
Di luar benteng pertahanan, terlihat lebih dari tiga puluh ribu Kultivator Elemen Kegelapan telah berkumpul sesuai dengan perintah Evan.
Sedangkan di atas benteng pertahanan, terlihat Evan dan yang lainnya sedang melihat ke arah orang-orang itu.
"Kakak Besar, sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan kepada orang-orang ini? Mengapa mereka semua harus berkumpul di luar benteng pertahanan seperti ini?" tanya Sea Lin merasa heran.
"Aku sedang mencari mata-mata dan calon pengkhianat di antara orang-orang ini." jawab Evan membuat Sea Lin dan yang lainnya merasa sangat terkejut.
Kemudian mereka semua fokus melihat ke arah kumpulan orang-orang yang berada di bawah mereka.
Orang-orang itu sangat ricuh, apa lagi saat matahari mulai bersinar terang dan panasnya menyengat ke tubuh mereka.
"Kalian semua dengarkan aku. Mungkin ini adalah kesempatan terakhir kalian untuk bisa hidup dalam kebebasan. Aku beri kalian satu kesempatan untuk menunjukkan diri kalian. Keluarlah, jangan sampai aku yang turun ke bawah sana dan menangkap kalian. Jika kalian keluar dan menunjukkan diri kalian, aku berjanji tidak akan ada orang yang akan menyakiti kalian. Jika kalian berpikir aku tidak dapat mengetahui siapa kalian sebenarnya, maka kalian salah. Sekarang dengarkan aku, selagi kalian memiliki kesempatan maka keluarlah dan tunjukkan diri kalian." kata Evan panjang lebar kepada tiga puluh ribu orang yang berada di hadapannya.
Suasana menjadi semakin ricuh. Mereka semua bertanya-tanya, sebenarnya apa yang sedang Evan bicarakan, siapa mereka yang diminta Evan untuk keluar dan menunjukkan diri mereka.
Namun suasana yang tadinya sangatlah ricuh, seketika menjadi hening saat seseorang keluar dari barisan dan maju ke depan dengan menundukkan kepalanya.
Setelah satu orang berani maju untuk menunjukkan dirinya, Kemudian satu per satu dari para pengkhianat tersebut ikut keluar dari barisan dan maju ke depan.
Setelah beberapa saat kemudian, terlihat dua puluh orang telah keluar dari barisan. Mereka membuat satu barisan sambil menundukkan kepala mereka.
Melihat para pengkhianat dan mata-mata telah menunjukkan diri mereka, kemudian Evan yang melihatnya pun tersenyum.
__ADS_1
"Haahh....," Evan menghela nafas. "Baiklah, selain dua puluh orang yang berdiri di depan ini, kalian semua silahkan bergabung ke dalam Pasukan Gagak Malam." kata Evan kepada mereka semua.
Mendengar perkataan Evan yang mempersilahkan mereka semua untuk bergabung ke dalam Pasukan Gagak Malam, kemudian mereka semua pun langsung bersorak gembira.
Mereka semua merasa sangat senang dan bahagia, karena mereka telah diterima untuk bergabung ke dalam Pasukan Gagak Malam.
******
Beberapa saat kemudian di dalam sebuah ruangan tertutup di markas militer. Terlihat dua puluh orang pengkhianat dan mata-mata tadi, kini sedang berbaris menghadap Evan.
"Terima kasih karena kalian telah mau menunjukkan diri kalian. Sesuai janjiku, aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti kalian."
"Sekarang katakan padaku, mengapa kalian rela menjadi mata-mata dan pengkhianat diantara orang-orang yang memiliki nasib sama seperti kalian?" tanya Evan kepada mereka.
"Maafkan kami, kami melakukan ini karena terpaksa. Keluarga kami sedang ditawan oleh orang-orang Kerajaan Xiao. Jika kami tidak melakukan apa yang mereka perintahkan, maka mereka pasti akan membunuh Keluarga kami. Kamu sungguh minta maaf," jawab salah seorang dari mereka dengan penuh rasa bersalah.
"Haahh...., baiklah, aku akan memaafkan kalian. Tetapi sebelum itu aku ingin tahu, mengapa kalian lebih memilih mengkhianati Kerajaan Xiao, Sementara keluarga kalian masih ditawan oleh mereka?" tanya Evan kepada mereka semua.
