
Kenzie dan Meisya tiba diperusahaan Evoty yang menjadi klien mereka untuk pemesanan produk yang sedang mnejadi masalah
"Selamat siang, Saya Kenzie. Kami ingin menemui penanggung jawab untuk masalah dengan perusahaan Kusuma" Kenzie bertanya pada resepsionis sebelum bertemu dengan penanggug jawab masalahnya
"Oh, silahkan pak. Pak Willy ada diruangannya" Resepsionis langsung mempersilahkan Kenzie masuk karena memang sedang ada masalah yang mereka hadapi
"Terimakasih" Tanpa menunggu lama, Kenzie dan Meisya langsung masuk ke ruangan yang diberitahukan sebelumnya
Tok tok tok
"Masuk!" Kenzie dan Meisya langsung masuk setelah mendapatkan izin
"Selamat siang, saya Kenzie dan ini rekan saya Meisya" Kenzie memperkenalkan diri dengan tenang dan terlihat elegan, tidak ada rasa gugup maupun keramhan seperti biasanya
Willy langsung berdiri dan berjalan mendekati Kenzie
"Saya Willy, silahkan duduk" Ujarnya sambil mengulurkan tangan pada Kenzie dan Meisya
"Masalah yang sedang kita alami sekarang ... saya ingin melihat produk dari kami yang kalian klaim palsu" Kenzie bicara dengan sikap yang tenang dan langsung pada intinya
"Saya juga tidak mengerti. Ini bukan pertama kalinya kita bekerja sama. Tapi ini pertama kalinya kami menerima barang dengan kualitas buruk dari perusahaan kusuma. Apa karena kita telah bekerja sama dalam waktu yang lama sehingga anda meremhkan saya?" Tanya Willy dengan sikap yang dingin dan tegas
Kenzie tersenyum tipis dengan sikap yang tenang
"Apa menurut anda kami akan melakukan kesalahan yang merugikan citra perusahaan kami sendiri? Tentu saja anda mengetahui dengan jelas kalau tujuan dari berbisnis adalah untuk memiliki keuntungan satu sama lain" Jawab Kenzie tanpa ada rasa gugup sama sekali
Willy tersenyum dengan lembut menanggapi Kenzie
__ADS_1
"Saya tahu kalau anda adalah lulusan terbaik dari jurusan manajemen bisnis, tapi saya yakin kalau anda tidak memiliki pengalaman untuk menyelesaikan masalah seperti ini" Willy sangat tenang saat merendahkan Kenzie
"Anda tidak berhak bicara seperti itu. Kami kesini untuk mencari sumber masalah yang ada, bukan mendengar anda menjelekkan pak Kenzie!" Meisya menjawab dengan sikap yang dingin, dia berusaha mengutarakan pendapatnya mengenai sikap Willy
"Tenanglah" Kenzie menahan Meisya agar tetap tenang
"Saya memang baru lulus dari kuliah saya, tapi saya sudah belajar bisnis dari kecil dan keluarga saya juga semua pebisnis. Jadi cepat atau lambat saya pasti akan menemukan pelakunya dan saya akan membuat mereka bertanggung jawab dengan membayar imbalan yang setimpal" Kenzie bicara dengan sikap yang tenang dan angkuh, namun nada bicara yang dingin dan sorot mata yang tajam membuatnya terlihat menakutkan. Aura mengintimidasi yang dimiliki keluarga Kusuma, Kenzie dapat menciptakannya saat ini
"Ugh , ada apa dengan sorot matanya? Luki bilang dia orang yang ramah dan mudah ditangani" Pikir Willy yang terdiam setelah mendengar perkataan Kenzie
"Kami ingin melihat sendiri barangnya. Bisa anda menunjukkannya pada saya?" Tanya Kenzie yang kembali bersikap tenang dan sedikit menundukkan badannya
"Tentu saja akan saya tunjukkan karena ini sumber masalah kita saat ini" Willy bicara dengan tenang, namun ada sedikit senyum tipis dibibirnya. Mereka pun berjalan menuju gudang dimana barang dari perusahaan Kusuma disimpan
"Lihatlah ini! Hampir semua barang yang dikirim rusak. Ini pertama kalinya terjadi tapi sungguh mengecewakan" Ujar Willy dengan raut wajah kecewa
"Anda tidak perlu khawatir. Saya akan menemukan pelakunya secepatnya dan saya pastikan kalau dia akan membayar mahal untuk semua kerugian yang kita terima. Ini juga kami akan ganti kerugian barangnya" Kenzie bersikap tenang dan penuh wibawa
Sesampainya di mobil Kenzie membuka laptopnya dan mulai melacak CCTV di kantor Willy
