LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
MUNCULNYA MAHLUK MUSTERIUS


__ADS_3

Kini dia melampiaskan kemarahannya dengan menyerang Pasukan Rajawali Merah yang sedang terdesak hebat.


Pergerakan Naga Hitam yang sedang marah membuat barisan pasukan Rajawali Merah sedikit terdesak.


Tapi mereka dengan sigap sudah memperbaiki posisinya, yang sempat kocar kacir diterjang Naga Hitam.


Mereka kini mulai membentuk kelompok kecil yang terdiri dari sepuluh orang.


Mereka mengerubuti Naga Hitam, melemparinya dengan tali yang ujungnya di pasangi pengait.


Pertama-tama mereka mengunci moncong naga hitam dengan pengait yang dipasangi tali.


Mereka melakukannya beramai-ramai.


Sehingga meski naga hitam berusaha meronta melepaskan diri mereka masih sanggup menahannya.


Sementara sebagian mati-matian mengunci moncong Naga Hitam, bagian lain mengunci bagian ekor dan keempat kaki Naga Hitam.


Sehingga akhirnya naga hitam pun tumbang tidak bisa bergerak.


Lu Fan yang melihat hal ini, di dalam hati dia mengakui keterangan dan kesigapan Pasukan Rajawali Merah yang sangat terlatih.


Tapi tentu Lu Fan tidak tinggal diam, dia yang melayang di udara menebaskan 6 kali senjata Dewanya.


Empat berkas sinar keemasan langsung memotong tali yang mengikat Naga Hitam, Naga Hitam pun kembali bebas.


Dia meraung marah dan menyemburkan api birunya kearah para pengepungnya.


Dalam sekejap suara teriakan jeritan histeris memenuhi arena pertempuran Naga Hitam yang di kepung oleh pasukan Rajawali Merah.


Bau sangit daging terbakar memenuhi udara sekitar sana, ribuan pasukan Rajawali Merah gugur dengan tubuh hangus terbakar.


Naga hitam masih belum puas, dia masih meraung marah terbang ke udara, lalu mulai menyebarkan teror dengan api biru nya, kearah Pasukan Rajawali Merah.


Bila di lihat dari situasi ini, tak lama lagi Pasukan Rajawali Merah pasti akan kalah telak dan binasa semuanya.


Pertarungan Wu Song dan Shi Ma Ong juga sudah mencapai titik penentu.


Shi Ma Ong kini sedang merapal tapak Buddha Iblis Neraka level 10 untuk menyerang Wu Song.


Sedangkan Wu Song juga sudah melayang di udara, menyimpan sulingnya, menggantikannya dengan sebatang pedang yang mengeluarkan aura sadis dan menyeramkan.

__ADS_1


Wu Song juga mulai menyedot Kekuatan alam semesta, satu persatu bayangan tubuhnya mulai bersilat dari jurus 1 sampai jurus ke 9 lalu perlahan-lahan kembali bergabung menjadi satu kedalam tubuhnya.


Wu Song kemudian menebaskan pedangnya kearah Shi Ma Ong.


Shi Ma Ong sendiri juga menciptakan 10 bayangan masing-masing juga bersilat dari jurus pertama hingga jurus ke 9, Kemudian masuk kembali ketubuhnya satu persatu.


Shi Ma Ong kemudian mendorongkan sepasang tangannya yang mengeluarkan jutaan sinar keemasan yang membentuk jutaan Budha kecil bertanduk yang sedang tersenyum menyeringgai sadis.


Semua wujud Buddha Iblis Neraka itu bergerak kearah Wu Song dengan sepasang telapak tangan terbuka.


Di belakang tubuh Shi Ma Ong terlihat sebuah bayangan Buddha bertanduk raksasa'yang sedang tersenyum menyeringgai.


Di depan Shi Ma Ong terlihat sebuah cahaya perisai pelindung berbentuk Pat Kwa berputar-putar didepan nya.


Yang di belakang Shi Ma Ong adalah refleksi dari tenaga dalam gabungan antara tapak Buddha dan hawa jahat dari janin iblis.


Sedangkan bagian depan adalah refleksi dari hawa sakti yang dia hisap paksa dari Fu Su, salah satu tokoh senior dari Xu San.


Tebasan Wu Song menghasilkan Seekor Naga Hijau raksasa melesat kearah Shi Ma Ong.


