Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah
Hanya cobaan


__ADS_3

Alex pun terlihat meyakinkan Aisyah agar tidak khawatir, ia harus kooperatif dan mengikuti semua prosedur hukum.


"Jangan khawatir ya sayang, semua akan baik-baik saja!" ucap Alex sambil mengusap punggung Aisyah yang terus menangis dalam pelukannya.


"Tapi mas ...., semua tidak akan terjadi seperti yang Aisyah pikirkan kan mas?" tanya Aisyah.


"Semoga ....!"


Nenek Widya dan yang lainnya terlihat mengerubuti Alex dan Aisyah. Nenek Widya terlihat begitu syok. Nenek Widya sampai pingsan dan harus di larikan ke rumah sakit oleh Leon.


"Leon bawa nenek ke rumah sakit!" perintah Alex.


"Baik tuan!"


Leon segera membawa nenek Widya ke dalam mobil di bantu oleh Ajun dan lainnya.


"Sayang ...., dengarkan kata-kata, kamu boleh menjenguk nenek di rumah sakit, tapi jangan lama-lama, ingat ada baby Kia yang harus kamu jaga, aku tidak akan lama!"


"Mari saudara Alex!"


Alex pun akhirnya berusaha keras untuk melepaskan istrinya, ia masuk ke dalam mobil polisi, ia hanya bisa berharap semoga statusnya tidak akan berubah, tapi mungkin itu tidak akan terjadi, karena memang ia ikut melakukan kejahatan, walaupun tidak sebesar apa yang di lakukan Tito. Sebagian besar kejahatan yang melakukan ayah nya dan juga ayah Tito.


Sebenarnya meraka hanya korban dari masa lalu yang mungkin tidak bisa semudah membalikkan telapak tangan untuk bisa kembali ke dunia normal.


Aisyah pun menangis dalam pelukan ibunya, Dini sedang menggendong baby Kia.


Dini dan keluarganya terpaksa tidak bisa langsung pulang karena Aisyah pasti sedang dalam keadaan terpuruk.


Sepanjang hari polisi sibuk menanyai Alex, ia hanya di perbolehkan istirahat makan dan sholat kemudian kembali di interogasi.


"Bagaimana pak polisi? Apa tuan Alex bisa pulang sekarang?" tanya Leon yang sudah menemuinya di kantor polisi.

__ADS_1


"Berdasarkan bukti yang kami dapat dan berdasarkan keterangan dari saudara Alex, terpaksa status saudara Alex di naikkan menjadi tersangka!"


"Bagaimana bisa seperti itu pak, tuan Alex sudah bersikap kooperatif, fan tuan Alex sendiri yang melaporkan semua kejahatan yang di lakukan oleh Tito dan anak buahnya, lalu kenapa tuan Alex statusnya juga di naikkan sebagai tersangka?"


"Maafkan kami, tapi ini sudah sesuai dengan prosedur hukum, sebaiknya anda mencarikan pengacara untuk membela saudara Alex, agar hukumannya sedikit di ringankan!"


Leon benar-benar keluar dari kantor polisi dengan tubuh lunglai. Ia tidak tahu harus mengatakan apa pada Aisyah nanti, Aisyah pasti akan sangat syok dengan status baru Alex.


Ia juga tidak mungkin mengatakan hal itu pada nenek Widya, beberapa bulan ini jantungnya semakin parah. Nenek Widya juga belum sadar hingga malam.


Walau bagaimana pun ia harus memberitahukan yang sebenarnya pada Aisyah.


Mobil Leon sudah sampai di depan rumah nenek Widya. Terlihat Aisyah sudah langsung menyambutnya di depan rumah bersama bu Santi.


Aisyah tahu jika Leon tadi pergi ke kantor polisi untuk mengetahui perkembangannya dan menjemput Alex, suaminya. Jika hanya sebagai saksi pasti suaminya itu akan pulang.


"Nona ....!"


"Maaf nona, saya mohon nona bersabar karena saya akan mencarikan pengacara terbaik untuk tuan Alex!"


"Maksudnya apa?" tanya Aisyah dengan bibir yang sudah mulai bergetar menahan sesak di dadanya.


"Status tuan Alex naik menjadi tersangka, nona!" ucapan Leon benar benar seperti belati yang menghujam tepat di jantungnya.


Kakinya serasa tidak bertenaga, tidak bertulang. Tubuh Aisyah terjatuh begitu saja di lantai, untung saja bu Santi dengan sigap menopangnya,


Hiks hiks hiks


Tubuh Aisyah bergetar hebat, air matanya seperti ada sumber yang membuatnya terus menangis, bu Santi segera memeluk putrinya itu dan menenangkannya.


"Sabar sayang ....., sabar ....! Allah sedang menguji mu, Allah tahu kamu kuat! Tenangkan hatimu nak!" ucap bu Santi yang juga tidak mampu menyimpan air matanya.

__ADS_1


Setelah Aisyah sedikit lebih tenang, bu Santi membawa Aisyah ke kamarnya. Di kamar Aisyah sudah ada Dini yang sedang menjaga baby Kia.


Melihat Aisyah datang dengan wajah sedihnya, Dini tidak berani bertanya. Ia cukup tahu apa yang akan terjadi mengingat bagaimana kehidupan lama suami sepupunya itu.


"Tidurlah sayang ....!" ucap bu Santi sambil mendudukkan Aisyah di atas tempat tidur. Sekarang tatapan Aisyah sudah kosong, air matanya sudah terkuras seharian ini.


"Tenangkan hatimu nak, kasihan baby Kia, dia masih butuh kamu! Minta petunjuk sama Allah biar hati kamu lebih tenang!" ucap bu Santi menasehati.


"Terimakasih bu, sudah ada di samping Aisyah saat Aisyah sedang terpuruk seperti ini!"


"Iya sayang ...., tidurlah!"


Aisyah pun merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, baby Kia juga sudah tertidur. Bu Santi dan Dini pun meninggalkan kamar Aisyah agar Aisyah bisa beristirahat.


Melihat bu Santi dan Dini keluar dari kamarnya, Aisyah kembali bangun. Ia melihat tempat kosong di sampingnya, saat ia tertidur suami itu yang akan menggantikan perannya menjaga baby Kia. Bahkan suaminya tidak berani membangunkan Aisyah saat baby Kia menangis, ia akan membangunkan kalau baby Kia benar-benar lapar.


"Mas ...., kesalahan apa yang sudah membuat mas Alex harus meninggalkan Aisyah sama Kia untuk beberapa waktu mas ...!" gumam Aisyah tapi air matanya kembali membasahi pipinya, tanpa terasa punggungnya kembali bergetar, rasanya begitu sakit membayangkan jika ia akan tinggal terpisah dalam waktu yang lama dengan suaminya.


"Mas ...., dulu memang aku tidak mengenalmu, tapi sekarang aku sudah terlalu terbiasa denganmu bahkan bernafas pun dengan mu lalu bagaimana semudah ini kau ingin berpisah dariku!?"


Aisyah hanya bisa mencoba menerima semuanya sebagai sebuah cobaan yang harus dia hadapi, ia punya nenek dan baby Kia yang masih membutuhkannya.


Aisyah pun turun dari tempat tidur, ia menghampiri baby Kia yang sedang tertidur pulas, mengusap pipi baby Kia, mencoba memberi tahu pada putri kecilnya itu jika semua akan baik-baik saja.


Bersambung


Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentar nya ya kasih Vote juga yang banyak ya


Follow Ig aku ya


tri.ani.5249

__ADS_1


Happy Reading 🥰🥰🥰🥰


__ADS_2