LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
PENYESALAN KAISAR SHI MA JUN,


__ADS_3

Karena semua penjaga sudah berhasil di lumpuhkan, termasuk Pasukan patroli pun sudah di ganti menjadi Pasukan Rajawali Merah yang menyamar.


Maka ransum makanan kini dengan bebas di pindahkan ke kapal yang menunggu di dermaga.


Menjelang pagi, sudah tidak ada waktu lagi untuk memindahkannya, maka sisa ransum di bakar oleh Pasukan Rajawali Merah sebelum mereka pergi meninggalkan lokasi penyimpanan perbekalan Jendral Bai.


Saat Pasukan Jendral Bai menyadari gudang perbekalan mereka terbakar, api sudah terlalu besar tidak bisa dipadamkan lagi.


Di tambah gudang perbekalan juga menyimpan beberapa Tong besar berisi arak, sehingga saat tersambar api, Arak-arak di dalam tong pun meledak hebat.


Api pun berkobar-kobar semakin besar, semua usaha penyelamatan dengan penyiraman air menjadi sia-sia.


Semua ransum perbekalan Jendral Bai habis ludes terbakar tanpa sisa.


Untungnya ransum perbekalan jendral muda He letak nya terpisah berjauhan dengan lokasi perbekalan Jendral Bai.


Sehingga kini seluruh pasukan Jendral Bai hanya bisa bertahan bergantung pada perbekalan Pasukan Jendral He.


Karena kondisi ini tidak ada jalan lain, selain cepat-cepat menahlukkan Han Gu Kuan, dan merebut Chang An kembali baru mereka semua bisa selamat.


Mereka tidak bisa mengharapkan bantuan dari Han Zhong yang menyerang dari si si lain.


Karena sampai saat ini tidak terlihat baik Yue Fei maupun istrinya, sibuk dan harus membagi kekuatan menghadapi invasi dari Han Zhong


Maka pagi itu juga serangan Jendral Bai memimpin sendiri di garis depan melakukan serangan habis-habisan.


Tapi baru saja pertempuran di mulai hujani salju mulai turun, Yue Fei tersenyum lebar berdiri di atas tembok sambil menatap langit.


Di mana bunga bunga salju mulai menempel di wajah topi dan jubah nya.


Yue Fei tersenyum senang, karena semua ini sudah masuk dalam perkiraan nya, kini adalah memasuki awal bulan 12.


Jadi cepat atau lambat dalam 3 hari ini, pasti salju akan turun, bila hal itu terjadi. Pertempuran pasti akan tertunda, karena pasukan musuh tidak akan sanggup bertempur dalam cuaca yang membeku.


Lagipula tembok Han Gu Kuan yang akan di lapisi es akan menyebabkan Pasukan penyerang kesulitan memanjat karena licin.


Bahkan untuk menyandarkan tangga pun sulit apalagi memanjat.


Jendral Bai yang melihat situasi ini belum mau menyerah, Jendral muda He sudah menyarankan dia agar membatalkan serangan.

__ADS_1


Tapi karena gengsi dia menolaknya dan terus memaksa menyerang, akhirnya Jendral He terpaksa mengikutinya melakukan serangan frontal.


Tapi kenyataannya sangat sulit, tangga sangat sulit di pasang karena tembok sangat licin.


Selain itu Pasukan Rajawali Merah dari atas tembok terus mengguyur air kearah Pasukan yang berada di bawah tembok.


Begitu angin musim dingin datang menerpa, pakaian para pasukan yang basah langsung membeku jadi es.


Akhirnya para pasukan banyak yang membeku kedinginan menggigil di bawah tembok.


Tidak bisa bergerak melakukan serangan.


Bahkan mengangkat senjata pun sulit apalagi melakukan serangan dengan memanjat tembok.


Jendral Bai sendiri terkena panah yang di lepaskan oleh Yue Fei yang sengaja mengincar, mahluk tua yang sangat di bencinya itu.


Untungnya Jendral He melihat, saat Yue Fei menarik panah nya membidik Jendral Bai.


Sehingga dia menubruk Jendral Bai dari samping.


Sehingga panah hanya menancap di bahu, bukan di jantung seperti yang Yue Fei inginkan.


