LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
MENGIKUTI PROSES SELEKSI PASUKAN KERAJAAN,


__ADS_3

Bun Houw berdiri tertegun mendengar pertanyaan pemilik restoran tersebut,


tidak tahu mau menjawab apa.


Di saat Bun Houw sedang bingung, gadis baju merah maju menjawab,


Semua tagihannya kirim ke kediaman keluarga Si Ma, aku yang akan membayarnya.


Di kota raja Chang An cuma ada satu keluarga dan kediaman yang menggunakan nama Si Ma.


Yaitu kediaman Si Ma Yi, ahli strategi Legendaris dari dinasti Wei, yang juga merupakan ayah Kaisar yang berkuasa kini Si Ma Hui.


Konon katanya meski Si Ma Hui adalah kaisar tapi wewenang nya masih di bawah Si Ma Yi ayahnya ini.


Si Ma Yi hanya memiliki dua putri yang pertama Si Ma Ling (Pricess Nan Yang) yang pernah ikut hadir di puncak gunung Hua San dan sangat menyukai Wu Song secara sepihak.


Sedangkan putri keduanya bernama


Si Ma Yen (Princess Gao Liu) dia adalah Putri paling bungsu, saat ini yang sedang bersama Bun Houw dan Yi Yi adalah dia.


Mendengar ucapan gadis baju merah itu, si pemilik restoran sangat terkejut.


Dia segera menjatuhkan dirinya berlutut dan berkata,


"Maaf tuan putri, hamba ini punya mata tapi tidak bisa melihat, sehingga tidak menyadari tuan putri ada di sini."


Pemilik restoran langsung dapat menebaknya ini pasti putri Gao Liu, karena putri Nan Yang tidak pernah melepaskan cadarnya di depan umum.


"Mohon Yang Mulia tuan putri bersedia memberikan sedikit bantuan.


Agar bisnis kecil hamba ini bisa kembali di jalan kan lagi." ucap si pemilik restoran memelas.


Si Ma Yen ingin menunjukkan kekuasaan nya didepan Bun Houw yang dia kagumi.


Dengan santai dia menjawab,


"Paman tenang saja, berdirilah dulu, semua kerusakan dan kerugian paman rinci kirim ke kediaman ku."


"Aku pasti akan mengganti semuanya, tapi harus jujur."


"Bila paman berani menipu, maka paman tidak pernah diperbolehkan menginjak Chang An kembali.."


"Tentu-tentu biar makan nyali macan aku juga tidak akan pernah berani menipu tuan putri."


ucap pemilik restoran menunduk-nunduk di hadapan Si Ma Yen.


Si Ma Yen mengangguk puas, dia lalu tidak memperdulikan pemilik restoran itu. Langsung membalikkan badannya menghadap Bun Houw dan berkata,

__ADS_1


"Terimakasih banyak atas bantuan anda berdua, bila tidak ada kalian entah bagaimana nasib ku hari ini."


Si pemilik restoran tahu diri, dia segera mundur menjauh setelah mendapat janji langsung dari Putri Gao Liu.


Bun Houw dan Yi Yi mengangkat tangannya menjura kearah Si Ma Yen sambil berkata,


"Tuan putri terlalu memuji kami tidak berani menerima nya."


"Sebaliknya kami harus banyak berteimakasih, pada tuan putri telah bersedia membantu kami mengganti kerugian Restoran."


Si Ma Yen tersenyum, meski tidak secantik Yi Yi, tapi sebagai seorang putri jelas Si Ma Yen, memiliki kulit dan bentuk tubuh yang sangat menawan.


Karena rutin mendapatkan perawatan khusus dan rutin mengkonsumsi berbagai ramuan kecantikan.


Tidak lah sejelek yang di katakan Ouwyang Kok, tapi bila dibandingkan dengan Yi Yi jelas dia masih kalah.


Apalagi sejak Yi Yi mewarisi ilmu Xue Yen,


kecantikan nya menjadi sulit di cari pembanding.


Tentu saja bila dibandingkan Lu Ping dan Xue Yen, mereka bertiga berimbang masing-masing memiliki daya tarik sendiri.


Si Ma Yen maju mendekati Bun Houw, tanpa malu-malu dia memegang tangan Bun Houw memasukkan sebuah plakat emas kedalam tangan Bun Houw.


