
Sementara itu ditempat Zhou Xuan dan Shi Ma Liang mulai saling mengeluarkan jurus simpanan masing-masing.
Karena pukulan dan tendangan dengan terisi tenaga dalam yang saling mereka lontarkan tidak membuahkan hasil yang mereka inginkan.
Zhou Xuan menggenggam ganggang Pedang dengan kedua tangannya sambil berteriak,
Jurus 1 tebasan pemusnah arwah...!"
Zhou Xuan memberikan 5 buah tebasan yang menutup semua jalan mundur Shi Ma Liang.
Shi Ma Liang berdiri tegak dengan sepasang tangan di rangkap kan di depan dada,
kemudian berteriak sambil membuka matanya.
"Kilatan pertama cahaya Buddha,"
Shi Ma Liang dengan posisi kuda-kuda kaki kiri sedikit di tekuk kedepan kaki kanan sebagai penumpu dibelakang.
Dengan sepasang tangan yang membentuk mudra didorong kedepan menghadap kearah Zhou Xuan.
Tubuh Shi Ma Liang otomatis di lindungi kekuatan lonceng mas.
Sehingga ke 5 sabetan dari 5 arah tidak berhasil menembus pertahanan Shi Ma Liang.
Sedangkan cahaya dorongan dari sepasang tangan Shi Ma Liang melesat cepat kearah Zhou Xuan.
Zhou Xuan masih dengan tebasan jurus pertamanya tadi menyambut kilatan cahaya yang menyambar kearahnya.
Ledakan terjadi saat kedua energi bertemu, baik Zhou Xuan maupun Shi Ma Liang sama-sama terdorong mundur dua langkah kebelakang.
Zhou Xuan kembali berteriak,
"jurus ke 2 Pedang Pembelah Iblis,"
Zhou Xuan melakukan dua tebasan yang membentuk cahaya merah berbentuk huruf X kearah Shi Ma Liang.
Shi Ma Liang dengan tenang menyambutnya dengan ilmu lonceng emas, lalu memberikan serangan balasan dengan teriakan,
"Jurus ke 2 Sinar Lentera Buddha."
Ribuan lentera berbentuk bunga teratai berwarna merah jambu yang di bagian tengahnya menyala sebuah api kecil.
Lentera-lentera tersebut berputar-putar mengelilingi tubuh Shi Ma Liang kemudian melesat membentur tebasan berbentuk huruf X tersebut.
Kembali terjadi ledakan dahsyat, tapi sisa Lentera yang masih utuh, bergerak menyerang ketubuh Zhou Xuan, mengincar ke 108 jalan darah penting di tubuh Zhou Xuan.
"Jurus ke 3 tarian Pedang pemusnah iblis,"
__ADS_1
teriak Zhou Xuan.
Tubuhnya membelah diri menjadi 4 buah bayangan yang menari-nari menyambut lentera yang datang dengan lembut di batang pedangnya yang berjejer rapi.
Kemudian mengibaskan nya kearah Shi Ma Liang Kembali, sambil melesat dari 4 arah ke 4 bayangan tersebut menusuk 4 organ penting ditubuh Shi Ma Liang.
Tapi semua serangan hanya membentur cahaya Lonceng Emas tidak dapat mendekati atau pun mengenai Shi Ma Liang.
Sebaliknya Shi Ma Liang membalas dengan,
jurus ke 3 tenaga Alami Buddha.
Dimana dari kedua telapak tangannya yang di dorong keatas mengeluarkan cahaya keemasan yang menyelimuti area di sekitarnya mendorong ke 4 bayangan yang sedang melakukan tarian Pedang, musnah hingga tak berbekas,
Kemudian Shi Ma Liang menyusulnya dengan jurus ke 4 Bentakan halilintar Buddha.
Terdengar suara menggelegar yang sangat kuat sampai membuat tembok dan tanah disekitarnya terguncang hebat.
Dari mulut Shi Ma Liang keluar cahaya lingkaran merah, sewaktu keluar dari mulut Shi Ma Liang lingkaran tersebut kecil kemudian membesar di susul oleh lingkaran berikutnya susul menyusul.
Lingkaran tersebut melesat kearah Zhou Xuan
Zhou Xuan melepaskan jurus ke 4
Pedang Pembelah iblis bumi.,
Ledakan tanah menahan lingkaran cahaya merah yang keluar dari mulut Shi Ma Liang.
