LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
KELOMPOK BUN HOUW TERDESAK


__ADS_3

Bila salah satu dari mereka berada di sini, tentu sebagai saudara seperguruan Dewa Fu Si yang merupakan pencipta dan penemu kekuatan alam semesta Pat Kwa.


Tentu bukan hal sulit bagi mereka membantunya keluar dari formasi yang di ciptakan oleh Si Topeng Besi.


Tanpa Formasi ini, Bun Houw yakin dengan kekuatannya, yang di bantu oleh kawan-kawannya mereka pasti bisa menghabisi si Topeng Besi tanpa banyak kesulitan.


Bun Houw sudah mengerahkan jari Pedang penembus Hati dengan didukung Kekuatan Im yang Sen Kung LV 18 miliknya.


Mencoba menghancurkan kekuatan Pat Kwa tersebut, tapi Kekuatan nya tertelan begitu saja oleh Putaran Pat Kwa tersebut.


Kemudian tenaga itu dipentalkan kembali menjadi ratusan ribu energi pedang yang menghujani mereka.


Si Raja Tinju Bintang Utara mengalami luka gores cukup banyak di sekujur tubuhnya, akibat hujan energi pedang tersebut.


Dia mengeluarkan teriakan sumpah serapah bahasa daerah Utara yang tidak ada yang mengerti.


Dewa Fuji meski berhasil menangkis semua hujan energi pedang, tapi bahu dan pahanya tertembus pedang pelangi Si Topeng Besi.


Sebuah tendangan diperutnya membuat dia jatuh tersungkur, untung di saat pedang pelangi ingin menebas lehernya.


Serangan tersebut di tangkis oleh Tongkat kepala ular Milik Ouw Yang Mo.


Ouw Yang Mo sendiri yang di lindungi oleh hawa katak hijau dan tenaga sakti inti Bumi, tidak takut dengan hujan energi pedang yang tidak bisa melukai tubuhnya yang penuh hawa sakti.


Seperti sebuah bola karet yang keras dan kenyal, semua Hujanan energi pedang tidak dapat melukai nya.


Melihat akibat dari serangannya yang ingin menembus Cahaya Lingkaran Pat Kwa dengan kekerasan, malah menjadi senjata yang melukai kawan-kawannya.


Bun Houw tidak berani lagi mengulangi serangannya tadi, dia kini memilih fokus menghadapi Si Topeng Besi di dalam formasi.


Berusaha menghancurkan bayangan yang terus menyerangnya dengan jurus pedang yang aneh dan berbahaya.


Dengan terluka nya Dewa Fuji, kondisi Bun Houw dan kawan-kawannya semakin tertekan.


Sedangkan pertempuran Pasukan Rajawali Merah melawan pasukan bentukan Si Topeng Besi.


Masih berjalan imbang dan sengit, meski di bantu oleh Ouw Yang Kok dan ke empat pelayan wanitanya.

__ADS_1


Pertempuran tersebut belum terlihat hasilnya, memang pihak Pasukan bentukan Si Topeng Besi lebih terdesak.


Korban yang berjatuhan juga cukup banyak, tapi mereka masih bisa bertahan dengan sangat baik dan rapi.


Untuk memukul mundur mereka bukan hal yang mudah, Ajudan Gao berada di barisan belakang sangat terlindungi.


Sehingga dia bisa terus memberikan komando dan perubahan strategi.


Pihak Pasukan Rajawali Merah meski berada di atas angin, tanpa kehadiran Bun Houw atau Yue Fei mereka seperti Pasukan hebat yang kehilangan pimpinan.


Sayang nya atasan mereka Alung telah gugur, bila tidak mereka tentu bisa merubah keadaan.


Melihat Pasukan Rajawali Merah yang terus menekan masuk ke pusat pertahanan mereka.


Ajudan Gao segera memberi kode kepada Pasukan berkuda yang dari tadi hanya bersiaga di kiri kanan tidak bergerak.


Kini mereka dengan cepat bergerak menjepit dari kiri kanan, sesuai instruksi ajudan Gao.


Yang mulai mengaktifkan jebakan nya.


Menjadi sedikit terdesak dan kewalahan menahannya.


Sementara itu pasukan gabungan para pendekar di kota Jiang Xia juga mulai bergerak menyebarkan teror di beberapa tempat dengan menyerang petugas keamanan.


