LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
PESTA PERNIKAHAN,


__ADS_3

Lu Fan bercerita kepada Xiang Lung dan Wu kung ayahnya ingin membicarakan pernikahannya dengan kedua guru tersebut dan meminta restu dari mereka berdua.


Tanpa restu mereka ayah tidak berani ambil keputusan.


Xiang Lung dan Wu kung memuji Lu Sun yang sangat berbakti dan berwawasan luas, sebagai guru mereka sangat bangga.


Mereka menasehati Lu Fan agar mencontoh sikap ayahnya.


Di dalam hati Lu Fan tertawa terpingkal-pingkal cuma dia tentu tidak menunjukkan perasaan di hatinya.


Wu Kung yang tidak bisa pergi jauh segera mengirim pesan suara kepada Lu Sun bahwa dia menyetujui pernikahan Lu Fan .


Dan meminta Lu Sun cepat-cepat pergi mengurusnya, juga minta maaf karena tidak bisa hadir karena masih menjalani hukuman.


Lu Sun yang sedang asyik memeluk kedua istrinya, sangat terkejut mendengar bisikan guru Wu Kung padanya.


Dia tidak berani main-main lagi, dengan buru-buru dia mengajak kedua istrinya untuk pergi ke Xiao Pei.


Siau Ching tentu sangat terkejut dan berkata,


"Bukannya kamu kemaren bilang belum ada tanggal baik dalam setengah tahun ini? kenapa sekarang tiba-tiba berubah.?"


Lu Sun sambil tersenyum canggung berkilah bahwa ada beberapa hari baik yang terlewatkan olehnya.


Di dalam hati Lu Sun mengutuk Lu Fan yang banyak akal dan menjebaknya.


Maka saat itu juga Lu Sun segera berangkat ke Xiao Pei bersama kedua istrinya untuk membicarakan masalah putra mereka Lu Fan.


Sedangkan Lu Fan sudah berangkat duluan bersama Guru Xiang Lung bersama Giok Yen istrinya.


Lin Lin yang sebelumnya sangat cemas menunggu semalaman Lu Fan belum juga kembali.


Pagi-pagi saat Lu Fan datang bersama kakek guru dan nenek gurunya, Xiang Lung dan Giok Yen. Lin Lin langsung lega dan tersenyum bahagia menggandeng tangan Lu Sun.


Saat Yao Su dan guru Xiang Lung sedang ngobrol, Lu Sun dan kedua Istrinya pun datang.


Acara kumpul keluarga dan makan bersama sambil membicarakan tanggal pernikahan berlangsung dalam suasana gembira dan bahagia.


Setelah berkenalan lebih jauh Yao Su baru paham mengapa Lu Fan mantunya sangat hebat.

__ADS_1


Ternyata Lu Sun ayahnya Lu Fan adalah Sang Legenda Jendral Naga Hitam yang namanya sangat terkenal itu.


Setelah tanggal pernikahan ditetapkan rombongan Lu Sun pun kembali ke lembah, kecuali Lu Fan yang bertahan di sana membantu Yao Su menjaga toko.


Yao Su sebenarnya tidak enak hati dan berulang kali menolaknya, tapi Lu Fan memaksa.


Akhirnya Yao Su membiarkan Lu Fan membantunya dan ditemani oleh Lin Lin.


Sejak hari itu Lu Fan tidak pernah pulang lagi ke lembah, setiap hari selalu membantu Yao Su buka toko dan menjaga toko obat.


Dengan keahlian Lu Fan yang luar biasa, dia dengan mudah mengobati pasien, sehingga toko obat Paman Yao menjadi toko yang paling ramai dan terkenal di seluruh Xiao Pei.


Akhirnya hari di tunggu-tunggu Lu Fan tiba pesta pernikahan yang rencananya di adakan secara sederhana di kota Xiao Pei.


Akhirnya berubah menjadi sangat meriah saat Song Chin dan ke 6 saudaranya datang menghadiri pesta dan membawa seluruh pasukan Naga Hitam untuk datang memberi selamat.


Kota Xiao Pei yang kecil menjadi sangat ramai dan penuh, tapi pesta berlangsung dengan suasana penuh kegembiraan.


