Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah
Bahagia


__ADS_3

Akhirnya mau tidak mau, Alex harus menunggu hingga rapat selesai dan menyusul istrinya. Ia sudah di buat kesal semalam karena dokter keluarganya tiba-tiba membatalkan janjinya karena keluarganya ada yang meninggal.


"Kita langsung saja ke kampus!" ucap Alex yang sudah masuk ke dalam mobil.


"Baik tuan!"


Leon segera  menghidupkan mesin mobilnya dan mobil melaju, Alex beberapa kali melakukan panggilan tapi hasilnya tetap sama, Aisyah tidak mengangkatnya.


Dan akhirnya telpon yang ke sekian kalinya barulah di angkat.


"Hallo , assalamualaikum, Ay jangan membuatku cemas, kenapa lama sekali mengangkat telponnya, kamu lupa apa jika aku akan sangat mencemaskan mu jika terus seperti ini!"


"Waalaikumsalam ....!"


Alex segera menjauhkan ponselnya dari daun telingannya, ia memastikan jika yang ia telpon adalah nomor istrinya.


"Kenapa ponsel istri saya ada di kamu?" tanya Alex kemudian saat yang ia dengan bukan suara istrinya.


"Maaf tapi Aisyah nya sedang di kamar mandi, om!"


memang aku setua itu apa di panggil om ....., batin Alex kesal.


"Aisyah tidak pa pa kan?" tanya Alex lagi.


"Tidak ..., hanya sedikit mual tadi!"


"Baiklah kalau sudah keluar, katakan padanya lima belas menit lagi aku sampai!"


"Baik!"


Alex segera mematikan sambungan telponnya, ia semakin khawatir saja saat Bianka mengatakan jika Aisyah mual.


"Dia benar-benar keras kepala, sudah ku bilang jangan pergi, masih juga nekat pergi ....!" gumam Alex sambil menghela nafas beberapa kali, entah sudah untuk yang ke sekian kalinya, ia berharap rasa cemasnya itu akan segera berkurang.


Akhirnya Alex sampai juga di depan kamus, ia sudah berdiri di samping mobilnya menunggu hingga Aisyah keluar dari kampus.


"Ay ...., suami kamu sudah datang!" ucap Bianka. Aisyah pun segera membenahi jilbabnya yang sedikit berantakan, ia mengambil tasnya.


“Bi …, jangan ngomong apa-apa ya, biar aku sendiri nanti yang mengatakannya!”


“Iya…!”


Akhirnya mereka pun segera keluar dari UKS dan menuju ke depan kampus. Aisyah benar-benar sudah tidak sabar untuk memberitahukan berita bahagia itu. Akhirnya mereka sampai juga di depan Alex.


“Assalamualaikum, sayang!” sapa Alex pada Aisyah. Bianka hanya tersenyum karena yang di beri salam di khususkan untuk sayangnya saja.


“Waalaikum salam mas!” jawab Aisyah


Alex pun menatap wanita yang ada di samping istrinya itu. Mau bagaimanapun ia juga harus berterima kasih pada sahabat istrinya karena telah menjaga istrinya selama di kampus.


“Bianka, selamat ya atas pernikahan kalian!”


“terimakasih om!”


“Suka sekali memanggilku om!”


Aisyah hanya tertawa melihat wajah kesal suaminya, sahabatnya juga suka sekali membuat kesal. Sebelum suaminya semakin kesal Aisyah segera mengajak suaminya itu pulang.


“Aku duluan ya bi!” ucap Aisyah sambil menarik tangan suaminya itu.


“hati-hati ya Ay!” ucap Bianka sambil melambaikan tangannya.


Aisyah dan Alex pun masuk ke dalam mobil meninggalkan Bianka di sana.


Leon segera menghidupkan kembali mesin mobilnya.


"Kita langsung ke rumah sakit ya!" ucap Alex.


"Nggak perlu mas, aku udah tahu aku kenapa!"


"Memang kamu kenapa? Wajah kamu pucet banget kayak gitu!"


Tapi Aisyah tidak bisa berhenti tersenyum walaupun kini wajahnya

__ADS_1


begitu pucat.


"Ya udah deh nggak pa pa ke rumah sakit, tapi habis makan ya, aku lapar!" ucap Aisyah.


“Baiklah ...., mau makan apa sayang?" tanya Alex.


“Pengen banget sate Madura mas!”


“Baiklah …! Di restaurant mana?”


“Itu mas, sate yang ada di perempatan jalan sebelum ke rumah ibu!”


"itu jauh, Ay! Wajah kamu aja pucat gitu!”


“Tapi aku maunya yang itu mas!” ucap Aisyah dengan wajah memelasnya.


"Baiklah . ..!" Alex hanya bisa menyerah.


"Leon, kita putar balik!" ucap Alex.


"Baik tuan!"


Leon pun memutar mobilnya, rumah Bu santi itu berlawanan


arah dengan rumah sakit yang akan mereka tuju.


Akhirnya setelah melakukan perjalanan selama lima belas menit mereka pun sampai di pak penjual sate itu, mobil terparkir tepat di sebelah kedai kecil di pinggir jalan itu.


