Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah
Begitu sempit


__ADS_3

Setelah selesai urusannya dengan bu guru Kinan selesai, Alex pun mengajak mas Irwan untuk kembali ke kantor, ia juga ada urusan yang lebih penting di sana. Menemui imam mushola di kantor itu.


"Pak Alex mau makan sesuatu dulu?" tanya mas Irwan karena ini sudah lebih dari jam makan siang, sudah hampir jam satu.


"Nanti saja, pesankan saja apa aja, saya mau sholat dulu!"


"Baik pak!"


Karena begitu tidak sabarnya Alex pun tanpa masuk ke ruangannya lebih dulu, ia memilih untuk ke mushola. Selain karena untuk menanyakan alamat Nino, waktu dhuhur juga sudah hampir habis.


Mushola itu sudah sepi, jamaah juga sudah kembali ke ruangannya atau mencari makan karena masih sisa beberapa menit untuk jam ishoma.


Alex segera bergegas ke tempat wudhu untuk mengambil Wudhu dan melaksanakan sholat dhuhur.


Setelah menyelesaikan sholatnya, ia masih belum bangun dari duduknya, matanya menelisik ke seluruh penjuru bahkan di luar musholla, ia berharap bisa menemukan sosok pria itu lebih cepat tidak mau menunggu hingga sholat ashar.


Garis bibirnya terangkat sempurna saat apa yang di tunggu-tunggu tiba-tiba muncul dari balik tempat penyimpanan peralatan mushola di dekat tempat imam ada pintu yang menghubungkan ke ruangan itu.


"Bapak!"


Pria yang di panggil bapak itu segera menoleh ke arah Alex, Alex pun segera berdiri dan menghampirinya.


"Assalamualaikum, pak!"


"Waalaikum salam!"


Pria paruh baya itu terlihat mengamati wajah Alex, mencoba mengingat kembali siapa pria di depannya itu.


"Masnya yang kemarin ya?"


"Iya pak!"


Pria paruh baya itu pun segera meletakkan sapu dan juga lap yang ada di tangannya.


"Bagaimana pak, dapat?"


"Duduk dulu mas!"


Mereka pun akhirnya duduk bersila di tengah lantai mushola, pria itu merogoh sesuatu dari saku baju kokonya.


Selembar kertas yang di lipat dua kali berbentuk persegi dan menyerahkannya pada Alex.


Dengan cepat Alex membukanya, matanya tiba-tiba berkaca-kaca melihat tulisan itu, rasanya sangat dekat bahkan begitu dekat seakan ia bisa memeluk sekarang juga keluarganya.


"Ini mas, saya minta lengkap semuanya! Mulai dari alamat bengkel, nomor hp sama alamatnya rumah juga ada di situ!"


"Terimakasih banyak pak, ini sangat berarti untuk saya pak, terimakasih!"


"Saya senang bisa membantu mas nya, semoga kalian bisa cepat di pertemukan oleh Allah!"

__ADS_1


"Aminnn!"


"Kalau begitu saya permisi dulu ya mas, saya mau bersih-bersih dulu!"


Bapak itu hendak berdiri meninggalkan Alex tapi Alex kembali menahannya.


"Sebentar pak!"


"Ada apa mas?"


Alex merogoh sesuatu dari saku jasnya, sebuah amplop coklat yang terlihat begitu tebal, kira-kira dua centimeter tebalnya.


"Ini untuk bapak!" ucap Alex sambil menyerahkan amplop itu pada sang bapak.


"Ini apa mas?"


"Itu untuk bapak, saya ada rejeki sedikit, bapak terima ya, untuk anak istri bapak!"


"Ya Allah mas, saya ikhlas mas ngasih tahu itu! Jadi nggak perlu seperti ini!"


"Tapi saya jauh lebih ikhlas pak, saya tahu putri bapak masih SMA, gunakan ini untuk sekolah putri bapak!"