"Apa yang bapak lakukan?" Tanya Meisya dengan raut wajah bingung
"Hanya sedikit melacak keberadaan saja" Jawabnya dengan senyum yang ramah
Kenzie juga meletakkan penyadap di kantornya willy. karena mereka tidak boleh terlalu percaya pada siapapun, maka mereka selalu diharuskan untuk membawa alat penyadap dan pistol untuk antisipasi mengenai hal apapun yang mungkin saja terjadi
"Ayo kembali ke kantor. Saatnya mencari tahu di kantor mengenai ini" Kenzie kembali tersenyum saat bicara dengan Meisya
__ADS_1
"Bapak tidak khawatir? Kita sedang dalam masalah besar sekarang" Meisya bertanya dengan wajah datar setelah melihat sikap Kenzie yang sangat tenang menyikapi masalah ini
"Khawatir? Kenapa?" Kenzie kembali menanggapi dengan sikap yang tenang
"Ini menyangkut nama baik perusahaan kita. Dan ini menyangkut perusahaan Kusuma yang selama ini tidak pernah memiliki cacat sama sekali" Meisya terlihat sangat kesal saat ini. Dia tidak mengerti dengan Kenzie yang terlihat sangat tenang
"Apa sebelumnya kamu sudah memastikan kalau produk kita tidak memiliki masalah sedikitpun?" Tanya Kenzie lagi berusaha dengan tenang
"Tentu saja saya yakin. Saya sendiri yang mengawasi pengecekannya, jadi tidak mungkin ada yang salah dengan itu" Meisya menjawab dengan sangat yakin dan penuh percaya diri
"Kalau begitu tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kita akan menemukan pelakunya secepatnya" Lagi-lagi Kenzie menjawab dengan senyum manis dibibirnya. Meisya hanya bisa menatapnya dengan menggelengkan kepala
"Kenapa bapak sangat yakin akan menemukan pelakuya secepatnya? Ini bukan masalah sepele seperti mencari pelaku pencuri makanan. Ini mengenai masalah perusahaan, Bapak baru saja bekerja disini, jadi mungkin bapak belum memiliki dedikasi tinggi terhadap perusahaan" Meisya kembali mengutarakan pendapatnya pada Kenzie
"Benar mungkin karena aku baru saja terjun langsung ke dunia kerja makanya belum ada yang percaya padaku dan cenderung meremehkanku. Tapi ini tidak buruk, karena dengan adanya masalah ini aku bisa menunjukkan taringku yang sebenarnya" Kenzie bicara dengan senyum tipis yang sedikit mencibir.
Tanpa terasa, mereka pun tiba dikantor. Kenzie langsung bergegas ke gudang begitu mereka tiba di sana. Dia melihat letak semua CCTV yang terpasang di area produksi dan gudang
"Ada apa pak? Apa anda menemukan sesuatu?" Tanya salah seorang karyawan setelah melihat Kenzie baru saja datang dari perusahaan Evoty dan langsung bergegas ke gudang
"Sejauh ini belum, tapi cepat atau lambat aku pasti akan menemukan penyebabnya. Aku tidak akan menyerah begitu saja pada masalah ini" Jawab Kenzie dengan senyum tipis dan sorot mata yang tajam
"Bagaimana anda akan melakukannya? Sudah jelas kalau ini kesalahan bagian produksi dan quality control yang tidak teliti. Anda juga sebagai manajer produksi tidak bisa memastikan kelayakan dari produk yang diproduksi saat ini. Bukankah ini akan menurunkan citra anda sebagai manajer baru? Harusnya anda bisa lebih teliti lagi dalam bekerja. Bukan hanya tersenyum dan tebar pesona kesana kemari"
Kenzie mengernyitkan dahi mendengar ucapan Luki
"Bukannya anda sebagai kepala bagian produksi juga memiliki tanggung jawab? Sudahlah saya tidak akan mencari-cari kesalahan siapapun. Yang jelas saat saya menemukan pelakunya, dia akan. membayar mahal atas semuanya" Kenzie berbalik dan pergi meninggalkan Luki dan juga karyawan lainnya yang memperhatikan mereka dan tidak bekerja karena masalah ini
__ADS_1
Kenzie kembali membuka laptop miliknya, meskipun dia tidak sepintar Kenzo, namun dia cukup mengerti bagaimana cara meretas CCTV
"Kamu pikir bisa lolos begitu saja? Jangan mimpi bisa menjauhkanku dengan mudah" Gumam Kenzie dengan senyum mencibir yang terlihat licik