LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
BERTEMU KAISAR SHI MA YAN


__ADS_3

"Sekarang kamu sudah tahu apa yang Lu Fan suka dan Lu Fan tidak suka."


"Kini kembali ke dirimu sendiri, apa yang kamu sukai dari Lu Fan, ? sehingga kamu begitu nekad ingin mengikuti dan hidup bersamanya.."


ucap Wu Song sambil menatap Sonia dengan serius.


Sonia terlihat termenung, kemudian dia perlahan-lahan menjawab,


"Kakak Song aku sulit mengungkapkan nya secara pasti, karena ini soal perasaan."


"Yang jelas sejak Fan ke ke melihat wajah ku yang tanpa cadar, kemudian dia juga melakukan hal itu pada ku."


"Aku sudah menetapkan hati ku, aku hanya bisa menjadi istrinya dan akan mengikuti kemanapun dia pergi."


Mendengar ucapan Sonia dengan sangat terkejut Wu Song bertanya,


"Apa..apa yang sudah di lakukan Fan er pada mu ? katakan dengan jelas.."


Wu Song berpikir bila Lu Fan sudah melakukan yang seperti dia dan Se Se lakukan, maka tidak ada jalan lain.


Wu Song akan memaksa Lu Fan mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Dengan kepala tertunduk dan wajah merah Sonia bercerita kepada Wu Song apa yang Lu Fan lakukan saat menolongnya.


Mendengar hal itu, Wu Song kembali bisa bernafas lega.


"Baiklah bila kamu susah mengungkapkan, apa yang kamu sukai dari Lu Fan."


"Aku akan menganggap kamu menyukai keseluruhan yang di miliki oleh Lu Fan."


"Sekarang apa yang paling kamu tidak suka dari Lu Fan ?"


Sonia terlihat berpikir sejenak kemudian berkata,


"Aku paling tidak suka, jelas-jelas dia juga suka dengan ku, tapi selalu pura-pura bersikap dingin dan menghindar dari ku."


Wu Song mengangguk dan bertanya,


"Ada lagi ?"


Sonia menggelengkan kepalanya.


"Sonia maaf aku akan katakan hal jujur pada mu, sebagai pria normal adalah wajar bila Lu Fan tertarik dan suka dengan mu."


"Itu semua karena kamu memiliki wajah dan penampilan yang sangat menarik dan cantik."


"Tapi itu adalah perasaan suka, itu bukan cinta.


Antara suka dan cinta adalah dua hal yang berbeda."


"Apalagi bila itu menyangkut untuk hidup bersama, itu jelas adalah persoalan yang sangat jauh berbeda."


"Coba kamu bayangkan bila karena rasa suka itu terus Lu Fan bilang dia mencintai mu, menikah dengan mu, hidup bersama mu."

__ADS_1


"Bagaimana dengan nasib Lin Lin istrinya yang dulu juga karena suka, terus dia bilang cinta dan kemudian mereka menikah dan punya anak."


"Taruhlah kamu tidak perduli dengan nasib Lin Lin, karena itu urusannya bukan urusanmu."


"Lalu bagaimana bila setelah menikah kamu jadi tidak cantik lagi, atau karena sejalan usia kecantikan mu luntur."


"Atau di tengah jalan dia bertemu yang lebih cantik dari mu, terus dia suka dan bilang cinta lalu meninggalkan mu."


"Apa Lu Fan seperti itu yang kamu inginkan.?"


Sonia menggelengkan kepalanya.


"Nah sekarang kamu mengerti kan, kenapa Lu Fan suka pada mu, tapi dia memilih menghindar dan menjauhi mu ?"


Sonia mengangguk dan tertunduk sedih.


"Sonia perjalanan kita masih cukup panjang mungkin makan waktu 3 hari."


"Selama tiga hari ini kuharap kamu pikirkan kembali baik-baik perasaan mu terhadap Lu Fan."


"Cinta sepihak yang di paksakan, yang kamu dapatkan hanya lah kesedihan kekecewaan dan kebencian."


"Kamu tidak akan pernah mendapatkan balasan yang seperti kamu inginkan dan bayangkan."


ucap Wu Song kemudian berjalan meninggalkan Sonia duduk sendiri dan merenungkan semua pembicaraan mereka tadi.


