Menjerat Hati Perjaka Tua

Menjerat Hati Perjaka Tua
344. Aku bisa bercinta lagi


__ADS_3

"Ih Aa!" Citra terkejut dengan membelalakkan kedua matanya, saat di mana dia merasakan jari telunjuk Steven masuk ke dalam inti tubuhnya. "Aa ngapain, sih?"


"Aku mau ngecek aja, kamu masih berdarah atau nggak. Barang kali ...." Ucapan Steven berhenti diujung bibir kala menatap tangannya yang sudah berhasil dia tarik dari cellana dalam Citra. Tidak ada darah sama sekali, sampai dia pun membolak-balikkan tangannya. "Lho, udah nggak berdarah, Cit, tandanya aku sudah boleh buka puasa, dong?" Wajah pria tampan itu langsung berubah menjadi sumringah, bola matanya pun berbinar bahagia.


"Aku memang sudah selesai nifas, A. Tapi Aa tetap belum bisa buka puasa." Citra melepaskan pelukan Steven, kemudian berdiri.


"Lho kenapa?" Steven langsung menarik pinggang Citra ketika gadis itu hendak melangkah, spontan bokong Citra terduduk di atas pangkuannya. Perlahan kedua lengan Steven melingkar di atas perut.


"Kan aku belum diKB, A. Aku nggak mau, ah, takut hamil," tolak Citra dengan gelengan kepala. "Si kembar masih kecil dan aku baru mulai kuliah lagi."


"Tadi siang harusnya pas kita ke rumah sakit kamu bilang untuk diKB dong, Cit. Jadi nggak kayak gini," keluh Steven. Padahal dia tak sadar jika ucapan Citra tadi siang terus menerus dia sela. "Masa aku ditunda lagi? Nggak mau ah, kepengen banget aku masuk ke dalam goamu."


Steven meraih tubuh Citra, lalu mengangkat dan langsung merebahkannya di atas kasur. Baru saja dia hendak melepaskan dress yang Citra kenakan, tapi gadis itu tiba-tiba menahannya.


"Aku nggak mau, A," tolak Citra. "Minimal pakai k*ndom atau apa kek gitu, aku nggak mau hamil lagi untuk sekarang-sekarang."

__ADS_1


"Aku belum pernah pakai k*ndom, Cit. Tapi kayaknya nggak enak deh, lebih enak langsung. Kulit ketemu kulit," rengek Steven. Dia pun mengecup bibir Citra, mencoba merayunya. Tapi Citra juga sama-sama merayu.


"Ya karena belum dicoba, mangkanya dicoba, A. Siapa tau rasanya enak. Masa Aa nggak sayang sama aku dan si kembar. Kalau sampai aku hamil lagi gimana?"


"Ah kamu, Cit, mana ada sekali bercinta langsung jadi." Steven mendengkus kesal. Birahinya sudah memuncak, tapi mendapatkan penolakan seperti itu pada akhirnya dia memilih untuk menurut.


Sekarang, dia mencoba menelepon asistennya, Meminta bantuan kepadanya.


"Halo, Dik," ucap Steven saat panggilan itu diangkat oleh seberang sana.


"Malam. Tolong kamu belikan aku k*ndom, Dik. Tapi yang tipis dan antibocor, ya!" titah Steven.


"Dih, Pak, Bapak mau ngapain pakai k*ndom segala? Jangan bilang Bapak jajan diluar."


"Enak saja jajan diluar!" omel Steven marah. "Justru aku mau buka puasa, tapi istriku belum diKB mangkanya terpaksa pakai begituan."

__ADS_1


"Tapi masalahnya saya masih perjaka, Pak, malu lah saya buat belinya."


"Lha, banyak kok pria diluar sana yang masih perjaka tapi beli k*ndom. Udah sana kamu pergi, pokoknya setengah jam kamu harus sudah sampai apartemenku dan k*ndom pesananku musti ada! Kalau sampai nggak ada, kamu aku pecat!" tegas Steven mengancam.


"Ya sudah, saya otewe sekarang, Pak."


Steven langsung memutuskan panggilan. Kemudian menaruh ponselnya dia atas nakas. "Kita pemanasan dulu ya, Cit, itu si Dika lagi beli k*ndom," ucapnya.


Perhatikan Steven merangkak naik ke atas tubuh Citra yang masih terlentang, kemudian dia mengukungnya dari atas sembari mencari melucuti pakaian di tubuhnya.


"Kalau sudah pemanasan terus k*ndomnya nggak ada gimana, A? Harusnya pemanasannya nanti saja kalau sudah ... Aaah!" Ucapan Citra langsung terhenti dan berganti dengan desahhan manja. Itu dikarenakan Steven dengan cepatnya sudah berhasil menyesap salah satu puncak dadanya, kemudian dada yang satunya diremas dengan kasar.


'Akhirnya setelah bertahun-tahun aku bisa bercinta lagi. Pasti rasanya jos banget, kan? Ah ... udah nggak sabar banget aku pengen cepat memasukkan Elangku,' batin Steven dengan penuh naffsu. Emosinya yang sempat memanas di dalam otak seketika sirna begitu saja.


...Sepi banget dukungan, jadi males buat up 🥲 padahal masih panjang alurnya 🙈...

__ADS_1


__ADS_2