LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
WU SONG DAN LU PING TERPISAH,


__ADS_3

Perlahan-lahan Lu Ping di pisahkan dari Wu Song, Wu Song menyadari hal ini.


Tapi dia tidak berdaya mencegahnya, karena pergerakannya di kepung ketat oleh para biksu.


Yang menjadi penyebab utama, adalah Wu Song berusaha sebisa mungkin tidak sampai membunuh para biksu tersebut.


Hal ini yang membuatnya berada dalam kesulitan, tapi setelah melihat Lu Ping terpisah, kini sedang menghadapi Formasi 8 diagram milik murid-murid Xu San yang di pimpin oleh 5 pendekar Xu San.


Emosi Wu Song pun terpancing, Wu Song mulai melepaskan pukulan berat yang mencederai para pengepungnya.


Tapi hebatnya formasi tersebut tidak berubah dan terus mengepungnya dengan ketat.


Saat Wu Song melihat kondisi Lu Ping yang semakin kritis, Wu Song menjadi sangat marah.


Wu Song mengeluarkan jurus pertama Naga Siluman Semesta menggetarkan bumi.


tanah mulai bergetar hebat puncak gunung Xu seakan-akan ingin runtuh.


Saat suling di sabetkan oleh Wu Song kearah para biksu yang membentuk barisan benteng penghalang jalannya.


Seekor naga hitam membentuk garis memanjang meraung dengan suara keras menggetarkan jantung lalu menabrak kepungan, tapi ternyata formasi ini sangat kuat .


Toya yang mereka putar-putar membentuk cahaya emas berbentuk jala menahan serangan tersebut sampai akhirnya sirna tak berbekas.


Wu Song terkejut menyaksikan Kekuatan formasi tersebut, melihat kondisi Lu Ping yang semakin terdesak mendekati bibir jurang.


Wu Song langsung menggunakan jurus ke 7 Naga Siluman Semesta memusnahkan bumi.


Seberkas sinar berbentuk.seekor naga hitam yang lebih besar dan dahsyat kembali melesat sambil meraung keras bergerak kearah para biksu pengepung.


Barisan pengepungan pertama hancur para biksu terpental ke segala arah.


Tapi barisan kedua menggantikan posisi barisan pertama sehingga tebasan dari Wu Song tetap saja gagal.


Wu Song di dalam hati harus mengakui kuil Shaolin bukan nama kosong.


Barisan ini sangat sederhana tapi kekuatan nya sangat mengerikan bahkan sepertinya barisan ini sanggup menahan biksu Hui Neng sekalipun.


Wu Song terbang keatas menembus kepungan Toya Kemudian menyerap energi alam semesta.

__ADS_1


Lalu melepaskan jurus ke sembilan jurus terakhir yang dia kuasai bila tidak berhasil juga terpaksa Wu Song akan menarik keluar pedang Naga Siluman Semesta untuk pertama kalinya.


Dan sudah bisa di pastikan dia akan memusnahkan dua aliran terbesar dalam dunia persilatan ini.


Tapi ini semua bukan kemauannya, mereka yang terlalu memaksanya.


Saat jurus ke sembilan di lepaskan bukan hanya para biksu yang terpental tapi para murid Xu San juga ikut terpental.


Akibat jurus ini sebagian dari puncak Xu San terbelah jatuh meluruk kedalam jurang yang tak berdasar.


Untungnya tidak ada korban jiwa baik dari pihak Shaolin maupun Xu San.


Tapi sebagian besar mengalami luka cukup berat.


Wu Song sendiri tidak memperdulikan kondisi ini dia lebih fokus mengejar kearah Lu Ping yang ikut terjatuh kedalam jurang bersama puncak gunung yang sebagian meluruk kebawah.


Lu Ping bisa ikut terjatuh karena tidak kuat menahan serangan gabungan ke 5 pendekar Xu San sehingga terlempar ke arah bagian gunung yang sedang runtuh.


Lu Ping sudah mengaktifkan baju perisai untuk terbang keatas.


Tapi batu gunung yang berjatuhan memaksanya, untuk terus terseret kedalam jurang tidak bisa terbang keatas.


