LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
KEMUNCULAN SI TOPENG BESI,


__ADS_3

Jadi bila malam tiba Bun Houw dan Si Ma Ong selalu berlatih bersama mendalami ilmu masing-masing.


Sedangkan Si Ma Ong dari pagi sampai sore menerima pelatihan langsung dari Koai Lau Jen.


Ada 3 ilmu yang di turunkan oleh Koai Lau Jen yaitu perisai Pedang , Lautan pedang, dan energi pedang menembus hati.


Yang paling di untungkan dalam hal ini, adalah Bun Houw kemampuannya meningkat pesat.


Dari Lu Sun dan Wu Song Bun Houw mendapatkan ilmu pertahanan dan tenaga dalam tanpa batas yang sangat luar biasa.


Tapi dalam hal serangan sangat sederhana tidak terlalu ganas dan mematikan.


Dari Koai Lau Jen inilah Bun Houw mendapatkan kekuatan serangan yang sangat dahsyat.


Bahkan setelah dilatih oleh Bun Houw, daya serangnya bahkan jauh lebih mengerikan dari daya serang yang pernah di tunjukkan oleh Koai Lau Jen terhadapnya.


Sementara Bun Houw giat berlatih menjelang keberangkatan nya ke medan perang.


Yi Yi setelah meninggalkan kediaman Bun Houw dia tidak punya tujuan, tanpa sadar dia kembali ke pondok lama nya yang berada di atas bukit.


Saat Bun Houw datang ke bukit menyusul dirinya, sebenarnya Yi Yi ada di sana cuma dia bersembunyi menghindari Bun Houw.


Demi Bun Houw dia akan lakukan apapun meski hatinya sangat sakit dan hancur dia tetap akan berkorban buat Bun Houw.


Meski orang sedunia menertawai dirinya bodoh, dia tidak akan perduli asal bisa melihat Bun Houw berhasil mencapai cita-cita yang dia inginkan.


Yi Yi akan mendukung nya, meski harus mengorbankan perasaannya seperti saat ini.


Yi Yi bersembunyi bercucuran air mata menyaksikan Bun Houw yang berlari kesana-kemari dengan panik seperti orang kurang waras sambil berteriak-teriak memanggil namanya.


Beberapa kali Yi Yi hampir tidak kuat dan ingin berlari maju memeluk Bun Houw.


Tapi dia mengeraskan hati nya, kemunculannya tidak akan menyelesaikan masalah di hati Bun Houw.


Mau tidak mau dia harus mengalah dan menjauhi Bun Houw, agar dia tidak bimbang dan bisa pergi menjalankan.


Yang ingin dia jalankan, Yi Yi sudah memutuskan dia akan menunggu Bun Houw di tempat ini.


Bila tugas Bun Houw sudah beres, dan dia masih mengingat dirinya Bun Houw pasti akan datang kemari mencarinya.

__ADS_1


Hari demi hari berlalu, tapi tidak ada kabar berita dari Bun Houw.


Sejak terakhir Bun Houw dengan lesu dan putus asa tidak menemukan Yi Yi turun dari bukit Yi Yi tidak pernah lagi melihat Bun Houw.


Yi Yi melewati hari-hari dengan berkebun menanam sayuran dan kadang-kadang pergi berburu untuk mencukupi kebutuhan nya sendiri.


Tepat sebulan Yi Yi tinggal seorang diri di bukit itu, bukit tempat tinggalnya di datangi oleh Kuai Lau Jen yang hanya datang seorang diri.


Yi Yi yang sedang berkebun pagi itu, melihat seorang kakek berambut riap-riapan dengan baju pendeta Tao yang lusuh mengunjungi tempat tinggal nya yang sangat terpencil.


Yi Yi menjadi heran dan penasaran, apa yang diinginkan oleh kakek aneh ini di tempatnya.


Yi Yi menatap kedatangan kakek itu sambil mengerutkan alisnya.


Kakek itu tertawa-tawa melihat Yi Yi dan berkata,


"Boneka kecil ternyata kamu bersembunyi di sini, tampaknya langit membantu ku."


Ying Ying dengan tenang berjalan kehadapan kakek itu dan berkata,


"Ada apa anda datang kemari? kita tidak saling mengenal? kenapa kamu mencari ku?"


