
Beberapa saat kemudian Evan pun sampai ke tempat teman-temannya yang sedang menunggu dirinya.
"Evan!-Sea!" panggil teman-temannya.
Evan dan Sea Lin menghampiri mereka, kepergian ke Alam Fantasi Tujuh Bintang Evan hanya hanya mengajak sebagian teman-temannya, yaitu Sea Lin, Tang Chen, Pasukan Gagak Malam dan Ray.
"Evan, kenapa kamu lama sekali?, apakah kamu tidak rela meninggalkan pacar-pacar cantikmu itu?" ujar Tang Chen.
"Hahaha kamu salah!, bukan Kakak besar yang tidak rela tetapi pacar-pacarnyalah yang tidak rela ditinggal" jawab Sea Lin sembari tertawa.
"Evan akhirnya kau sampai, ayo kita pergi!" ajak Ray.
"Tunggu sebentar!, aku ada hal yang harus aku lakukan lebih dulu!" kata Evan.
Kemudian Evan berbincang kepada para Elemen dalam lautan spiritualnya.
"Kakak Para Elemen, tolong bantu aku menjaga Nanzhou dan teman-temanku beberapa hari kedepan" pinta Evan pada para Elemen.
"Kamu tenang saja, kami pastikan bahwa Nanzhou dan teman-teman kamu akan aman dibawah perlindungan kami!" kata Angin.
"Kamu pergilah dengan tenang, Nanzhou biar kami yang menjaganya!" Ujar Api.
"Baiklah, terima kasih semuannya!" ucap Evan dengan senang hati.
Kemudian Evan menggunakan Jurus Bayangan Pembagian Elemen, Evan membagi tubuhnya menjadi enam. dengan dua elemen tersisa pada dirinya yaitu Petir dan Kegelapan.
"Jurus Bayangan?" mereka bingung terhadap Evan.
"Walaupun sudah ada kalian yang menjaga Nanzhou tetapi aku masih belum cukup tenang, jadi aku ingin meninggalkan lima kloninganku disini!" kata Evan.
"Baiklah, sekarang kita sudah pergi, Ayo!" ajak Evan kepada yang lainnya.
Tiga hari kemudian Evan dan teman-temannya pun sampai ke Alam Fantasi Tujuh Bintang.
Mereka merasakan Ketebalan kekuatan di alam fantasi tujuh bintang 10 kali lebih tebal dari dunia luar.
"Ketebalan di alam fantasi ini jauh lebih tebal 10 kali lipat dari tempat biasa!" kata Yu Zhong.
"Hmm bisakah kita menyerap energi disini?, jika bisa pasti sungguh luar biasa!, mungkin hanya dalam waktu 7 hari saja aku bisa meningkat sebanyak 2 level!" ujar Tang Chen.
Mengetahui itu Evan pun jadi penasaran dan bertanya pada para Elemen.
"Kak Petir..." kata Evan ingin berbicara.
"Aku tahu apa yang ingin kamu tanyakan!" ucap Petir memotong kalimat Evan.
"Bisa!, kalian bisa meningkatkan kultivasi kalian di alam fantasi tujuh bintang ini, tetapi setiap peningkatan kalian tingkat kesulitannya akan sama saat kalian berada ditingkatan kalian sebelum masuk ke alam fantasi tujuh bintang ini!, jadi saat kalian meningkat satu level di alam fantasi ini maka level kalian juga akan naik satu level ditingkatan sesungguhnya kalian!" kata Petir memberi tahu Evan.
__ADS_1
"Ini sungguh keberuntungan yang luar biasa!" Evan yang mendengar itu merasa sangat senang.
"Tapi Evan, kalian jangan lupa bahwa di alam fantasi tujuh bintang ini tidak hanya ada kalian saja, ditempat ini ada banyak manusia dan hewan monster yang siap membunuh kalian kapan saja, jadi jangan lengah!" ucap Gelap mengingatkan.
"Hem!, siap Kak!" ucap Evan mengangguk.
Mereka yang ada didekat Evann merasa aneh melihat Evan yang sedang bergumam dan tersenyum-senyum sendirian.
"Kakak besar" panggil Sea Lin membuat Evan tersadar.
"Aku beritahu kalian, Kita bisa meningkatkan level kita di alam fantasi tujuh bintang ini, setiap satu level yang kalian tingkatkan maka tingkatan sesungguhnya kalian juga akan mengalami peningkatan sama satu level!" ucap Evan pada teman-temannya.
Mendengar itu mereka. pun sangat senang dan gembira.
"Tetapi kalian juga harus berhati-hati jangan sampai lengah, karena di alam fantasi tujuh bintang ini tidak hanya ada kita saja!, banyak orang yang akan menjadi musuh dan para hewan monster yang selalu siap membunuh kalian!" ucap Evan mengingatkan teman-temannya.
