LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
KEMBALI KE PULAU KECIL,


__ADS_3

Wu Song memanfaatkan kekuatan barunya untuk mengarungi daerah lautan luas mencari kalau ada pintu gerbang buat dia keluar dari neraka perut bumi ini.


Wu Song hanya mengirimkan pesan suara dari jarak jauh kepada gurunya Hua Thian, bahwa dia sudah berhasil menyelesaikan tapanya.


Kini sedang mengelilingi lautan menyelidiki jalan keluar meninggalkan Neraka Perut Bumi ini.


Wu Song menemukan sebuah titik di mana air laut terus menyemburkan airnya keatas seperti air mancur.


Wu Song menyelam ke dasar laut menyelidiki lokasi asal semburan, yang mungkin ada hubungannya dengan asal dimana dia bisa terdampar di alam ini.


Wu Song dapat bernafas tanpa perlu alat bantu di dalam air seperti seekor ikan, ini berkat kekuatan yang di milikinya.


Wu Song mengerahkan kekuatan pemberat tubuh sehingga dia bisa berjalan di dasar laut seperti saat berjalan normal di daratan.


Semakin mendekati lokasi asal semburan daya dorong kekuatan semburan semakin terasa.


Wu Song malah merasa tempat ini sangat cocok untuk melatih kekuatan pukulan dan daya saling dorong dan tolak menolak seperti saat bertarung.


Wu Song berusaha mendekati sampai ke mulut lubang asal semburan, tapi kekuatan alamnya sangat dahsyat Wu Song berulang kali terpental mundur. Oleh kekuatan daya dorong semburan itu.


Wu Song menghabiskan waktu hampir satu Minggu berlatih saling dorong dengan kekuatan yang berasal dari sebuah lubang gelap di dasar laut.


Sebenarnya dengan kekuatan Wu Song sekarang mendekati lubang itu bukan masalah, tapi yang menarik adalah kekuatan daya dorong itu.


Wu Song menjadikan tempat itu sebagai teman berlatih nya, saat merasa sudah cukup berlatih Wu Song baru meninggalkan tempat tersebut.


Melanjutkan pencariannya di tempat lain, sambil terbang di atas permukaan laut.


Saat sedang terbang di atas laut Salah satu lengan seekor gurita muncul dari dasar laut ingin menangkap tubuh Wu Song.


Untungnya reflek Wu Song sangat cepat dalam sekejap dia sudah muncul dan terbang di tempat lebih tinggi menjauhi jangkaun lengan gurita itu.


Wu Song tadinya bermaksud meninggalkan tempat itu, tapi gurita itu tidak mau melepaskan Wu Song.


Lengan nya yang tak bertulang bergerak elastis semakin memanjang dan menambahkan tujuh lengan lainnya


Menutup jalan keluar Wu Song,


Di setiap lengannya terdapat lubang-lubang yang memiliki daya hisap sangat tinggi.

__ADS_1


Tubuh Wu Song selalu menghilang setiap lengan gurita itu ingin menangkapnya, Gurita itu semakin penasaran dan terus berusaha menangkap Wu Song.


Wu Song akhirnya kesal dia memberikan sebuah tebasan kearah salah satu lengan gurita yang sedang berusaha menjangkaunya.


Tebasan Wu Song memunculkan sinar putih berbentuk golok yang melesat dengan sangat cepat.


Membuat lengan gurita itu putus, Gurita itu dengan cepat meregenerasi lengannya yang putus dengan lengan baru.


Sedangkan lengan lainnya kini dari menangkap berubah menjadi berusaha menyabet tubuh Wu Song jatuh ke laut.


Tapi mahluk tidak tahu diri ini tidak menyadari Sebenarnya Wu Song sudah bermurah hati padanya.


Bila Wu Song serius dari tadi dia sudah berubah menjadi daging cincang.


Wu Song yang malas meladeni pertempuran melawan gurita yang cuma menghabiskan waktu dan tenaga nya.


Akhirnya melayang tinggi ke angkasa sehingga gurita itu tidak bisa menjangkaunya, lalu terbang menjauhi tempat tersebut.


