LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
SEPASANG KAKEK KEMBAR,


__ADS_3

Lu Fan mencoba jurus pertama 18 Tapak Penahluk Naga, Kang Lung You Hui.


Tanah pasir batu daun kering disekitarnya berputar-putar terbawa angin telapak tangan Lu Fan.


Kemudian perlahan-lahan membentuk seekor Naga kecoklatan melesat kearah Pasukan Tombak, yang sedang mendekat kearah arah Lu Fan.


Naga yang terbentuk dari pasir batu dan daun kering menghantam pasukan perisai.


Pasukan Perisai mengangkat Perisai mereka sekuat tenaga menahan pukulan Tapak Penahluk Naga Lu Fan.


Tapi kekuatan itu terlalu dahsyat untuk mereka tahan dengan perisai, tubuh Pasukan Perisai langsung terpental menabrak teman-teman di belakangnya.


Naga yang terbentuk dari pasir lenyap tapi naga emas yang terbalut didalam nya terbang melewati pasukan perisai yang terpental dan jatuh tumpang tindih.


Kemudian berbalik menghantam barisan belakang pasukan perisai dengan kekuatan dua kali lipat.


Pasukan perisai bagian belakang yang tidak menyangka akan kedatangan serangan membalik dengan kekuatan dua kali lipat lebih besar.


Langsung terpental jatuh tumpang tindih, barisan belakang mereka menjadi berantakan.


Disaat sedang terjadi kekacauan kepanikan dan jeritan kesakitan.


Lu Fan terbang keatas melanjutkan jurus kedua Fei Lung Cai Thian,


Dua Cahaya berbentuk Naga Emas melesat keluar dari telapak tangannya meluncur dari atas kebawah menghantam bagian tengah pasukan perisai.


Terdengar ledakan dahsyat ketika dua cahaya berbentuk Naga Emas menghantam kebagian tengah-tengah pasukan perisai.


Pasukan perisai terpental berhamburan tumpang tindih.


Barisan pasukan perisai yang tadinya rapi kini kacau balau berantakan.


Mental para pasukan itu jatuh ketitik nol, mereka berhamburan panik bergerak mundur ketakutan.


5000 pasukan perisai kini hanya tersisa setengahnya dengan kondisi berantakan dan mental yang jatuh ketitik 0


Dapat terlihat bila Lu Fan memberikan serangan sekali lagi mereka pasti akan kabur ketakutan.


Lin Lin berdiri bengong melihat kekuatan yang ditunjukkan pemuda bertopeng itu.


Baru sekali ini dia melihat ada orang yang sekuat itu.

__ADS_1


Bahkan di dalam mimpi sekalipun dia tidak pernah melihat kekuatan seperti itu.


Benar-benar sulit dipercaya bila tidak melihat dengan mata kepala sendiri.


Begitu juga dengan Yao Su dan seluruh penduduk Xiao Pei yang ikut datang melihat keramaian.


Sang walikota sudah mundur dilindungi 5 perwira militer dan jendral Kuo.


Sepasang kakek yang masih berdiri dibelakang walikota mengerutkan alisnya.


Mereka seperti mengenal jurus yang dimainkan pemuda bertopeng itu tapi dimana mereka pernah melihatnya mereka lupa.


Mereka berdua berulang kali coba mengingat-ingat tapi tetap lupa, setelah saling pandang mereka berdua mengangguk.


Seperti nya mereka menyepakati satu hal, tidak terlihat kapan kedua kakek itu bergerak tahu-tahu mereka sudah berada di dekat Lu Fan menyerang Lu Fan dari kiri dan kanan .


Hawa dingin dan panas keluar dari kedua telapak tangan mereka, yang tapaknya berwarna merah menyerang kepala Lu Fan.


Sedangkan yang tapaknya Putih menyerang bagian bawah perut Lu Fan.


Lu Fan menggunakan jurus ke 4 dari 18 Tapak Penahluk Naga, tubuhnya mundur kebelakang satu kaki sedikit terangkat kaki satu lagi bertumpu diatas tanah, dengan sepasang tangan terpentang lebar menjaga keseimbangan.


Tubuhnya melayang mundur kebelakang menghindari dua serangan dari sepasang kakek itu.


