KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 147 : Menuju Provinsi Nanzhou #4


__ADS_3

Suasana semakin rusuh ketika tiga kepala keluarga itu datang.


"Aku!, Aku ingin menjual kitab langit Kelas bawah milikku!" jawab Evan.


"KITAB LANGIT !!??" kata Nona Yuyu dan Penjaga Paviliun terkejut.


"Benar saja, ternyata mereka berdua juga mengincar Kitab Langit tersebut!" batin Xiong Long melirik Fan Ling dan Qiang Xi dengan raut wajah tidak senang.


"Aku tidak boleh membiarkan mereka mendapatkan kitab Langit itu!, aku harus bisa mendapatkan Kitab itu bagaimana pun caranya!" Batin Fan Ling.


"Jika aku mendapatkan Kitab Langit ini, Keluarga Qiang ku pasti akan jadi keluarga teratas dikota Dian Zi!" batin Qiang Xi.


"Bocah ini ternyata menipu aku! ternyata dia masih memiliki Kitab Lagi dan itu adalah kitab Langit!!" Batin Tuan Paviliun Baizu kesal.


"Sial, orang ini ternyata masih menyembunyikan satu Kitab Langit Lagi!, untung saja aku tidak tertipu olehnya!" batin Nona Yuyu.


......................


"Tuan Muda!, jual saja kitab itu pada ku! aku akan membayar 2 juta kristal!" kata Fan Ling langsung menawar harga.


"Berikan padaku!, aku akan bayar 3 juta!" ucap Xiong Long menawar harga lebih tinggi sambil melirik ke arah Fan Ling dengan tatapan meremehkan.


"Apa keluarga kalian sudah menjadi semiskin itu?, ini adalah kitab Tingkat langit yang sangat jarang ada, Tuan muda aku akan bayar kitabmu 5 juta Kristal!" ucap Qiang Xi meremehkan Xiong Long dan Fan Ling.


"Aku tidak mungkin bisa mendapatkan Kitab langit itu, jika tiga kepala kekuarga ini sudah ada disini!" pikir Nona Yuyu yang hanya diam menonton perebutan antara tiga kepala keluarga itu.


Sedangkan untuk si Penjaga Paviliun Baizu dia hanya bisa bersedih karena sudah menghabiskan seluruh uang miliknya.


Lanjut kembali ke tiga kepala keluarga yang masih memperebutkan Kitab Langit yang dimiliki oleh Evan.


"Sepertinya malam ini aku akan jadi semakin kaya! hahaha.." batin Evan tertawa bahagia.


"Tuan muda aku akan Tawar 6 juta!" ucap Xiong Long.


"Tujuh Juta!"


"Delapan Juta!"


"Sepuluh Juta!"


Penawaran terus berlanjut dan semakin tinggi hingga pada terakhir!


"20 Juta Kristal ditambah dengan Pedang cahaya bulan senjata tingkat langit kelas menengah!" ucap Fan Ling menawar harga.


"20 juta Kristal ditambah dua pil darah hewan tingkat 5 kelas atas!" ucap Xiong Long.


"22 juta Kristal ditambah 1 senjata tingkat langit kelas menengah!" ucap Qiang Xi.

__ADS_1


Tiga kepala keluarga itu terus bersaing untuk mendapatkan kitab tingkat langit yang dimiliki oleh Evan.


"Tuan-tuan, aku tidak terlalu membutuhkan Uang saat ini, jadi aku akan menutup harga di 22 juta kristal, kalian boleh menambah harga lagi dengan bahan makanan, sumber daya, atau senjata spiritual dan lainnya!" ucap Evan menyederhanakan.


" 10 ton beras! dan 100 daging hewan spiritual tingkat 4 bawah! ditambah dengan yang aku tawarkan sebelumnya!" tawar Fan Ling.


"20 ton beras dan 5 ton gandum juga akan aku berikan Cincin penyimpanan milikku beserta isi nya!" tawar Qiang Xi melepaskan Cincin dari jarinya.


"Biar aku lihat dulu isi Cincinnya!" pinta Evan, Qiang Xi melemparkan Cincin penyimpanan miliknya kepada Evan.


Evan melihat isi dari Cincin penyimpanan milik Qiang Xi, setelah melihatnya Evan pun tersenyum.


"Siapa yang ingin menawar lagi?, jika ada yang lebih tinggi dari yang diberikan oleh Tuan Qiang maka akan aku pertimbangkan!" ujar Evan kepada Dua kepala keluarga lainnga.


"Sial, keluarga Fan ku tidak punya sumber daya sebanyak keluarga Qiang!" batin Fang Ling menahan kesal.


Karena tidak ada yang menawar lebih tinggi lagi Evan pun memutuskan untuk menjual kitab Langit tersebut pada Kepala keluarga Qiang, Qiang Xi.


"Sepertinya sudah tidak ada yang ingin menambah harga lagi, Tuan Qian sepertinya kitab ini akan aku jual padamu!" ucap Evan sambil mengeluarkan sebuah Kitab dari dalam bajunya.


"Terima kasih Tuan muda!" kata Qiang Xi berterima kasih.


Evan pun akhirnya memutuskan untuk menjual Kitab Langit nya pada Kepala keluarga Qiang, Namun ternyata kepala Keluarga Xiong mempunyai rencana lain jika dia tidak bisa mendapatkan kitab langit tersebut dengan cara membeli.


"Terpaksa sepertinya aku harus menggunakan cara kasar untuk mendapatkan Kitab tingkat langit itu!" pikir Xiong Long dalam hatinya.


