
Wu Song dan rombongannya akhirnya sampai di mulut Lembah Alam Penebus Dosa.
Sejak Kaisar Langit melepaskan Xiang Lung menantunya bersatu dengan putrinya.
Lembah Alam Penebus Dosa Dewa Buangan sudah terlepas dari segel, sehingga untuk keluar masuk lembah dapat dilakukan dengan perjalanan biasa .
Tidak perlu seperti Lu Sun dulu yang harus terjun dari Jurang Neraka Bumi, atau lewat bantuan dari Naga Hitam.
Meski bisa ditempuh lewat jalan biasa tapi mereka harus melewati Hutan Bambu menyesatkan.
Bila tidak mengetahui rahasia formasinya, jangan harap orang bisa masuk dan keluar dari hutan ini dengan selamat.
Mahluk apapun akan terkurung dan berputar-putar tanpa arah didalam hutan ini sampai mati.
Ketika rombongan Wu Song memasuki hutan ini, Wu Song mengawasi Bun Houw sedangkan Yi Yi ditemani Lu Ping.
Agar jangan sampai terpisah dan terjebak dalam hutan ini.
Bun Houw dan Yi Yi memandang dengan bergidik melihat begitu banyak tulang belulang berserakan didalam hutan ini.
Bukan cuma tulang manusia saja, disana juga banyak tulang belulang hewan lainnya.
Tapi karena Wu Song dan Lu Ping sejak kecil sampai besar tumbuh di lembah, tanpa kesulitan mereka semua bisa keluar dari hutan bambu itu tanpa kesulitan sama sekali.
Ternyata setelah menembus hutan bambu Wu Song dan rombongannya sampai didepan gua lokasi Naga Hitam dulu lahir.
Dari sana rombongan Wu Song menuju tepi sungai yang berarus deras seperti arung jeram.
Kemudian Wu Song membawa Bun Houw melompat kesebuah lubang gelap mirip Gua yang menghadap kebawah sedangkan Lu Ping mengurus Yi Yi.
mereka mendarat dan tiba di gua tempat hukuman Xiang Lung dulu, mereka melewati jalur air Wu Song menyeret Bun Houw sambil berenang keluar dari gua, sedangkan Lu Ping membantu Yi Yi.
Wu Song dan Lu Ping tidak bersedia memberikan nafas bantuan seperti Lu Sun dan Siau Ching dulu, mereka memilih berenang keluar dengan cepat dan membiarkan Bun Houw dan Yi Yi kehabisan nafas dan menelan air, kemudian pingsan.
Baru setelah keluar dari dalam air terjun, mereka menggantung Bun Houw dan Yi Yi di dahan pohon dalam posisi terbalik. Sambil mengurut dada dan punggung, agar air yang masuk kedalam paru-paru menyumbat pernapasan. Dapat dimuntahkan keluar lewat mulut mereka.
Melihat mereka mulai sadar Wu Song dan Lu Ping menurunkan mereka untuk berbaring sejenak.
Sambil menunggu mereka pulih Wu Song menangkap ikan lele putih membakarnya, untuk makan siang mereka.
Wu Song ketika sedang membakar ikan teringat masa-masa kecil dan bahagia dia dulu bersama Lu Ping dan Lu Fan makan ikan bersama.
Tak disangka dalam sekejap waktu gadis yang duduk disampingnya ini sekarang telah menjadi kekasih dan calon istrinya.
Mengingat hal ini Wu Song tersenyum bahagia, Lu Ping menyenggolnya sambil berbisik bertanya,
"Kenapa kamu tiba-tiba tersenyum sendiri sedang memikirkan apa."
Wu Song tersenyum dan menjawab "rahasia.."
"Ohh menyebalkan.." sungut Lu Ping sebal karena Wu Song membuatnya penasaran.
Lu Ping kemudian menggoyang lengan Wu Song dengan manja dan berkata,
"Song Ke ke cerita lah... kamu tadi sedang melakukan apa..?"
Wu Song sambil tersenyum malah bernyanyi,
Waktu berlalu dengan cepat.
Kita tidak dapat memutarnya kembali.
Aku menjadi sadar cinta itu perlu
Perhatian
Sebenarnya aku juga takut
__ADS_1
Kamu nanti akan melukai
Hati ku.
Sehingga sering duduk
Melamun menatap langit.
Tapi aku tetap percaya akan
Masa depan kita berdua.
Mungkin kamu juga mengerti
Cinta tulus Yang kuberikan
Padamu.
