LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
KEMBALI KELEMBAH


__ADS_3

Lin Lin menoleh kearah Lu Fan menatapnya dengan alis di naik turunkan sebelah.


Lu Fan langsung merangkapkan sepasang tangannya didepan dada dan berkata,


"Istriku jangan dengarkan ocehan nya, semua tidak seperti yang dia katakan.."


"Aku melakukan itu semua hanya karena ingin menolongnya, waktu itu dia terluka parah hampir mati tidak bisa menelan pil nirwana yang kuberikan.."


"Karena itu aku meniupkan lewat mulutnya, agar obat tersebut bisa masuk kedalam perutnya."


"Sedangkan soal pakaiannya, karena dia terkena efek ledakan pertarungan ku, pakaiannya menjadi compang-camping."


"Untuk menjaga kesopanan, aku menggunakan kain korden di biara tua, untuk melilit tubuhnya yang terbuka."


"Hanya itu saja tidak lebih.."


ucap Lu Fan buru-buru dan panik berusaha memberi penjelasan pada Lin Lin.


Lin Lin tidak memperdulikan Lu Fan, dia sebaliknya kembali menoleh kearah Sonia dan berkata,


"Apa benar yang barusan dia katakan..?"


Sonia tersenyum penuh kemenangan menatap kearah Lu Fan lalu dia menggeleng kan kepalanya dan berkata,


"Fan ke ke seperti nya lupa sewaktu di atas kapal pernah memuji kecantikan ku yang katanya bahkan lebih cantik dari istrinya.."


Lu Fan sekali i i tidak bisa menahan diri lagi, dia memukul meja didepan nya dengan marah berkata,


"Brakkkk...!"


"Sonia aku selama ini selalu bersikap baik pada mu, tidak di sangka kamu hari ini mengada-ngada di sini untuk mencelakai ku..!"


"Percaya tidak bila kamu terus bicara sembarangan, aku akan melempar mu ke sungai sebagai makanan buaya.."


"Kakak lihat sikapnya begitu kasar,. aku kan cuma bercerita sesuai permintaan kakak, apa salah ku ?"


ucap Sonia pura-pura ketakutan.


"Kamu...kamu...!"


Lu Fan emosi sampai tidak tahu mau bicara apa.


"Fan ke ke kamu tenang lah, bila kamu tidak bersalah kenapa harus takut dan marah-marah ?"


ucap Lin Lin sambil menatap tajam kearah Lu Fan.


Saat bentrok matanya dengan Lin Lin, Lu Fan menghela nafas tak berdaya.


Kemudian dia menundukkan kepalanya kebawah dan kembali duduk.


"Sekarang ceritakan benarkah kamu pernah memuji kecantikan nya..?"


tanya Lin Lin yang hatinya sedikit panas.

__ADS_1


Karena suaminya mengatakan bahwa saingannya lebih cantik dari nya.


Lu Fan sambil menunduk berkata,


"Aku memang pernah mengatakan dia cantik dan pasti banyak pria yang akan suka dan jatuh cinta padanya."


"Sehingga dia tidak perlu buang-buang waktu mengikuti ku, karena hati ku cuma milik istriku Lin Lin seorang tidak mungkin menambah dengan dirinya.."


Mendengar penjelasan Lu Fan hati Lin Lin tiba-tiba merasa sangat nyaman, sambil menatap suaminya dengan lembut dia berkata,


"Fan ke ke aku percaya padamu, tapi bagaimana cara kamu menyelesaikan urusan mu dengan Sonia..?"


Begitu mendapat dukungan dari istri nya, Lu Fan langsung tersenyum mengejek menatap Sonia dan berkata,


"Aku sudah katakan berulang kali jangan terus mengikuti dan memaksa ku.."


"Tapi kamu sungguh keras kepala, bahkan kamu memaksa datang kemari dengan alasan mengikuti kak Wu Song."


"Tapi kenyataannya setelah sampai di sini, kamu malah datang kesini dan mencoba merusak hubungan ku dengan istri ku.."


"Kamu begitu pengen punya suami, kebetulan aku punya seorang teman yang begitu pengen punya istri.."


"Kalau aku menyerahkan kamu padanya dia pasti akan sangat gembira dan berterimakasih pada ku..ha...ha..ha..!"


Kini giliran Sonia yang terkejut mendengar ucapan Lu Fan.


"A.. apa...apa maksud mu...? siapa teman mu ? kamu jangan sembarangan, selain kamu aku tidak Sudi dengan siapapun lebih baik aku mati saja..!"


