LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
OUWYANG KOK BERHASIL KABUR,


__ADS_3

Ouwyang Kok melesat kearah Bun Houw dengan kecepatan tinggi.


Dengan kedua telapak tangan terbuka yang mengeluarkan hawa amis.


Bun Houw menghilang dari posisinya muncul diatas kepala Ouwyang Kok, melepaskan


Fei Lung Cai Thian (Naga terbang di langit).


Seekor naga mas yang dikelilingi hawa panas dan dingin menerkam ganas kearah kepala Ouwyang Kok.


Dalam satu tarikan napas dua jurus 18 Tapak Penahluk Naga ( Hang Lung Se Pa Cang) dapat dilepaskan secara bersamaan. Menunjukkan Bun Houw sangat mahir dalam memainkan jurus dahsyat ini.


Jurus yang sederhana, tiba di tangan Bun Houw menjadi sangat dahsyat.


Selain karena di tunjang Im Yang Sen Kung, juga karena Bun Houw telah menguasai sampai mendarah daging.


Sehingga semua jurus itu muncul otomatis, tidak sia-sia dia selalu berlatih dengan sangat giat dan serius selama berada di lembah.


Ouwyang Kok terkejut dia bagai dikepung oleh tiga naga emas sekaligus.


Ouwyang Kok menggunakan kecepatan jurus kataknya melompat kesana kemari menghindari serangan Bun Houw yang terus mengejarnya tanpa ampun.


Akhirnya dia berhasil membuat 3 ekor energi Naga bertubrukan sendiri.


Menimbulkan daya ledak yang hampir merusak sebagian Restoran lantai dua.


Ouwyang Kok mendekam diatas tanah lebih rendah, setiap menarik nafas meja kursi disekitar akan tertarik kearahnya.


Saat melepaskan nafas sambil mengeluarkan bunyi "KOK..!". maka semua barang di sekitarnya akan terpental menjauh.


Bun Houw menatap kearah Ouwyang Kok penuh kewaspadaan, karena ini pertarungan perdananya setelah sekian lama berguru di lembah.


Yi Yi menatap khawatir melihat kondisi lantai dua Restoran kini, berapa yang harus mereka ganti pikirnya.


Jangan-jangan mereka akan menghabiskan seluruh bekal uang mereka.


Yi Yi menyesali dirinya sendiri yang tidak tegas, kalau dia berkeras makan di pinggir jalan.


Tentu semua ini tidak akan terjadi, tapi apa mau dikata nasi telah menjadi bubur.


Dia hanya berharap seluruh bekal mereka cukup untuk mengganti kerugian restoran ini.


Bun Houw melepaskan jurus Naga mengejar mutiara kearah Ouwyang Kok, dia sendiri menghilang dari tempatnya muncul tepat di belakang Ouwyang Kok.


Memberikan serangan yang seperti sedang mengukir huruf.


Tapi setiap gerakan menimbulkan angin panas dingin yang ber cuitan.

__ADS_1


Tempat yang dilalui pukulan Bun Houw sebagian beku sebagian lagi gosong terbakar.


Setelah berada didekat Ouwyang Kok serangan Bun Houw membentuk huruf kaligrafi "Kosong.." (Kung)


Ouwyang Kok tidak sempat mengurus serangan yang datang dari belakang dia fokus menangkis serangan dari depan.


Dua tenaga dahsyat beradu menimbulkan ledakan dahsyat, meninggalkan sebuah lubang besar lantai dua dan lantai tiga.


Ouwyang Kok terpental kebelakang, lebih tepatnya dia melayang kebelakang menyambut serangan berbentuk huruf "kosong..".


Serangan tersebut hilang tanpa bekas terserap oleh hawa tak kasat mata yang melindungi tubuh Ouwyang Kok.


Kini berbalik sepasang telapak tangan Ouwyang Kok yang diselimuti asap hitam melesat cepat kearah Bun Houw.


Bun Houw posisi nya sedang jelek, terpaksa dia menggunakan jurus 72 langkah tanpa bayangan.


Menghilang dari hadapan Ouwyang Kok, muncul lagi menjadi tiga orang dari tiga sisi.


Tubuh Bun Houw kemudian berubah menjadi tiga batang pedang raksasa , menusuk ganas ke tubuh Ouwyang Kok.


Ouwyang Kok yang serangan nya menemui tempat kosong, segera menarik kembali kekuatannya.


Membuat sebuah kubah perisai pelindung sambil mendekam di atas lantai.


