
Hari ini Safira sudah diizinkan pulang. Kenzo tidak mengizinkan dia untuk tidur dihotel yang disiapkan kru syuting, melainkan Safira dibawa ke villa pribadi yang dia sewa. Dan disana masih ada Manda dan Gilang yang dijaga oleh pengawal.
"Itu ruangan apa Zo?" Tanya Safira menunjuk pada satu ruangan yang tertutup.
"Mau lihat kesana?" Kenzo menawarkan dengan senyum yang mencurigakan. Safira semakin penasaran dengan apa yang Kenzo sembunyikan disana
"Tentu saja. Aku tidak boleh menolak tawaran yang sangat menggiurkan ini" Safira menjawab dengan senyum diwajahnya. Mereka pun berjalan menuju ruangan itu.
Ceklek
Safira menatap Kenzo tak percaya
"Apa mereka ... Manda dan Gilang?" Tanya Safira untuk memastikan bahwa yang sedang tidur sambil berpelukan di depan mereka adalah Gilang dan Manda
"Ya, seperti yang kamu lihat. Mereka mungkin saling berpelukan karena kedinginan" Kenzo bicara dengan sikap yang tenang sambil mengangkat kedua bahu bersamaan
"Ini diluar dugaan. Mereka saling berpelukan semalaman. Sebaiknya kamu biarkan mereka pergi. Mereka bisa sakit jika tidak ditangani oleh dokter" Ujar Safira dengan sikap yang tenang
"Itu akan sangat bagus jika mereka bisa sakit, jadi mereka bisa dirawat sepertimu dirumah sakit" Jawab Kenzo dengan sikap yang sinis
"Tapi itu tidak akan baik buatmu karena kamu yang menyebabkan mereka masuk rumah sakit" Safira menatap Kenzo dengan raut wajah khawatir
"Bukan masalah.. Itu bisa jadi peringatan untuk siapapun" Kenzo menjawabnya dengan senyum tipis yang sangat lembut
"Haah ... bagaimana bisa kamu tersenyum ketika nama baikmu jadi tercemar?" Safira menghela napas panjang melihat ekspresi Kenzo yang sangat tenang
'Baiklah, karena kamu yang memintanya, maka aku akan melepaskan mereka berdua. Mereka berhutang budi padamu karena bisa keluar dari sini" Kenzo pun melambaikan tangan memanggil salah satu pengawal
"Anda memanggil saya tuan muda?"
"Bangunkan mereka dan biarkan mereka keluar dari sini?" Pinta Kenzo dengan nada bicara yang dingin
"Bagaimana bisa sikapnya langsung berubah dengan cepat?" Pikir pengawal yang menatap Kenzo dengan aneh
"Ayo, aku antar keruanganmu untuk istirahat!" Kenzo menuntun Safira untuk istirahat dikamar yang telah disiapkan
"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Safira pada Kenzo yang duduk disofa tidak jauh darinya
"Menemanimu" Jawab kenzo singkat
"Aku tahu kalau kamu sedang menemaniku. Tapi kenapa membawa laptop? Apa ada pekerjaan yang belum kamu selesaikan?" Safira yang sebelumnya tiduran, kini duduk bersandar pada sandaran tempat tidur dan menunggu jawaban Kenzo
__ADS_1
"Hanya pekerjaan kecil saja. Tidak perlu khawatir" Kenzo menjawab dengab senyum yang manis seakan tidak ada sesuatu yang terjadi. Mereka berada di ruangan yang tenang, namun diluat ruangan itu semua orang sedang dihebohkan dengan skandal baru.
**Seorang sepasang artis dikabarkan melakukan hal yang memalukan saat diluar proses syuting. Saat semua orang sedang sibuk mencari salah satu artis mereka yang menghilang dari lokasi karena jatuh ke laut, mereka berdua terciduk sedang bermesraan di sebuah villa.
Artis berinisial M terciduk sedang bermesraan dengan aktor pria berinisial G saat semua orang sedang mencari rekan artis mereka yang jatuh ke laut**
Kenzo membuat postingan anonim tentang Manda dan Gilang. Dia juga melampirkan foto mereka yang sedang tidur sambil berpelukan. Kini semua orang heboh membicarakan mereka berdua.
"Bukannya mereka sedang syuting bersama ya? Jika mereka bersama, yang dimaksud menghilang kelaut itu … bukannya Safira? "
"Iya, Mereka bertiga sedang syuting bersama kan? Bagaimana kondisi Safira ya?
