
Dikediaman Alex
Tuan Alex dengan kasar menghempaskan tubuh sang isteri ke atas tempat tidur.
" Berani-beraninya kamu mengambil keputusan tanpa bicara terlebih dahulu dengan ku!" Mama Novi ketakutan saat tuan Alex menatapnya nyalang.
" Mas a...aku!" suara mama Novi tercekat saat tangan kekar tuan Alex mencengkeram dagu mama Novi
" Kau sudah berani melawanku, sejak kapan kau mulai berani dengan ku hah?" sentak tuan Alex dan menghempaskan mama Novi dengan kasar
Mama Novi teringat kejadian yang hampir saja merusak hubungan pernikahan putranya entah muncul dari mana tiba-tiba saja mama Novi berani menegakkan kepalanya yang sedari tadi tertunduk karena takut.
Mama Novi memberingsut turun dari tempat tidur dan berdiri dengan tegak menatap lekat wajah suaminya yang tengah emosi tingkat tinggi.
Tuan Alex mengernyitkan alisnya menatap aneh isterinya.
" Tuan Alex yang terhormat, selama ini aku diam karena aku sangat menghormati anda sebagai suami dan ayah dari anakku. Bukannya aku berani melawan anda ataupun menentang anda tapi aku adalah seorang ibu yang tidak akan bisa tinggal diam jika ada yang mengusik kebahagiaan anakku sendiri termasuk anda tuan Alexander Atmaja yang terhormat" ucap mama Novi dengan tegas dan tatapan mata yang tidak seperti biasanya
Glek
Tuan Alex nampak terkejut dengan gaya bicara mama Novi yang tidak biasanya, selama ini tuan Alex mengenal isterinya sebagai wanita yang lembut, penurut dan pendiam tapi hari ini tuan Alex dibuat terkejut dengan sisi isterinya yang berbeda dari biasanya.
" Kau sudah mulai berani rupanya!" aura dingin semakin mencekam tapi tidak membuat keberanian mama Novi menyusut.
" Induk ayam pun akan menyerang siapa saja demi melindungi anak-anaknya kenapa aku sebagai manusia dan seorang ibu tidak berani melindungi putraku? aku tidak akan tinggal diam bila ada yang berani mengusik kebahagiaan putraku termasuk anda tuan Alex, aku rela mempertaruhkan nyawaku asalkan putraku hidup bahagia" ucap mama Novi tanpa ada rasa takut sedikitpun.
" Benarkah?" Alex mendekati mama Novi lalu dengan kuat kembali mencengkeram dagu mama Novi dengan sangat kuat.
" Kalau begitu aku akan memenuhi permintaan mu, kau rela mengorbankan nyawa demi putramu bukan? " ucap tuan Alex membuat mama Novi tercekat dan sulit menelan salivanya.
" Akan aku kabulkan " tuan Alex kembali menghempaskan tubuh mama Novi ke atas kasur dengan kasar.
Tuan Alex membuka ikatan pinggangnya lalu dia hempaskan keudara dan mengenai lantai sehingga terdengar suara yang cukup memekikkan telinga.
" Ka... kau mau apa?" tanya mama Novi gugup
__ADS_1
" Mau apa? bukankah ini yang kamu inginkan. berkorban demi putramu!"
Glek
Mama Novi terhenyak mendengar ucapan suaminya yang terdengar seperti ingin menghabiskan nyawanya. namun mama Novi pasrah saja karena untuk melawan pun pasti akan sia-sia.
Cetarrrrr...
Tuan Alex kembali mencambuk lantai dengan sangat kuat membuat mama Novi bergetar merasa ketakutan tapi berusaha untuk bersikap tenang.
" Apa kau merasa takut?" tuan Alex berjalan mendekat ke arah ranjang
" Apa tidak ada kata-kata yang ingin kau ucapkan lagi Hem? tuan Alex tertawa menyeringai walaupun jujur dalam hatinya merasa salut dengan keberanian sang isteri yang berani melawannya demi melindungi putranya.
" Jika kau ingin menghukum ku lakukan saja tapi kau harus berjanji satu hal padaku jangan lagi mengusik kebahagiaan anak dan menantuku." ucap mama Novi sedikit memohon
" Apa kau tahu apa yang sudah kau lakukan hem, tahu resikonya jika kau berani membatalkan kerjasama dengan perusahaan Okinawa?" tanya tuan Alex tegas
" Kau tidak berpikir panjang bukan?" mama Novi hanya diam
" Aku tahu menjalin kerjasama dengan perusahaan Okinawa itu sangatlah beresiko tapi untuk mengembangkan bisnis perusahaan itu cukup menguntungkan untuk perusahaan Alexander Grup mengepakkan sayapnya" tutur tuan Alex
Deg
Tuan Alex terdiam sejenak lalu sedetik kemudian tertawa " Apa kau sebegitu takutnya kehilangan menantumu itu?"