Mereka juga bergerak menyerang gudang Ransum dan melakukan pembakaran.


Biksu Hong Sin yang memimpin pasukan Rajawali Merah untuk mengatasi kekacauan di gudang Utara.


Tiba-tiba di hadang oleh Biksu Hong Ti kakak seperguruannya yang membawa ribuan murid Shaolin menyerang pasukan Rajawali Merah.


Pasukan Rajawali Merah meski berjumlah banyak, tapi mereka terdesak hebat, mereka tidak sanggup menghadapi Formasi Jala Langit dan Bumi dari para biksu Shaolin.


Formasi ini sangat kuat, bahkan dulu mereka berhasil mengurung dan mendesak Wu Song dan Lu Ping yang sakti.


Biksu Hong Sin bertarung satu lawan satu dengan Biksu Hong Ti.


Dia terdesak hebat oleh serangan dari kakak seperguruan nya yang sedang tidak main-main.

__ADS_1


Kedatangan Pai Hu Lao Jen dan bersama kedua murid keponakannya Thie Mien Cin Jin dan Im Yang Cin Jin membawa puluhan ribu pasukan Rajawali Merah untuk memberikan pertolongan kepada Biksu Hong Sin, juga tertahan oleh Barisan murid Xu San Pai yang di Pimpinan oleh Pai Yi Lau Jen dan Xu San Pai Lung, Yu Mien Cin Jin dan Pai Sin Cin Jin.


Pai Yi Lau Jen dan Xu San Pai Lung yang sempat mendapat petunjuk dari Fu San Susiok Couw mereka, yang datang bersama Yi Han putra angkat nya.


Kini mereka berdua dapat bekerja sama, mendesak Pai Hu Lao Jen dengan tehnik yang mereka dapatkan dari petunjuk Fu San.


Sedangkan Yu Mien Cin Jin berhadapan dengan Im Yang Cin Jin jauh berada di atas angin.


Begitu juga dengan Pai Yi Cin Jin melawan Thie Mien Cin Jin dia juga berhasil menekan dan mendesak Thie Mien Cin Jin yang hanya bisa main mundur tidak bisa membalas menyerang, Pai Yi Cin Jin.


Pasukan Rajawali Merah yang di bawa Pai Hu Lao Jen tidak berkutik menghadapi barisan murid Xu San yang rata-rata memiliki kemampuan memainkan energi pedang.


Sedangkan di bagian selatan Zhou Wei dan Wen Pu harus menghadapi keroyokan beberapa ketua aliran Hitam dan putih.


Mereka terdesak hebat, terutama Zhou Wei yang sudah kehilangan sebagian besar kemampuan bersilat nya.


Zhou Wei tidak bisa mengharapkan bantuan dari Zhou Ba, yang sekarang sedang berhadapan dengan Ketus Thian San dan ketujuh saudara seperguruan nya.


Mereka juga di bantu oleh ketua pengemis muda yang sangat mahir dengan jurus 18 Tapak Penahluk Naga.


Zhou Ba belum pulih benar kekuatan nya, setelah terakhir kali berhadapan dengan Wu Song.


Sehingga pertempuran mereka berjalan ramai dan seimbang, Pihak Thian San yang menggunakan formasi Bintang Utara, berhasil mengurung dan menahan kekuatan Pedang Penahluk iblis milik Zhou Ba yang dahsyat.


Sementara itu kembali ketempat pertarungan di Topeng Besi yang kelihatannya tidak lama lagi akan berakhir, karena kini Si Raja' Tinju Bintang Utara.


Juga mengalami cedera yang tidak kalah parahnya ketimbang, Dewa Fuji.


Mereka berdua terduduk tidak dapat melanjutkan pertarungan lagi.


Untungnya Si Topeng Besi adalah seorang pendekar aliran lurus, yang tidak Sudi melakukan perbuatan hina.


Dengan menyerang musuh yang tidak berdaya, untuk memperoleh kemenangan.


Hal ini membuat kedua orang itu masih bisa mempertahankan nyawa mereka.


Kini keadaan Bun Houw, See Thian Lau Mo dan Ouw Yang Mo benar-benar dalam keadaan kritis.

__ADS_1


__ADS_2