"Benar-benar tidak tahu malu. Bisa-bisanya mereka melakukan itu pada Safira?!"
"Aku tidak heran, karena Manda memang terlihat seperti gadis murahan"
Semua komentar negatif mengarah pada Manda dan banyak yang bersimpati pada Safira.
Sekarang Manda dan Gilang sudah dibiarkan keluar oleh Kenzo. Mereka berjalan kembali ke kamar hotel mereka
"Kenapa semua orang mematok kita seperti itu ya?" Bisik Gilang pada Manda karena bingung dengan tatapan semua orang padanya
"Aku juga tidak tahu. Kita kan baru saja kembali kesini" Manda pun menjawab dengan nada berbisik
"Ada apa? Kenapa semua orang menatap kami seperti itu?" Manda berusaha mendapat penjelasan dari sang asisten
"Manda, Gilang, pak sutradara memanggil kalian berdua" Belum juga mendapat jawaban, seseorang sudah memberitahu mereka kalau sutradara memanggilnya
"Aku kan ganti baju dulu baru menemui pak sutradara" Ujar Gilang setelah menyadari penampilannya yang berantakan
"Tidak perlu. Hanya sebentar saja kok" Manda dan Gilang pun saling menatap satu sama lain kemudian mengikuti asisten manajer itu
"Pak sutradara memanggil kami?" Tanyak Gilang dengan sopan
"Oh, duduklah" Sutradara pun mempersilakan Manda dan Gilang duduk dengan sopan
"Kita langsung saja pada pembicaraan kita. Kalian tidak perlu ikut syuting lagi. Kami akan mencari ganti kalian berdua"
"Apa?!" Manda dan Gilang sangat terkejut dengan apa yang mereka dengar. Mereka saling menatap satu sama lain dengan mata membelalak tak percaya
"Anda bercanda kan pak?" Gilang bertanya dengan dengan senyum tipis yang dipaksakan
__ADS_1
"Saya serius. Tidak mungkin kami tetap mengambil resiko dengan menjadikan kalian berdua pemeran difilm ini" Ujar sutradara menjelaskan dengan sikap yang tenang
"Apa maksud anda? Anda meremehkan kami ya. Kami itu selebriti papan atas, tidak mungkin film ini hancur karena ada kami di dalamnya!" Manda yang mulai tersulut emosi dan bicara dengan kasar pada sutradara
"Selebriti papan atas? Ya benar, kalian sedang menjadi topik pencarian paling atas di media sosial saat ini" Sutradara pun tersenyum mencibir Manda
"Maksud anda?"
"Saya masih sibuk. Sebaiknya kalian pergi sekarang!" Sutradara memalingkan wajah dari Manda dan Gilang
"Sebenarnya apa yanh terjadi?" Gilang terlihat bingung saat dia meninggalkan sutradara
"Kenapa dengan wajah kalian berdua?" Manda dan Gilang semakin bingung saat melihat asisten mereka sedang bersama
"Barusan saya baru saja dihubungi oleh merek lokal maupun internasional. Semua kontrak yang kamu miliki dibatalkan" Ujar asisten Gilang dengan wajah sedih
"Apa?!"
"Aku juga dari tadi mendapatkan telepon yang sama. Semua yang bekerja sama dengan kita membatalkan kontrak kerja samanya"
"Apa?! Aku juga?!" Manda juga terkejut mendengar apa yang dikatakan asistennya
"Skandal yang mencuat membuat kalian berdua benar-benar hancur" Asisten Gilang mengatakan apa gang dia tahu
"Skandal?" Gilang yang memang tidak tahu apa yang terjadi semakin bingung karenanya
"Kamu tidak tahu?!" Asisten Manda pun mengeluarkan ponsel dan menunjukkan keributan yang sedang terjadi
"Ini … kenapa bisa jadi seperti ini?"
Tring
Manda dan Gilang pun menerima pesan singkat secara bersamaan. Mereka pun membuka pesan tersebut dan pengirimnya sama
Kalian pikir, aku akan melepaskan kalian begitu saja? Dengan ini sepertinya baru cukup karena kalian tidak akan bisa lagi jadi selebriti. Siapapun yang berani menyinggungku tidak akan pernah bisa hidup dengan nyaman. Jika memang kalian masih bisa hidup nyaman setelah menyinggungku, jangan panggil aku Kenzo Osterin Anggara
"Habis sudah. Semua sudah hancur. Hidupku benar-benar sudah hancur"
Gubrak
"Manda!"
__ADS_1
Manda langsung pingsan setelah membaca pesan dari Kenzo