LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
IN SU NIO,


__ADS_3

Wanita itu memakai baju ringkas yang ketat membungkus tubuhnya yang indah padat berisi membuatnya terlihat sangat sensual.


Wajahnya yang putih halus sangat cantik sepasang matanya sangat indah mempesona dengan alis mata yang lentik, hidung yang kecil mancung dan bibir kecil yang menawan.


Membuat nya terlihat seperti baru berusia 25 tahun, padahal umur aslinya sudah 40 tahun.


Wanita itu duduk bersimpuh disebelah biksu Hong San sambil menangis berkata,


"Maafkan aku San Ke ke, aku telah mencelakai mu, semua ini salah ku."


"Su Nio kenapa kamu ada di sini? apa yang kamu lakukan di sini cepat pergilah masalah di sini tidak ada hubungannya dengan mu."


ucap biksu Hong San cemas dan panik.


Wanita itu kemudian mengangkat kepalanya dia tidak memperdulikan pertanyaan Biksu Hong San, dia malah menatap Couw Su dan berkata,


"Couw Su semua ini bukan salah Hong San ke ke, bila mau dipersalahkan salahkan saja aku."


"Aku lah wanita malang bernasib sial, yang telah mencelakai Hong San Ke ke penolong ku., aku di sini siap menggantikan Hukuman Hong San Ke ke.


Biksu tua dari dalam gua, yang merupakan Couw Su dari Hong San dan ketiga adik seperguruannya juga masih Susiok Couw dari ketiga biksu tingkatan Wu.


Dia adalah biksu Hui Neng, dia pernah muncul menyelamatkan Liu Bei dari tangan Jendral Naga Hitam Lu Sun, guru Wu Song.


Biksu Hui Neng menghela nafas panjang dan berkata,


"Semua ini adalah bagian dari lingkaran karma, Hong San sebenarnya apa yang terjadi.?"


Belum sempat biksu Hong San bercerita, wanita itu terlebih dulu memotong perkataan biksu Hong San dan berkata,


"Couw Su biarlah Su Nio yang menjelaskan semuanya."


Cerita ini Bermula dari 20 tahun yang lalu, nama ku In Su Bio aku adalah murid ke 5 dan murid penutup guru kami. ketua Xu San sebelumnya Pai Mei Lau Jen (orang tua alis putih)


Sedangkan ke 4 kakak seperguruan ku adalah Xu San Wu Xia (lima pendekar gunung Xu)


Karena kecantikan ku, akhirnya membawa petaka dan kemalangan bagi ku.

__ADS_1


Keempat saudara seperguruan ku berusaha mendekati ku, tapi aku menolak mereka semua.


Suatu hari saat guru ku menutup diri melakukan meditasi tertutup, aku dan ke4 kakak seperguruan ku pergi menjalankan misi yang diberikan oleh guru kami.


Dalam menjalankan misi kami ber 5 berpisah jalan, selesai menjalankan misi dalam perjalanan pulang ke Xu San aku bertemu dengan kakak seperguruan ke 2 dan ke 4 ku.


Thie Mien Cin Jin dan Im Yang Cin Jin


Kami bertiga pun melakukan perjalanan bersama, dalam perjalanan itu mereka berdua kembali berusaha mendekati ku.


Tapi karena aku terus menolak nya kedua bajingan itu bekerja sama menaruh obat perangsang dalam makanan dan minuman ku.


Kemudian mereka berdua ingin menodai ku, tapi di saat genting muncul Hong San ke ke datang menolong ku.


Dan berhasil mengusir kedua bajingan itu, tapi akibat racun yang ku makan aku menjadi kehilangan kesadaran.


Secara tidak tahu malu memaksa Hong San ke ke meniduri ku, aku bahkan tidak perduli Hong San ke ke adalah seorang biksu.


Awalnya Hong San ke ke menolaknya, dia berupaya dengan segala macam cara menyadarkan ku.