Lu Fan tersenyum dan berkata,


"Kamu jangan bicara mati dulu, nanti kalau sudah melahirkan sekumpulan anak kerbau untuk nya, aku yakin kamu malah akan ketagihan hidup bersama nya..ha...ha..ha...!"


ucap Lu Fan tertawa senang bisa membalas mengerjai Sonia..


"Aku..aku..aku tidak mau...aku membenci mu..kak Lu Fan jahat...!"


Sonia langsung berlari meninggalkan rumah Lu Fan menuju rumah Wu Song.


"Fan ke ke kamu benar tega mau menyerahkan nya pada si raja kerbau yang genit dan cabul itu ?"


tanya Lin Lin sedikit khawatir.


Lu Fan memandang istrinya sambil tertawa, dia maju merangkul Lin Lin Dan berkata,


"Sayang aku cuma menakutinya saja, agar dia pergi dari sini tidak menganggu kita.."


Lalu Lu Fan buru-buru pergi menutup pintu dan berkata,


"Ayo kita ke kamar, aku sudah sangat rindu padamu, kita jangan kalah dengan kak Wu Song dan kak Lu Ping.."


"Ayo kita bikin satu juga.."


ucap Lu Fan sambil tersenyum penuh arti.

__ADS_1


Lin Lin wajahnya langsung menjadi merah dan dia mencubit lengan suaminya dengan gemas sambil berkata,


"Ihh tidak tahu malu ."


Tapi Lin Lin tidak menolak saat Lu Fan menggendongnya masuk kedalam kamar.


Di tempat lain Wu Song sedang menikmati masakan yang yang di siapkan oleh Se Se untuk nya.


Meski terhadap Se Se Wu Song tidak memiliki rasa cinta seperti terhadap Lu Ping.


Tapi bagaimana pun Se Se saat ini , sudah memberikan seorang anak untuk nya.


Selain itu dengan kehadiran Se Se, dia tidak perlu sibuk lagi turun ke dapur bila ingin makan enak.


Seperti saat ini begitu pulang Se Se sudah menyiapkan berbagai macam masakan enak kesukaannya.


Yang membuat hati Wu Song tidak lagi bimbang adalah kedekatan Lu Ping dan Se Se, mereka berdua terlihat begitu akur.


Setelah beberapa bulan hidup bersama Wu Song mulai melihat kelebihan dari Se Se.


Meski usia Se Se jauh lebih muda, tapi dia


sangat pintar menempatkan diri dan selalu bisa mengalah dan menerima sikap mau menang sendiri dari Lu Ping.


Hal inilah yang pelan-pelan mulai bisa mengubah perasaan Wu Song untuk mencintai Se Se sama seperti dia mencintai Lu Ping.


Sonia sendiri sejak Lu Fan menakuti nya akan mengawinkannya dengan siluman kerbau, dia memilih menjauhi Lu Fan.


Dan memilih fokus mempelajari ilmu silat dari Wu Song yang mengangkat Sonia menjadi muridnya.


Berkat wejangan yang sering dia terima dari Wu Song akhirnya Sonia bisa menerima kenyataan Lu Fan hanya mencintai Lin Lin.


Dia tidak bisa memaksa perasaannya yang hanya bertepuk sebelah tangan dari Lu Fan itu.


Setelah beberapa tahun tinggal di lembah dan di latih oleh Wu Song, akhirnya Sonia pun pamit meninggalkan lembah melanjutkan pertualangan nya di dunia luas seorang diri.


Wu Song tidak mencegahnya karena saat ini Sonia sudah memiliki kemampuan lebih dari cukup untuk melindungi dirinya sendiri.


Baik Wu Song Lu Fan dan Lu Sun mereka memutuskan untuk hidup tenang di lembah bersama pasangan masing-masing.


Sampai di sini tamat lah cerita Pendekar Suling Hitam, bila teman-teman tertarik ingin mengikuti cerita ku yang berikutnya.


Kalian boleh coba baca AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU.


tapi ini adalah cerita percintaan yang di bumbui sedikit adegan action.


Jadi bagi teman-teman yang suka nya membaca cerita full pertarungan dan perkelahian aku tidak menyarankan membaca cerita ini


Sudah terbit ayo baca biar gak nyesel.



Teman teman ada judul Karya Baru ya PENDEKAR API DAN ES

__ADS_1



Silahkan ikuti bila tertarik


__ADS_2