Wu Song Kembali ke bilik kamarnya, memikirkan strategi apa yang akan di lakukan saat berhadapan dengan Pasukan Bun Houw nantinya.


Tepat di hari ketiga kapal yang ditumpangi Wu Song dan rombongannya.


Tiba di dermaga Meng Jin.


Wu Song sengaja tidak memilih mendarat di dermaga Guan Du yang lebih dekat, tapi memilih mendarat di dermaga Meng Jin yang lebih jauh.


Ini agar pergerakan nya dan kekuatan pasukan nya tidak sampai bocor dan di ketahui oleh musuhnya.


Kedatangan Wu Song di sambut oleh Kaisar Shi Ma Yan sendiri diikuti oleh beberapa Jendral kepercayaan nya, di samping Shi Ma Yan juga terlihat hadir Shi Ma Sian adiknya.


Tapi Shi Ma Sian menjadi sedikit cemberut saat melihat Wu Song muncul ditemani Sonia yang sangat cantik.


Kecantikannya yang asing membuatnya terlihat sangat menarik.


Bahkan kaisar Shi Ma Yan dan beberapa jendral di belakangnya mereka terlihat jelas sangat terpesona dengan kecantikan Sonia.


Kaisar Shi Ma Yan berjalan sambil tertawa lebar dan berkata,


"Kakak Song akhirnya kamu tiba juga, terimakasih banyak atas bantuan mu selama ini."


Wu Song segera membungkuk memberi hormat, sedangkan seluruh pasukan di belakangnya, mengikuti Jendral Wu menjatuhkan diri berlutut dan berteriak,


"Hidup yang mulia, semoga yang mulia panjang umur.!!"


"Jangan banyak peradatan berdirilah kalian semua."

__ADS_1


ucap Shi Ma Yan sambil memberi kode agar semua pasukan kerajaan nya berdiri.


Shi Ma Yan berkata pelan,


"Kakak Song jangan banyak peradatan, ayo kita kembali ke istana.


Wu Song mengangguk dan berkata sambil berjalan mengikuti ajakan Shi Ma Yan menuju kereta.


"Bagaimana keadaan kalian di ibukota kini ?"


Sebelum Shi Ma Yan menjawab,


terdengar suara Shi Ma Sian yang lembut menjawab,


"Kami semua di sini baik-baik saja, adalah Song ke ke yang tentu sudah sangat lelah setelah bertempur kesana kemari."


"Mari kita kembali ke istana, aku sudah masakan yang enak-enak untuk menyambut kedatangan Song ke ke."


Wu Song mengangguk dan berkata,


"Makasih banyak, maaf telah merepotkan mu."


Shi Ma Sian cepat-cepat menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Untuk Song ke ke tidak ada kata repot, Ayo kita berangkat sekarang."


Shi Ma Yan hanya tersenyum tidak berdaya, dengan sikap adiknya yang manja dan suka bertindak sesuka hati.


Wu Song melihat keadaan sekitarnya di mana banyak penduduk kota raja yang hadir di sana ingin melihat keramaian.


Wu Song sadar ini bukan tempat yang tepat untuk berbicara banyak.


Wu Song yakin dengan kecerdasan Bun Houw dan Yue Fei mereka pasti menempatkan banyak mata-mata di sekitar sini.


Wu Song segera berbisik memberi pesan kepada Jendral Wu.


Lalu dia mengajak Sonia ikut bersamanya mengunjungi istana.


Wu Song Sonia Shi Ma Yan dan Shi Ma Sian duduk dalam satu kereta.


Kereta tidak terlalu besar hanya pas muat 4 orang itu sudah maximal.


Shi Ma Sian tidak mau mengalah dia memilih duduk disebelah Wu Song.


Sehingga Sonia harus mengalah duduk dengan Kaisar Shi Ma Yan.


"Kakak Song siapa nona cantik ini ?"


tanya Shi Ma Yan penasaran.


Sebelum Wu Song sempat menjawab Sonia yang menyadari Kaisar tertarik dengan nya sengaja berkata,


"Aku istri Dewa Sadis Lu Fan..."

__ADS_1


__ADS_2