
Aisyah begitu senang saat ia mendapat kabar dari Bianka jika sahabatnya itu sedang melakukan syukuran rumah baru mereka. Seharian ini Bianka terus menghubunginya memintanya untuk datang di acara syukurannya, tapi karena ia tidak boleh kemana-mana, jadi ia hanya bisa mendoakan dari rumah.
Bianka bahkan sangat antusias menceritakan tentang rumah barunya itu.
Ceklek
Aisyah segera menoleh ke pintu dan ternyata suaminya sudah kembali ke kamar.
"Sudah ya bi, besok kita sambung lagi, mas Alex sudah datang, Assalamualaikum!"
Aisyah segera mematikan telponnya, ia hendak beranjak dari duduknya tapi Alex segera menahan dengan isyarat tangannya agar istrinya itu tidak beranjak, ia yang akan menghampirinya.
"Kenapa senang sekali sayang?" tanya Alex setelah mengecup kening Aisyah dan duduk di depannya.
"Tadi Bianka telpon mas, dia menceritakan tentang rumah barunya!" Aisyah pun bercerita dengan begitu antusias pada suaminya itu.
Alex pun mendengarkan semua cerita istrinya.
"Siniin kakinya ...!" ucap Alex sambil menarik kaki Aisyah agar di selonjorkan.
"Buat apa mas?" tanya Aisyah bingung.
"Siniin cepet!"
Akhirnya Aisyah pun menselonjorkan kakinya. Alex pun segera memijat kaki Aisyah.
"Gimana? Enak?" tanya Alex dan Aisyah tersenyum mengangguk.
"Kata nenek kalau ibu hamil itu, kakinya akan mudah capek, jadi aku akan memijat kakimu seperti setiap malam sebelum kamu tidur!"
"Terimakasih mas!"
“ Oh iya mas …, kata nenek, mas Alex punya rumah ya, kenapa mas Alex nggak pernah ngajak aku ke sana?” tanya Aisyah, ia jadi penasaran seperti apa rumah suaminya.
“Mas belum sempat bawa kamu ke sana, sayang! Maaf ya!” Alex mengusap kepala Aisyah, ia melihat wajah Aisyah dan tersenyum.
“Besok mau dong mas main ke sana!” ucap Aisyah membuat Alex menghentikan pijatannya.
"Kenapa mas? Nggak boleh ya? Maaf!" Aisyah merasa tidak enak sendiri.
“Boleh sayang ....! baiklah …, besok kita ke sana ya! Sekarang tidurlah dan aku akan memijat mu sampai kamu tertidur!”
Alex pun membantu Aisyah untuk merebahkan tubuhnya. Alex benar-benar memijat kaki Aisyah sampai Aisyah benar-benar tertidur barulah ia tidur.
***
Pagi ini Alex benar-benar menepati janjinya pada Aisyah. Ia mengundur meetingnya pagi ini untuk dua jam ke depan hanya untuk menemani Aisyah ke rumahnya.
Aisyah sudah bersiap-siap, Leon sudah berdiri di samping mobil menunggu Alex dan Aisyah keluar tumah. Akhirnya mereka pun pergi ke rumah lama Alex.
Kedatangan mereka langsung di sambut oleh beberapa asisten rumah tangga di sana, walaupun
__ADS_1
tidak di tempati tapi Alex tetap memperkejakan beberapa asisten rumah tangga untuk merawat rumah itu, selain itu di rumah inilah biasanya Alex melakukan meeting tersembunyi.
Di rumah ini juga lengkap dengan penjagaan ketat, tidak kalah dengan rumah nenek Widya.
"Gimana?" tanya Alex pada Aisyah.
"Ini sama luar biasanya dengan rumah nenek mas!"
"Baiklah ...., sekarang duduklah dan minum kamu pasti haus!"
Alex pun segera mengambil minuman yang sudah di siapkan oleh para pelayan. Aisyah segera meminumnya.
“Oh iya sayang …, aku ada urusan sebentar, kamu di sini dulu nggak pa pa ya?!” tanya Alex pada istrinya itu, sebenarnya tidak tega tapi ada hal yang cukup serius yang mengharuskannya pergi.
