LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM

LEGENDA PENDEKAR SULING HITAM
PERTEMUAN MEMBAHAGIAKAN


__ADS_3

Kim So Soo terhenyak berdiri mematung, mendengar suara khas yang sangat membekas di hatinya.


Dia masih teringat dengan sangat jelas di detik-detik terakhir suara inilah yang mengucapkan selamat tinggal dan telah menolong nyawanya dan nyawa ayahnya.


Tapi untuk itu suara ini membayar mahal dengan menukarnya dengan nyawanya sendiri.


Apakah ini mungkin, apakah karena aku terlalu memikirkannya hingga muncul khayalan tidak nyata ini.


Bila aku membalikkan tubuhku melihat nya semua ini akan sirna.


Aku akan kembali ke kenyataan menyedihkan bahwa dia benar-benar telah pergi dan tidak akan pernah kembali lagi.


Kim So Soo terlihat ragu-ragu, sebuah tangan menyentuh bahu nya dengan lembut dan berkata,


"Kenapa kamu tidak melanjutkan hidup mu dengan bahagia ? mengapa kamu harus menyusahkan diri mu sendiri.?"


Perlahan-lahan tangan itu membantu memutar tubuh Kim So Soo agar menghadap kearah nya.


"Jangan...aku tidak mau melihat mu hilang untuk kedua kalinya...ku mohon...jangan.."


ucap Kim So Soo lirih sambil memejamkan matanya.


Kim So Soo tidak berani membuka matanya, dia takut begitu membuka matanya.


Semua khayalan yang indah ini akan sirna terbawa angin, yang tersisa hanya dirinya yang kesepian dan menyedihkan.


Dia sudah puas merasakan kesepian dan kedinginan menghadapi malam hari yang gelap sepi sunyi dan dingin.


Dia tidak ingin mengulangi nya kembali, meski ini cuma khayalan sekalipun dia ingin menikmati kehangatan yang bersifat sementara ini.


Meski hanya sebentar itu jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.


Kim So Soo yang sedang memejamkan matanya merasa tubuhnya ditarik kedalam pelukan seorang yang memeluknya dengan lembut dan hangat.


Sesaat semua perasaan kesepian dan kesedihan seolah-olah menemukan tempat berlabuh.


Kim So Soo membalas memeluknya dengan erat dengan sepasang mata terpejam, dan menangis pilu mengeluarkan segenap perasaannya yang ditahan-tahan dan ditekannya selama ini.


Pria itu mempererat pelukannya dan berkata,


"So Soo gadis bodoh jangan menangis lagi, lupa kah kamu dengan pesan terakhir ku.."


Kim So Soo menggeleng pelan tapi dia sama sekali tidak menghentikan tangisannya, malah suara tangisannya kini semakin kencang dan pilu.


Pria itu menengadah melihat bintang di langit, dua butir air bening juga mengalir dari sudut matanya dan jatuh mengenai rambut So Soo yang hitam halus dan wangi.

__ADS_1


Akhirnya pria itu tidak berkata apa-apa lagi, dia membiarkan So Soo mengeluarkan seluruh beban perasaannya sepuasnya.


Beberapa saat kemudian setelah merasa So Soo sudah mulai lebih tenang, pria itu baru mulai kembali berkata,


"So Soo bukalah mata mu, tatap lah aku.."


Kim So Soo menggeleng kecil dan berkata,


"Kakak Lee Yong aku tidak mau, aku takut.."


"Kamu takut apa ?"


"Aku takut setelah aku membuka mata, kamu akan kembali sirna, pergi meninggalkan ku seorang diri.."


ucap Kim So Soo mengungkapkan apa yang dirasakannya.


Lee Yong tersenyum


Pemuda itu memang Lee Yong setelah dirinya tertolong oleh pendeta aneh dan di hidupkan kembali.


Dan menerima petunjuk ilmu aneh dari Pertapa itu, dia dan Juseon kembali ke istana Goguryeo untuk menemui pujaan hati mereka masing-masing.


Tadinya Lee Yong masih ragu untuk pergi menemui So Soo, karena yang dia tahu selama ini yang di cintai oleh Kim So Soo adalah Bun Houw.