Tapi racun itu sangat kuat semua usaha Hong San ke ke gagal, bila dia tidak memenuhi keinginan ku, aku akan tewas dengan panca Indra berdarah.


Demi menolong diri ku, malam itu aku dan Hong San ke ke pun bersama.


Setelah sadar dari pengaruh racun, Hong San ke ke meminta ku membunuh nya atas aib yang dia berikan kepada ku.


Aku tentu menolak nya, aku meminta Hong San ke ke menjadi suamiku saja, tidak perlu menjadi biksu lagi.


Tapi sungguh tidak di sangka Hong San ke ke menolaknya dengan tegas, dia berkata yang semalam terjadi adalah murni untuk menolong ku.


Bila dia berhenti menjadi biksu dan menikahi ku itu berarti pertolongannya tidak tulus dan telah dipengaruhi nafsu.


Dengan hati duka dan tidak rela akhirnya aku membiarkan Hong San ke ke kembali ke biara.


Karena aku tidak mungkin membunuhnya, karena dia adalah penolong ku, lagi pula sejak kejadian malam itu.


Aku sudah sepenuhnya jatuh cinta dengan Hong San ke ke, dan tidak bisa melupakannya.

__ADS_1


Sebulan setelah kejadian itu, Hong San ke ke di angkat menjadi Fang Cang, harapan ku untuk bersama nya pun harus dikubur dalam-dalam.


Aku tidak mau mengganggunya, tapi aku juga tidak bisa menjauh darinya, karena aku tidak bisa melupakan Hong San ke ke.


Semakin aku ingin melupakannya malah semakin dalam mencintainya, akhirnya agar tidak menarik perhatian.


Aku menyamar jadi nenek tua yang tinggal di lereng gunung, sekali-sekali bila Hong San ke ke keluar dari biara aku bisa melihatnya.


Biar cuma melihat nya dari jauh pun, hati ku sudah puas.


"Begitulah ceritanya Couw Su yang mulia, bila anda ingin menghukumnya, aku akan menggantinya menerima hukuman tersebut."


ucap In Su Nio dengan wajah berlinang airmata yang terus mengalir dari sepasang matanya yang indah.


Biksu Hong San hanya bisa berucap dengan sedih,


"Su Nio... mengapa kamu begitu bodoh ?"


In Su Nio kemudian menatap Wu Song dan berkata,


"Wu Ta Sia (Pendekar besar Wu), Beng San dalam hal ini tidak bersalah, yang bersalah kemungkinan adalah Thie Mien Cin Jin dan Im Yang Cin Jin."


"Tidak tahu bagaimana caranya Supek ku Kun Lun Lo Jin mengetahui semua kejadian yang menimpaku."


"Dia sempat datang mengunjungi ku dan membujuk ku kembali ke Xu San dan akan menegakkan keadilan untuk ku."


"Tapi aku menolaknya, dan akhirnya Supek ku pun pergi meninggalkan Xiong San."


"Sebelum pergi Supek mengatakan dia akan menghukum kedua manusia bermuka dewa berhati iblis itu untuk ku."


"Aku menduga karena kejadian ini lah Supek ku mati, jadi masalah ini tidak akan jauh dari mereka berdua."


"Sedangkan keterlibatan Beng San kemungkinan besar untuk menutup aib menjaga nama baik kakaknya."


"Setelah menyelesaikan hukuman Hong San ke ke bila masih bernyawa aku akan menemani mu ke Xu San mengungkapkan kebenarannya." ucap In Su Nio mengakhiri cerita panjangnya.


Wu Song kini menatap biksu Hui Neng dan berkata,

__ADS_1


"Couw Su (guru besar) aku setuju tidak memaksa masuk lagi ke gua mu, kerusakan Shaolin aku akan menggantinya."


"Tapi tolong cabut hukuman kepada paman Hong San dan bibi Su Nio ini, karena aku membutuhkan kesaksian mereka berdua."


__ADS_2