
Pasukan Rajawali Merah bukan Pasukan biasa, anak panah seperti itu tidak ada artinya bagi mereka.
Mereka sambil mengangkat tameng menahan serangan anak panah yang datang bagaikan hujan.
Mereka segera membentuk formasi kecil yang terdiri dari 10 orang 7 orang membuat pertahanan dengan tameng.
Sedangkan 3 orang lagi menyerang balik dengan anak panah mereka, kearah Pasukan Si Topeng Besi yang sedang bergerak maju.
Untungnya Pasukan Si Topeng Besi, sudah mendesain ulang tameng mereka, Sehingga Panah-panah balasan Pasukan Rajawali Merah yang kuat dan akurat.
Berhasil mereka halau dengan tameng mereka yang baru.
Pasukan Si Topeng Besi terus bergerak maju, dalam barisan yang rapat dan rapi.
Sehingga saat mereka bertemu dengan Pasukan Rajawali Merah yang bekerja sama dalam 1 kelompok.
Mereka berhasil meredam serangan yang di lancarkan oleh Pasukan Rajawali Merah.
Pertempuran berlangsung sengit, korban mulai berjatuhan di kedua belah pihak saat berhadapan langsung.
Meski secara individu Pasukan si Topeng Besi bukan lawan Pasukan Bun Houw, tapi berkat kerja sama dalam kelompok dan formasi yang rapat.
Mereka masih dapat mengimbangi Pasukan Rajawali Merah dalam pertempuran jarak dekat.
Tameng mereka yang bisa di tancapkan ujungnya keatas tanah,sangat membantu mereka menahan dorongan dari hantaman yang penuh tenaga dari pasukan Rajawali Merah.
Serangan balasan mereka yang melalui celah di tameng sempat mengejutkan lawan mereka.
.
Ditambah dengan kaitan Tombak berkait, yang menarik kaki Pasukan Rajawali Merah, hingga terjatuh, kemudian menariknya kedalam barisan pasukan tameng, dan menghujaninya dengan tusukan tombak secara beramai-ramai
Cukup efektif dalam memberikan serangan balasan kepada Pasukan Rajawali Merah, yang lebih unggul kekuatan dan kemampuan beladirinya.
Di bagian lain terlihat Si Topeng Besi bertempur sendirian menghadapi keroyokan dari Xie Bun Houw dan kawan-kawannya.
Mereka mengepung Si Topeng Besi dengan rapat.
Menyecarnya dengan serangan dari berbagai arah.
__ADS_1
Si Raja Tinju Bintang Utara yang pertama melepaskan sepasang tinjunya yang mengeluarkan cahaya keemasan kearah dada dan perut Si Topeng Besi.
Di susul dengan Dewa Fuji yang memberikan 4 tebasan mematikan yang mengeluarkan cahaya merah melesat kearah Si Topeng Besi.
Bun Houw melepaskan jurus Kang Lung You Hui, jurus pertama dari 18 Tapak Penahluk Naga yang mengandung tenaga Im Yang Sen Kung.
Sehingga terlihat dua cahaya berbentuk naga merah dan naga biru melesat menerkam kearah Si Topeng Besi.
Ouw Yang Mo mengerahkan Ilmu pukulan kayaknya, dia mendekam diatas tanah sambil mengeluarkan bunyi "Kok..Kok...Kok..!"
Kemudian melesat menyerang bagian punggung si Topeng Besi dari arah belakang, dengan sepasang telapak tangan terbuka.
Kedua tangan Ouw Yang Mo mengeluarkan uap hitam beracun yang berbau amis.
"Anak muda bertopeng... menyerahlah,! kamu tidak akan kuat menghadapi kami..!"
Terdengar sebuah suara berkumandang, yang di penuhi Kekuatan magis yang sangat kuat
Suara ini di lontarkan oleh See Thian Lau Mo, yang terlihat tidak bergerak diam ditempat menatap tajam kearah Si Topeng Besi.
Si Topeng Besi yang bergerak tenang menangkis dan menghindari serangan dari lawan-lawannya dengan tenaga sakti energi'Pedang pelangi.
Tapi saat See Thian Lau Mo mengeluarkan suaranya, ketenangan Si Topeng Besi terganggu, kedua kakinya sulit di gerakkan hampir terjatuh berlutut dan menyerah.
