Putra Putri Sang Penguasa 3

Putra Putri Sang Penguasa 3
Persiapan Pertunjukan Kenzie


__ADS_3

Sebelum jam makan siang dimulai, Cheva datang keperusahaan cabang Kusuma dengan langkah yang anggun dan elegan tapi terlihat berwibawa. Kedatangannya membuat semua karyawan menatap Cheva dengan tatapan kagum. Namun citra Cheva yang terlihat tenang dan anggun seketika berubah ketika dia mendekati kantor Kenzie.


Brak!!


“Kenzie Lutherin Anggara! Apa yang terjadi dengan desain yang sudah kamu bicarakan pada Mami? Bukannya kamu bilang akan mengeluarkan produk baru dengan desain sepert ini? Kenapa malah perusahaan lain yang melakukan konferensi pers dan mengatakan akan mengeluarkan produk baru?”


Cheva langsung masuk ke kantor Kenzie tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu dan langsung bertanya mengenai desain produk yang dicuri sambil menunjukkan bukti video saat Teguh melakukan konferensi pers.


Suara teriakan Cheva dan juga pintu yang langsung terbuka membuat Kenzie dan Noey yang sedang serius membaca informasi mengenai perusahaan Teguh seketika langsung berjingkut dan menoleh kearah pintu masuk secara bersamaan.


“Mami. Apa mami tidak bisa mengetuk pintu lebih dulu? Mami datang dan langsung berteriak seperti itu, mami tidak malu dengan karyawan lainnya yang ada dikantor ini?” Kenzie bicara dengan sikap yang acuh tak acuh sambil memijat dahinya yang terasa sakit.


“Mami hanya bicara seperti ini saat didepanmu. Tentu saja saat didepan orang lain mami tetap bersikap anggun dan berwibawa layaknya seorang pemimpin"


"Sudahlah. Berhenti mengkritik mami!Sekarang katakan pada mami apa yang sebenarnya terjadi?” Cheva terus bicara pada Kenzie dengan nada yang kesal karena Kenzie terus mempermainkannya.


"Baiklah, Mami. Seperti yang Mami lihat, desain kami telah dicuri dan diklaim oleh perusahaan lain, mereka dengan sengaja mengumumkannya terlebih dahulu agar kita tidak bisa melakukan apa-apa setelah diketahui banyak orang. Tapi Mami tidak perlu khawatir. Aku tidak akan melepaskan masalah ini begitu saja. Aku akan mengambil kembali desain itu dan meluncurkan produk baru kita". Kenzie bicara dengan sikap yang tenang dan juga serius.


Cheva tersenyum karena Kenzie yang saat ini dia lihat berbeda sekali dengan Kenzie yang biasanya.


"Baiklah, Mami percaya padamu. Mami harap kamu tidak mengecewakan kami karena disini nama perusahaan Kusuma sedang dipertaruhkan. Kita tidak bisa membiarkan mereka berbuat seenaknya" ujar Cheva dengan sangat serius.


"Baik, Mami. Aku mengerti. Aku akan tunjukkan seperti apa keluarga Kusuma dalam mengambil tindakan. Akan aku buat perusahaan itu menghilang dari industri ini, karena mereka tidak pantas menjadi saingan kita" Kenzie kembali menanggapi Cheva dengan penuh percaya diri.


"Baiklah, karena kamu sudah berkata seperti itu, maka Mami akan percaya dan menyerahkan semuanya padamu. Mami tunggu pertunjukan baik darimu" Cheva bicara dengan senyum dibibirnya.


"Tentu saja, Mih". Kenzie pun menanggapi sambil menganggukkan kepala disertai senyum tipis dibibirnya.


Sedangkan Noey yang berada ditengah pembicaraan ibu dan anak itu terlihat bingung dan hanya bisa menggelengkan kepala kemudian kembali fokus pada laptop dihadapannya.

__ADS_1


Cheva pun berbalik dan pergi dari ruangan Kenzie setelah mendapatkan jawaban dari putranya.


"Apa masih lama? Kita harus mempersiapkan semuanya sebaik mungkin". Kenzie bertanya pada Noey yang sedang fokus


"Sebentar lagi. Setelah ini kita bisa langsung menemui mereka. Oh ya, apa kamu sudah mempersiapkan apa saja yang kamu butuhkan?". Noey bertanya dengan sikap acuh tak acuh hanya untuk mengetahui Kenzie menyelesaikan persiapannya atau belum.


"Apa? Senjata untuk mereka atau senapan milikku? Aku selalu membawa senapanku sendiri" Kenzie menanggapi Noey dengan sikap yang seakan dibuat polos.


"Jangan berpura-pura bodoh! Tentu kamu tahu apa yang dibutuhkan selain senapan milik kalian, kan? " Noey menanggapi Kenzie dengan sikap yang malas karena omong kosong yang dia lakukan


"Kamu tenang saja. Kita akan menampilkan pertunjukan yang bagus untuk seluruh dunia. Kini mereka akan tahu dengan siapa mereka berurusan dan siapa penerus Kusuma selanjutnya". Kenzie membuat senyum tipis dibibirnya dan seakan itu sebuah seringai yang menyeramkan.


