Santri Famiglia

Santri Famiglia
Menemukan Markas Onyoudan


__ADS_3

Hari berikutnya, Sanubari dan Abrizar melanjutkan pencarian.


"Bagaimana? Kau melihatnya?"


"Hm ...."


Sanubari tampak mendongak, mencoba membaca papan nama yang berderet. Ada yang bersimbol seperti uap, ada pula yang disertai kanon (simbol keluarga), ada yang di atapnya terpasang banner. Dari sekian bangunan tradisional khas Jepang, tak ada satu pun yang gisa dibaca Sanubari.


"Kenapa hanya hm saja?" tanya Abrizar lagi.


Cukup lama mereka berdiam diri di tempat. Takutnya mereka akan dicurigai sebagai mata-mata bila ada anggota Onyoudan yang melihat, mengingat mereka sekarang berada di sekitar markas organisasi tersebut.


"Aku tak tahu yang mana. Hurufnya terlalu sulit dibaca. Maaf." Sanubari menunduk merasa bersalah.


"Arahkan kamera ponselmu ke huruf-huruf tersebut, gunakan penerjemah!" saran Abrizar.


"Ah, benar juga," Sanubari mengambil ponsel, membuka penerjemah dan kamera, dia melakukan beberapa kali jepretan, "... paket hitsumabushi ... grup yin yan. Ah, ketemu! Aku baru tahu kalau arti dari Onyoudan itu grup yin yang."

__ADS_1


Sanubari menurunkan ponsel. Ia mengambil gambar layar untuk mengingat-ingat. Markas tersebut Ternyata diapit dengan rumah makan dan penginapan yang menyediakan pemandian umum letaknya lumayan strategis.


Sanubari masih sedikit kultur syok. Ia masih ingat Abrizar menyebuy organisasi ini sebagai mafia. Faktanya, papan nama mereka terpampang besar, seolah sengaja menunjukkan identitas pada khalayak umum.


Padahal, di Italia Sanubari tidak bisa menemukan jejam Sang Kehendak Abadi alias L'eterna Volonta terpampang jelas di jalan-jalan umum. Markasnya pun dia tak tahu. Dia hanya pernah dikejar anggota mereka.


Bertolak belakang sekali dengan Onyoudan yang terang-terangan menunjukkan keberadaannya. Sanubari tidak tahu lagi apa bedanya mafia dan organisasi legal. Bahkan kepolisian sama sekali tidak mengusiknya.


"Jangan heran jika Yakuza buka-bukaan seperti ini! Yakuza alias mafia Jepang memang dilegalkan kok."


Sanubari tersentak mendengar kalimat Abrizar. "Kakak bisa mendengar pikiranku lagi?"


"Tapi, tetap saja seharusnya kakak tidak tahu isi kepalaku."


"Isi otakmu pasti tidak jauh dari apa yang kita kerjakan. Sebaiknya kita pulang sekarang. Kita cukup tahu markas mefeka dimana hari ini. Besok kau masuk ke sana sendiri."


"Sebelum pulang, ayo kita coba makan hitsumabushi dulu! Kelihatannya belut panggang ala Jepang itu enak," ajak Sanubari yang tergiur dengan gambar makanan tersebut tadi.

__ADS_1


Beberapa gambar sempat muncul ketika Sanubari menggunakan penerjemah. Semua tampak menggugah selera. Tanpa pikir panjang, mereka pun masuk rumah makan.


Tampa mereka sadari, seseorang sedang mengintai dari kamera pengawas. Gerak-gerik mereka terekam kamera. Lelaki itu sempat memperbesar gambar di monitor karena mencurigai Sanubari dan Abrizar. Kecurigaannya luntur ketika melihat kedua pria itu berjalan ke rumah makan.


Ia berpikir mungkin kedua orang itu memang sedang mencari rumah makan, tetapi terdiam cukup lama karena tidak bisa membaca papan nama. Itu biasa terjadi pada pelancong yang belum terbiasa dengan Jepang. Mungkin akan berbeda andai dia tahu isi pembicaraan mereka.


"Sonna ni hisshi Made, Nani o miteru no, Eiji?" Seorang lelaki membawa kopi kaleng hitam tanpa gula berdiri di belakang Eiji, ia ikut memperhatikan rekaman video yang diperbesar, penasaran apa yang dilihat Eiji sampai seserius itu.


"Iya, nande mo nai," kilah Eiji mengatakan tidak ada apa-apa.


Shiragami Eiji bekerja di Yamata sampai pukul empat sore. Jam setengah lima biasanya dia sudah berada di markas Onyoudan. Seperti hari ini, dia baru saja memperbaiki dan meningkatkan kualitas kamera pengawas. Sepertinya dia benar-benar akan memasang tambahan penyadap suara di sekitar markas.


———©———


Catatan :


Maaf update-nya lambat. Saya bafu saja kena demam, flu, batuk. Pusing banget. Pada akhirnya cuma minum obat, tidur, begitu terus seharian.

__ADS_1


Alhamdulillah sudahmereda makanya bisa up hari ini. Semoga setelah ini bisa rutin lagi. Insyaallah akan saya usahakan Ke jadwal semula.


Semoga kalian semua sehat selalu!


__ADS_2