Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah
Season 3 (52)


__ADS_3

Kruukuuuuk


Tiba-tiba perut Asna berbunyi membuat mereka yang sedang berpelukan itu tertawa.


"Lapar ya?" Raka sampai lupa jika istrinya belum makan karena terlalu asik bermesraan.


"Iya! Tapi aku nggak mau makan yang tadi!"


"Baiklah, kamu mau makan apa?"


"Apa aja, asal mas yang masak!"


"Bagaimana kalau nasi goreng saja!" karena memang Raka juga tidak pandai memasak, ia hanya bisa memasak makanan yang simpel saja.


"Iya aku mau!"


"Baiklah, tunggu ya sayang!" Raka pun segera turun dari tempat tidur dan memakai kembali bajunya. Ia segera menuju ke dapur untuk memasak nasi goreng untuk sang istri.


Setelah lima belas menit akhirnya nasi goreng matang, Raka mengajak Asna ke ruang tv dan mengajaknya makan di sana.


"Bagaimana? Enak?"


"Ini enek sekali mas!"


"Masak sih?"


Akhirnya Raka pun mencoba masakannya sendiri.


"Biasa aja tuh dek, rasanya! Enakan nasi goreng di depan!"


"Ini rasanya paling enak dari yang lainnya mas!"


"Ya udah kalau enak, kamu habiskan saja nanti punya mas juga! Biar mas makan ayam panggangnya!"


Dan benar saja, entah apa memang karena sangat lapar hingga Asan sanggup menghabiskan dua porsi sekaligus.


"Dek, kamu lagi nggak baca basmallah ya makannya!"


"Ya Allah mas, tadi kan Asna berdoa, nyaring lagi baca doanya!"


Raka hanya heran karena biasanya tidak sebanyak itu makanan sang istri.


"Aku rakus ya mas?" Asna yang menyadari tatapan sang suami langsung bertanya.


"Enggak sayang, cuma heran aja! Apa memang benar-benar enak?"


"Enak banget mas tadi, mas Raka kan juga cobain tadi!"

__ADS_1


Perasaan biasa saja tadi ...


"Ya udah, nggak boleh tidur dulu! Habis ini nonton tv dulu baru boleh tidur setelah setengah jam ya!"


Akhirnya Raka pun menemani Asna untuk nonton tv, ia belum berani makan karena takut sang istri mual lagi.


Ia sengaja menunggu hingga istri ya tidur barulah dirinya makan.


"Aneh sekali, padahal ini rasanya enak loh! Kok katanya bau, ayamnya juga nggak bermasalah!" gumam Raka sambil memakan ayam panggangnya.


"Lebih enakan ini sih dari nasi goreng buatanku tadi!"


...***...


Raka masih melakukan aktifitas seperti biasa, tapi akhir-akhir ini lebih sibuk lagi. Raka bahkan kerap pulang malam karena harus lembur, beruntung mbak Rumi anak-anaknya sudah besar jadi bisa di tinggal menemani Asna hingga Raka pulang. Tapi sesekali Asna yang tidak mau terlalu merepotkan mbak Rumi memilih pergi ke rumah mertuanya atau orang tuanya selagi Raka lembur.


"Hari ini mas Raka lembur lagi ya?"


"Iya dek, soalnya semua harus selesai bulan ini dan di lanjut dengan kontrak baru!"


"Mas, jangan terlalu di forsir seperti itu, nanti mas sakit loh!"


"Nggak pa pa, setelah tahun ini insyaallah mas akan lebih banyak waktu buat kamu, yang sabar ya dek!"


"Tapi kan Asna juga pengen jalan, pengen nonton, pengen ke taman hiburan!"


"Nanti ya, insyaallah mas akan usahakan Minggu ini!" Mas berangkat dulu ya!"


Penawaran toko itu sangat tinggi hingga ia harus bisa mengungguli orang yang menawarnya kepada pemilik toko. Walaupun pemilik toko tidak meminta itu, tetap saja Raka tidak bisa menawar seenaknya.


