
Yue Fei duduk di hadapan Shi Ma Ong, dia mengerti apa yang ingin ditanyakan oleh Shi Ma Ong.
Yue Fei terlihat gelisah dan serba salah,
Karena Bun Houw sudah tidak menyetujui ide nya, Yue Fei tentu tidak berani berbicara hal itu lagi.
"Yue Fei bisakah kamu cerita padaku ide mu kemaren, jangan khawatir ini hanya cerita-cerita saja."
"Aku tidak akan memaksa mu menjalankan sesuatu yang tidak disetujui oleh atasan mu."
ucap Shi Ma Ong sambil tersenyum ramah.
Yue Fei sedikit lega dan berkata,
"Apa yang ingin yang mulia ketahui ?"
Shi Ma Ong mengangguk dan berkata,
"Aku ingin tahu cara menjatuhkan si Topeng Besi, anggap saja sebagai rencana cadangan."
Yue Fei sedikit ragu, tapi akhirnya dia berkata,
"Ide ku adalah pertama menangkap putra Yi Yi menjadi sandera, mumpung Xiang Yang kini sedang kosong."
"Lalu gunakan Thian San memancing dan menangkap Yi Yi."
"Setelah mereka ditangan kita, baru gunakan untuk mengancam Si Topeng Besi, agar dia terpancing datang menolong mereka."
"Bila berhasil membereskan si Topeng Besi, maka urusan panglima Sie dan Pasukannya, akan menjadi mudah."
ucap Yue Fei menutup penjelasannya.
Shi Ma Ong mengangguk dan berkata,
"Ide mu sangat bagus, kita lihat perkembangan nanti saja."
"Kamu jangan khawatir, meskipun nanti bila terpaksa kita gunakan ide mu itu, aku tidak akan melibatkan mu."
"Kamu cukup fokus pimpinan 300.000 Pasukan Rajawali Merah menahlukkan Panglima Sie saja."
Yue Fei menghela nafas lega, kemudian memberi hormat dan dengan alasan mau melakukan inspeksi Pasukan dia mengundurkan diri.
Begitu Yue Fei pergi Shi Ma Ong langsung memanggil Yi Dao dan Koai Lau Jen datang menghadap nya.
__ADS_1
Saat kedua orang itu tiba, Shi Ma Ong langsung berkata,
"Yi Dao kamu berangkat ke Xiang Yang, culik anak bernama Thian San di kediaman Panglima Sie, bawa ke Ru Nan kita berkumpul di sana."
"Senior anda tolong pergi ke Jiang Xia, jalan-jalan 3 hari, kemudian diam-diam kembali lagi ke Ru Nan."
"Kamu mengerti maksudku kan.?"
"Yang mulia sangat cerdik, yang mulia ingin mata-mata Si Topeng Besi melihat semua kekuatan kita sedang fokus di sana."
"Sehingga dia tidak akan ragu melepas Panglima Sie dan Yi Yi datang menyerang Ru Nan."
Shi Ma Ong tertawa dan berkata,
"Kalau begitu jangan tunda lagi, segera kerjakan tugas kalian."
Nanti kita berkumpul di Ru Nan 3 hari lagi.
Sementara itu ditempat barisan pasukan para pendekar dan Pasukan Panglima Sie, setelah beristirahat selama 3 hari.
Si Topeng Besi yang sudah mendapatkan informasi dari mata-matanya yang berada di kota Jiang Xia dan Ru Nan.
Memutuskan untuk membagi Kekuatan mereka menjadi dua kelompok,
Kelompok pertama di pimpin oleh Si Topeng Besi yang membawahi 300.000 Pasukan di bantu oleh ajudan Gao.
Mereka sudah terlebih dahulu berangkat dari 3 hari yang lalu, secara berpencar memasuki kota Jiang Xia, mereka ditugaskan mencari informasi dan nantinya akan bergerak membantu dari dalam kota.
Sedangkan kelompok kedua di pimpin oleh Panglima Sie dan Ketiga Jendral bawahannya serta Yi Yi.
Kelompok kedua membawa 700.000 Pasukan bergerak menuju Ru Nan.
Setelah menempuh perjalanan selama 5 hari akhirnya Pasukan kelompok pertama di bawah si Topeng Besi, tiba di perbatasan Jiang Xia.