Dia menyadari ada keanehan dari Suara yang memasuki pendengarannya, Dia cepat mengerahkan Chi nya dan mengeluarkan Auman singa yang menggetarkan seluruh area pertempuran.
Sehingga dia bisa kembali bergerak normal lagi, tapi sedetik saja dia terganggu.
Dalam pertarungan dengan lawan tingkat atas seperti ini.
Sudah mendatangkan kerugian yang sangat besar baginya.
Sedikit keterlambatan bergerak tadi harus di bayar dengan menerima dua tebasan cahaya merah dari dewa Fuji yang mendarat di bahu dan punggung nya.
Karena lengah, serangan tersebut berhasil menembus pertahanan nya, meninggalkan luka goresan yang cukup dalam dan mengeluarkan darah dari luka tersebut.
Untungnya serangan lainnya berhasil dia halau dan hindari.
Supaya tidak akan terulang kejadian tadi, Si Topeng Besi kini mengeluarkan aura dari tubuhnya yang perlahan-lahan membentuk lingkaran Pat Kwa di atas tanah seputar area pertempuran.
__ADS_1
Kemudian dia membelah diri menjadi 8 bayangan yang menempati posisi delapan mata angin dan mulai bergerak secara teratur menghadapi ke 5 orang lawannya yang memiliki kesaktian tingkat tinggi.
Awalnya mereka mengira itu adalah ilmu Ilmu Ilusi, tapi setelah mereka melayani serangan yang di lancarkan oleh Si Topeng Besi.
Mereka dengan terheran-heran menyadari ternyata yang mereka hadapi adalah nyata.
Si Topeng Besi benar-benar telah berubah menjadi 8 orang.
Tadinya posisi mereka sebagai pengeroyok, kini posisi mereka berubah menjadi di keroyok oleh si Topeng Besi.
Meskipun telah membelah diri menjadi 8 orang kekuatan nya tidak berkurang sama sekali, malah berlipat ganda lebih kuat.
Karena pergerakan nya mengikuti formasi 8 diagram yang rumit dan memilki banyak perubahan.
Semua serangannya sulit ditebak, sedangkan serangan balik dari musuh-musuh nya selalu dapat di tahannya tanpa kesulitan.
Berkali-kali Bun Houw dan kawan-kawannya berusaha melepaskan diri dari formasi tersebut tapi mereka selalu di tahan dan di dorong kembali oleh Cahaya Pat Kwa yang memayungi , seluruh area pertempuran baik dari atas maupun bawah.
Bun Houw yang juga menguasai tehnik delapan diagram dari kitab langit milik Ziang Zi Ya, yang dia pelajari dari Lu Sun.
Sudah beberapa kali memimpin teman-temannya mencoba menerobos pintu kehidupan dalam formasi 8 diagram.
Tapi selalu gagal, karena pintu kehidupan Formasi Pat Kwa Si Topeng Besi selalu berubah-ubah posisinya dan sulit ditebak.
Satu-satunya yang tidak terlalu terdesak dan bisa mendesak balik bayangan Si Topeng Besi adalah See Thian Lau Mo, yang tubuhnya bisa menghilang.
Dan selalu memberikan serangan tak terduga dengan ilmu Tongkat Iblis Neraka, yang aneh kejam dan sadis.
Di saat kritis formasinya hampir dikacaukan oleh si tukang sihir tersebut.
Si Topeng Besi teringat dengan sebuah Ilmu yang selama ini tidak pernah dia gunakan, Yaitu dengan darahnya sendiri di oles di kedua pelupuk matanya sambil membaca mantra mata langit.
Sehingga meski cuma bayangan samar-samar karena dia belum mencapai tahap kesempurnaan ilmu tersebut.
Dia akhirnya mulai bisa mengikuti pergerakan si tua bangka See Thian Lau Mo.
Dia kembali bisa mengendalikan situasi tetap menekan mereka.
Bun Houw dan kawan-kawannya semakin lama semakin tertekan dengan jurus-jurus aneh yang di mainkan oleh Si Topeng Besi.
__ADS_1
Bun Houw sedikit menyesal, Koai Lau Jen dan Fu San tidak berada di sisinya.