Aisyah begitu mual saat mencium bau sate yang sedang di


bakar.


“mas …, mual banget! Parkirnya agak jauhan aja ya!” ucap Aisyah pada Leon.


"Baik nona!"


Leon pun segera memindahkan mobilnya ke tempat yang tidak terlalu dekat dengan penjual sate.


“aku sendiri?” tanya Alex memastikan jika yang ia dengan itu benar.


“Iya mas!”


"Biar Leon saja ya?"


"Nggak mau, aku maunya mas Alex!"


"Baiklah ....!"


Alex pun hanya bisa pasrah, walaupun ia tidak terbiasa membeli makanan di pinggir jalan, ia pun terpaksa melakukannya. Ini untuk pertama kalinya, demi sang istri.


Alex pun segera turun dan berjalan menuju penjual sate, ia melakukan pemesanan persis seperti yang di minta Aisyah. Terlihat sekali jika saat ini ia tidak nyaman, bahkan beberapa kali terbatuk karena asap yang di keluarkan dari panggangan.


Setelah menunggu cukup lama, akhirnya sate pesanannya pun jadi, ia segera membawa sate itu kembali pada Aisyah.


"Ini sayang!" ucap Alex sambil menyodorkan sate itu, Alex menutup kembali pintu mobilnya.


"Bukain mas!"


Aisyah jadi sangat manja ya ...., batin Alex sambil tersenyum.


"Baiklah ...!"


Alex pun membukakan biji Staples yang melekat di kertas minya itu, kemudian ia menuangkan bumbunya di atas sate yang masih panas.


Alex segera menyodorkan satu tusuk sate ke mulut Aisyah. Dengan cepat Aisyah melahapnya, hingga beberapa kali, sampai satu bungkus sate habis di makan oleh Aisyah. Hingga saos kacangnya mengenai bibirnya.


Saat Aisyah ingin mengelapnya dengan tangan, Alex segera menahan tangan Aisyah.


“Sini aku bersihin!” ucap Alex dan dengan cepat ia menempelkan bibirnya ke bibir Aisyah.


Cup


Alex ******* bibir Aisyah hingga caos kacang itu berpindah ke mulut Alex.

__ADS_1


plek


Aisyah segera memukul Alex saat sadar di dalam mobil itu bukan cuma ada mereka berdua, tapi ada Leon juga.


"Ada apa?" tanya Alex.


"Ada mas Leon!"


"Tidak pa pa, ia tidak melihatnya, iya kan Leon? Kamu tidak melihat apa yang barusan aku kalukan?" tanya Alex.


"Tidak tuan!"


Jelas aja dia ngomong tidak, la wong anak buahnya ....., batin Aisyah kesal.


"Yang satu buat nenek aja, kita langsung pulang aja ya, aku capek, ke rumah sakitnya nanti-nanti aja!" ucap Aisyah.


"Tapi sayang ....!"


"Mas ...., aku mau pulang!"


"Baiklah ....!" lagi-lagi Alex hanya bisa pasrah, ia tidak ingin memaksakan kehendaknya saat istrinya sedang tidak ingin ke rumah sakit.


Akhirnya mereka pun segera pulang. setelah membersihkan diri. Aisyah pun duduk di ruang keluarga bersama nenek Widya. Alex yang juga barus saja mandi segera menyusulnya.


Setelah semuanya berkumpul, Aisyah pun mulai bicara.


“Mas, nek ....! Aisyah mau ngomong sesuatu yang penting!” ucap Aisyah dengan wajah seriusnya membuat Nenek Widya dan Alex segera menatapnya bersamaan.


“Apa, kenapa serius sekali?” tanya Alex sambil memegang tangan istrinya itu.


Aisyah pun segera mengambil sesuatu di dalam saku gamisnya dan


segera menyerahkannya pada Alex.


“Ini apa?” tanya Alex yang tidak mengerti.


Nenek Widya pun segera merebutnya dari tangan Alex.


Tiba-tiba mata tua nenek Widya berkaca-kaca, “Alhamdulillah!” ucapnya saat melihat testpack itu.


"kenapa nek?” tanya Alex yang semakin bingung.


Nenek Widya segera memukul kepala cucunya itu.


“Nek …, kenapa memukulku?” tanya Alex lagi sambil mengusap ke kepalanya yang telah di pukul menggunakan tongkat neneknya itu.


“Ini tandanya kamu akan jadi bapak!” ucap nenek Widya sambil menyerahkan lagi testpack itu pada cucunya.


“Aku?" tanyanya lagi sambil mengamati testpack itu dengan garis dua.


Aisyah mengangguk.


"Benarkah?" Alex kembali bertanya pada Aisyah dan Aisyah pun kembali mengangguk.


Alex pun segera meraih tubuh aisyah dan memutarnya karena terlalu senang.


“Alex …., berhenti!” teriak nenek Widya.


“Apa sih nek?”


"kasihan anak kamu nanti kepencet!”


Bersambung


Makasih ya doa nya semua, sekarang sudah lebih baik dan Alhamdulillah nya lagi bisa buat up lebih banyak


Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentar nya ya kasih Vote juga yang banyak ya


Follow Ig aku ya


tri.ani.5249


Happy Reading 🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2