LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
MENERIMA TAWARAN CHING KUAI


__ADS_3

Dengan Im Yang Sen Kung mudah bagi Wu Song ingin merubah air di dalam tong mandi sesuai dengan seleranya.


Wu Song sengaja tidak ambil kamar Istimewa, karena dia tidak ingin terikat makan-makanan penginapan ini yang belum tentu sesuai dengan seleranya.


Selesai mandi Wu Song melihat diatas meja kini sudah tersaji beberapa menu masakan pesanannya tadi.


Wu Song yang merasa sedikit lapar, dia langsung mengambil tempat duduk dan mulai mencicipi masakan di depan nya, tidak seenak masakan Se Se tapi jelas lebih enak dari masakan Lu Ping.


Sambil makan Wu Song jadi teringat dengan kedua istrinya yang sedang hamil besar.


Saat ini kemungkinan besar mereka berdua telah melahirkan, sayang dia tidak bisa hadir karena masalah yang dia janjikan kepada Si Ma Ling dan Si Ma Yi masih jauh dari kata selesai.


Tiba-tiba wajah seorang gadis cantik yang memiliki wajah dan bentuk tubuh yang sangat sempurna muncul dalam pikirannya.


Wu Song cepat menggelengkan kepalanya dan Mendel dalam hati apa- apaan ini kenapa tiba-tiba wajah dia muncul dalam pikiran ku.


Wajah yang barusan muncul adalah wajah Shi Ma Sian yang sedang menatap Wu Song dengan tatapan penuh harap akan cinta Wu Song.


Akibat munculnya bayangan tersebut Wu Song jadi kehilangan selera makan.


Dia buru-buru menghabiskan sisa nasi di mangkuknya, dan memanggil pelayan datang membereskan meja makan nya.


Setelah pelayan pergi Wu Song menutup pintu dan berbaring di kasur hingga tertidur.


Selama tiga hari Wu Song menunggu tidak ada tanda-tanda Chin Kuai mengutus orang memanggilnya.


Selama tiga hari ini Wu Song hidup seperti orang malas hanya makan dan tidur saja, dia merasa sangat bosan.


Tapi tidak ada jalan lain selain menunggu, bila sudah lewat 3 hari tidak ada kabarnya, Wu Song baru akan merubah rencananya.


Di hari keempat Wu Song sudah bersiap-siap ingin pergi meninggalkan penginapan tempat dia menginap selama ini.


Tapi di saat dia sedang bersiap-siap, pintu kamar tiba-tiba di ketuk dari luar


"Tok..tok..tok..!"


"Masuk ...! ada apa ?"


jawab Wu Song dari dalam.


Pelayan membuka pintu dengan penuh hormat dia berkata,


"Tuan... maaf menganggu, saya membawa tuan ini katanya ada yang hendak di sampaikan ke anda."


Seorang pemuda yang berusia sekitar 12 tahun maju kedepan memberi hormat kepada Wu Song sambil berkata,


"Tuan muda, Tuan Ching Kuai meminta saya menyampaikan kepada tuan muda, bahwa Tuan Ching Kuai sekarang sedang menanti anda di kediaman nya."

__ADS_1


Wu Song menganggukkan kepalanya dan berkata,


"Terimakasih anda duluan saja, sebentar lagi saya akan menyusul kesana."


Setelah pelayan itu pergi, Wu Song pun bersiap siap kemudian dia turun kelantai satu membereskan semua tagihannya.


Baru dia berjalan santai pergi menuju kediaman Ching Kuai.


Wu Song tidak mau terburu-buru, dia sedikit jual mahal biar Chung Kyai lebih penasaran menunggunya.


Sehingga tidak mengetahui bahwa sebenarnya, dia sangat membutuhkan bantuan Ching Kuai untuk menyelinap kedalam istana.


Wu Song tidak memilikinya ilmu 72 perubahan seperti Lu Sun dan Lu Fan sehingga untuk misi ini dia sedikit harus lebih repot.


Wu Song juga tahu situasi mendesak dia tidak mungkin diam menunggu kedatangan Lu Sun dan Lu Fan tiba.