Akhirnya Lu Ping pasrah membiarkan dirinya jatuh kedalam jurang yang sangat dalam tanpa dasar.


Setelah sudah tidak ada bebatuan dari atas lagi yang menimpanya, Lu Ping berniat terbang keatas lagi.


Tapi Lu Ping merasa kehilangan kekuatan untuk terbang keatas lagi, ada tenaga gravitasi yang sangat kuat menariknya ke bawah.


Segala upaya sudah Lu Ping kerahkan tapi tubuhnya tetap terus tersedot kebawah jurang yang gelap gulita.


Wu Song yang terbang kebawah jurang menyusul Lu Ping, sudah terlambat Lu Ping sudah hilang tertelan kegelapan jurang.


Wu Song terbang terus kebawah menyusul Lu Ping, tapi dia tetap tidak menemukan Lu Ping.


Akhirnya Wu Song malah ikut tersedot ke dasar jurang sama seperti Lu Ping.


Wu Song membiarkan dirinya tersedot kebawah bagaimanapun dia harus menemukan Lu Ping pikir Wu Song.


Sehingga dia malah mengerahkan ilmu pemberat tubuh, membuat tubuhnya meluncur semakin deras kebawah menyusul Lu Ping.

__ADS_1


Tapi baik Wu Song maupun Lu Ping tidak bertemu sama sekali karena mereka terjatuh ke kedua sisi yang berbeda.


Lu Ping mendarat di sebuah kolam air terjun yang berada di hulu sungai, sebagai tempat sumber asal muasal air sungai Gangga.


Sedangkan Wu Song sendiri jatuh kedalam arus sungai Gangga yang deras yang langsung menyeretnya menuju daerah hilir sungai Gangga.


Yang mengalir melewati India, Wu Song dengan kekuatan nya berhasil mempertahankan kesadarannya.


Duduk bersila di pinggir sungai memulihkan Kekuatan nya kembali,. sedangkan Lu Ping jatuh dalam keadaan pingsan.


Lu Ping tidak mengalami cedera sedikitpun, berkat baju perisai yang di kenakan nya.


Tubuh Lu Ping terdampar di pinggir kolam nyangkut di celah dua batu besar di pinggir kolam.


Lu Ping akhirnya sadar, dan mulai menggerakkan jari tangannya.


Perlahan-lahan matanya juga ikut terbuka dan mulai melihat kondisi di sekitarnya.


Sambil bergumam seorang diri Lu Ping berkata,


"Song ke ke kamu dimana sekarang ? aku sangat takut sendirian di tempat asing ini ?"


Lu Ping mengedarkan pandangannya mencari-cari, tapi tetap saja dia tidak melihat bayangan Wu Song.


Lu Ping yang merasa kedinginan terpaksa naik ke darat mencari ranting kering membuat api unggun untuk menghangatkan tubuh dan mengeringkan pakaian dan rambutnya yang basah.


Lalu menangkap beberapa ekor ikan buat mengisi perutnya yang lapar.


Setelah rambut dan pakaian nya kering perut juga sudah kenyang, Lu Ping mulai melihat-lihat keadaan di sekitarnya.


Ternyata dia berada di sebuah lokasi kolam air terjun, yang terletak ditengah-tengah hutan yang sangat lebat.


Lu Ping tidak memilih memasuki hutan yang lebat, karena di dalam hutan yang lebat dia bisa saja tersesat dan berputar-putar tanpa arah dan tujuan yang jelas.


Jadi dia memilih berjalan kaki menelusuri pinggiran aliran sungai yang berkelok-kelok, dengan harapan bila dia bertemu dengan penduduk setempat ataupun perkampungan di tepi sungai dia bisa bertanya kepada mereka di mana posisi nya saat ini.


Dan jalan mana yang harus dia ambil agar bisa kembali ke daratan tengah.


Tanpa terasa Lu Ping sudah menempuh perjalanan selama 3 hari tapi tetap belum bisa menemukan orang ataupun perkampungan.

__ADS_1


Lu Ping tiba-tiba mendengar suara menyalak beberapa ekor anjing di depan sana.


Lu Ping cepat-cepat bergegas menuju asal suara tersebut.


__ADS_2