LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
YI YI DAN THIAN SAN DITAWAN


__ADS_3

"Semua mundur...Mundur... ! cepat..!"


Teriak Yue Fei melihat pihaknya banyak jatuh korban.


Yue Fei dan Shi Ma Ong langsung bergerak menghampiri Yi Yi yang sedang melepaskan pukulan terakhir nya, lalu terlihat terjatuh terduduk lemas.


Yue Fei dan Shi Ma Ong mengerahkan 9 matahari untuk melindungi tubuh mereka dari hawa beku yang ditebarkan oleh serangan Yi Yi tadi.


Mereka berdua berhasil mendarat ringan didepan Yi Yi.


Shi Ma Ong dengan marah mengulurkan tangannya yang berbentuk cakar.


Ingin menyerang tengkorak kepala Yi Yi dengan cakar tulang putih miliknya.


Bila terkena cakar tersebut nyawa Yi Yi pasti tidak akan tertolong lagi.


Yi Yi tersenyum dingin melihatnya, dia tidak terlihat takut sama sekali.


Dia malah berharap Shi Ma Ong langsung mengakhiri hidupnya.


Dengan demikian dia bisa membantu Xie Bun Houw, pria yang merebut hatinya.


Tapi juga pria yang menghancurkan semua harapan dan memberikan luka yang begitu mendalam baginya.


Mungkin dengan kematian nya lah dia baru bisa melepaskan semua kenangan indah nya bersama Bun Houw.


Mungkin juga dengan cara inilah, dia bisa menyadarkan Bun Houw, kembali kejalan yang benar dan menjauhi Shi Ma Ong yang berhati iblis.


Mungkin ini adalah cara satu-satunya bagi Yi Yi untuk membebaskan dirinya dari semua kesedihan dan luka yang ditorehkan Bun Houw kepada hati pikiran dan perasaannya.


Yi Yi tidak terlihat menyesal sama sekali, dia malah merasa bahagia akhirnya dia bisa terbebas dari semua kehidupan yang pahit dan menyedihkan ini.


Tapi serangan yang di lakukan oleh Shi Ma Ong ditangkis dari samping oleh Yue Fei.


Sehingga serangan tersebut melenceng dan jatuh kesamping Yi Yi.


Menimbulkan sebuah lubang sedalam 30 centimeter berbentuk cakar di samping Yi Yi yang sedang terduduk pasrah.


Setelah menangkis serangan Shi Ma Ong Yue Fei segera berdiri di depan Shi Ma Ong.


Menghalanginya mendekati Yi Yi.


Sambil memberi hormat dia berkata,


"Maafkan saya yang mulia, mohon di pertimbangkan kembali."

__ADS_1


"Jangan menggunakan emosi dalam bertindak, coba pertimbangkan lagi dengan pikiran tenang."


"Maaf bukan hamba ingin menggurui yang mulia, coba yang mulia pikir."


"Membunuhnya sangat mudah tapi manfaat apa yang mulia dapatkan dari membunuhnya ?"


"Meski dia mati sekalipun, Pasukan kita yang di sana juga tidak akan hidup kembali."


"Sebaliknya kemungkinan besar yang mulia akan di tinggalkan Panglima Xie, tentu termasuk saya dan seluruh pasukan Rajawali Merah."


"Selain itu apa yang mulia pikir si Topeng Besi akan diam saja ?"


"Maafkan bila kata-kata saya barusan kurang sopan dan menyinggung yang mulia."


Shi Ma Ong menghela nafas panjang dan berkata,


"Kamu benar Yue Fei, aku tadi terlalu emosi, sekarang kamu putuskan saja gimana baiknya."


"Aku akan melihat-lihat apakah ada Pasukan dari kita yang masih bisa di selamatkan."


Shi Ma Ong kemudian meninggalkan tempat tersebut, sepenuhnya urusan Yi Yi dia serahkan dan percayakan kepada Yue Fei.


Shi Ma Ong punya satu prinsip, menggunakan orang dia tidak akan mencurigai nya.


Tapi bila mencurigainya, dia tidak akan menggunakan nya.


Yue Fei menatap Yi Yi sebentar dan memberi hormat kepadanya sambil berkata,


"Maafkan saya nyonya Xie.."