Lu Fan yang terbang mundur mengambil jarak , mendorong kedua tangannya lurus ke depan. Lu Fan melepaskan jurus ke 3 dari 18 Tapak Penahluk Naga, Naga Bertempur di Alam Liar.


Dari kedua telapak tangan Lu Fan muncul dua ekor naga emas meliuk-liuk mengincar dan menahan serangan tapak kedua kakek itu.


Ledakan dahsyat terjadi kedua naga sirna sepasang tapak kakek kembar merah putih meluncur deras kearah kepala dan perut Lu Fan.


Karena jarak terlalu dekat Lu Fan menggunakan Qian Kun Ta Lo Ih Sin Fa (Pembalik Kekuatan Alam Semesta).


Lu Fan menyambut kedua tapak orang itu dengan mencengkram pergelangan tangan mereka berdua menarik mereka maju kedepan.


Kemudian menyarangkan sepasang tapak tangan Lu Fan ke dada sepasang kakek itu.


Membuat kedua kakek itu terpental mundur beberapa meter kebelakang.


Lu Fan tidak memberikan ampun dia menunjukkan dua jarinya yang mengandung kekuatan Liu Mai Sen Cien (Pedang Sakti 6 Nadi) kearah kepala kedua kakek kembar itu.


Kedua kakek kembar terpaksa membuang tubuh mereka bersalto kebelakang menjauhi Lu Fan.

__ADS_1


Ikat rambut mereka terkena Sinar merah yang keluar dari ujung jari Lu Fan, membuat rambut mereka berdua terurai.


Kedua kakek ini sekarang mulai ingat siapa pemilik ilmu yang dimainkan Lu Fan, mereka serentak bertanya sambil menunjuk Lu Fan.


"Apa hubungan mu dengan Jendral Naga Hitam Lu Sun?"


Lu Fan tidak mau menjawabnya dia hanya tersenyum mengejek menatap kedua kakek kembar itu, Lalu dia malah melesat memberikan mereka serangan balasan.


Lu Fan mengeluarkan jurus ke5 Mengarungi sungai besar menarik pahala.


Tubuh Lu Fan meliuk-liuk seperti seekor naga yang sedang terbang melesat kearah dua kakek kembar itu.


Tiba-tiba sepasang telapak tangan Lu Fan sudah tiba didepan wajah sepasang kakek kembar itu.


Kedua kakek itu menundukkan kepala mereka menghindari serangan Lu Fan dan menekuk kedua kaki dan melayangkan tapak mereka menuju perut dan kepala Lu Fan untuk membalas serangan Lu Fan.


Lu Fan meliuk-liuk kan tubuhnya serangan kedua kakek itu kembali menemui tempat kosong.


Kedua kakek itu segera melompat mundur menjauh berjaga-jaga serangan susulan Lu Fan,


Lu Fan memainkan jurus ke 6 Naga masuk kedalam tanah,


Lu Fan menghilang kedalam tanah kemudian muncul lagi menyerang dari bawah kaki sepasang kakek kembar itu.


Lu Fan menyusul dengan jurus ke 7 mendadak naik keatas,


Tubuh kedua kakek kembar terlempar ke atas.


Dengan cerdik kedua kakek itu tidak berusaha mereka membiarkan tubuh mereka berdua terhempas ke atas.


Lalu baru bersalto diatas udara mengurangi tenaga dorongan dari jurus ke 7 Lu Fan


Kemudian tubuh mereka berdua meluncur kebawah menyerang dengan sepasang telapak tangan mereka kearah kepala dan bahu lu Fan yang sedang terbang keatas.


Lu Fan meluncur keatas menyambut serangan mereka, tangan Lu Fan dengan cepat menepis serangan kearah kepala yang datang lebih dahulu, baru menyambut tapak susulan mereka berdua yang terarah ke bahunya.


Kembali terdengar ledakan dahsyat tubuh kedua kakek kembar terpental keatas,


Sedangkan tubuh Lu Fan terdorong ke bawah.


Lu Fan memanfaatkan tenaga dorongan kebawah melayang kearah mimbar, Jendral Kuo langsung mencabut golok dan memberikan kode pada pasukan panah.

__ADS_1


Panah berhamburan menyambut tubuh Lu Fan yang sedang melayang kearah mimbar.


Tidak ada panah yang berhasil mengenai tubuh Lu Fan yang dilindungi tenaga sakti 9 matahari tingkat 15.


__ADS_2