Kekuatan Ouwyang Kok sebenarnya sudah jauh berkurang karena bertempur di lantai dua.


Bila di lantai satu tentu akan lebih dahsyat lagi.


Setelah kekalahan sebelumnya dari Wu Song, dia pulang menemui ayahnya.


Merengek minta diturunkan ilmu yang lebih dahsyat lagi.


Ouwyang Mo menolaknya, karena sedang sibuk mengurus penyakit yang di derita ibu Ouwyang Kok.


Ouwyang Kok tidak kehabisan akal, dia merengek pada ibunya, Ibu yang sangat menyayangi Ouwyang Kok seperti permata jiwanya itu.


Meminta Ouwyang Mo memenuhi keinginan putranya, agar tidak ditindas orang di luar sana.


Ouwyang Mo mana bisa menolak permintaan Istrinya yang sangat dia cintai itu.


Apalagi istrinya sedang sakit, dia tidak bisa membuat nya banyak pikiran dan bersusah hati.


Ouwyang Mo hanya bisa Mendumel di belakang soal putranya yang banyak akal bila ada maunya.


Tapi dia tetap menurunkan dua ilmu tambahan yang tujuannya hanya untuk melindungi diri.


Perisai Pelindung katak Hijau dan satu lagi adalah Katak mengejar bulan, Meski kurang puas tapi karena kedua ilmu ini sangat unik dan dahsyat.

__ADS_1


Ouwyang Kok tetap mempelajarinya dengan serius, setelah berhasil dia datang ke Chang An untuk mengambil kipas pesanannya.


Secara tidak terduga dia kembali harus bentrok dengan orang yang berbeda.


Tapi memiliki jurus yang hampir sama dengan musuh yang pernah mengalahkannya.


Bedanya musuh kedua ini mempunyai serangan yang lebih telengas tega dan kejam, setiap serangan nya seperti ingin membuat musuhnya mati seketika.


Perbedaan inilah yang membuat Bun Houw terlihat jauh lebih mengerikan dari Wu Song.


Karena tidak punya pilihan lain, Ouwyang Kok terpaksa menggunakan ilmu barunya.


Untuk bertahan sekalian mengambil kesempatan ini menguji ilmu barunya.


Serangan Bun Houw dengan jurus Jen Cien He Ie ( Manusia dan Pedang bersatu) tertahan, Bun Houw menambah tenaga


Im Yang Sen Kung.


Terus menaikan levelnya Ketiga pedang kini menyatu menjadi satu sebentar panas sebentar dingin.


Perisai pelindung mulai retak perlahan-lahan tidak kuat menahan serangan pedang Bun Houw yang dahsyat.


Ouwyang Kok panik dan pucat, mampus aku kali ini ditangan pria tanpa ampun ini pikir Ouwyang Kok dalam hati dan mengumpat ayahnya yang pelit dalam menurunkan ilmu.


Akhirnya perisai pelindung pecah berantakan tapi dari dalam perisai memuntahkan kabut hijau yang pekat dan berbau amis.


Memanfaatkan situasi ini Ouwyang Kok tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.


Dia langsung hilang bagai kabut asap,


keluar dari restoran setelah beberapa kali hilang muncul menjauhi lokasi restoran, akhirnya dia benar-benar lenyap.


Itu adalah ilmu katak mengejar rembulan, yang membuat Ouwyang Kok bisa menghilang dan muncul puluhan meter dari posisi awal.


Yi Yi menyambar tangan gadis baju merah menggunakan Cou Sang Fei ( Berjalan di udara) ajaran Xue Yen.


Mereka melesat cepat keluar dari restoran yang kini diselimuti asap hijau pekat dan beracun.


Bun Houw juga menyusul melayang keluar dari dalam Restoran, langsung duduk bermeditasi mengeluarkan hawa beracun yang sedikit tersedot olehnya.


Setelah bermeditasi beberapa saat asap Hijau tampak keluar melalui lubang telinga hidung dan mulut Bun Houw.


Lalu mata Bun Houw terbuka kembali sambil menghembuskan nafas panjang dia baru kembali berdiri.


Bun Houw menatap ke arah Restoran dengan wajah di selimuti ke khawatiran.


Seorang pria setengah tua menghampiri

__ADS_1


Bun Houw dan berkata,


"Restoran ku kini hancur, ada beberapa karyawan ku yang mati dan terluka, bagaimana kamu akan menyelesaikannya.?"


__ADS_2