Selamanya aku tidak
Akan melepaskan dirimu
Juga tidak akan pernah
Meninggalkan mu.
Tidak perduli perjalanan kita
Dimasa depan ada berapa
Banyak kesulitan dan penderitaan.
Aku tetap akan membuat mu
Merasakan kebahagiaan.
Karena dirimu adalah
hidupku
Setelah berlalu sekian tahun
kemudian
Akankah kamu masih akan
mencintai diriku.
Akankah kamu tetap bersandar
Dalam pelukan ku.
Dan memanggilku, Suamiku...
Hingga saat kita tersisa
Nafas terakhir.
Akankah kamu ingat
Janji diantara kita
Yang berkata di kehidupan
kita berikutnya kamu masih akan
kembali mencintai ku
__ADS_1
Sekali lagi.
Xu Duo Nian Yi Hou.
Mendengar lirik lagu ini, Lu Ping pun sadar yang membuat Wu Song tersenyum sambil
melamun adalah membayangkan masa lalu mereka.
Lu Ping teringat perkataan nya yang terakhir sebelum Wu Song meninggalkan lembah.
Dia langsung bersandar dalam pelukan Wu Song dengan berlinang air mata penuh penyesalan dia berkata,
"Suamiku aku akan mencintaimu selamanya dan tidak akan pernah meninggalkan mu."
Wu Song tersenyum lembut menghapus air mata Lu Ping dan berkata,
"Aku juga sangat mencintai mu istriku."
Kemudian Wu Song menunduk memberikan ciuman mesra yang langsung disambut oleh Lu Ping dengan penuh rasa haru dan bahagia.
Tiba-tiba terdengar Bun Houw berdehem batuk-batuk kecil..
Membuat suasana romantis itu berhenti seketika, Wu Song dan Lu Ping dengan terkejut melepaskan ciuman mereka secara mendadak.
Setelah melihat pengganggu nya adalah Bun Houw, yang sedang tersenyum-senyum menggoda mereka berdua.
Lu Ping langsung menjadi kesal dan sebal dia langsung berkata,
"Di sana ada Yi Yi kenapa kamu tidak disana menemaninya? malah kesini."
"Dasar pengganggu"
Bun Houw langsung membantahnya dengan alasan yang dibuat-buat, hanya saja karena dia pandai bicara dan merangkai kata sehingga kata-kata nya terasa masuk akal dan beralasan kuat.
Bun Houw menjelaskan dia takut ikan yang dibakar Wu Song nanti jadi murung, bila tidak dijaga.
Dia datang kesini buat membantu menjaga ikan tidak sampai mutung.
Lalu ketika dia sedang mendekat kearah ikan dia tersedak ludahnya sendiri sehingga terbatuk-batuk.
Dia bukan sengaja datang mengganggu acara baik mereka.
Lu Ping tidak bisa berkata-kata lagi tapi dia masih kesal sehingga dia langsung mendengus dan berkata dengan mencibir,
"Hanya wanita yang lembut manis seperti yang duduk disana itu yang percaya dengan mulut ular mu."
Bun Houw tersenyum menatap Lu Ping kemudian dia berkata,
"Karena kamu tidak percaya, kamu sendiri. yang bilang kamu tidak manis dan tidak lembut seperti Yi Yi bukankah begitu..?"
Lu Ping wajahnya menjadi merah dan matanya melotot marah kemudian dia mengangkat tangannya.
Bun Houw cepat berlari berlindung dibelakang Wu Song dan berkata,
"Kakak Song lihat wanita buas itu akan membunuhku."
Wu Song menoleh kearah Bun Houw dan berkata,
"Kalau kamu ingin mendalami ilmu silat disini, ku sarankan sebaiknya kamu tidak pernah mencari masalah dengan nya."
"Atau kamu nanti akan menyesal."
Mendengar kata-kata Wu Song, Wajah Bun Houw menjadi pucat.
Jangan-jangan benar gadis galak ini adalah kunci dia untuk mendapatkan ilmu silat tingkat tinggi.
Dia telah beberapa kali menyinggungnya bagaimana baiknya sekarang, Bun Houw memutar otaknya berpikir keras.
__ADS_1
Tiba-tiba terdengar suara dari langit terlihat seorang pria muda dan sangat tampan sedang melayang diudara.
Tubuhnya sangat kekar ototnya melingkar-lingkar tangan ,bahu, dada, perut semua ototnya tumbuh dengan sempurna dan sangat proporsional.