LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
YI YI PERGI,


__ADS_3

Melihat sikap Yi Yi yang begitu pengertian dan penuh perhatian, hampir meledak perasaan Bun Houw yang merasa bersalah dan sedang kacau pikiran nya.


Bun Houw menangis darah di dalam hatinya, tapi penampilan luarnya tidak terlihat sama sekali.


Hanya terlihat kesan agak murung dan seperti sedang banyak pikiran dan masalah.


Mungkin di dunia ini hanya Yi Yi yang paling memahami perasaan Bun Houw saat ini.


Saat pelayan datang membawa arak dan cawannya, Yi Yi perlahan-lahan mengisi cawan dengan arak.


Kemudian sambil memberikan arah kepada Bun Houw, Yi Yi membelai punggung Bun Houw dengan lembut.


Bun Houw menerimanya dan meneguknya pelan-pelan sambil termenung.


Semua perkataan Pangeran Si Ma Ong mengiang-ngiang di dalam pikirannya.


Terutama kalimat menikahi Si Ma Yen, ini benar-benar membuat pikiran nya kusut.


Bun Houw bahkan ada sedikit menyesal kenapa harus masuk ke dalam lingkaran pusaran politik.


Seharusnya dia memilih hidup sederhana, berpetualang, keliling dunia bersama Yi Yi. Tentu hidup mereka akan jauh lebih bahagia.


Tapi saat ini semua sudah terjadi, mau menyesal juga sudah tidak bisa.


Dia harus menghadapi semuanya dan mencari solusi.


Secawan demi secawan sebotol demi sebotol tanpa berkata-kata Bun Houw terus minum.


Sampai akhirnya tertidur pulas di dalam pangkuan Yi Yi.


Yi Yi kemudian memapah Bun Houw kedalam kamar, membersihkan tubuhnya melepaskan sepatunya, semua Yi Yi lakukan seorang diri.


Setelah itu dia baru berbaring sambil memeluk Bun Houw dengan mesra.


Dalam mabuknya Bun Houw mengoceh sembarangan, termasuk semua beban pikirannya dia keluarkan semua.


Seperti keran bocor yang tidak bisa dihentikan, Yi Yi yang berbaring di sebelah Bun Houw langsung pias wajahnya.


Hatinya sangat nyeri mendengar ucapan Bun Houw, dia tidak tahu harus berkata apa.


Bun Houw adalah pertaruhan terbesar dalam hidup Yi Yi, dia sudah mempertaruhkan semuanya cuma buat Bun Houw.


Bila Bun Houw meninggalkan nya dan memilih menikah dengan gadis lain.

__ADS_1


Yi Yi sungguh tidak tahu apa yang harus dia lakukan, dan bagaimana menjalani kehidupan nya seorang diri di masa depan.


Yi Yi dia akan seperti sebuah kapal yang kehilangan arah dan tujuan.


Setengah dari jiwanya seolah-olah di cabut paksa darinya.


Apalagi saat ini dia sedang hamil anak Bun Houw, hal ini membuat nya semakin tidak tenang dan bersedih.


Airmata perlahan-lahan jatuh dari sudut matanya, Yi Yi mengigit bibir sendiri dan menghibur dirinya sendiri.


Jangan banyak berpikir, Bun Houw tidak mungkin memilih meninggalkan nya.


Bukankah Bun Houw juga sangat mencintainya.


Dalam keadaan hati pikiran dan perasaan tidak tenang, Yi Yi akhirnya menjelang subuh baru bisa tidur.


Saat bangun Yi Yi sudah tidak melihat Bun Houw, dengan panik Yi Yi bangun dan mengejar keluar kamar berteriak memanggil Bun Houw.


Pelayan cepat-cepat muncul dan berusaha menenangkan Yi Yi yang panik.


Bun Houw yang baru muncul dari dapur membawa sarapan yang khusus dia masak buat Yi Yi sangat terkejut.


Dia segera menyerahkan sarapan kepada salah satu pelayan, kemudian maju merangkul Yi Yi dan berkata,


Mendengar suara Bun Houw Yi Yi akhirnya lebih tenang dan memeluk Bun Houw erat-erat sambil berkata,


"Bun Houw ke ke aku sangat mencintaimu, aku tidak bisa kehilangan dirimu, aku tidak siap.