"Masih separoh, dan ini untuk angsuran rumah!" di sela istirahat, Raka akan menghitung berapa yang sudah terkumpul untuk membayar toko dan angsuran rumah. Ia berencana untuk segera melunasi juga angsuran rumahnya agar tidak menjadi beban di kemudian hari.


"Setelah ini harus cari penerbit lagi yang mau mencetakkan bukunya di sini!"


...***...


Di rumah Asna menyibukkan diri dengan bersih-bersih rumah, walaupun sebagian besar sudah di bersihkan oleh mbak Rumi,


"Mbak Asna, mau makan sesuatu?"


"Nggak dulu deh mbak, mbak kalau capek istirahat aja dulu!"


"Belum mbak, kalau begitu saya bersihkan ruang kerjanya mas Raka dulu ya mbak!"


"Ruang kerja?" Asna jadi sadar jika lama sekali ia tidak masuk ke ruang yang ada di sebelah kamarnya itu, ia begitu penasaran dengan apa yang di kerjakan suaminya hingga membuatnya begitu sibuk.


"Iya mbak, soalnya mas Raka kemarin minta saya buat bersihkan, tapi belum sempat! Mumpung sekarang sempat, biar saya bersihkan dulu mbak!"

__ADS_1


"Biar saya saja mbak, nggak pa pa! Aku pengen makan sup habis ini, mbak Rumi buatkan sup aja nggak pa pa ya!"


"Biar saya buatkan sup, setelah itu saya bersih-bersih mbak! mbak Asan istirahat saja, kata mas Raka akhir-akhir ini mbak Asna kurang enak badan kan!"


"Nggak pa pa mbak, badan Asna udah enakan kok!"


"Baiklah, kalau mbak Asan lelah nggak usah di lanjut ya!"


"Iya, nanti saya minta bantuan mbak Rumi!"


Asna pun segera masuk ke ruang kerja suaminya, tetap terlihat rapi. Hanya ada beberapa buku yang berserakan di atas meja, sepertinya karena tadi pagi buru-buru berangkat kerja.


Asna pun segera merapikan buku-buku itu meletakkan pada tempatnya dan mulai menyapu lantainya.


"Tidak kotor!" memasukkan kertas-kertas tidak terpakai ke dalam tempat sampah.


Hingga matanya tertarik pada satu buku yang bertuliskan agenda harian.


"Dosa nggak ya kalau aku buka? Ini bukan buku diary kan, tapi agenda! Kalau agenda berarti kan mungkin apa-apa yang akan di lakukan!"


Setelah membenarkan keputusannya, Asna pun kembali duduk. Ia segera membuka buku agenda suaminya.


"Benarkan, ini cuma rencana-rencana kerja! Telaten sekali sih mas Raka nih, sampai setiap yang dia lakukan di tulis di sini!"


Ha ha ha ...


Asna tertawa sendiri saat menemukan hal yang lucu yang harus di lakukan.


"Jadi mas Raka sengaja ya, mancing aku biar mau di sentuh! Ihhh nakal, kayak gini juga di tulis lagi di agenda harian!"


"Ehhh tapi ini jadi mirip kayak buku harian! Bedanya ini rencana buat besok-besok nya! Untung selaku berhasil!" lagi-lagi Asna tidak bisa menahan bibirnya agar tidak tersenyum.


"Jadi pengen tahu apa yang ingin di lakukan mas Raka untuk satu Minggu ke depan!"


Karena memang agenda itu sepertinya di rencanakan untuk satu Minggu sekali dengan tulisan di bawanya kata 'Insyaallah'. Karena memang manusia bisa berencana tapi tetap saja Allah yang maha menentukan apa yang akan terjadi selanjutkan dalam hidup kita.


Pengen bagi visualnya Raka dan Leon nih ...



Leon. Raka


Bersambung


Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar tambah semangat nulisnya


Follow akun Ig aku ya

__ADS_1


IG @tri.ani5249


...Happy Reading 🥰🥰🥰...


__ADS_2