
"Aku sudah menanamkan kitab dan Mantra Segel Roh dan Jiwa pada lautan spiritualmu, lepaskan semua keinginanmu untuk memberontak dan jangan melawan atau aku akan memusnahkan Roh dan Jiwamu" ucap Evan mengingatkan Sea Lin untuk tidak melawan.
Melihat ada ingatan tentang isi dari Kitab Ilmu Raja Mayat yang muncul dalam ingatannya, Sea Lin sangat terkejut dan seakan tidak percaya tentang apa yang dia lihat dalam ingatannya.
"Aku tidak percaya, ini sungguh adalah Kitab Ilmu Raja Mayat yang ada dalam legenda itu!, Huwaaaaa.....!! Terima kasih kakak, terima kasih banyak, aku bersumpah aku akan menjadi pengikutmu yang paling setia" tangis Sea Lin karena merasa sangat senang.
"Kamu jangan terlalu senang, syarat cara berlatih kultivasi Kitab Ilmu Raja Mayat adalah kamu harus bisa mengendalikan mayat, jadi kamu harus memiliki sebuah mayat untuk kamu kendalikan, dan kamu juga harus meminum darah sebagai sarana latihanmu. kamu pasti tahu bahwa ini adalah ilmu sesat, jadi aku tidak tahu ini keberuntungan atau kesialanmu karena bertemu denganku!. Dan karena ini adalah hal yang sangat penting jadi besok aku ingin bertemu dengan ayah dan kakekmu untuk membicarakan hal ini!" kata Evan dengan sangat serius kepada Sea Lin.
"Baik Kakak Besar, aku akan menyampaikan hal ini kepada ayah dan kakekku" kata Sea Lin dengan patuh.
"Oh yah satu lagi!, aku tidak berpacaran dengan mentor Chu Xian, dan aku sudah memiliki wanita yang aku sukai, jadi kamu jangan semudah itu memberikan wanita kamu kepada orang lain, dan aku ingin menyampaikan padamu, sebenarnya mentor Chu Xian juga menyukai kamu tetapi dia tidak suka dengan sikapmu yang seperti kekanak-kanakan itu, jadi jangan menyerah untuk mendapatkannya!" ujar Evan memberi dorongan semangat kepada Sea Lin.
Mendengar itu, Sea Lin pun merasa sangat senang dan bahagia.
"Sungguh?!" tanya Sea Lin dengan raut wajah penuh kegembiraan, Evan menjawab dengan mengangguk dan tersenyum.
"Bagus sekali!, Baik Kakak Besar, aku akan mendengarkan saranmu!" kata Sea Lin dengan patuh dan semangat.
Karena masalah dan urusan sudah terselesaikan Evan pun hendak ingin pulang karena hari juga sudah mulai larut malam.
"Yasudah yah, aku ingin pulang, aku sudah akan terlambat untuk makan malam, besok kita bertemu lagi disini!" kata Evan berpamitan sekaligus membuat janji temu kepada Sea Lin.
saat ini sea lin sangat bahagia, tidak hanya mendapatkan kitab ilmu raja mayat, dia juga mengetahui kalau cintanya tidak bertepuk sebelah tangan "kak evan, aku sungguh beruntung bertemu denganmu, aku berjanji tidak akan mengecewakanmu!" gumam sea lin didalam hatinya
...****************...
__ADS_1
Singkat cerita Evan telah sampai dikediaman Kakek Jing.
Setelah sampai dikediaman Kakek Jing tepat setelah sampai dihalaman, Evan langsung bertemu dengan Cao Cao yang datang menghampirinya.
"Kakak Evan kenapa pulang larut sekali?, kakak Ririn sudah menunggumu dikamarnya dari tadi, Sejak pulang tadi Kakak Ririn terus diam, pulang, sepertinya Kak Ririn sedang marah" kata Cao Cao memberitahu Evan.
Setelah mendengar cerita dari Cao Cao, Evan sudah mengira kalau hal ini pasti akan terjadi.
"Ririn pasti sudah mendengar desas-desus tentang aku dengan mentor chu xian, nanti aku akan menjelaskannya kepada ririn" pikir Evan dalam hatinya.
"Kak Evan, kakan sedang melamun apa?, ayo kita makan malam, nanati keburu dingin makanannya!" ujar Cao Cao menegur dan mengajak Evan.
"Cao Cao pergi makan duluan saja, kakak akan mengajak kak Ririn lebih dulu, okey!" ujar Evan sambil mengusap kepala Cao Cao dengan lembut.
"Pkey!, kakak jangan bertengkar yah!" kata Cao Cao dengan jahil dan kemudian berjalan pergi meninggalkan Evan menuju keruang makan.
Setelah Ririn melihat Rvan dia memalingkan wajahnya, Melihat itu Evan pun tersenyum.
"Kamu pasti sudah mendengar tentang desas-desus itu, aku ingin katakan kalau itu semua tidak benar, percayalah padaku!" ucap Evan mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Namun Ririn tetap tidak ingin bicara dan tidak mengatakan sepatah katapun kepada Evan.
Evan yang melihat Ririn tidak bergeming, tetap tidak ingin menyerah dan mencoba menjelaskannya sekali lagi. "baiklah akan aku ceritakan kejadian yang sebenarnya padamu!" Kata Evan kepada Ririn.
Kemudian Evan pun menjelaskan keseluruhan ceritanya dengan panjang lebar kepada Ririn.
__ADS_1
Mendengar dari penjelasan Evan, Tirin pun membalikan wajahnya dan melihat Evan.
"Iyah benar seperti itu?" tanya Ririn kepada Evan.
"Benar seperti itu, kalau kamu tidak percaya besok aku akan mengajak mentor Chu Xian kesini untuk menjelaskannya padamu!" ujar Evan sambil tersenyum dan mencoba meyakinkan Ririn.
Setelah melihat Evan yang tampaj bersungguh-sungguh, Ririn pun tidak marah lagi.
"Tidak usah, aku percaya padamu!" ucap Ririn sambil tersenyum tipis.
Melihat Ririn yang sudah percaya dan tidak marah lagi membuat Evan senang.
"Karena kamu sudah percaya ayo kita makan, Cao cao dan Kakek Jing sudah menunggu kita cukup lama!" ucap Evan mengajak Ririn.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
......................
......................
__ADS_1
......................
......................