"Sudah selesai. Kita bisa pergi mengunjungi mereka sekarang"


"Bagus, ayo kita berkunjung keperusahaan milik Teguh dan membuat konferensi pers disana. Bawa juga beberapa pengawal bersama kita!".


"Baik"


***


Tak berselang lama, Kenzie dan Noey tiba diperusahaan yang dipimpin oleh Teguh dengan banyak persiapan yang mereka rencanakan. Mereka juga membawa beberapa pengawal keluarga Kusuma yang tentu saja menarik perhatian banyak orang.


"Selamat siang, Nona. Kami ingin bertemu dengan pak Teguh, apa beliau ada ditempat?" Noey bertanya dengan sikap yang tenang dan sopan sementara Kenzie menunggu tidak jauh darinya sampai mereka dipersilahkan menemui Teguh.


"Maaf pak, anda berdua ini darimana ya?" tanya penjaga resepsionis dengan sikap yang ramah dan sopan.


"Kami dari perusahaan Kusuma. Bisakah menemui pak Teguh sekarang?" Noey yang mulai kesal bertanya dengan nada yang dingin.


"Maaf tapi pak Teguhnya tidak bisa ditemui. Beliau sedang ada rapat sekarang" Resepsionis itu kembali menolak dengan sopan kunjungan Kenzie dan Noey.

__ADS_1


"Rapat? Kira-kira berapa lama rapatnya? Kami akan menunggu disini". Noey tidak ingin kembali begitu saja dan mengatakan akan menunggu Teguh.


"Rapatnya belum lama dimulai, jadi pasti membutuhkan waktu lama untuk selesai". Gadia penjaga resepsionis terus saja mencari alasan untuk menghalangi Kenzie dan Noey menemui Teguh.


"Kami akan tetap menunggu. Tidak mungkin selesai sampai larut malam, kan?". Noey tetap bersikeras menemui Teguh hari ini juga.


"Tapi Pak. Saat ini pak Teguh... "


"Jika memang dia tidak ingin turun menemui kami, maka kami yang akan naik untuk menemui pak Teguh"


Kenzie yang sejak tadi diam dan menunggu Noey akhirnya bicara dan menyela pembicaraan resepsionis sebelum dia selesai bicara.


Gadis itu tidak bisa lagi berkata apa-apa. Diapun diam dan membiarkan Kenzie dan Noey naik ke lantai atas tanpa memberitahu keberadaan Teguh.


"Tidak perlu repot-repot mencarinya, biarkan saja dia yang mencari kita. Cepat cari salah satu ruangan yang cocok untuk pertunjukan kita. Ingat, jangan kecewakan penonton!" Kenzie bicara dengan sikap yang tenang dan senyum yang tipis dibibirnya.


"Baik"


Para pengawal Kenzie pun mulai sibuk melaksanakan apa yang Kenzie perintahkan. Mereka menggunakan salah satu ruangan yang ada diperusahaan Teguh untuk dijadikan tempat konferensi. Ada yang menyiapkan proyektor, lampu dan juga kamera, sementara Noey menyiapkan siaran langsung yang akan mereka tampilkan melalui laptop Noey.


Para karyawan Teguh juga terlihat sibuk memperhatikan apa yang akan dilakukan oleh Kenzie dan orang-orangnya.


"Apa sudah siap?" tanya Kenzie memastikan persiapan Noey.


"Sebentar lagi. Aku hanya tinggal menggunakan sedikit dukungan orang lain untuk menaikkan rating acaramu. Setelah itu kamu bisa mulai pertunjukannya". Noey menjelaskan dengan sikap yang tenang dengan jari-jari tangan dan mata yang tidak berpaling dari komputernya sedikitpun.


Kenzie dan Noey pun saling diam dan menunggu.


"Selesai. Kamu bisa mulai acaranya" ujar Noey setelah semua persiapannya sudah selesai.

__ADS_1


"Bagus. Ayo kita mulai!". Kenzie pun mulai menempati posisi dimana dia akan menjadi penbawa acara sekaligus menjelaskan apa yang terjadi, dia juga membawa bukti-bukti yang menunjukkan kalau desain yang diklaim milik perusahaan Teguh sebenarnya adalah milik perusahaan Kusuma.


"Selamat siang semuanya. Saya Kenzie Lutherin. Sekarang saya ingin menunjukkan pada kalian semua bagaimana sebagian perusahaan dibidang industri itu bekerja. Mereka rela melakukan apa saja untuk mendapatkan dukungan dan minat dari calon konsumennya. Bahkan jika itu harus menggunakan cara curang sekalipun, mereka tidak akan melepaskan kesempatan yang ada. Seperti yang sedang terjadi saat ini. Jika anda bekerja dikantor cabang perusahaan Kusuma dan juga perusahaan milik Pak Teguh Gumilang. Anda pasti akan tahu apa yang sedang terjadi. Tapi tidak perlu khawatir, karena saya akan menjelaskan semuanya dan juga menerangi mata anda jika memang anda buta. Tidak baik jika kalian semua menutup mata untuk seorang pencuri"


__ADS_2