Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 466. Teknik Formasi Teratai Surgawi


__ADS_3

Satu tahun telah berlalu dan para raja siluman kini telah memiliki kekuatan yang setara dengan Dewa Biasa.


Mereka juga telah mengetahui dimana keberadaan pemilik tubuh dewa naga surgawi.


Informasi itu bisa mereka dapatkan dari salah satu prajurit di kota Quwo.


di saat Informasi itu dihubungkan dengan kejadian di wilayah kekaisaran Baiyue.


Akhirnya semua itu mengarah ke Ma Tian Shen yang adalah putra Ma Guang pemilik sekte Naga Surgawi.


Mereka juga untuk sementara telah mengetahui kekuatan para pasukan Naga melalui salah satu murid sekte Bambu Kuning.


Akan tetapi informasi yang mereka peroleh bahwa kekuatan tertinggi pasukan ras naga masih berada di tingkat Dewa Langit.


Sangat berbeda jauh dengan kekuatan yang saat ini dimiliki oleh Long Wang yang telah memiliki kekuatan sebagai Raja Dewa tingkat menengah.


Informasi itu pun sudah sampai ke telinga Mang Min yang adalah pemimpin pasukan Azura yang pernah merasakan kehadiran Jiangjun saat berada di perbatasan wilayah sekte Beruang Matahari serta saat ke enam tetua sekte Teratai Hitam yang tewas itu, membuat sang pemimpin pasukan Azura tidak mempercayai informasi tersebut.


"Aku sudah dua kali merasakan kekuatan mereka".


"Dan menurutKu, aku bisa merasakan bahwa kekuatan tertinggi mereka sepertinya adalah Raja Dewa".


"Sehingga informasi itu tidak bisa menjadi dasar kekuatan mereka".


"Namun aku akan segera melaporkan kepada Ketua Se Tianlan tentang keberadaan pemilik tubuh Dewa Naga Surgawi serta kekuatan pasukan Naga Surgawi yang pernah aku rasakan".


"Sebelum aku kembali, kalian tetap berdiam diri dahulu, jangan melakukan pergerakan apapun sebelum aku kembali".


"Baik tuan! Kami akan melakukan sesuai dengan apa yang kamu katakan". Jawab para raja siluman serta keempat tetua lainnya.


Sang pemimpin kelompok pasukan Azura kini pergi dari tempat itu dan menuju ke markas sekte Teratai Hitam melalui portal ruang dan waktu.


Setelah tiba di markas sekte Teratai Hitam, sang pemimpin segera memasuki aula utama sekte untuk melaporkan hasil penyelidikan yang telah mereka peroleh.


"Hamba menghadap Ketua!". Tutur sang pemimpin kelompok pasukan Azura.


"Bagaimana hasil penyelidikan kalian selama setahun ini? Apakah sudah mendapatkan hasilnya?". Tanya Se Tianlan.


"Iya Ketua! Kami telah mengetahui siapa pemilik tubuh Dewa Naga Surgawi". Jawab Mang Min.


"Dimana keberadaannya?". Tanya Se Tianlan.


"Dia adalah putra dari Ma Guang yang juga adalah pemilik sekte Naga Surgawi di benua utara". Jawab Mang Min.


"Jadi seperti itu? Terus bagaimana kekuatan mereka? Apakah kamu sudah mengetahuinya juga?". Tanya Se Tianlan lagi.


"MenurutKu kekuatan tertinggi mereka adalah ditingkat Raja Dewa". Jawab Mang Min lagi.


"Ditingkat Raja Dewa? Sepertinya kekuatannya setara denganKu".

__ADS_1


"Akan tetapi jika dirinya menggunakan teknik Formasi Pertempuran, hal itu akan berdampak buruk bagi kita".


Sedangkan kekuatan para tetua sekte ini baru saja berada di tingkat Dewa Biasa, itu belum bisa diandalkan jika menghadapi kekuatan yang berada diatas mereka". Tutur Se Tianlan.


"Ketua! MenurutKu, teknik yang dimiliki oleh sekte ini juga bisa membantu kita untuk menyerang pasukan mereka". Sambung sang pemimpin pasukan yang melapor.


"Teknik apa yang kamu maksudkan?". Tanya Se Tianlan.


"Sepertinya harus memanggil Gu Rong terlebih dahulu agar dia bisa menjelaskan teknik tersebut kepada Ketua". Jawab sang Mang Min.


"Cepat panggil Gu Rong kesini!". Perintah Se Tianlan kepada salah satu pasukan Azura.


Dengan cepat anggota pasukan Azura itu pun menuju ke kediaman Gu Rong.


Dia pun menyampaikan perintah Se Tianlan.


Gu Rong segera bergegas dan melesat pergi menuju ke aula utama sekte.


Setelah sang patriark memasuki aula utama sekte, pria tua itu segera memberi hormat kepada Se Tianlan.


"Gu Rong! Silahkan duduk". Ucap Se Tianlan.


"Terima kasih penguasa!". Ucap Gu Rong dan segera mengambil tempat yang telah disiapkan.


"Ada hal yang ingin aku ketahui dariMu". Ujar Se Tianlan.