“Harus ya mas? lama apa nggak?” tanya Aisyah yang keberatan untuk di tinggal di tempat yang menurutnya masih asing itu.
“Nggak sayang! Cuma satu jam! Nanti kamu bisa istirahat di kamar ya!"
"Tapi aku nggak berani sendiri mas!"
"Kamu sama merry saja ya! Dia pasti mau menemani kamu!”
“Siapa Merry mas?”
“Ah lupa …, aku belum mengenalkan mu dengan Merry! Dia tinggal di paviliun rumah ini!"
"Ya udah, ayo kenalkan aku sama dia!” ucap Aisyah yang sudah berdiri dan menarik tangan Alex.
"Nggak bisa!"
"Kamu di kamar saja dan aku yang akan memintanya menyusul mu ke kamar!"
“iya mas!”
Alex pun mengajak Aisyah untuk ke kamar yang dulu di tempati oleh Alex, kamar itu masih sama, menly. Hanya di dominasi warna putih dan siver.
Alex pun segera meninggalkan Aisyah dan menuju ke paviliun yang berada di samping rumah utama.
Tok tok tok
Alex mengetuk pintu rumah itu.
“Iya sebentar!” terdengar sahutan dari dalam.
Ceklek
Seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dengan dandanan ala bodyguard keluar dari dalam rumah itu.
“Tuan …, masuklah!”
Alex pun masuk ke dalam rumah itu, terlihat begitu rapi dan bersih.
__ADS_1
"Saya ke sini dengan istri saya, karena saya ada utusan sebentar, saya minta tolong temani istri saya sebentar!"
"Tentu tuan!"
Alex tidak sempat kembali lagi ke kamar Aisyah, ia harus segera pergi. Ia hanya menitipkan pesan pada Merry.
Merry pun segera bergegas ke kamar Alex, ia harus menemui istri tuannya itu. Ia begitu senang saat melihat perubahan di wajah Alex sekarang, tampak lebih segar dan banyak senyum.
Tok tok tok
Meri mengetuk pintu kamar Aisyah, Aisyah yang sedang melihat-lihat foto Alex remaja pun segera meletakan album foto itu.
"Masuklah, tidak di kunci!"
Merry pun membuka pintu itu dan masuk, ia menghampiri Aisyah.
"Maaf nona karena telah menggangu waktu anda, saya di minta tuan Alex untuk menemani anda!"
"bi Merry ya?" tanya Aisyah, ia segera berdiri dan meminta bu Merry untuk duduk di sampingnya.
"Ayo bi duduk sini!"
"Tidak nona! Saya berdiri saja!"
"Jangan ....., bibi harus duduk! Kalau nggak aku nggak mau bicara sama bibi!"
Karena Aisyah terus memaksa, akhirnya Merry pun mau duduk di samping Aisyah.
“Salam kenal bi, nama saya Aisyah!” ucap Aisyah sambil mengulurkan tangannya, Merry begitu ragu untuk menyambut tangan Aisyah, tapi Aisyah segera meraih tangan Merry dan mengaitkannya.
"Jangan sungkan bi!"
“Nona cantik sekali …!”
“terimakasih bi, bibi juga cantik dan terlihat modis dengan pakaian ini!”
"Nona bisa saja!"
"Bi ..., ceritakan padaku bagaimana mas Alex dulu bi!"
Merry malah terdiam saat Aisyah ingin mengetahui masa lalu Alex.
"Jangan khawatir bi, aku sudah tahu tujuh puluh persen dari masa lalu mas Alex, hal itu tidak akan merubah perasaanku pada mas Alex bi!"
Setelah mendapatkan penjelasan dari Aisyah, akhirnya Merry tidak ragu lagi untuk bercerita, ia menceritakan semua tentang Alex bahkan aksi penyekapan Alex terhadap Nadin waktu itu.
Bersambung
jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentar nya ya kasih Vote juga yang banyak ya
Follow Ig aku ya
__ADS_1
tri.ani.5249
Happy Reading 🥰🥰🥰