta perasaanKu!."


"Setiap pria pasti tidak akan bisa mengatakan tidak untuk memilikinya!."


Saat disibukkan dengan pikirannya sendiri Jiangjun kini sedang menatap pria itu dengan tatapan yang penuh tanda tanya.


Hal itu karena Ma Guang tidak menanggapi apa yang telah di sampaikan oleh sang jenderal Naga.


Karena Ma Guang terlihat sedang memikirkan sesuatu hal yang tidak Jiangjun ketahui.


Sang jenderal naga tetap diam untuk menunggu sang penguasa agar selesai memikirkan apa yang dia pikirkan itu.


Setelah beberapa saat Ma Guang terdiam, akhirnya dia pun tersadar dengan apa yang dia pikirkan.


Ma Guang sendiri sudah tidak lagi mendengar bahwa ada juga tamu lainnya di sekte itu.


"Baiklah! Ayo kita keluar dari dunia ini!." Ucap Ma Guang mengajak Jiangjun.


Keduanya pun keluar dari istana miliknya dan melesat terbang menuju ke pintu keluar dari dunia dewa surgawi tersebut.


Keduanya pun langsung di sapa oleh pasukan Naga serta pasukan Kilin Api yang berjaga di pintu masuk goa untuk menuju ke dunia Dewa Surgawi.


Keduanya pun melanjutkan perjalanan mereka untuk menuju ke aula utama sekte Naga Surgawi.

__ADS_1


Setelah tiba di aula utama sekte, keduanya segera memasuki bangunan mega tersebut.


Karena kedatangan keduanya sudah di ketahui oleh Long Wang melalui Jiangjun.


Dan juga Long Wang sendiri segera memberitahukan kepada Bing Bihai dan juga jenderal Shen Tian.


Kini mereka semua telah berkumpul di aula utama sekte untuk menyambut kedatangan keduanya.


Dua sosok itu kini mulai memasuki ruangan aula utama sekte dengan penuh aura kebijaksanaan serta kewibawaan.


Samar - samar terlihat dari seluruh tubuh Ma Guang terpancar cahaya keemasan yang bisa di pastikan bahwa saat ini kekuatannya telah setara dengan kekuatan seorang Dewa Sejati.


Saat keduanya memasuki ruangan aula utama sekte, semua yang hadir langsung berdiri dan memberi hormat kepada Ma Guang.


Ma Guang pun menerima hormat semuanya dan segera menyuruh mereka untuk kembali duduk.


Namun ada beberapa sosok yang wajahnya tidak dikenali oleh Ma Guang.


Pria itu pun tetap melanjutkan langkah kakinya untuk menuju ke kursi kebesaran yang ada di dalam ruangan tersebut.


Setelah Ma Guang duduk, semuanya pun kembali berdiri dan secara serentak berkata.


"Penguasa! Selamat atas peningkatan kekuatannya!."


"Terima kasih untuk semuanya!." Balas Ma Guang.


"Bagaimana kabar kalian semua? Apakah kalian juga sudah meningkatkan kekuatan kalian?." Tanya Ma Guang.


Mendengar pertanyaan Ma Guang, Long Wang pun segera berdiri dan langsung berkata.


"Penguasa! Untuk situasi di wilayah sekte selama ini berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan!."


"Sedangkan untuk para tetua sekte, kini masih dalam keadaan berkultivasi untuk meningkatkan kekuatan mereka!."


"Namun saat ini juga, sekte kita telah kedatangan tamu dari dunia atas, yaitu pasukan Dewa Surgawi yang di pimpin langsung oleh jenderal Shen Tian!."


"Ada hal penting yang ingin mereka bicarakan bersama penguasa yang menjadi tujuan utama maksud kedatangan mereka!."


Mendengar perkataan Long Wang, Ma Guang langsung menatap kearah Jiangjun.


Tatapannya itu seakan bertanya kepada Jiangjun mengapa tidak memberitahukan hal itu sebelumnya.


Jiangjun yang mengerti akan maksud dari tatapan yang di berikan oleh tuannya itu pun langsung menanggapinya dan berkata melalui kekuatan spiritualnya.


"Aku sudah memberitahukan hal itu sebelumnya kepada penguasa bersamaan dengan kedatangan nona Bing Bihai!." Ucap Jiangjun.


Mendengar apa yang disampaikan oleh Jiangjun, Ma Guang segera menganggukkan kepalanya mengerti dengan apa yang baru saja disampaikan tersebut.


Pria itu sedikit merasa malu saat dirinya mengingat kembali moment pada waktu Jiangjun memberitahukan hal itu.


"Sial! Sepertinya aku terlalu terfokus dengan kedatangan wanita itu!." Pikir Ma Guang sambil menatap kearah Bing Bihai.


Wanita itu pun membalas tatapan Ma Guang sambil tersenyum.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2