KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 327 : Malam Hari Dipenginapan


__ADS_3

Mendengar permintaan Evan, Hua Qing Qing berusaha untuk kuat dan tidak menangis, Hua Qing Qing mengusap air mata yang membasahi pipinya.


"Maaf, aku benar-benar tidak bisa menerima Nona Hua, tetapi Nona Hua tidak usah bersedih, Nona Hua adalah wanita yang sangat cantik dan berbakat, pasti banyak laki-laki luar biasa yang menyukai Nona Hua, jadi Nona Hua tidak perlu bersedih!" ujar Evan mencoba menenangkan Hua Qing Qing.


Namun Hua Qing Qing yang sangat merasa kecewa dan tidak bisa berhenti menangis langsung berbalik badan dan berlari pergi meninggalkan Evan.


Evan yang melihat Hua Qing Qing yang pergi sembari menangis hanya bisa menghela nafas.


"Haahh..., saat ini aku hanya ingin fokus kepada Ririn dan calon anakku, aku tidak ingin memikirkan hal yang lainnya dulu!" ujar Evan pada dirinya sendiri.


Kemudian Evan yang menyadari kalau Sai sebenarnya belum pergi langsung memanggilnya.


"Sai, keluar kau!, jangan kira aku tidak tahu jika kamu belum pergi!" kata Evan memarahi dan memanggil Sai.


Kemudian Sai pun langsung melompat dari atap rumah ke sisi kanan Evan.


"Hehehe!.., kenapa Jenderal Li tidak menerima Nona Hua saja?, aku yakin dengan sifat Nyonya Ririn pasti akan mengizinkan Jenderal untuk menikah lagi!" ujar Sai.


"Aah kamu jangan sok tau, Istriku itu terkadang ada aneh-anehnya, sifatnya sering berubah-ubah, apa lagi sekarang dia sedang hamil!" ujar Evan yang tidak ingin mengambil resiko.


"Hahaha..., tetapi sekarang bagaimana?, Nona Hua sudah pergi, sudah tidak ada lagi orang yang menunjukan jalan untuk kita, bagaimana caranya kita pergi ke penginapan?" ujar Sai merasa bingung.


"Begitu saja sudah bingung, percuma kamu adalah prajurit inti Pasukan Gagak Malam, begini saja sudah bingung, ayo kita cari orang untuk bertanya!" ujar Evan.


Kemudian Evan dan Sai pun mencari seseorang untuk bertanya dan menunjukan jalan ke arah penginapan.


Setelah beberapa saat kemudian, Evan dan Sai pun sampai ke penginapan tempat tinggal mereka, setelah sampai mereka berdua langsung beristirahat.


Tampak Evan yang sedang berada dihalaman penginapan, Evan duduk dan berlatih untuk menekan energi bintang yang ada didalam tubuhnya agar tidak terlalu cepat mengikis tubuhnya.

__ADS_1


Didalam lautan spiritual Evan, tampak bola energi bintang terus menyerap bola energi spiritual asli milik Evan sedikit demi sedikit secara perlahan.


Bola energi bintang tampak membara layaknya matahari kecil berwarna ungu yang berkelap-kelip, Evan terus berkonsentrasi dan fokus untuk menekan dan menenanngkan bola energi bintang agar tidak membara.


Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya Evan berhasil menenangkan bola energi bintang yang ada didalam tubuhnya.


Sementara itu di luar lautan Spiritual, tampak tubuh Evan yang sedang menguap mengeluarkan asap dan energi ungu yang menyelimuti tubuh sebelah kanannya pun menjadi tidak terlalu membara lagi.


Setelah berhasil menenangkan energi bintang yang ada didalam tubuhnya, perlahan Evan membuka matanya.


"Saat ini energi bintang telah berhasil aku tenangkan, sekarang waktunya untuk melatih bagaimana cara menggunakan kekuatan Elemen Logam yang sebelumnya aku dapatkan!" kata Evan yang ingin berlatih kekuatan Elemen Logam.


Kemudian Evan yang ingin berlatih menggunakan kekuatan Elemen Logam pun langsung bertanya kepada Sang Kaisar Dewa Elemen Logam yang ada didalam tubuhnya.