Di mana Jutaan Buddha Iblis kecil, saat bertemu dengan Naga hijau kekuatan mereka terserap habis oleh Naga Hijau yang terus meraung dan melesat kearah Shi Ma Ong.


Naga Hijau menembus dada Shi Ma Ong dan menghancurkan bayangan Buddha Iblis Neraka di belakang Shi Ma Ong. berputar-putar 3 kali diudara kemudian perlahan-lahan sirna Naga Hijau Tersebut.


Tubuh Shi Ma Ong melayang jatuh dari atas kebawah dengan teriakan histeris,


"Aarrrghhh....aku akan membuat kalian semua pergi menyertai ku...!!!"


Dia mengeluarkan 3 batu janin berwarna hijau merah dan Kuningan menyatukannya kemudian melemparkannya ke udara.


Shi Ma Ong sendiri setelah melemparkan ketiga batu janin itu keudara, tubuhnya jatuh tergeletak di atas tanah tak bergerak lagi.


Dari panca Indra nya mengalir darah segar, matanya mendelik keatas, bibirnya menyunggingkan senyum jahat dan puas.


Tiga batu bercahaya merah kuning hijau berputaran diudara kemudian menyatu meledak diudara.


Setelah cahaya Hijau merah kuning Sirna, kini muncul seekor mahluk berwarna merah kuning hijau.


Bagian kepalanya berwarna merah, bentuk kepalanya mirip kepala kadal dengan sepasang tanduk di kepalanya dan sepasang taring besar yang keluar dari moncongnya mirip taring macan purba.


dari bagian dada sampai ke perut berwarna kuning keemasan.

__ADS_1


Sedangkan dari bagian punggung hingga seluruh tubuh yang lainnya berwarna hijau.


Mahluk itu memiliki sepasang sayap yang membuatnya bisa terbang bebas melayang di udara.


Seluruh tubuhnya di lindungi oleh sisik tebal mirip sisik naga, dia juga memiliki buntut yang bergerigi di kiri kanan nya mirip ekor buaya.


Mahluk itu meraung keras menggetarkan seluruh alam semesta, semua jasad orang yang tewas di sana.


Tiba-tiba hilang lenyap berubah menjadi bola-bola cahaya yang terus terserap kearah tubuh mahluk menyeramkan itu.


Setelah menelan bola cahaya yang masuk menyatu ketubuhnya, tubuh mahluk itu semakin mengeluarkan cahaya terang.


Tubuh mahluk itupun bertambah besar dua kali lipat, bola cahaya terus membanjir masuk kedalam tubuhnya.


Mahluk itu terus mengeluarkan raungan yang menggetarkan seluruh alam semesta.


Sesaat pertempuran terhenti semua menatap kearah mahluk menyeramkan itu dengan tatapan kaget dan ngeri.


Pedang Naga Siluman bergetar hebat, seolah-olah dia merasa tertantang menemukan lawan tandingnya.


Lu Fan juga sama dia telah berubah ke mode menyeramkannya, setengah manusia setengah siluman.


Tubuhnya melayang diudara bertelanjang dada mengeluarkan cahaya kehijauan.


Seluruh tubuh Lu Fan kulitnya bersisik seperti sisik naga dan mengeluarkan cahaya kehijauan.


Sepasang mata nya berubah merah, di kepala nya muncul dua tanduk seperti tanduk naga.


Di kiri kanan bibirnya muncul dua taring panjang.


Cuaca di sekitar mulai berubah awan hitam bergulung-gulung datang menutupi seluruh area tersebut.


Hujan angin petir mulai menyelimuti area' Tersebut, tanah mulai berguncang hebat, air sungai juga bergolak hebat.


Langit pun mulai terkena imbasnya langit juga bergetar hebat seakan-akan akan runtuh ke bawah.


Tidak ada yang bertempur lagi, semua orang jatuh terduduk tidak sanggup berdiri.


Baik Pasukan Rajawali Merah, Pasukan Naga Hitam Pasukan keluarga He, Pasukan panglima Sie dan Pasukan si topeng besi.


Mereka semua terpaksa menghentikan Pertempuran jatuh terduduk diatas tanah, menatap kearah 3 sosok yang sedang melayang di udara.

__ADS_1


__ADS_2