Sedangkan energi Pedang yang muncul dari bawah tanah terus melesat kearah Shi Ma Liang.
Shi Ma Liang mengeluarkan jurus ke 5
Naga Buddha dari surga barat, di mana tubuhnya yang masih di lindungi cahaya Lonceng emas kini melayang naik ke udara.
Dalam posisi meditasi dengan sepasang tangan dirangkapkan didepan dada dan kedua mata terpejam.
Energi Pedan yang datang dari bawah tanah meledak menghantam tembok di belakang Shi Ma Liang.
Shi Ma Liang membuka sepasang matanya sambil melonjorkan sepasang telapak tangannya kearah Zhou Xuan.
Dua berkas cahaya keemasan membentuk sepasang bayang Tapak raksasa, melesat menghantam kearah Zhou Xuan.
Zhou Xuan melompat menjauh sehingga kedua tapak itu hanya menghantam lantai tempat Zhou Xuan berpijak tadi.
Menimbulkan ledakan keras benteng pun runtuh luluh lantak kebawah.
Zhou Xuan memanfaatkan beberapa detik ini melepaskan jurus ke 5 Hujan Meteor pembasmi Iblis.
__ADS_1
Dari arah langit menghujani Shi Ma Liang dengan energi Pedang.
Shi Ma Liang melepaskan jurus ke 6 Kilauan cahaya Buddha.
Cahaya yang terpancar dari tubuh Shi Ma Liang yang sedang duduk bersila berhasil melenyapkan energi Pedang yang turun dari langit seperti hujan meteor, menyelimuti seluruh tubuhnya.
Kini semua energi Pedang tersebut lenyap, Zhou Xuan yang melihat hal tersebut langsung melepaskan serangan susulan
Jurus ke 6 Pedang pembasmi Iblis langit.
Dari atas langit melesat sebuah cahaya pedang raksasa menusuk kearah Shi Ma Liang yang sedang melayang dalam posisi bersila.
Shi Ma Liang tubuhnya melesat lebih tinggi keatas menghindari serangan tersebut,
kemudian melepaskan jurus ke 7
Buddha lahir ke bumi.
Tubuh Shi Ma Liang yang dibayangi Buddha raksasa di belakangnya melesat dengan satu tangan kedepan menyambut.
Bayangan pedang raksasa yang sedang meluncur keatas menyambut serangan Shi Ma Liang.
Ledakan dahsyat kembali terjadi saat kedua energi kembali saling berbenturan, tubuh Shi Ma Liang terpental keatas udara bayangan Buddha yang menyelimutinya lenyap.
Shi Ma Liang harus bersalto beberapa kali untuk mematahkan daya dorong ledakan dahsyat yang terjadi barusan.
Shi Ma Liang yang melihat tiada jalan lain akhirnya dia kembali melepaskan jurus paling berbahaya miliknya.
Yaitu jurus ke 8 kemurkaan sejuta Buddha.
Terlihat Buddha-buddha kecil muncul disekitarnya meluncur kearah Zhou Xuan yang sepasang kakinya melesak ke dalam lantai sampai terbenam sebatas lutut.
Zhou Xuan juga mengarah kan jurus tertinggi yang dia kuasai secara serentak,
Jurus ke 7 Pusaran Pedang pemusnah iblis dan jurus ke 8 Pedang pemusnah iblis level 1.
Pusaran Pedang melesat lebih dulu menyambut serangan dari udara yang di lontarkan oleh Shi Ma Liang.
Baru di susul dengan ledakan energi Pedang berwarna biru yang dia serap dari langit, Setelah di awali oleh awan gelap dan siraman hujan es dari langit.
Tapi kedua jurus ini sirna tak berbekas saat berhadapan dengan jurus kemurkaan sejuta Buddha yang dilepaskan oleh Shi Ma Liang.
Shi Ma Liang terus meluncur ke bawah menghantam Zhou Xuan yang mati-matian menahan Serangan sepasang tapak Shi Ma Liang dengan pedangnya.
Tubuh Zhou Xuan terlempar dari atas tembok membentur ranah, memuntahkan darah segar beberapa kali.
Sedangkan Shi Ma Liang yang kehabisan tenaga Setelah melontarkan jurus tersebut, tidak bisa menghindar lagi.
__ADS_1
Saat Tombak Alung menghantam dengan deras mengenai kepala belakang nya.