"Kakak Logam, aku sudah siap untuk berlatih menggunakan kekuatan Elemen Logam, tolong ajarilah aku!" ujar Evan memohon untuk kepada Elemen Logam untuk diajari.


"Baiklah, aku pasti akan mengari kamu dengan baik, tetapi kekuatan Elemen Logam ini sedikit berbeda dengan Elemen-elemen lainnya yang pernah kamu latih, mungkin belajar Elemen Logam butuh waktu yang cukup lama!" ujar Elemen Logam kepada Evan.


"Baguslah, kalau begitu mari kita mulai latihannya. Pertama adalah kamu harus memahami unsur logam terlebih dahulu, keluarkan satu koin emas, perak, perunggu dan tembaga!" ujar Elemen Logam menyuruh Evan.


Kemudian Evan dengan patuh langsung ingin mengeluarkan satu koin emas dari dalam cincin ruang penyimpanannya, namun ternyata pada saat Koin Emas tersebut berada ditangan Evan, maka seketika bintang yang ada pada tubuh Evan langsung menghancurkan Koin emas tersebut.


Melihat hal itu, Evan dan Elemen Logam baru teringat dengan energi bintang yang ada didalam tubuh Evan.


"Astaga aku lupa dengan energi bintang yang ada didalam tubuh kamu, sepertinya kamu tidak akan bisa melatih dan menggunakan kekuatan elemen Logam, sebelum kamu berhasil mengendalikan energi bintang yang ada didalam tubuhmu!" ujar Elemen Logam.


Evan yang mendengar itu seketika merasa heran dan bingung.


"Kenapa bisa seperti itu?" ujar Evan merasa heran dan bingung.

__ADS_1


"Aku akui bahwa kekuatan Elemen Bintang jauh lebih kuat dari Elemen Logam. Jadi pada saat benda biasa yang kekerasannya dibawah Senjata tingkat langit, seperti Koin yang terbuat Emas, Perak, Perunggu dan tembaga berlawanan dengan Energi Bintang, maka benda itu akan hancur seketika!" ujar Elemen Logam menjelaskan kepada Evan.


Evan menjadi pusing dan bingung setelah endengar penjelasan Elemen Logam.


"Haiiss..., jadi apakah aku percuma membangkitkan Elemen Logam ini?, jangankan menggunakan bahkan aku saja tidak bisa melatihnya sama sekali!" kata Evan merasa bingung.


Namun seketika Evan mendapatkan ide berlian tentang bagaimana cara agar dirinya dapat berlatih menggunakan Elemen Logam.


"Kakak Elemen Logam, aku mendapatkan sebuah ide berlian, bukankah tadi Kakak mengatakan bahwa aku hanya tidak bisa berlatih jika dengan menggunakan benda logam yang kekerasannya dibawah senjata tingkat langit?, bukankah itu berarti aku bisa berlatih menggunakan kekuatan logam, jika aku menggunakan benda logam yang kekerasan setara dengan senjata tingkat langit?" ujar Evan bertanya kepada Elemen Logam.


Mendengar itu, Elemen Logam sama sekali tidak menyangkal ide dari Evan, bahwa Evan dapat berlatih dengan menggunakan benda logam yang kekerasannya setara dengan senjata tingkat langit.


"Itu tentu saja bisa, tetapi apakah kamu tahu betapa kerasnya benda yang setara dengan senjata tingkat langit?, itu mungkin akan sangat sulit bagimu untuk melatihnya!" ujar Elemen Logam memberitahu Evan.


Namun Evan yang sangat memerlukan kekuatan yang lebih kuat untuk berperang, tetap bersih keras untuk berlatih menggunakan kekuatan logam apapun caranya, tidak peduli seberapa sulit rintangannya.


"Aku tidak peduli, aku tetap ingin berlatih, asalkan itu dapat membuat aku menjadi lebih kuat maka tidak peduli seberapa sulit rintangannya, aku akan tetap melatihnya apapun caranya!" kata Evan dengan teguh dan optimis.


Melihat Evan yang sangat bertekad untuk berlatih, Elemen Logam pun menghela nafas dan tersenyum.


"Baiklah, mari kita mulai latihannya kalau begitu, keluarkan empat jenis batu atau besi spiritual tingkat langit yang kamu miliki!" ujar Elemen Logam menyuruh Evan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


......................

__ADS_1


......................


__ADS_2