Tolong jangan tinggalkan aku, kalau Yi Yi bersalah Bun Houw ke ke boleh memaki dan memarahi Yi Yi sepuas hati.


bahkan boleh memukul Yi Yi sesuka hati,


Yi Yi tidak akan melawan, tapi tolong jangan pernah meninggalkan Yi Yi. ucap Yi Yi bercampur Isak.


Melihat respon dan sikap Yi Yi yang sangat tidak biasa ini, Bun Houw sadar pasti Yi Yi telah mengetahui semuanya saat dia mabuk semalam.


Bun Houw memeluk Yi Yi erat-erat, hatinya sangat hancur berdarah Seakan-akan mau meledak.


Melihat kesedihan Yi Yi saat ini, Bun Houw benar-benar tidak tahu mau berkata apa lagi.


Bun Houw perlahan-lahan membawa Yi Yi masuk kedalam kamar menyuapinya makan, dengan penuh kasih sayang dan perhatian. Berusaha menenangkan Yi Yi.


Bun Houw mengambil cuti seminggu tidak pergi ke barak militer, sehari-hari selain duduk termenung sedih, dia akan berusaha tersenyum menghibur dan menemani Yi Yi.

__ADS_1


Yi Yi tidak bodoh dia juga tahu Bun Houw hanya pura-pura tersenyum untuk menyenangkannya.


Sebenarnya Bun Houw sangat tersiksa dan menanggung semua kesedihan seorang diri.


Yi Yi adalah wanita yang sangat lembut dan pengertian dia sangat mencintai Bun Houw dan memahami Bun Houw.


Di dunia ini yang paling memahami Bun Houw mungkin cuma Yi Yi lah satu-satunya, bila Yi Yi mengatakan dirinya no 2 tidak akan ada orang yang bisa menjadi no 1 dalam memahami Bun Houw.


Selama dua hari ini Yi Yi selalu menempel dengan manja di sisi Bun Houw, baru saat Yi Yi tertidur lah Bun Houw punya kesempatan menunjukkan ekspresi yang sebenarnya.


Dan memikirkan langkah yang harus dia ambil, karena waktu tinggal sehari lagi.


Tepat hari ketiga pagi saat bangun tidak seperti biasanya, Bun Houw tidak melihat Yi Yi tidur pulas di sisinya.


Bun Houw melihat di sisinya tidak ada bayangan Yi Yi, Bun Houw menjadi cemas dia mencari-cari keluar kamar dan semua tempat juga menanyakan pada semua pelayan nya.


Tapi tetap tidak menemukan Yi Yi, Bun Houw langsung menyusul ke rumah lama mereka yang di atas bukit tetap saja tidak menemukan Yi Yi.


Yi Yi bagaikan hilang di telan bumi, Bun Houw sangat sedih dengan lesu dia kembali kerumah.


Bun Houw tahu bila Yi Yi berniat menghindari nya sampai mati pun dia mencarinya tidak bakalan ketemu.


Saat kembali ke kamarnya Bun Houw tidak sengaja melihat sepucuk surat di atas meja, dengan terburu-buru Bun Houw mengambil dan membuka surat tersebut.


Benar saja itu adalah surat yang ditulis oleh Yi Yi untuknya.


Di dalam surat di sebutkan,


Saat Bun Houw ke ke membaca surat ini berarti aku sudah pergi, Bun Houw ke ke tak perlu mencari ku dan membuang-buang waktu.


Masih banyak hal penting yang menunggu Bun Houw ke ke pergi menyelesaikan nya.


Bun Houw ke ke tidak perlu khawatir pada ku, aku baik-baik saja dan akan mengurus diriku sendiri dengan baik.


Bun Houw ke ke pergilah dengan tenang menyelesaikan urusan yang harus di selesaikan.


Kedepannya jaga lah diri Bun Houw ke ke dengan baik, aku selalu mendoakan yang terbaik untuk Bun Houw ke ke.


Hiduplah dengan bahagia bersama nya.


Tertanda Yi Yi


Wanita yang tidak pernah menyesal jatuh cinta padamu.

__ADS_1


__ADS_2