Lalu dia menotok Yi Yi, memanggulnya kemudian melesat meninggalkan tempat tersebut.


Shi Ma Ong yang melihat Yue Fei sudah pergi dari tempat itu kembali ke Ru Nan, dia pun sadar, Yue Fei tidak ingin melakukan pengejaran menangkap Panglima Sie.


Shi Ma Ong percaya Yue Fei memutuskan seperti itu, pasti ada alasan yang sangat kuat.


Dugaan Shi Ma Ong benar, Yue Fei tidak melakukan pengejaran dia punya alasan kuat, bukan semata-mata karena mengurus Yi Yi saja.


Tapi lebih karena perhitungan Kekuatan Pasukan Rajawali Merah yang banyak berkurang setelah terkena serangan Yi Yi.


Tanpa perhitungan jelas, melakukan pengejaran terhadap pasukan musuh, tidak pernah akan di lakukan oleh Yue Fei yang berhati-hati dalam setiap tindakannya.


Lagipula Yue Fei juga sudah mempertimbangkan hasil akhir dari pengejaran tersebut tidak akan ada hasil.


Karena Panglima Sie hanya akan terus bertahan sambil mundur, dan akhirnya mereka bertahan di Shouchun.

__ADS_1


Sedangkan Pasukan Rajawali Merah yang tidak membawa perbekalan cukup dan peralatan perang seperti catapult balista menara tangga dan mesin pendobrak gerbang tidak mungkin melakukan pengepungan.


Kalaupun lengkap Yue Fei juga akan berpikir dua kali, karena dia khawatir saat sedang mengepung Shouchun.


Ru Nan dan Xu Chang malah diambil oleh si Topeng Besi, maka seratus persen dia akan mengirim dirinya dan bawahannya ke jalan buntu.


Dengan semua pertimbangan inilah Yue Fei yang cerdik memilih memulihkan Kekuatan mereka.


Sambil menunggu waktu yang tepat, baru bergerak menyerang habis-habisan.


Yue Fei membawa Yi Yi menuju ibukota Ru Nan, dia langsung menuju sebuah gedung mewah yang terletak di tengah kota.


Kedatangan Yue Fei yang memikul seorang wanita, membuat Sin Yi sedikit terkejut dan menatap suaminya penuh tanda tanya.


Yue Fei menyerahkan Yi Yi kepada Sin Yi dan berkata,


"Dia istri Panglima Xie, ibu kandungnya anak yang di bawa oleh Yi Dao dua hari yang lalu."


"Kehadirannya mungkin bisa menenangkan anak yang keras kepala itu."


Sin Yi mengangguk dia segera menggantikan Yue Fei membawa Yi Yi masuk kedalam gedung.


Yi Yi sangat terkejut mendengar ucapan Yue Fei tadi, apa benar putranya Thian San kini ada ditangan Shi Ma Ong.


Bila benar ini adalah keadaan yang sangat gawat, Yi Yi tidak khawatir dirinya dan Thian San.


Kini yang dia khawatirkan justru adalah si Topeng Besi.


Yi Yi khawatir bila si Topeng Besi mendengar dia dan Thian San tertawan musuh


Dia pasti dengan nekad akan datang ketempat ini.


Yi Yi sampai tidak berani membayangkan kira-kira apa yang akan terjadi, bila Si Topeng Besi mengetahui keadaannya dan Thian San saat ini.


Yi Yi hanya bisa berharap agar si Topeng Besi tidak mengetahui hal ini.


Dan terus berkonsentrasi mengambil Jiang Xia dan Sin Ye.


Sin Yi membawa Yi Yi menuju sebuah ruangan rahasia yang dijaga dengan ketat, ruang rahasia itu terletak di bawah tanah.


Setelah melewati beberapa anak tangga.


Akhirnya mereka tiba di depan sebuah dinding batu, Sin Yi memutar-mutar sebuah batu yang menonjol keluar.


Tak lama kemudian sebuah pintu batu yang tebal terbuka otomatis.

__ADS_1


Di dalam ruangan yang sederhana tapi rapi dan bersih terlihat seorang anak kecil yang duduk di hadapan sebuah meja, dengan wajah kesal dan marah.


__ADS_2