"Awalnya aku ingin membeli Kitab itu secara baik-baik tapi kau malah menyusahkan aku jadi aku terpaksa melakukan ini!, serahkan Kitab Tingkat langit itu padaku maka aku akan menjamin Kepalamu tidak akan terpisah dari tubuhmu!" Ancam Xiong Long meluruskan pedangnya pada Evan.


"Tuan Xiong anda tidak boleh seperti ini! ini namanya kau tidak menyepakati aturan!" ucap Nona Yuyu mencoba menghentikan.


"Kepala Keluarga Xiong kau sungguh licik, kau tidak bisa mendapatkan Kitab Langit itu secara adil malah menggunakan cara sekotor ini!" ucap Qiang Xi mencibir.


"Hahahahaa.... Aturan? , tidak ada bagi orang yang kuat, yang kuatlah aturan tersebut!. Fan Ling, ayo kau bantu aku merebut Kitab Langit itu dari bocah ini, setelah kita mendapatkan kitab itu kita bisa melatihnya berdua!" kata Xiong Long mengajak Fan Ling.


Kepala Keluarga Fan Ling mengerutkan alisnya dan berpikir.


"Hmm... benar juga apa yang dikatakan oleh Kepala keluarga Xiong, aku tidak hanya bisa mendapatkan kitab itu dan aku tidak perlu membayarnya!" pikir Fan Ling.


"Hahaha... benar juga apa yang Tuan Xiong katakan, jika kita membunuhnya maka kita bisa mendapatkan kitab Langit miliknya secara cuma-cuma!. lagi pula hanya remaja umur 15-16 tahun tidak akan menyulitkan kita berdua!" kata Fan Ling ikut ingin membunuh Evan agar mendapatkan kitab Langit milik Evan secara cuma-cuma.


" kamu pergilah!, walau kamu sudah menipuku dan membuat aku kesal, tapi kamu sudah menjual satu Kitab bumi padaku!, aku tidak akan membiarkan dua pria licik ini merampokmu!" ucap Nona Yuyu berdiri disamping Evan.


"Tuan muda aku juga akan melindungimu!, aku akan membantumu kabur!, aku tidak akan membiarkan dua orang licik ini menyakitimu!"


"Aaaaa...., kalian sungguh bodoh!, sepertinya akan ada nyawa melayang malam ini!" batin si Penjaga Paviliun heboh, karena sebelum semua orang itu datang dia telah melakukan hal serupa sebelumnya, seperti yang dilakukan oleh Xiong Long dan Fan Ling saat ini.


"Heh!" tawa Evan, melihat Evan yang masih bisa tertawa Xiong Long dan Fan Ling mengerutkan alisnya.

__ADS_1


"Aku beri kalian kesempatan pergi dari hadapanku sekarang juga!" ujar Evan dengan ekspresi dinginnya.


"Hahahaha... bocah kau sebaiknya jangan berulah!" ucap Fan Ling.


"Yah, percaya atau tidak, aku bisa memotong kepalamu hanya dalam hitungan detik saja!" ucap Xiong Long.


Melihat mereka yang tetap tidak ingin pergi padahal sudah diperingatkan, Evan dengan secepat kilat bergerak ke samping menghindari pedang yang mengarah padanya, dan Evan langsung memegang gagang pedang yang ada dipinggangnya.


"APA!?" terkejut mereka semua melihat gerakan tubuh Evan yang sangat cepat sambil mengekuarkan aura kegelapan disekitar tubuhnya.


Evan menarik pedang dari pinggangnya dan mengayunkan pedangnya langsung ke leher Xiong Long.


"SRAAASSHH....!!" ayunan tebasan tersebut memisahkan kepala Xiong Long dari tubuhnya, darah pun bermuncratan dan mayat Xiong Long pun terjatuh ke lantai.


Evan yang membunuh Xiong Long hanya dalam waktu 1 detik saja membuat mereka yang melihatnya tercengang kaget.


Evan membungkuk kemudian mengambil pedang dan Cincin penyimpanan dari tangan Xiong Long. setelah itu Evan bangkit berdiri dan menoleh ke arah Fan Ling dengan tatapan ingin membunuh yang membuat Fan Ling terkejut ketakutan.


"Bukankah tadi Tuan Fan juga ingin membunuhku?" ucap Evan dengan aura membunuh yang kuat.


"Tuan,Tuan muda, sa,saya minta maaf telah menyinggung anda, tolong maafkan saya yang bodoh ini!" ucap Fan Ling berlutut meminta maaf.


Dengan ekspresi dinginnya Evan melirik Cincin penyimpanan milik Fan Ling yang ada ditangan Fan Ling.


Melihat Evan yang melirik Cicin penyimpanan miliknya Fan Ling langsung melepas cincin itu dari jari tangannya.


"Tuan Muda tolong maafkan saya, ini cincin penyimpanan saya semuannya milik Tuan Muda!, tolong jangan bunuh saya....." ucap Fan Ling berlutut memohon ampun.


Evan langsung dengan cepat merampas cincin penyimpanan tersebut dari tangan Fan Ling.


"Baiklah Cincin ini aku terima, kali ini kau aku ampuni!, cepat Enyah sekarang!" perintah Evan.


Kemudian Fan Ling pun berdiri dan langsung kabur pergi takut Evan akan berubah pikiran.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...TIDAK PEDULI SEBERAPA LUASNYA KEGELAPAN...


...PERCAYALAH PASTI ADA CAHAYA DI UJUNGNYA...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...

__ADS_1


......................


__ADS_2