LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
SO SOO TERSADAR DARI TIDURNYA


__ADS_3

Sedangkan tangan kirinya bergerak dengan cakar naga meradang yang bisa memanjang dan memendek bergerak sesuka hati, berkat dukungan tenaga sakti Wu Xiang Sen Kung.


Di tempat lain Xue Yen mulai bergerak menyerang dengan tarian pedang badai salju dan es menyerang ketiga tetua yang menghalangi jalannya.


Si Topeng Besi juga bergerak mengimbangi Xue Yen dengan energi pedang pelangi yang melesat menyerang tetua Yi Lei Tian.


Meski mereka kehilangan tetua angin, tapi sebagai tetua yang memiliki kesaktian tinggi, kehilangan satu personil bukan masalah besar buat mereka.


Tetua Hujan meningkatkan kekuatan curah hujan menjadi lebih besar, lalu dia memanfaatkan air hujan sebagai senjata tajam yang diarahkan menyerang Si topeng besi dan Xue Yen.


Meski tarian pedang badai salju dan es Xue Yen berhasil membelokkan sebagian serangan Tetua hujan.


Tapi karena rapatnya curah hujan yang melesat bagaikan mata pisau kearahnya.


Xue Yen tidak bisa menghentikan secara sempurna dengan tarian pedang nya.


Dia terpaksa menggunakan Tapak es abadi membentuk.perisai es di depan nya untuk menahan serangan tersebut.


Si Topeng Besi tidak kesulitan menahan serangan tersebut dengan energi perisai pelindung nya.


Perisai pelindung Si topeng besi membentuk sebuah kubah melindungi seluruh tubuhnya.


Bahkan setetes hujan pun tidak bisa mengenainya sama sekali.


Melihat pertahanan yang ditunjukkan Si topeng besi dan Xue Yen.


Tetua Petir dan listrik membantu tetua hujan melakukan serangan mereka.


Tetua Petir melepaskan petir yang menggelegar menyambar kearah Xue Yen dan si topeng besi.


Sedangkan tetua listrik mengalirkan listriknya lewat air hujan menyengat kearah Xue Yen dan Si topeng besi.


Setelah tersambar oleh petir dan listrik beberapa kali, perisai pelindung es tebal Xue Yen mulai retak-retak dan akhirnya meledak pecah berkeping-keping.


Dengan pecahnya perisai tersebut, serangan ketiga tetua itu kini melesat cepat kearah Xue Yen.


Si Topeng Besi bergerak melindungi Xue Yen dengan perisainya, begitu merasakan Xue Yen dalam bahaya, lewat pendengaran nya yang tajam


Sebuah Pat Kwa muncul di depan perisai si Topeng Besi, menyedot semua energi Hujan petir dan listrik yang di lepaskan oleh ketiga tetua tersebut.


Hingga tak bersisa lalu diubah menjadi energi pedang pelangi yang melesat menjadi sebuah pedang pelangi raksasa.


Menebas kearah ketiga tetua itu, Ketiga tetua itu menarik kembali serangan mereka di gunakan untuk mengikis serangan pedang pelangi yang melesat kearah mereka.

__ADS_1


Kedua kekuatan besar bentrok di udara menimbulkan ledakan dahsyat.


Si Topeng Besi beserta Xue Yen dan energi pelindung nya terdorong mundur kebelakang.


"Guru Bing sebaiknya anda mengambil jalan memutar, urusan di sini serahkan pada ku.."


"Aku akan menahan mereka.."


Xue Yen mengangguk kemudian dia melesat mundur menjauh mengambil jalan memutar.


Dia melesat mengejar kearah Tetua angin pergi tadi.


Tapi baru saja tiba ditepi sungai, dia sudah di hadang oleh tetua angin yang sedang tersenyum dingin menantinya.


Kedua orang itu pun kemudian terlibat Pertempuran seru.


Kemampuan mereka berdua cukup imbang dalam waktu singkat akan sulit ditemukan siapa menang siapa kalah.


Begitu pula dengan Si Topeng Besi, dia dan ketiga tetua itu juga terlibat pertarungan seru dan imbang.


