KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 108 : Sampai Dikota Salju Merah Darah


__ADS_3

Singkat cerita dipagi hari Evan dan Teman-temannya melanjutkan perjalanan mereka, untuk mempersingkat waktu perjalanan mereka, Evan dan teman-temannya menaiki kuda menuju Kota Salju Merah Darah.


namun ketika tidak berapa lama mereka keluar dari kota itu mereka dihadang oleh Mo Ling dan orang-orang suruhannya.


"Sepertinya akan ada orang yang mencari mati." ucap Evan menyadari akan kedatangan para musuhnya. (Evan dan teman-temannya masih dalam penyamaran mereka)


Dan benar saja para musuh langsung datang menghalangi mereka ditengah jalan, yaitu Mo Ling dan para suruhannya.


"Oooh..., ada masalah apa Tuan menghalangi jalan saya?, aku tidak pernah mencari masalah dengan Tuan!" ucap Evan dengan santai menyambut kedatangan Mo ling dan Para suruhannya.


"Jangan berpura-pura tidak tahu apa-apa!, kau dan temanmu telah membunuh anakku, kalian tidak akan aku biarkan bisa pergi dari sini hidup-hidup!" Ucap Mo Ling kasar penuh amarah.


Mendengar sudah ketahuan Evan pun turun dari kudanya.


"Karena kau sudah tahu maka tak perlu berbasa-basi lagi!, Matilah!"Ucap Evan menyerang.


"TINJU DEWA GERAKAN KELIMA, TINJU OMBAK !!" Evan menyerang dari tempatnya berdiri dan dalam sekejab semua orang suruhan yang dibawa oleh Mo Ling lenyap(mati) seketika.


Melihat itu Mo Ling sangat terkejut dan gemetar.


"Gerakan jurus itu aku pernah melihatnya!, kau adalah Evan...!" Ucap Mo Ling dengan wajah ketakutan.


"Ternyata kau mengingatnya, sungguh sayang sekali...."


Dengan 'Langkah Kilat Surgawi'yang cepat Evan seketika langsung berada dibelakang Mo Ling dengan pedang sudah siap menggorok (memotong, menebas) leher Mo Ling.


"Kau, bagaimana kau masih hidup setelah masuk bersama dengan jenderal Tong ke hutan kematian!?, dimana jenderal Tong?"


"Jenderal payah itu sudah mati ditanganku! dan Pengkhianat seperti kau dan anakmu pantas untuk mati!"


"SRRAASSHH....!!" Evan memotong leher Mo Ling dengan pedangnya.


Setelah memotong, pedang Evan yang penuh dengan darah kembali dimasukan kedalam sarung pedangnya. mereka teman-teman Evan hanya bisa melihat dan menyaksikan perbuatan Evan sambil tersenyum.


Evan berjalan menghampiri teman-temannya


"Ayo, jangan menunda waktu lagi." ajak Evan untuk melanjutkan perjalanan.


Dalam perjalanan Evan mereka selanjutnya sudah tidak ada lagi hal-hal yang menghalangi mereka.

__ADS_1


......................


Singkat cerita mereka telah sampai didepan pintu gerbang Kota Salju Merah Darah, dan terlihat pula penjagaan kota yang sangat ketat digerbang penjagaan.


"Berhenti disana!, dari mana kalian berasal!" tanya seorang prajurit penjaga gerbang.


Evan membuka topengnya. "Aku Evan, apa kalian sudah tidak mengenali aku lagi?."


"EVAN!?" ucap para penjaga terkejut dengan ekspresi senang ketika melihat wajah Evan.


"Wakil Komandan Wolf, pemimpin sudah kembali !" Ucap salah seorang Prajurit bayaran serigala yang melapor pada Wolf.


"Komandan Pemimpin Pulang!?, Ayo ikut aku menyambutnya langsung digerbang kota!" perintah Wolf mengajak para bawahannya.


Sesudah Evan memasuki ke Kota Salju Merah Darah, Evan langsung disambut oleh para prajurit penjaga kota Salju Merah Darah maupun Prajurit Bayaran Serigala.


"Memberi Hormat Pada Komandan Topeng Perak-Evan!" ucap Para Prajurit memberi hormat kepada Evan yang sedang berada di atas kuda.


"Komandan, akhirnya kau kembali, kami semua sudah menunggumu kembali sejak lama!" Ucap Wolf dari samping kuda.


"Maaf sudah membuat kalian semua menunggu, tolong tunjukan jalan, anatar aku ke tempat Ririn!" perintah Evan dari atas kuda.


"Baik, komandan ikuti saya."


......................


"Nona Jenderal, Evan telah kembali!" Ucap seorang prajurit yang datang melapor kepada Reya.


Reya yang sedang berdiskusi bersama dengan Qin Shan, Luo Bai, Tang Chen, Chu Xian, Ran Ran, dan Lu Rao Rao terkejut mendengar kabar itu dan begitu juga dengan yang lainnya ikut terkejut.


"Dia sudah kembali!"


......................


Ditempat lain tempat tinggal Sea Lin, kamar tempat Sea Lin berlatih


"Kak Sea, kakak besar sudah datang! sekarang kakak besar sedang menuju ketempat kakak ipar!" ucap anak buah bawahan Sea Lin yang datang melapor.


Mendengar itu Sea Lin langsung membuka matanya. "Kakak besar akhirnya kau kembali..." Ucap Sea Lin dengan tersenyum.

__ADS_1


......................


Dikediaman jenderal tepatnya tempat Ririn dan Cao Cao tinggal.


Dikamar Ririn, terlihat Ririn yang sedang menangis sambil merajut (menjahit) sebuah Kain.


"Ririn, Evan sudah datang kembali kekota!, sekarang di sedang menuju kemari!" Ucap Qin Yun yang datang memberi kabar dari balik pintu kamar Ririn.


Mendengar itu Ririn seketika berhenti menjahit. "Evan akhirnya kau pulang..." Ucap Ririn dengan suara lemah lembut.


"Apa!? Kak Evan sudah kembali?" Ucap Cao Cao yang datang menghampiri Qin Yun, yang Cao Cao baru saja selesai berlatih dari halaman belakang kediaman jenderal.


"Benar, Kakak Evan' Cao Cao sudah kembali! sekarang sedang berjalan menuju kemari!" jawab Qin Yun pada Cao Cao.


"Yeeay....!, Kak Evan akhinya pulang !!" Ucap Cao Cao bersemangat.


Kabar kepulangan kembalinya Evan menyebar dengan cepat keseluruh penjuru kota.


Setelah mendengar kabar masing-masing dari mereka semua langsung datang ke tempat Ririn tinggal untuk menyambut kedatangan kepulangan Evan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...



...SALAM DARI REYA CHANGLA...


...✌WAJIB LIKE DAN KOMENT👌...


...👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍...


...👇...


...👇...


...👇...


...👇...

__ADS_1


...👇...


...👇...


__ADS_2