"Kita memang tidak saling mengenal, tapi aku mendapatkan tugas untuk melenyapkan mu."


"Kalau kamu tidak melawan, aku berjanji akan melakukan nya dengan cepat sehingga kamu tidak akan merasakan sakit."


Yi Yi menatap tajam kakek itu dan mengeluarkan seluruh kemampuannya dan bersikap waspada.


Begitu Yi Yi mengeluarkan kemampuan nya, udara di sekitar berubah dingin membeku.


Kakek Itu dapat merasakan perubahan cuaca disekitarnya, sambil tertawa-tawa dia berkata,


"Boneka kecil kamu punya sedikit kemampuan juga, tapi percuma saja, meski si tua bangka Bing Sien ada disini dia juga bukan kawanku."


Koai Lau Jen langsung merapal jurus perisai pedangnya melindungi tubuhnya, sedangkan Yi Yi mengeluarkan jurus Cakar tulang putih dan pukulan es abadi dan ilmu ringan tubuh berjalan diatas udara.


Tubuhnya melesat cepat kearah Koai Lau Jen, tapi kedua serangan nya tertahan oleh kekuatan tak kasat mata.


Yi Yi menambah tenaganya sampai maximal perlahan-lahan perisai Pedang mulai membeku dan mengalami retak-retak saat berbenturan dengan cakar tulang putih.

__ADS_1


Tiba-tiba Yi Yi merasa perut bawahnya sedikit mules alisnya yang indah sedikit mengernyit menahan nyeri.


Akibat pengerahan tenaga berlebihan janinnya terganggu, akibat rasa mules dan nyeri itu tenaga Yi Yi berkurang banyak.


Memanfaatkan situasi itu Koai Lau Jen mendorong perisainya kearah Yi Yi sehingga Yi Yi terpental kebelakang bagai layang-layang putus.


Koai Lau Jen langsung memberikan serangan lautan pedang kearah Yi Yi.


Jutaan Mata pedang yang bergerak seperti gelombang lautan yang besar datang menerkam tubuh Yi Yi.


Pinggang Yi Yi di rangkul oleh seorang pria yang memakai topeng besi.


Tujuh energi pedang yang berwarna-warni berputar-putar menjadi perisai pelindung yang melindunginya dari Yi Yi.


Yi Yi terkejut siapa pria ini pikir Yi Yi, mengapa mau membahayakan diri menolongnya, Yi Yi merasa tidak mengenal pria ini sama sekali.


Yi Yi merasa jengah di peluk oleh pria lain selain Bun Houw, dia ingin meronta melepaskan diri tapi perut nya masih nyeri , tenaga nya lenyap.


Pria bertopeng besi sepertinya menyadari reaksi Yi Yi dengan lembut dia menurunkan Yi Yi mendorong Yi Yi ke belakang nya.


Kemudian dia memutar kedua tangannya didepan dada dan mendorong kedepan.


Ke 7 Pedang bergabung menjadi sebuah pedang pelangi yang mengeluarkan 7 macam cahaya membelah lautan pedang menembusnya dan langsung menuju Koai Lau Jen.


Koai Lau Jen menghilang dari tempat berubah menjadi seberkas cahaya putih melesat kearah pria yang mengenakan topeng besi.


Saat cahaya putih itu hampir menyentuh dada Pria bertopeng pedang pelangi menahan dan mementalkan cahaya itu.


Kemudian memberikan tebasan berbentuk cahaya pelangi, saat pria bertopeng menebaskan tangan kanan nya dari atas ke bawah.


Koai Lau Jen terpental mundur baju kulit daging di di dadanya sobek sampai ke bagian perut.


Koai Lau Jen memuntahkan darah segar dari mulutnya.


Menatap tajam si topeng besi yang sedang tersenyum dingin kepadanya.


Koai Lau Jen tiba-tiba menghilang dari tempatnya berdiri masuk kedalam tanah dan pergi dari situ.


Setelah memastikan Koai Lau Jen sudah pergi, pria bertopeng tubuhnya bergetar kemudian menyemburkan darah segar dari mulutnya.

__ADS_1


__ADS_2