Setiap Si Topeng Besi melepaskan energi pedang pelangi menyerang mereka, mereka bertiga akan menggabungkan kekuatan mereka menyambutnya dengan serangan hujan petir dan listrik.


Begitu pula bila mereka menyerang Si Topeng Besi, serangan mereka akan terserap pusaran Pat Kwa, yang bisa menyerap semua kekuatan alam semesta.


Di tempat lain di sebuah kapal mewah dan besar di mana kapal tersebut sedang bergerak menjauh dari Luo Yang.


Terlihat So Soo yang baru tersadar dari tidurnya sedang memijit keningnya yang masih terasa pusing dan berputar-putar.


Dia kembali teringat kejadian sebelum dia tertidur pulas.


Tadi dia dan suaminya sedang asyik makan minum, tapi setelah menerima secawan anggur dari suaminya yang menyulanginya sambil berkata,


"So Soo ini adalah arak ungkapan rasa cinta ku padamu, dan ungkapan bahwa aku tidak pernah menyesal mencintai mu.."


"Semoga di kehidupan berikutnya aku masih bisa tetap menjadi suami mu.."


Saat menerima dan meminum secawan arak inilah dia langsung tertidur kehilangan kesadarannya.


So Soo yang cerdik setelah bangun dari tidurnya dia langsung merasa ada yang tidak beres.


Dengan perilaku dan sikap suaminya, akhir-akhir ini pun dia sebenarnya sedikit curiga dengan gerak-gerik suaminya yang penuh misteri dan mencurigakan.


Tapi berhubung kemesraan dan kasih sayang yang ditunjukkan Lee Yong sepanjang perjalanan dia menjadi sedikit terlena dan melupakan kecurigaan nya.

__ADS_1


Dia terlalu menikmati kebahagiaan yang tiada habisnya di berikan Lee Yong dengan sangat tulus.


So Soo berusaha bangun untuk duduk menghilangkan rasa pusing di kepala nya, kemudian dengan terhuyung-huyung dia bangun keluar dari kamarnya dan berteriak,


"Yong ke ke...! Sayang...! kamu di mana..!"


"Yong...!"


teriakan So Soo terputus saat dia melihat diruang tengah terbaring seseorang sedang menatap kearahnya dengan tatapan penuh penyesalan dan terima kasih.


Pria itu adalah pria yang pernah mengisi hati pikiran dan perasaan nya, sebelum dia akhirnya memilih menikah dengan Lee Yong yang sangat mencintai nya.


Pria ini lah yang masih meninggalkan sedikit penyesalan dan rasa bersalah karena tidak bisa berada disisinya membantunya menghadapi bahaya.


Membuat nya sulit menikmati kebahagiaan yang di berikan dengan tulus oleh suaminya Lee Yong.


Kini pria tersebut terbaring di sana dengan kedua tangan putus sebatas siku, tapi sudah di berikan perawatan dan lukanya sudah di bungkus dengan rapi.


"So Soo kenapa kamu masih memaksakan diri datang ketempat berbahaya ini. ?"


"Hanya untuk menyelamatkan seorang tiada guna seperti ku ini.."


ucap Bun Houw pelan.


"Aku..aku.. tidak.."


So Soo sedikit bingung dia tidak tahu apa yang terjadi, dia juga tidak mengerti kenapa Bun Houw bisa berada di sini.


Kemana pula Lee Yong suaminya dia masih sedikit bingung dengan berbagai teka-teki yang berada dalam pikirannya.


Melihat reaksi So Soo Bun Houw yang cerdik pun tahu, dalam hal ini So Soo tidak terlibat langsung.


Kedatangan pihak Panglima Goguryeo Lee Yong yang datang menyelamatkan nya, bukan atas perintah So Soo.


Tapi semua ini pasti berkaitan dengan So Soo.


"Bun Houw ke ke apa yang sebenarnya terjadi kenapa kamu bisa ada di sini ? dan ta..tangan mu kenapa ?"


tanya So Soo lembut dan sedikit kaget melihat kondisi kedua tangan Bun Houw.


Bun Houw menghela nafas panjang dan berkata,


"Aku berperang melawan guru ku dan aku kalah.

__ADS_1


__ADS_2