" Iya, Meliani adalah kebahagiaan putraku dan aku tidak mau kehilangan kebahagiaan putraku" jawab mama Novi
" Tapi tindakan mu yang gegabah bisa saja membuat putramu dan isterinya akan benar-benar berpisah" mama Novi tercengang dengan apa yang tuan Alex ucapkan
" Apa maksudmu?" tanya mama Novi penasaran
" wanita Jepang itu tidak akan tinggal diam begitu saja setelah tindakan bodohmu itu yang dengan terang-terangan datang menemui tuan Yamato Okinawa dan mengatakan keburukan putrinya. Kau lupa saat itu kalian berada di mana hah?" tuan Alex menatap tajam mama Novi
" Kalian bisa saja langsung dihabisi oleh anak buah dari CEO tersebut karena nona Mitsuki Okinawa terkenal sadis dan ambisius" mama Novi terbelalak dan berubah lemas mendengar penuturan suaminya
__ADS_1
" Jika aku tidak cepat bertindak dan tidak mengenal baik dengan tuan Okinawa mungkin tuan Yamato akan membiarkan putrinya bertindak semaunya" tutur tuan Alex membuat mama Novi seketika melemas dan merutuki kebodohannya.
Tuan Alex mengusap wajahnya kasar dan menatap tajam ke arah wanita yang sudah 20 tahun mendampinginya, baik susah maupun senang mama Novi selalu setia menemani dan mendukungnya. Baru kali ini mama Novi berani menentang dan mengambil keputusan yang ternyata cukup fatal.
" Kalau kamu tahu orang itu berbahaya kenapa kau melakukan kerjasama dengan mereka?" tanya mama Novi yang tidak habis pikir dengan jalan pikiran suaminya.
" Karena aku pernah berjanji dengan tuan Okinawa untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan milik anaknya sebagai tanda terima kasih karena dulu dia pernah membantu perusahaan keluarga Atmaja yang hampir bangkrut" jawab tuan Alex
" Tapi apa kamu tahu akibat dari kerjasama tersebut, bahkan putrinya itu ingin menjebak putramu sendiri" kesal mama Novi
" Aku tahu putrinya tertarik dengan Mario dan aku juga sudah memprediksi kalau putrinya pasti akan melakukan hal itu" tutur tuan Alex membuat mama Novi menggelengkan kepalanya tidak habis pikir dengan jalan pikiran suaminya itu.
" Lalu kamu membiarkannya begitu saja" mama Novi meremas bajunya menahan marah
Tuan Alex tersenyum miring " Aku tahu apa yang harus aku lakukan, anak buahku selalu mengawasi pergerakannya jika tidak mungkin anak kita sudah menjadi mangsanya hanya saja secara kebetulan kau dan menantumu datang menyusul Mario jadi aku tidak perlu lagi repot-repot mengurus putramu yang begitu ceroboh dan tidak berhati-hati. " sahut tuan Alex
" Dan aku sungguh tidak menyangka seketika isteriku berubah begitu drastis memiliki keberanian yang sungguh luar biasa sampai mempertaruhkan nyawanya demi membela anak dan menantunya" tutur tuan Alex
" A..aku!" Mama Novi tak tahu harus berkata apa lagi.
" Kau tahu perbuatan mu hampir membuatku gila. bukan masalah perusahaan yang pasti akan terkena dampaknya tapi keselamatan kalianlah yang justru menjadi ancaman besar" mama Novi sungguh terkejut dengan pernyataan dari suaminya itu.
" Aku tidak tahu tindakan apa yang akan dilakukan tuan Yamato selanjutnya, semoga saja dia bisa bertindak bijak seperti ayahnya tuan Okinawa"
" Maafkan aku mas!" mama Novi nampak merasa bersalah
" Sudahlah semua sudah terjadi, tidak ada yang perlu disesali lagi. entah dari mana asal keberanian mu itu sampai bertidak bodoh." tuan Alex mendekati mama Novi dengan tatapan tajam
" Aku hanya tidak ingin putraku terjebak oleh wanita rubah itu" ucap mama Novi membela diri.
" Bodoh, kenapa tidak memberitahu ku terlebih dahulu sebelum bertindak untung saja Arta langsung menghubungi ku jika tidak mungkin kalian tidak akan bisa kembali ke sini!"
" Dan sekarang sebagai hukumannya kau dilarang menginjakkan kaki keluar dari ruangan ini" titah Alex
" Tapi mas aku_!" mama Novi terdiam saat mata elang tuan Alex menatapnya tajam
__ADS_1
" Sekarang kau terima hukuman mu yang pertama" Alex menarik tangan mama Novi lalu menghempaskan tubuhnya ke atas kasur. tuan Alex meraih ikat pinggangnya dan terdengar pekikan dari dalam kamar tersebut.
" A...!"