Ketika utusan kerajaan ikut datang memberikan ucapan selamat, yang di wakili oleh Bun Houw dan Si Ma Yen.


Pesta menjadi semakin meriah, tapi tidak dengan hati Lu Fan.


Tapi karena banyaknya tamu yang datang mengucapkan selamat Lu Fan tidak diberi kesempatan berbicara 4 mata dengan Bun Houw.


Bun Houw juga tidak lama, setelah mengucapkan selamat kepada ketiga gurunya dan Lu Fan, dia pun memilih pergi meninggalkan pesta sebelum acara selesai.


Sedangkan Lu Sun Xue Yen dan Siau Ching yang menyadari kehadiran Bun Houw ditemani Putri Gao Liu yang menggandengnya dengan mesra.


Mereka sudah dapat menebak nasib hubungan Bun Houw dan Yi Yi, meski menyayangkan nya.


Tapi mereka sepakat tidak mau mencampuri urusan percintaan anak muda itu.


Karena itu adalah urusan pribadi mereka berdua.


Menjelang malam Lu Fan dan Ying Ying kembali ke kamar pengantin mereka.


Tidak mengikuti acara pesta yang begitu ramai mungkin akan berlangsung semalam suntuk.


Lin Lin terlihat duduk tertunduk malu dengan kain cadar merah menutupi kepalanya.

__ADS_1


Setelah Lu Fan mengangkat cadarnya, kemudian membantu Lin Lin melepaskan topi dan sanggulannya.


Lu Fan mengajak Lin Lin minum arak pengantin sambil saling melingkarkan tangan mereka.


Setelah itu Lu Fan dan Lin Lin pun menikmati malam pengantin mereka dengan penuh kebahagian.


Mari kita kembali melihat keadaan Wu Song yang terjebak Di neraka perut bumi.


Bersama Li Se Se dan guru barunya Hua Thian.


Sejak menyadari Li Se Se sudah pulih total, Wu Song tidak pernah bersedia menyentuh Li Se Se lagi.


Wu Song malah menyalahkan dirinya yang terlalu buru-buru, sehingga merusak masa depan gadis baik-baik seperti Se Se.


Padahal Wu Song tidak ada perasaan sedikitpun terhadap Se Se, Wu Song sangat merasa bersalah, baik terhadap Se Se maupun Lu Ping istri tercintanya.


Wu Song bersumpah dalam hati dia tidak akan pernah menyentuh Se Se lagi, dia tidak ingin mengulang kesalahannya.


Meski Se Se kini berstatus Istrinya, Wu Song hanya akan menunaikan semua kewajibannya sebagai suami Se Se.


Dan berusaha menyenangkan Se Se apapun permintaannya kecuali hal itu, Wu Song akan menolaknya dengan tegas.


Beberapa kali Se Se sempat menuntut tanggung jawab Wu Song sambil menangis, Wu Song malah meminta Se Se membunuhnya saja sebagai penebus dosa.


Se Se yang sangat mencintainya tentu menolak dan memilih mengalah tidak memaksa Wu Song lagi.


Berusaha mengerti Wu Song meski hatinya sangat sedih dan menderita, tapi Se Se tidak pernah menyesal menjadi istri Wu Song.


Wu Song terus berlatih di bawah bimbingan Hua Thian, Wu Song mengalami peningkatan kekuatan yang sangat cepat


Meski masih jauh bila ingin menandingi Hua Thian, tapi setidaknya Wu Song sudah bisa mengimbangi Hua Thian Sampai ratusan jurus.


Wu Song yang ingin mengalihkan perhatian nya dari Se Se, memilih giat berlatih sehingga mengalami peningkatan kemampuan yang sangat pesat.


Wu Song juga tidak berhenti menyelidiki cara meninggikan Neraka perut bumi ini, setiap memiliki waktu.


Wu Song setelah mengalami begitu banyak kegagalan, terkadang dia juga merasa putus asa, dan ingin menerima nasib


Tapi setiap teringat Lu Ping, semangat Wu Song akan tumbuh kembali

__ADS_1


__ADS_2