"Terimakasih banyak mas, terimakasih, semoga Allah membalas semua kebaikan mas dan Allah mengabulkan setiap doa mas!"


"Amin ...!"


Ternyata begitu dekat dan aku tidak mengetahuinya, ya Allah engkau tahu yang terbaik untuk hambaMu, tapi aku mau Aisyah adalah yang terbaik untuk saya, jadi jangan jadikan dia milik orang lain ya Allah ...


Sebenarnya ingin sekali segera mencari rumah itu tapi ia masih punya pekerjaan di kantor, ia harus segera menyelesaikan dan bergegas mencari rumah itu.


"Pak Alex ini makan siangnya!"


"Terimakasih ya mas Irwan!"


Alex pun segera membuka kotak Styrofoam itu, sebuah menu yang mengingatkannya pada menu masakan seseorang.


Dia memang sudah menjadi candu bagiku ....


Alex pun begitu bersemangat menyendok makannya, mulai mengunyahnya, satu, dua dan tiga ....


"Kenapa pak, apa anda kurang suka dengan makanannya? Maaf saya pak, ini rumah makannya memang masih baru_!"


"Tidak, saya suka sekali masakan ini, ini mirip sekali dengan masakan istri saya!"


"Syukurlah kalau bapak suka, walaupun masih sekitar empat tahunan rumah makan ini lumayan ramai pak!"


"Empat tahunan?"


"Iya pak, dulu yang jualan ibunya, sekarang di gantikan sama putrinya, masakannya tidak kalah enak pak! Bahkan istri saya setiap akhir pekan selalu mengajak makan di rumah makan itu pak!"

__ADS_1


Alex begitu antusias mendengar cerita dari mas Irwan, entah kenapa ia begitu tertarik mendengarnya.


"Siapa nama pemiliknya mas?"


"Orangnya berjilbab, dia selalu bawa anaknya, kalau tidak salah namanya_!" mas Irwan tampak berpikir, cukup lama dan akhirnya ia melanjutkan ucapannya, "Namanya Aisyah, pak!"


"Aisyah?"


Alex memastikan jika apa yang ia dengar itu benar, dan mas Irwan menganggukkan kepalanya begitu mantap.


Benar-benar kota kecil, semuanya menghubungkan aku padamu ....


Alex melengkungkan senyumnya, "Boleh saya minta alamat warung makannya, saya ingin pesan makanan di sana!"


"Baik pak!"


Alex pun dengan cepat menyelesaikan makannya, ia seperti merasakan kembali masakan istrinya setelah sekian lama.


Setelah menyelesaikan makannya, ia segera memulai bekerja agar tidak lama untuk bisa cepat-cepat pulang.


Hanya butuh waktu satu jam untuk menandatangani setumpuk berkas, ia pun segera bergegas untuk pulang.


"Saya pulang dulu ya, jangan lupa besok saya tunggu di sekolah lagi!"


"Baik pak!"


Alex segera masuk ke dalam mobilnya dan mobil itu melaju dengan cepat meninggalkan kantor. Yang harus ia lakukan pertama kali adalah mampir di warung makan yang di tunjukkan oleh mas Irwan.


Mobilnya berhenti tepat di depan warung makan yang tidak besar, tapi terlihat bersih dan rapi.


Alex pun segera turun dan berjalan mendekati warung makan itu, terlihat warung itu sudah mulai tutup. Seorang wanita berjilbab abu-abu sedang berdiri memunggunginya, ia terlihat sedang mengunci pintu.


"Assalamualaikum!"


Wanita itu segera menoleh dan menjawab salam Alex,


"Waalaikum salam!"


Bersambung


...Aku tidak butuh mata untuk mengenalimu, karena aku mengenalmu jauh lebih dalam dari itu...


Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentar nya ya kasih Vote juga yang banyak ya


Follow Ig aku ya


IG @tri.ani5249


Happy Reading 🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2