Tapi setelah terbang selama 15 menit, Wu Song melihat dari atas gurita tadi tidak menyerah.


Masih terus mengikuti dan mengintainya dari dasar laut, Wu Song merasa bila tidak menunjukkan kemampuan menakutinya.


Kekuatan irama itu menembus kedalaman laut membuat gurita itu merasa ngilu otak dan jantungnya serasa ditusuk ribuan jarum.


Setelah memainkan sulingnya selama 5 menit, Wu Song melihat gurita tersebut meringkuk tak berdaya kehilangan kekuatannya.


Wu Song Kemudian terbang menjauhi lokasi tersebut dan kembali menyusuri samudra luas mencari jalan yang berkemungkinan bisa membawanya meninggalkan tempat ini.


Saat sedang asyik terbang di permukaan laut, Wu Song kembali di serang oleh seekor mahluk yang sangat besar.


Kepala dan kulit mahluk itu menunjukkan dia seekor buaya laut raksasa.


Tapi bentuk tubuhnya menunjukkan dia sejenis ikan paus raksasa.


Mahluk itu besarnya hampir menyamai sebuah kapal pesiar, dia melompat keluar dari air ingin mencaplok Wu Song kedalam mulutnya.


Tapi selalu gagal, karena Wu Song selalu bisa menghindar lebih dahulu sebelum mahluk tersebut menutup mulut.


Sama seperti tadi, Wu Song yang memiliki sifat welas asih meniupkan sulingnya untuk menyerang pendengaran mahluk itu

__ADS_1


Untuk membuatnya cemas takut dan kesakitan, laut bergolak hebat saat mahluk itu meronta-ronta kesakitan.


Karena tidak sanggup melawan alunan suling Wu Song, akhirnya ikan aneh itu memilih menyelam ke dasar laut dan berenang secepat mungkin meninggalkan Wu Song.


Hampir 3 bulan Wu Song menghabiskan waktu menelusuri lautan luas mencari jalan keluar.


Akhirnya Wu Song menemukan sebuah pusaran air raksasa ditengah samudra luas.


Inilah tempat nya pikir Wu Song di dalam hati, bisa atau tidaknya meninggalkan tempat ini bergantung dengan pusaran ini.


Kira-kira kemana aku akan di bawanya bila mengikuti pusaran ini pikir Wu Song.


Wu Song sekarang bingung dia langsung mencoba dulu sendirian atau pulang dulu nanti baru kembali lagi ketempat ini.


Kalau mengajak mereka bagaimana bila ini menuju tempat yang lebih parah dan tidak bisa di gunakan sebagai tempat bertahan hidup.


Tapi bila dia mencobanya sendiri bagaimana bila dia benar-benar bisa keluar dari tempat ini kembali ke dunianya.


Bukankah dia akan menyesali dirinya seumur hidup.


Tidak ada jalan lain, pikir Wu Song dia harus kembali dulu berunding dengan mereka semua.


Terlepas mereka Sudi atau tidaknya, itu adalah keputusan mereka, nasib mereka harus mereka yang putuskan sendiri.


Agar tidak ada penyesalan dan saling menyalahkan di kemudian hari."


Setelah mengambil keputusan Wu Song pun berkelebat pulang kembali ke pulau yang sudah cukup lama yang dia tinggalkan.


Berbeda dengan saat penelusuran, kini Wu Song terbang dengan sangat cepat setelah menghabiskan waktu semalam suntuk.


Wu Song akhirnya kembali ke pulau tempat mereka tinggal keesokan paginya.


Pagi-pagi sekali Wu Song sudah mendarat di tepi pantai dekat pondok sederhana yang dia dirikan bersama Se Se dulu.


Baru sampai dan turun menginjakkan kakinya di atas pasir, Wu Song langsung mendengar teriakkan suara merdu Se Se.


"Wu Song ke ke akhirnya kamu kembali juga..!"


Se Se menghambur kedalam pelukan Wu Song dan menangis terharu melepas kerinduan nya.

__ADS_1


Wu Song tidak tahu harus berbuat apa cuma berdiri diam membelai rambut Se Se.


__ADS_2