Hingga dia mendapat penjelasan dari adik So Soo, istri Juseon adik seperguruannya kini.


Lee Yong sambil tersenyum menggoda So Soo yang sangat di cintai nya selama ini, dia pun berkata,


"So Soo kamu harus membuka mata mu untuk melihat dan membuktikannya, siapa tahu yang kamu peluk saat ini adalah pengemis dekil yang bau.."


So Soo masih menggelengkan kepalanya dengan manja berkata,


"Tidak tubuh mu tidak bau sama sekali.."


Lee Yong tertawa dan berkata,


"Tidak bau berarti wangi, jangan-jangan yang kamu peluk adalah penjahat pemetik bunga..?"


Mendengar hal ini, Kim So Soo terlihat sedikit menegang tubuhnya, dia menjadi ragu, perlahan-lahan dia melepaskan pelukannya.


Dan mundur dua langkah kebelakang sambil berkata,


"Berjanjilah dahulu, bila kamu adalah kakak Lee Yong, kamu tidak boleh pergi meninggalkan ku lagi."


Lee Yong tersenyum mengangguk dan berkata,

__ADS_1


"Baiklah aku berjanji, akan selalu menemani mu, hingga kamu tidak menghendaki ku lagi.."


Kim So Soo perlahan-lahan membuka matanya, ternyata pria di hadapannya benar adalah Panglima muda Lee Yong yang selalu di rindukan nya selama ini.


Baik siang maupun malam wajah di hadapannya ini, tidak pernah meninggalkan pikirannya.


"Kakak Lee Yong be.. benarkah itu kamu..."


"Aku tidak sedang bermimpi kan ?"


ucap Kim So Soo menatap tak percaya.


Lee Yong tersenyum bahagia merentangkan sepasang tangannya dan berkata,


"Adik So Soo ini benar aku, kakak mu Lee Yong, kamu tidak sedang bermimpi, kemarilah rasakan.."


Kim So Soo tidak menunggu ucapan Lee Yong untuk yang kedua kalinya, dia langsung maju memeluk Lee Yong dengan erat sambil tertawa dengan airmata bercucuran dia berkata,


"Kakak Lee Yong berjanjilah jangan tinggalkan aku sendiri lagi, aku akan mengikuti kemanapun kamu hendak pergi."


"Aku dulu pernah sangat mengecewakan dan menyia-nyiakan perasaan mu."


"Kini aku di beri kesempatan kedua, aku tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan ini lagi."


"Aku akan memanfaatkan setiap menit setiap detik waktu kebersamaan kita dengan sebaik-baiknya untuk mencintai mu sepenuh hati."


"Aku akan menggunakan cinta ku mengobati semua perasaan mu yang secara tidak sengaja telah ku lukai dengan mendalam."


Lee Yong memeluk Kim So Soo dengan penuh kasih sayang dan berkata,


"So Soo mari kita temui ayah mu, menikahlah denganku, jadilah istri ku, kamu mau kan ?"


So Soo mengangguk cepat dan berkata,


"Tidak ada yang lebih ku harapkan lagi selain hal itu, tentu saja aku mau."


Mereka berdua kemudian tertawa bahagia berangkulan meninggalkan tembok benteng kota menuju istana menemui Kaisar Kim Douk.


Kaisar Kim Douk yang kebetulan sedang duduk ngobrol dengan Kakek Lee Yong.


Mereka berdua tertawa gembira saling pandang saat Lee Yong datang bersama Putri Kim So Soo meminta restu pernikahan mereka berdua.


Tidak perlu menunggu waktu lama, 3 hari berikutnya diselenggarakan pesta pernikahan yang sangat meriah selama 3 hari 3 malam di kerajaan Goguryeo.


Kedua mempelai yang cantik dan tampan itu adalah Putri Kim So Soo dan Panglima Lee Yong, keduanya terlihat sangat bahagia, setelah melewati begitu banyak suka dan duka.

__ADS_1


Akhirnya mereka bisa di beri kesempatan kedua untuk hidup bersama menikmati kebahagiaan mereka.


__ADS_2