Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah
Season 3 (85)


__ADS_3

Raka pun memperhatikan benda-benda yang ada di atas meja, beberapa benda memang masih terlihat asing tapi beberapa buku memang miliknya. Di samping dindingnya juga ada rak buku besar, kebiasaannya membaca membuatnya suka mengoleksi beberapa buku.


Raka mulai membuka satu persatu berkas yang ada di atas meja, ternyata berisi pembukuan toko dan beberapa surat perjanjian dengan beberapa klien. Sebagian surat itu dia sudah tahu dan sebagiannya lagi ia tidak tahu.


"Jadi toko berkembang pesat Selema dua tahun terakhir ini?"


"Aku juga bekerja sama dengan ustadz Fahmi?" Raka bahkan melupakan saat perjanjian itu, ia mau tidak percaya tapi jelas di surat perjanjian kerja sama itu ada tanda tangan dirinya.


Saat ini ia mencoba tidak ingin mengingat dulu agar ia tahu semuanya, saat ia berusaha untuk mengingat kepalanya malah akan semakin pusing dan akibatnya tidak akan baik.


Untuk sementara ia hanya ingin tahu apa saja yang sudah ia lupakan dan mencoba untuk mempercayainya meskipun dia belum ingat.


"Pasti nanti aku akan mengingat semuanya, aku hanya butuh sesuatu cara untukku bersikap saat ini!" lagi-lagi Raka kembali mengingatkan pada dirinya sendiri, beberapa waktu lalu ia pergi sendiri pada dokter yang menanganinya.


Walaupun dia hilang ingatan tapi rasa tidak ingin merepotkan orang lain tidak pernah hilang dari dirinya, ia ingin mengetahui kondisi dirinya agar ia tahu bagaimana caranya untuk terapi terbaik pada dirinya sendiri dan dokter pun menyarankan untuk mencoba mempercayai beberapa orang terdekatnya dan mengikuti apa saja yang ada dalam hidupnya saat ini, jika dia memaksakan diri untuk mengingat beberapa waktu yang sudah hilang, bisa jadi kondisinya akan lebih parah dari saat ini.


Saat ini yang ia bisa lakukan adalah mengendalikan diri untuk tidak penasaran dengan beberapa waktu yang telah hilang pada dirinya. Empat tahun yang telah terlewat dalam hidupnya yang masih menjadi misteri untuknya.


Cara yang paling mudah untuk mengatasinya adalah ia harus bisa berdamai dengan kehidupannya saat ini.


Setelah puas melihat apa yang ada di atas meja, Raka pun mulai membuka laci meja satu per satu. Ia teringat sesuatu, dulu ia sangat suka menulis buku diary. Tepatnya buku peta konsep, semacam langkah-langkah untuk mendapatkan apa yang di cita-citakan kedepannya. Tujuannya ke depan, satu tahun atau dua tahun ke depan.


Hingga Raka menemukan buku dengan sampul berwarna coklat itu.

__ADS_1


"Alhamdulillah akhirnya aku menemukannya!" Raka segera memeluk buku itu.


"Jika benar, mungkin dua atau tiga tahun yang lalu aku sudah menulis sesuatu di sini!" gumamnya sebelum akhirnya membuka buku itu.


Ada beberapa halaman yang paling membuatnya tercengang dan ia merasa menyesal karena telah melupakan saat-saat itu.


Satu halaman yang masih ia ingat dan selanjutnya ia baru tahu sekarang.


Hari ini aku pergi ke Bali dengan membawa janji seorang gadis kecil, dia begitu pemberani hingga aku tidak mampu untuk menolaknya, semoga Allah membantuku untuk menepati janji ini


Ini adalah kata-kata yang ia tulis sebelum Raka berangkat ke Bali dan tragedi itu. Tragedi yang membuatnya melupakan beberapa part dalam hidupnya.


Ia mengingat Asna, gadis yang ia temui saat remaja. Gadis yang sama yang dengan berani mengutarakan perasaannya pada dirinya meskipun gadis itu tahu jika dirinya baru saja mengkhitbah sahabatnya sendiri.


"Semua di mulai dari sini!" Raka semakin bersemangat untuk membaca kelanjutan kisahnya sendiri.


"Memang apa yang terjadi padaku saat itu?" walaupun begitu penasaran, ia kembali mengingatkan pada dirinya sendiri untuk tidak usah mengingat, ia hanya cukup tahu.


"Baiklah, aku harus melanjutkan kembali!" gumamnya lagi agar ia tidak berusaha untuk mengingat lebih dulu.


Tapi hal yang patah padaku, tidak ada apa-apanya di bandingkan dengan patah yang di rasakan oleh gadis kecilku, Asna. Nama itu sudah terukir di dalam doaku, tapi dia mengalami kemalangan yang membuatnya ingin menjauhi semua orang termaksud penciptanya. Beberapa orang tidak bertanggung jawab sudah melecehkannya. Aku harus menemuinya dan melupakan lukaku, aku harus menyembuhkan lukanya walaupun aku punya luka yang harus aku jaga.


Raka membuka kembali kelanjutannya. Ia begitu penasaran dengan kisahnya sendiri. Ia seakan sekarang dengan membaca novel kisahnya sendiri yang ia bahkan tidak tahu endingnya.

__ADS_1


Dia menolakku, aku tahu semuanya akan seperti itu. Tapi aku harus melakukan sesuatu agar dia tidak bisa menolakku. Menikah sekarang atau kamu boleh mengajukan syarat untuk kita bisa menikah besok! Itu syarat yang akan aku ajukan.


"Benarkah aku berkata seperti itu? Memang aku orang yang suka memaksa? Jadi nggak percaya ini aku yang nulis!" gumamnya tapi tetap saja ia membuka halaman selanjutnya.


Ternyata dia menyetujui permintaanku, sebenarnya aku tidak bisa berharap banyak dia akan setuju, Alhamdulillah Allah memudahkan jalanku. Tapi hal yang dia ajukan cukup berat. Aku tahu dia melakukan hal itu agar aku mundur dari pernikahan ini. Baiklah aku akan mulai satu per satu. Rumah_ itu permintaan Asna, walaupun aku tidak suka dengan cara ini tapi aku tidak punya pilihan lain.


Dan di balik lembar itu ada skema langkah-langkah untuk mendapatkan rumah, ia bahkan menargetkan tidak akan lebih dari satu tahun, ia juga menuliskan tentang melunasi toko dalam waktu beberapa bulan.


Akhirnya hari ini kami menjadi pasangan yang jalan, walaupun sulit aku akan berusaha untuk menyembuhkan trauma kamu, Asna. Nama yang selalu terukir dalam doaku.


Di halaman berikutnya bahkan Raka sendiri tidak percaya ia menuliskannya. Langkah-langkah untuk meluluhkan hati Asna.


"Isssttttt, aku benar-benar malu! Bisa-bisanya aku menulis seperti ini!" walaupun terus menggerutu tapi tetap saja ia tidak bisa menutupi senyum yang terukir di bibirnya.


Malam ini seakan berlalu dengan ia membaca buku kisahnya sendiri. Ternyata membaca kisahnya sendiri lebih menyenangkan dari membaca kisah romansa yang lain.


Hingga ia tertidur di kamar Shahia dan Asna.


Bersambung


Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar tambah semangat nulisnya


Follow akun Ig aku ya

__ADS_1


IG @ tri.ani5249


...Happy Reading 🥰🥰🥰...


__ADS_2