LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
PUNCAK GUNUNG ES,


__ADS_3

Tapi saat melihat pemandangan di belakangnya Wu Song lebih terkejut lagi, lebih dari dua puluh orang gadis cantik tanpa busana,, berlarian di atas air sedang menuju ke arahnya.


Wu Song cepat-cepat menutup matanya dan kembali membalikkan badannya, lalu meraih tangan Se Se yang di sampingnya.


Untuk menutupi dirinya dan dia memilih bersembunyi di belakang Se Se.


Se Se menatap ratusan wanita cantik di depannya dan bertanya dengan sopan,


"Maaf bila kami melanggar wilayah kalian, mohon ijinkan kami untuk pergi dari sini."


Dari arah belakang Se Se terdengar ada yang menjawab sambil melayang melewati Wu Song dan Se Se. Berdiri di depan Se Se di ikuti 20an gadis lain yang berdiri dibelakang nya.


"'Kamu boleh pergi, tapi yang di belakang mu harus tinggal."


Ternyata wanita yang berdiri paling depan yang kini tubuhnya di bantu oleh gadis-gadis di belakangnya di tutupi dengan selembar kulit harimau bisa berbahasa seperti Se Se.


Kelihatannya dia adalah pimpinan di tempat ini, pikir Se Se.


"Mengapa kalian ingin menahannya,? dia adalah suami ku jadi tolong ijinkan kami lewat." ucap Se Se yang berusaha tidak sampai terjadi bentrokan.


Se Se berpikir dengan kondisi mata tertutup, Wu Song tentu sulit melawan mereka.


Apalagi jumlah mereka begitu banyak kepandaian mereka pun kelihatannya tidak di bawah dirinya.


"Tidak bisa, dia harus tinggal kami memerlukannya." ucap wanita berbaju kulit harimau itu tegas.


Wu Song berbisik,


"Berikan aku kain selendang ikat pinggang mu, untuk menutup mata ku."


Se Se menurut, dia memotong selendang ikat pinggangnya, kemudian memberikan pada suaminya.


Wu Song mengikat matanya dengan kain, kemudian menarik mundur Se Se kebelakang nya dan berkata,


"Kalian tidak bisa memaksa, aku sudah punya istri tidak mungkin ikut dengan kalian."


"Cobalah mengerti ijinkan kami lewat, aku tidak ingin mengambil jalan kekerasan, untuk meninggalkan tempat ini."


Wanita berpakaian kulit harimau menjawab tenang,


"Kamu boleh mencobanya kalau mampu, ini akan lebih menarik daripada beberapa pria tak berguna yang pernah kemari."


Wu Song yang tidak ingin mencederai lawan nya dengan berat menggunakan ilmu jari tunggal matahari.


Mencoba menotok beberapa jalan darah lawannya, ternyata wanita itu memiliki kemampuan yang mengejutkan.

__ADS_1


Tubuhnya tiba-tiba menghilang dari hadapan Wu Song muncul lagi di belakang Wu Song ingin mencengkram tengkuk Wu Song.


Tempat tersebut adalah pusat syaraf gerak, bila tercengkram Wu Song tidak akan dapat berkutik lagi.


Tapi sebelum tangannya sampai, Wu Song seperti sudah membaca pergerakannya. Wu Song mendahului dengan merebahkan tubuhnya kebelakang, tapi tidak sampai menyentuh tanah dengan kemiringan 25 derajat.


Mendahului menotok bagian ketiak lawannya.


Wanita itu menarik tangannya sambil memberi tendangan ke kepala Wu Song.


Wu Song kembali menotok lututnya, sebelum tendangan sempat di lepaskan olehnya.


Semua gerakan dirinya seolah-olah sudah terbaca sebelum dia melepaskan nya.


Dengan sedikit bingung wanita itu melompat mundur menatap heran ke arah Wu Song


Dia memberi tanda kini semua bawahan nya menghentakkan kaki mereka .


Menimbulkan suara berisik mengacaukan pendengaran Wu Song.