"Sebenarnya keluarga kami yang ditawan oleh mereka telah melakukan bunuh diri beberapa hari lalu." jawab orang itu membuat Evan merasa terkejut.
"Adik, kamu berikan surat dari Ayah kepada Tuan Jenderal." kata orang itu kepada Adik laki-lakinya.
Kemudian Adik laki-laki dari orang itu maju ke depan dan memberikan sebuah surat yang ada di tangannya kepada Evan.
__ADS_1
Setelah membaca surat tersebut, kemudian Evan menghela nafasnya sekali lagi.
"Haahh..., baiklah, sekarang aku telah memaafkan kalian." ucap Evan sembari tersenyum pada mereka.
"Terima kasih Tuan Jenderal, kami merasa sangat senang." ucap orang sembari tersenyum kepada Evan. Begitu juga dengan sembilan belas orang lainnya.
Namun Evan merasa ada yang aneh dengan senyuman orang-orang itu. Wajah mereka memang terlihat sedang tersenyum, namun Evan merasakan ada rasa kesedihan yang tersembunyi di dalam senyuman mereka.
"Ada apa dengan kalian?" Evan mencoba bertanya kepada mereka.
"Sebenarnya setelah kami mengkhianati Kerajaan Xiao dan lebih memilih memihak pada Nanzhou, maka waktu hidup kami tidak akan bertahan lama lagi." kata Orang itu membuat Evan merasa terkejut sekali lagi.
"Apa yang terjadi? Kenapa kalian bisa mengatakan, kalau waktu hidup kalian tidak akan bertahan lama lagi?" tanya Evan merasa sangat heran.
"Sebenarnya sebelum kami diperintahkan untuk pergi ke Nanzhou dan menjadi mata-mata, kami dipaksa oleh mereka untuk memakan sebuah Pil yang dapat mengendalikan jiwa dan kehidupan kami. Jadi apapun yang kami lakukan akan diketahui oleh mereka.
Sekarang kami telah mengkhianati mereka, mereka pasti tidak mungkin tidak tahu apa yang kami lakukan. Sekarang, mungkin kutukan pengendali kehidupan yang berasal dari Pil yang kami makan telah dikirim oleh mereka. Jadi kami mungkin, tidak akan bisa hidup lebih lama lagi." kata orang itu semakin membuat Evan merasa terkejut.
"Sekarang sebelum kami mati, kami akan memberitahukan semua informasi yang kami miliki kepada Tuan Jenderal. Jadi kami mohon, Tuan Jenderal dapat mendengarkan kami dengan baik."
"Sebenarnya Pil yang kami makan bukan hanya diberikan kepada kami saja, tetapi juga semua orang yang berada dibawah kendali mereka. Pil yang kami makan sebenarnya ada dua jenis. Jenis pertama adalah Pil yang tidak hanya dapat mengendalikan jiwa dan kehidupan, tetapi juga dapat meningkatkan Basis Kultivasi secara instan. Sedangkan Pil jenis kedua adalah Pil yang seperti kami makan, Pil ini dapat mengendalikan jiwa dan kehidupan kami, tetapi tidak memberikan sedikitpun peningkatan pada Basis Kultivasi kami."
"Pil jenis pertama biasanya akan diberikan kepada Para Sekutu mereka. Sedangkan Pil Jenis kedua akan diberikan kepada orang-orang seperti kami. Dengan menggunakan kedua Pil yang dapat mengendalikan jiwa dan kehidupan ini, Kerajaan Xiao telah berhasil menguasai dan mengendalikan orang-orang yang memiliki kekuatan dan kekuasaan di berbagai wilayah
__ADS_1
Kerajaan."
"Sekarang Kekuatan yang dimiliki oleh Kerajaan Xiao sangatlah kuat. Saat mereka mengirim pasukan untuk menghancurkan desa kami, mereka dengan mudah mengirimkan ratusan orang Tingkat Kaisar dan belasan orang Tingkat Kaisar Emperor. Mereka tidak pernah melakukan peperangan secara terang-terangan, mereka hanya memanfaatkan para pemberontak dan pengkhianat untuk mengendalikan suatu kerajaan agar tunduk pada mereka. Jadi Tuan Jenderal, kamu berhati-hatilah." ucap Orang itu memberikan semua informasi yang dimilikinya kepada Evan.