Bila dia menunggu bisa-bisa saat masalah di sini beres Luo Yang dan Chang An sudah jatuh ke tangan Shi Ma Ong.


Berdasarkan prediksi Wu Song Panglima Sie hanya bisa menahan laju pergerakan Pasukan Rajawali Merah untuk mengalahkan dan menghancurkan nya.


Itu sangatlah tidak mungkin, dengan bantuan Si Topeng Besi dan bawahannya, Wu Song yakin Panglima Sie masih sanggup menahan pergerakan Pasukan Rajawali Merah sementara waktu.


Tapi itu tidak bisa bertahan lama, makanya dia dan gurunya harus cepat menyelesaikan bagian mereka masing-masing.


Baru kembali untuk menyerang dan menggencet pergerakan pasukan rajawali.merah dari segala arah.


Melewati halaman samping mereka tiba di sebuah taman samping rumah yang Asri.


Di sebuah bangunan tempat peristirahatan terlihat Ching Kuai sedang duduk menanti kedatangan Wu Song sambil tersenyum lebar.


Meski merasa jijik dan muak, Wu Song tidak menunjukkan nya, dia malah membalasnya dengan senyum hangat.


"Apa kabar Tuan Ching, ? maaf membuat anda menunggu."


ucap Wu Song sopan.


Ching Kuai tersenyum dan berkata,


"Tidak perlu sungkan boneka tampan, silahkan duduk."


"Kita langsung saja, kebetulan ada tawaran menarik untuk mu, ini menyangkut permintaan permaisuri."


"Dia ingin kamu menggoda dan menahlukkan Mimi Kui Fei, selir kesayangan Baginda raja."


"Bila kamu berhasil maka Permaisuri sendiri yang akan menjamin kamu bebas berkeliaran di istana."


"Bagaimana menurut mu ?"

__ADS_1


Wu Song terlihat diam pura-pura berpikir dan jual mahal, sesaat kemudian baru berkata,


"Bagaimana dengan syarat-syarat anda sebelumnya.'


"Tentu saja dengan adanya tawaran ini, semua syarat kemaren batal dengan sendirinya."


Wu Song pura-pura keberatan dan berkata,


"Bila masalah ini ketahuan Baginda raja, atau Permaisuri mengkambinghitamkan kami berdua, maka hanya ada satu jalan bagi kami berdua.."


"Mati sebagai pasangan Jina.."


Kasim Ching Kuai tersenyum dan berkata,


"Kamu adalah orang Permaisuri, asal kamu jalankan tugas dengan baik."


"Dia tentu tidak akan mempersulit diri mu."


"Tapi pilihan ada ditangan mu, aku tidak akan memaksa.."


ucap Ching Kuai yang juga pura-pura santai.


Padahal selain Wu Song dia tidak melihat ada pilihan lain lagi yang lebih cocok untuk tugas ini.


Bisa memanjat posisi dari bawah hingga menjadi Kui Fei, tentu Mimi juga bukan orang bodoh yang mudah di tahlukan.


Bila tidak permaisuri juga tidak akan mengambil resiko mengundang serigala masuk kedalam rumah.


Wu Song masih pura-pura berpikir, suasana sejenak menjadi hening.


Tak lama kemudian Wu Song mengangkat kepalanya menatap Kasim Ching Kuai sambil tersenyum lebar dia mengulurkan tangannya kearah hadapan Ching Kuai.


sambil berkata,


"Baiklah aku meyambut tugas ini, dan akan mengusahakan hasil terbaik buat Permaisuri."


"Kapan kita bisa memulainya ?"


tanya Wu Song dengan serius.


"Malam ini saat kentongan ke tiga, aku sendiri yang akan mangantar mu masuk ke istana."


ucap Ching Kuai cepat."


"Untuk kerahasiaan misi ini, sebaiknya anda tidak berkeliaran, tunggu kabar dari ku di kediaman ku."


ucap Ching Kuai berhati-hati.

__ADS_1


Meski dia menjadi otak dari rencana ini, tapi dia juga tidak bodoh sampai pergi melibatkan diri dalam masalah yang beresiko ini.


__ADS_2