Wanita itu sendiri berlari Zig Zag kearah Wu Song kemudian tubuhnya kembali menghilang dan kini muncul di samping Wu Song.


Memberikan serangan tendangan kearah kaki perut dada dan kepala.


Tapi lagi-lagi sebelum tendangan nya dilepaskan, Wu Song sudah menunduk dan mengait kakinya yang lain sambil mendorong kakinya yang sedang melakukan tendangan.


Wanita itu memutar kedua tangannya di depan dada membentuk asap putih kemudian melontarkannya kearah Wu Song.


Sebelum pukulan nya terlontar, Wu Song telah menghilang dari hadapan wanita itu, saat wanita itu sedang melontarkan pukulan nya.


Wu Song menotok beberapa jalan darah di punggung lawannya dengan suling.


Wanita itu terkulai lemas, hampir jatuh bila Wu Song tidak menahan pinggang nya dengan seruling.


"Se Se kemari bantu aku..!"teriak Wu Song.


Se Se segera merespon teriakan Wu Song, dia langsung menangkap dan menelikung tangan wanita itu kebelakang, dan meletakkan pedangnya di leher wanita itu.


Sambil berkata,


"Suruh mereka semua menjauh bila tidak ingin mati sia-sia."


Wanita itu sudah tak berdaya, dengan terpaksa dia mengeluarkan perintah dalam bahasa mereka.


Sehingga para gadis berbusana minim yang mengurung mereka, semua mundur memberi jalan pada Wu Song dan Se Se.

__ADS_1


Se Se asal mengambil jalan, yang penting meninggalkan cepat-cepat negeri yang dipenuhi oleh gadis cantik itu.


"Jangan masuk kesana itu wilayah terlarang.!!" ucap wanita itu sedikit panik melihat jalan yang diambil oleh Se Se.


Tapi Se Se tidak perduli dia terus menyeret wanita itu masuk ke dalam hutan itu.


Apalagi saat Se Se melihat rombongan anak buah wanita berpakaian kulit harimau.


Tidak ada yang berani mendekati ataupun menyusulnya.


Se Se semakin senang dia terus memasuki hutan itu dengan semangat.


Tiba-tiba kabut asap bergulung-gulung datang dari dalam hutan, wanita itu menjadi pucat dan berkata,


"Cepat lari jauhi kabut itu..."


Belum selesai kata-katanya, kabut itu sudah menggulung mereka, membawa mereka muncul di sebuah puncak gunung yang diselimuti es dan salju.


Wu Song yang merasakan perubahan cuaca yang sangat ekstrim, segera membuka penutup matanya.


Menatap sekitarnya, tidak salah lagi pikir Wu Song pasti kabut itu telah membawa mereka ke puncak gunung es, yang pernah dia lihat dari jauh.


Karena angin sangat kencang dan dingin, Wu Song secepatnya memanggul kedua wanita itu sambil menyalurkan 9 matahari menghangatkan tubuh mereka.


Wu Song melangkah memasuki sebuah gua yang ada di dekat mereka.


Setelah memasuki Gua es itu, Wu Song menurunkan Se Se dan gadis berpakaian kulit harimau dari gendongan nya.


Di dalam gua tidak terlalu dingin lagi,angin juga tidak sekencang di luar.


"Di mana kita saat ini, Song ke ke?" tanya Se Se sedikit bingung.


Wu Song menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Aku tidak tahu persis, tapi tebakanku kita kini berada di Puncak Gunung es yang pernah saya lihat."


Tiba-tiba lantai Gua bergetar hebat Kemudian terbuka lebar memunculkan sebuah kolam kecil berwarna biru muda.


Yang terus mengeluarkan kilatan listrik dan bayangan tembus pandang menutupi kolam misterius itu.


Wu Song menoleh menatap wanita itu,


"Tempat apa ini..?"


"Kami menamakannya kolam dimensi, kolam ini hanya muncul 100 tahun sekali.

__ADS_1


Dia akan membawa kita ke alam atau dimensi lain. jika kita masuk kedalam kolam tersebut."


jawab wanita itu menjelaskan.


__ADS_2