Sepanjang perjalanan setiap hari Si Topeng Besi selalu mendapatkan informasi dari bawahannya lewat burung merpati pos.
Sehingga sebelum tiba di Jiang Xia dia sudah tahu akan menghadapi penghadangan dengan kekuatan yang sangat besar.
Di bawah pimpinan Panglima Xie Bun Houw, mantan suami Yi Yi yang tidak bertanggung jawab dan sangat dia benci itu.
Baru tiba di perbatasan mereka sudah di sambut oleh barisan pasukan Rajawali Merah yang menghadang pergerakan mereka untuk terus maju mendekati kota Jiang Xia.
Si Topeng Besi tidak punya pilihan lain selain memberi aba-aba agar seluruh pasukan yang dia bawa bersiap-siap menghadapi pertempuran yang pasti akan berlangsung dengan sengit.
__ADS_1
Melihat kode yang diberikan oleh Si Topeng Besi, ajudan Gao, membagi Pasukan berkuda kedalam 2 kelompok yang bergerak dari sisi kiri dan kanan.
Sedangkan Pasukan Tameng tombak pengait dan terakhir Pasukan panah.
Mereka bergerak dari sisi tengah terdiri dari 3 baris Pasukan.
Di pihak Bun Houw hanya membawa 300.000 Pasukan, dia sengaja memecah Kekuatan Pasukannya menjadi 2 kelompok.
Kelompok kedua yang berjumlah 400.000 personil dia tinggalkan, untuk menjaga keamanan benteng kota dan gudang persediaan ransum mereka.
Dia mempercayakan kelompok kedua di pimpin oleh Dewa Pedang dari selatan Zhou Wei, di bantu oleh si roda Maut Wen Pu.
Pai Hu Lao Jen, biksu Hong Sin, Thie Mien Cin Jin dan Im Yang Cin Jin di tugaskan mengawasi keamanan kota.
Bun Houw yang memimpin kelompok pertama di temani oleh See Thian Lau Mo, Ouw Yang Mo, Ouw Yang Kok, Dewa Fuji, dan si raja Tinju Bintang Utara.
Melihat kekuatan musuh di hadapannya, Si Topeng Besi terbang melewati Pasukannya, sambil melayang dia berkata,
"Xie Bun Houw akhirnya kita kembali bertemu, majulah kalau berani aku menantang mu."
Bun Houw membalasnya dengan suara tertawa keras dan berkata,
"Ini Medan perang bukan arena pertandingan, kenapa aku harus melayani tantangan mu."
"Kalau punya kemampuan Pimpin lah Pasukan untuk maju menyambut Pasukan ku.""
"Bukan kah tujuan kedatangan kalian adalah ingin merebut wilayah kekuasaan kami, ayo majulah tunggu apalagi."
"Tidak tahu malu, semua Wilayah di negeri ini adalah milik dinasti Jin, sejak kapan pula menjadi milik pemberontak seperti kalian.?"
ucap Si Topeng Besi memberi balasan.
"Xie Bun Houw kamu bukan hanya pria tidak bertanggung jawab, tapi kamu juga pengecut yang memalukan..!"
"Tidak apa-apa kalau kamu ingin berlindung di balik teman-teman mu, aku tidak masalah..!"
"Saudara ku semuanya bersiaplah, mari kita rebut kembali hak dan tanah air kita, dari keturunan bangsa Liau."
Ucapan si Topeng Besi mendapatkan sambutan dari pasukan di pihaknya yang mulai bergerak mendekati Pasukan Rajawali Merah.
Panah mulai di lepaskan oleh pasukan Si Topeng Besi yang berada di barisan paling belakang, mereka merentangkan gendewa dan melepaskan anak panah kearah Pasukan Rajawali Merah.
Panah yang seperti titik-titik kecil hitam yang memenuhi langit, kemudian menghujam deras kearah Pasukan Rajawali Merah.
__ADS_1
Hujan anak panah mulai menyelimuti langit di atas kepala Pasukan Rajawali Merah.
Pasukan Rajawali Merah mengangkat tameng yang mereka bawa, untuk menangkis semua anak panah yang menghujam deras kearah mereka.