Kemudian dia membalikkan badan meninggalkan tempat tersebut dia berpesan,


"Kalau ada kesulitan datanglah mencari ku di kediaman Si Ma."


Langsung menyimpannya kedalam saku.


Bun Houw mengajak Ying Ying berbelanja beras dan beberapa macam bahan untuk dimasak sore nanti.


Malam nya setelah menikmati masakan Bun Houw, Yi Yi dan Bun Houw duduk di halaman belakang rumah mereka bersantai.


Menikmati sinar bulan yang indah, wangi bunga-bunga yang tumbuh dihalaman belakang rumah.


Membuat suasana menjadi semakin menyenangkan.


Bun Houw duduk sambil memangku dan merangkul Yi Yi dengan mesra.


Mereka berdua ngobrol sampai terasa mengantuk, baru masing-masing masuk kekamar mereka sendiri-sendiri.


Meski mereka hidup berdua, tapi Bun Houw selalu ingat pesan Lu Sun menjaga adat


kesopanan.


Sebelum mereka resmi menikah Bun Houw tidak akan pernah berbuat macam-macam dengan Yi Yi.

__ADS_1


Keesokan paginya ketika Yi Yi bangun, dan keluar dari kamarnya menuju dapur.


Yi Yi melihat Bun Houw sudah menyiapkan sarapan untuknya.


Dan meninggalkan sebuah pesan, bahwa dia sudah pergi mendaftar dan mengikuti proses seleksi penerimaan pasukan kerajaan.


Yi Yi tersenyum bahagia, setelah mandi Yi Yi baru sarapan seorang diri.


Kemudian dia mulai membereskan rumah cuci baju jemur baju, baru dia pergi ke pasar untuk membeli beberapa bahan makanan,


yang akan di masak nanti sore untuk makan malam dia dan Bun Houw,


Sampai di pasar Yi Yi pun sibuk membeli sayuran daging dan keperluan lain, untuk di masak nanti sore.


Ying Ying tidak sadar ada sepasang mata yang duduk di dalam sebuah restoran tidak jauh dari pasar, terus menatapnya dengan nafsu.


Ketika Ying Ying sudah selesai berbelanja, dia langsung pulang.


Dalam perjalanan pulang Yi Yi merasa ada yang menguntitnya.


Yi Yi menggunakan ilmu ringan tubuh Cou Sang Fei ( berjalan di udara) menghilang dari tempat tersebut.


Si penguntit kebingungan kehilangan jejak Yi Yi, ternyata yang menguntit Yi Yi adalah orang yang sama dengan orang yang berada di restoran dekat pasar.


Si penguntit adalah seorang pemuda tampan berpakaian mewah, dan selalu dikawal oleh serombongan pengawal yang selalu mengikuti dirinya dari jarak jauh.


Yi Yi berhasil meloloskan diri dari penguntit, setelah berputar-putar beberapa saat, dia baru kembali kerumah nya.


Setelah semua pekerjaan selesai dengan bosan Yi Yi duduk sendirian di rumah.


Untuk mengisi waktu Yi Yi menyibukkan diri dengan berlatih.


Sementara itu Bun Houw yang sampai di kamp militer mulai ikut pendaftaran dan mengantri menunggu panggilan proses seleksi.


Hampir seharian Bun Houw menunggu antrian akhirnya namanya terpanggil.


Bun Houw mengikuti semua ujian dan berhasil lulus dengan mudah.


Seperti uji kekuatan mengangkat beban berkuda memanah dan memainkan senjata bertarung dengan team penguji.


Tentu saja ujian di sini tidak sama dan tidak seketat proses seleksi di pasukan Naga Hitam bentukan Lu Sun.


Setelah melewati proses seleksi dengan lancar, Bun Houw yang memiliki kemampuan di atas rata-rata, langsung di rekomendasikan sebagai perwira muda.


Dua tingkat di bawah jendral, satu tingkat di atas komandan pasukan senior.


Bun Houw di beri Wewenang memimpin 5000 pasukan dan membawahi 5 orang komandan pasukan.

__ADS_1


Hari itu juga Bun Houw mendapatkan seragam perwira muda.


Dan ditempatkan dibawah jendral Bai Lun.


__ADS_2