"Dan kalian jangan lupa tujuan kita kemari tidak hanya itu saja, kita juga harus mendapatkan sumber daya sebanyak mungkin untuk kita bawa pulang ke Nanzhou!" kata Evan mengingatkan lagi.
"Baik Jenderal, kami pasti akan melaksanakan tugas sebaik mungkin untuk mendapatkan banyak sumber daya langka dan berharga!" kata Yu Zhong.
"Dan kami juga pasti akan berhati-hati!" kata Ray tersenyum semangat.
"Baiklah, Ingat bunuh siapapun yang menghalangi atau ingin merebut milik kalian, sekarang kita berpencar dan malam nanti kita berkumpul lagi disini!" perintah Evan pada yang lainnya.
Kemudian Evan dan teman-temannya berpencar untuk mengumpulkan sumber daya.
...****************...
"Aku harus mendapatkan Teratai Api Emas dan Bambu Tujuh warna di alam Fantasi tujuh bintang ini untuk mengobati ayah!" pikir Mo Sueyan dalam hatinya.
"Pengawal menyebar cari Teratai Api Emas dan Bambu Tujuh Warna, dan sebarkan juga berita bahwa bagi siapa yang mendapatkannya maka akan diberi hadiah besar oleh Kerajaan Mo!" seru Mo Sueyan memberi perintah kepada para pengawalnya.
Beberapa saat kemudian Sea Lin berhasil mengumpulkan banyak tumbuhan spiritual ditempatnya.
"Hahaha..., tidak aku sangka aku akan mendapat banyak sekali harta berharga ditempat ini!" kata Sea Lin tertawa senang.
Kemudian Sea Lin memasukan apa yang ia dapat kedalam cincin penyimpanannya.
Namun ditengah itu datang beberapa orang yang merusak kesenangan Sea Lin.
"Hahaha tuhan memberkati kita, ternyata ada orang yang sudah mengumpulkan banyak harta untuk kita!" kata seseorang yang datang bersama dengan teman-temannya.
Mereka menghampiri Sea Lin dan ingin merebut apa yang didapatkan oleh Sea Lin.
"Kamu jika masih menginginkan nyawamu cepat serahkan semua yang kamu punya kepada kami!" kata seseorang yang berdiri ditengah mengancam Sea Lin.
"Karena Kalian ingin merampokku maka aku tidak akan mengampuni kalian, menurut perintah kakak besar jika ada yang orang yang menghalangi dan merebut punyaku maka langsung bunuh saja!" ucap Sea Lin mengeluarkan aura kegelapan dari tubuhnya sembari mengeluarkan senjata tombak sabitnya.
__ADS_1
"Petarung Kegelapan!?" ucap mereka terkejut melihat bahwa Sea Lin adalah seorang petarung elemen kegelapan.
Namun mereka tetap tidak takut karena di alam fantasi tujuh bintang ini semua orang berada ditingkat dan level yang sama, yaitu tingkat Jenderal level satu.
"Kamu jangan tidak tahu diri, kami sudah berbaik hati hanya meminta harta milikmu, tetapi kamu malah cari mati!, Bunuh Dia!, maka semua yang dia punya akan jadi milik kita!" perintah salah satu orang dari mereka.
Mereka pun bersama-sama langsung menyerang Sea Lin.
"Hahaha.... ada bahan kultivasi bagus yang datang sendiri meminta kematiannya!" ujar Sea Lin tersenyum kejam.
Sea Lin pun mengayunkan tombak sabitnya sehingga empat orang dari mereka langsung terbunuh.
Sea Lin langsung menyerap empat orang itu hingga tidak menyisakan apapun kecuali pakaian mereka.
"Sungguh Lezat!" ucap Sea Lin dengan senyum dan tatapan kejam.
Melihat itu mereka yang tersisa pun langsung ketakutan dan hendak ingin kabur.
"Padahal kita berada ditingkatan dan level yang sama tapi mengapa dia masih sekuat itu!?"
"Aku sungguh sial bertemu dengan orang ini, kabur semuannya lari!"
Mereka langsung lari terbirit-birit ketakutan.
"Ingin kabur?, mimpi saja dineraka!" ucap Sea Lin mengluarkan jurus tebasan dan mengejar mereka.
Sea Lin tidak melepaskan satu orang pun dari mereka, Sea Lin membunuh dan menyerap mereka menjadi bahan meningkatkan kultivasinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
Kasih Saran Donk authornya😂😇
A. Mo Sueyan jadi kekasih Evan ?
B. Mo Sueyan jadi musuh Evan?
C. Mo Sueyan jadi teman Evan?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
__ADS_1
......................
......................