
Pertemuan pasti ada perpisahan, semua berjalan seperti sebuah roda, berputar. Kadang di bawah lalu suatu ketika akan kembali ke atas.
Begitu pun dengan kehidupan pernikahan Alex dan Aisyah. Kehidupan pernikahan yang di penuhi dengan masalah, tapi Allah sekali menempelkan kebahagiaan di setiap sedih yang mereka miliki.
Aisyah tidak pernah terpikir sebelumnya akan menikah dengan seorang Kevin Alexander. Dulu dia hanya bercita-cita mempunyai suami yang sholeh, tapi ternyata Allah melengkapi kriteria Aisyah dengan memberikan suaminya yang mau belajar menjadi pria yang sholeh dan juga bertanggung jawab.
Ia juga sudah di karuniai dua orang anak yang cantik dan tampan, dan yang lebih menyenangkan dari itu adalah saat semua anaknya memiliki sifat yang baik.
Alex, Kevin Alexander yang arrogant itu juga tidak pernah berpikir sebelumnya bahwa dia akan di pertemukan dengan seorang wanita berhijab yang akan membuatnya bertransformasi menjadi Alex yang sekarang.
Pria dengan segudang masalah kelam di masa lalu, satu persatu mulai terlepas dari genggaman masa lalu karena seorang wanita berhijab.
"Assalamualaikum mas Alex!"
kata yang bahkan ia tidak tahu apa artinya membawanya untuk mencari tahu kenapa wanita yang telah ia nikahi itu begitu gemar mengucapkan kata itu setiap kali bertemu dengannya membawanya ke titik di mana dia ingin mempelajari semuanya.
Setelah pertemuan itu, Alex memboyong Aisyah dan putra putrinya kembali ke Surabaya, tapi sayangnya ibu dan Nino tidak bersedia untuk ikut bersama mereka karena terlanjur sayang dengan tempat tinggal barunya itu. Ibu masih ingin meneruskan usaha warungnya sedangkan Nino terlanjur membuka bengkel di sana.
"Ibu hati-hati ya di sini, beri kabar Aisyah kalau ada sesuatu!"
"Iya nduk ...., pesan ibu kalau bisa ngasih adiknya Arsyi nanti dulu kalau Arsyi sudah besar ya!"
"Ihhh ibu ini ada-ada aja!" Aisyah beralih ke adik satu-satunya, "Nino jaga ibu ya!"
"Iya mbak!"
"Jangan ganggu bu Kinan terus, nanti kalau kamu sudah besar cari yang seumuran sama kamu!"
"Aku ini sudah besar loh mbak!"
Kini gantian Alex yang berpamitan pada Bu Santi dan juga Nino, ia mengatakan yang hampir sama dengan Aisyah.
"Nenek pasti kangen sama kalian, Kia, Arsyi!"
"Kia akan sering ke sini nek, jangan khawatir!"
Kini mereka benar-benar meninggalkan tempat yang menjadi pertemuan mereka yang ke dua.
Kedatangannya langsung di sambut oleh Leon dan juga Bianka.
__ADS_1
"Selamat datang tuan! Nyonya!"
"Terimakasih Leon!"
"Aisyah!" Bianka langsung memeluk sahabatnya itu, sudah empat tahun mereka tidak bertemu. Bianka kini juga terlihat sedang hamil untuk yang ke dua setelah putra pertamanya lahir tiga tahun yang lalu.
"Bi, aku sangat merindukanmu!"
"Sama ...., aku juga!"
Kia dan Arsyi masih terlihat bingung di tempat barunya, apalagi saat melihat rumahnya begitu besar.
"Ma ...., ini rumah papa?" tanya Kia saat mereka sudah masuk ke dalam rumah.
"Iya sayang ...., ini rumah papa! Oh iya mama kenalkan dulu ya sama tante, sama om!"
Aisyah pun mengangkat tubuh putranya sedangkan Alex mengangkat telpon tubuh putrinya.
"Yang ini om Leon, dia saudara papa!" ucap Alex memperkenalkan Leon sebagai saudaranya.
"Papa juga punya saudara seperti mama ya?"
"Iya sayang, sama sama om Leon!"
"Hai om, aku aci!"
"Hay ...., om senang bisa bertemu lagi dengan kalian!"
"Kia juga senang!"
Sekarang gantian Aisyah yang memperkenalkan Bianka.
"Dan ini tante Bia, putra kecilnya itu Takki, dan yang itu suaminya tante Bia, namanya ustad Fahmi!"
"Salam kenal tante, ustad!"
"Salam kenal Kia, Arsyi!"
Arsyi dan Kia mendapatkan keluarganya yang utuh kembali dengan di penuhi orang-orang yang menyayanginya.
__ADS_1
*Kamu adalah bagian dari nafasku yang tidak bisa aku lepaskan dari hidupku, Aisyah ...., cinta ini tumbuh karena Allah dan biarkan Allah yang akan menjaga rindu ini .....~ Alex
Jika orangnya bukan kamu, aku mungkin bukan Aisyah yang sekarang yang penuh dengan ketegaran, sujud yang kau bisikkan pada bumi mampu menggetarkan langit, bahkan hati yang dulu beku kini menjadi hati yang paling hangat untuk di tempati ...., ~Aisyah*.
"Terimakasih ya sayang, kamu sudah menyimpan para malaikat kecil kita!"
"Sama-sama mas, karena mas Alex yang sudah menitipkan malaikat itu di rahim Aisyah sebagai penguat cinta kita!"
Alex dan Aisyah terlihat begitu bahagia mengamati putra-putrinya yang sedang bermain itu.
"Mas Alex!" panggil seseorang membuat mereka menoleh ke belakang.
"Leon! Ada apa?" tanya Alex, sekarang Leon benar-benar resmi di angkat menjadi adik oleh Alex.
"Saya mau memperkenalkan seseorang pada kalian!"
"Siapa?"
Seorang wanita cantik muncul dari belakang Alex, wanita yang juga berhijab.
"Dia Nisa mas, kami akan menikah minggu depan!" ucap Leon.
"Syukurlah...!"
Akhirnya setelah Alex benar-benar bahagia bersama.keluarganya, Leon membuktikan ucapannya. Ia datang dengan seorang wanita yang di cintainya untuk di perkenalkan kepada Alex dan Aisyah.
...Biarkan yang lalu tetap menjadi masa lalu, lalu pandanglah masa depan sebagaimana kamu menyikapi setiap yang kamu lalui sebelumnya, ambil pelajaran dan jangan sesali yang buruk karena untuk dewasa kita butuh luka di masa lalu...
Salam cinta dari mas Alex dan dek Aisyah, semoga kisah ini menjadi inspirasi banyak orang dalam menyikapi setiap permasalahan dalam hidup.
...Tidak ada yang benar-benar buruk karena yang buruk membutuhkan orang baik untuk menilai...
Sekian dan terimakasih, untuk besok akan aku beri cuplikan kisa Kia di masa depan ya, tapi jangan tunggu launching nya kapan, karena masih dalam proses yang lama
Untuk bonschap nanti sewaktu-waktu tiba-tiba ada notif aja, pokoknya jangan buru-buru di unfavorit dulu ya
...Terimakasih untuk dukungan selama ini pada mas Alex dan dek Aisyah...
...END...
__ADS_1
Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentar nya ya kasih Vote juga yang banyak ya
Happy Reading 🥰🥰🥰🥰🥰