"Silahkan kamu beritahukan". Perintah Se Tianlan kepada pemimpin pasukan yang melapor.


Patriark Gu Rong! Di saat para tetua tingkat tinggi sedang bertarung, aku melihat sembilan orang tetuaMu menggunakan teknik untuk menghancurkan formasi pelindung lawan mereka yang aku ketahui bahwa itu adalah formasi pelindung dari ras Naga Surgawi".


"Apakah kamu mengetahui akan teknik tersebut?". Tanya pemimpin pasukan Azura.


"Bagaimana cara mereka melakukannya?".


"Mereka mengelilingi lawan mereka dan mengarahkan seluruh energi Qi mereka ke satu titik lalu menyerang formasi pelindung lawan mereka".


"Dan hal itu bisa dilakukan berulang ulang kali". Sang pemimpin pasukan Azura menjelaskan.


Mendengar penjelasan itu, Gu Rong langsung mengetahui teknik apa yang dimaksudkan.


"Itu teknik Formasi Teratai Surgawi".


"Kemampuan teknik itu jika di lakukan oleh dua orang, mereka bisa mengalahkan pendekar satu tingkat lebih kuat dari mereka".


"Akan tetapi itu tidak akan berlaku jika dua pendekar Dewa Agung menggunakannya kepada Dewa Biasa".


"Itu karena perbedaan kekuatan antara dewa biasa, seperti sepuluh kali lipat dari kekuatan yang dimiliki oleh pendekar dewa agung".


"Sehingga membutuhkan sepuluh orang pendekar dewa agung untuk mengalahkan dewa biasa dalam sekali serang saja".

__ADS_1


"Akan tetapi teknik itu tidak bisa digunakan seorang diri".


"Dan jumlah terendahnya adalah dua orang saja".


Gu Rong terus memberitahukan dan menjelaskan keistimewaan teknik tersebut.


"Jadi seperti itu keistimewaannya?".


"Apakah aku sendiri bisa mengaktifkan teknik itu?". Tanya Se Tianlan penasaran.


"Mohon maaf penguasa! Yang aku ketahui teknik itu harus di aktifkan dari dua sisi yang berbeda, sehingga paling sedikit dua orang yang bisa mengaktifkannya". Jawab Gu Rong.


"Oh, begitu yah!?".


"Jika aku ingin menggunakan teknik itu, apakah tidak mengapa jika aku mengaktifkannya dengan seseorang yang memiliki kultivasi dibawa kultivasiKu?". Tanya Se Tianlan lagi.


"Bisa penguasa! Akan tetapi penguasa harus mengukur energi Qi yang akan di salurkan".


"Karena jika tidak seimbang, itu bisa berdampak buruk bagi seseorang yang memiliki kultivasi lebih rendah".


"Itulah mengapa teknik itu harus di latih secara bersama - sama".


"Tujuannya adalah agar disaat kita mengaktifkan teknik tersebut dengan hanya dua orang saja atau sepuluh orang sekaligus, itu akan berjalan dengan baik".


"Jadi, sebelum mempraktekkan teknik tersebut, kita harus berlatih sendiri agar bisa benar - benar menguasai teknik itu, barulah kita bisa mencobanya bersama rekan - rekan kita".


Gu Rong kembali menjelaskan kepada Se Tianlan.


Setelah mendengar penjelasan dari Gu Rong, akhirnya Se Tianlan pun mengerti kelebihan serta kekurangan teknik itu.


Berbeda halnya dengan teknik Formasi Pertempuran.


Teknik itu bisa diaktifkan oleh setiap pendekar, meskipun teknik itu juga hanya bisa digunakan selain kepada bangsa manusia dan bangsa para dewa.


Dan teknik itu juga sangat berpengaruh bagi bangsa Azura.


Baiklah! Kalau begitu, kalian harus memberikan latihan kepada seluruh pasukanKu agar bisa menguasai teknik tersebut". Perintah Se Tianlan.


"Baik penguasa!". Jawab Gu Rong yang saat itu sudah menjadi dewa biasa.


Gu Rong pun segera memanggil seluruh leluhur yang ada dan memerintahkan kepada mereka untuk memberikan petunjuk kepada pasukan Azura dalam mempelajari teknik Formasi Teratai Surgawi.


Begitu juga dengan Se Tianlan, pemimpin seluruh bangsa Azura dan juga bangsa siluman itu segera memerintahkan seluruh pasukan bangsa Azura dan pasukan bangsa siluman untuk datang ke sekte Teratai Hitam dan menguasai teknik Formasi Teratai Surgawi itu.


Meskipun demikian, Se Tianlan, Da Wangzi, Yin She, serta Zhi Siwang juga kini ikut juga untuk mempelajari teknik tersebut dan Gu Rong sendiri yang memberikan petunjuk kepada mereka.


Sedangkan untuk Mang Min, kini dirinya segera kembali mengajak para raja siluman dan juga keempat tetua serta pasukan siluman yang adalah bawahan dari sepuluh raja siluman di benua utara untuk kembali ke markas sekte Teratai Hitam.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2