Yue Fei mengumpat,


Dengan terlukanya Jendral Bai tidak ada alasan lain, selain menarik mundur seluruh pasukan.


Jendral He menggantikan Jenderal Bai, mengambil keputusan penarikan mundur pasukan.


Hujan salju berlangsung selama 3 hari 3 malam, ini semakin mempersulit situasi Pasukan pimpinan Jendral Bai.


Kini di perkemahan Pasukan Jendral Bai dan Jendral He, mulai muncul masalah baru,


Yaitu pembagian perbekalan.


Masalah pembagian perbekalan untuk ransum Pasukan mulai terjadi keributan di intern mereka sendiri.


Yue Fei yang mendapatkan laporan dari mata-matanya soal keributan tersebut semakin tersenyum lebar.


Yue memerintahkan agar di tembok Han Gu Kuan para koki di kirim kesana, dan memasak makan yang berbau wangi dan menyengat.

__ADS_1


Selain itu Pasukan Rajawali Merah di perintahkan untuk terus bernyanyi lagu, saat malam tiba kehangatan kelembutan selimut tidur di rumah, yang menanti kepulangan anda.


Juga istri cantik dan anak lucu sedang menunggu kepulangan mereka, di depan pintu rumah sambil melihat hamparan salju yang hampa.


Ide Yue Fei ini begitu di jalan kan, para pasukan Jendral Bai mulai banyak yang kabur melarikan diri.


Sedangkan yang tetap tinggal, semangat tempur mereka kini sudah berada di titik 0.


Semua ini juga masuk dalam rencana dan prediksi Yue Fei, sebelum pertempuran ini di mulai.


Kini selangkah demi selangkah semua bergerak sesuai dengan prediksi dan rancangan strategi yang sudah dia siapkan.


Kini dia dan Pasukan nya, hanya perlu duduk maka dan bernyanyi sambil menonton sandiwara yang terjadi di luar tembok.


Karena tidak punya pilihan lain, akhirnya Jendral Bai dan Jendral He harus menarik mundur seluruh pasukan mereka kembali ke Luo Yang karena kehabisan perbekalan.


Dan mental Pasukan mereka yang kian hari kian turun, bahkan Pasukan Jendral He sendiri pun mulai ikut goyah.


Mereka ingin pulang berkumpul dengan keluarga, tidak mau mati sia-sia diranah asing.


Mereka masih ingin hidup untuk merayakan tahun baru yang sebentar lagi akan datang.


Sementara itu di Istana Kaisar Shi Ma Hui, di Luo Yang, setiap hari kaisar Shi Ma Hui selalu mendapat berita perkembangan di garis depan.


Setiap harinya di lewatkan dengan kemarahan kekesalan kekecewaan dan kecemasan.


Akhirnya tubuhnya tidak kuat menerima semua laporan berita itu, Kaisar Shi Ma Hui tumbang, jatuh sakit terkapar di atas kasur tidak bisa bangun.


Dalam keadaan sakit, kaisar Shi Ma Jun mengeluarkan titah, memanggil pangeran Shi Ma Yan dan putri Nan Yang Shi Ma Ling adiknya segera kembali ke istana.


Dan mengangkat Jendral tua Sie Jin Kui kembali menjabat sebagai Panglima tertinggi Dinasti Jin.


Yang akan membawahi tiga angkatan bersenjata.


Maka segera berangkat lah rombongan Kasim Wei menuju Xiang Yang membawa Titah kaisar Shi Ma Jun.


Kini kaisar hanya bisa menyesali keputusannya, tidak mau mendengarkan nasehat dari Jendral Wu e He, lebih mempercayai Jendral bodoh seperti Bai Lun.


Tapi kaisar sama sekali tidak menyalahkan selir Bai, karena semua keputusan ini dia sendiri yang memutuskan nya.

__ADS_1


Tidak ada kaitannya dengan selir tercintanya itu, pikir kaisar Shi Ma Jun dalam hati.


Inilah perbedaan besar Shi Ma Jun dan Shi Ma Yi, sehingga Shi Ma Yi kurang mempercayai kemampuan putranya ini.


__ADS_2