KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 475 : Gelombang Racun


__ADS_3

Tidak lama setelah Yue liang Chen pergi, Evan mulai merasakan rasa sakit yang sangat luar biasa pada seluruh tubuhnya.


"Sakit sekali! Ini jauh lebih menyakitkan dari pada saat aku membangkitkan Kekuatan Elemen Logam di Gua Gravitasi sebelumnya.


Setiap inci dari tubuhku rasanya seperti ingin memisahkan diri dari diriku, rasanya sungguh sangat menyakitkan." Evan menggertakkan giginya.


Perlahan darah mengalir dari pinggir bibir dan mata Evan. Otot dan urat nadi membesar sampai batas maksimalnya.


Sekarang bukan lagi keringat tetapi darah lah yang mengalir dan membasahi seluruh tubuh Evan.


Darah yang mengalir dan kemudian menetes dari tubuhnya, seketika terpecah oleh tekanan jiwa dan menjadi butiran-butiran darah yang jauh lebih kecil.


Karena banyaknya tetesan darah yang mengalir keluar dari tubuh Evan, perlahan butiran-butiran darah tersebut menciptakan sebuah kabut berwarna merah darah di sekeliling Evan.


Perlahan kulit, daging, dan tulang Evan hancur dan membusuk.


Tubuh yang sebelumnya hanya berwarna hitam pekat, kini telah bercampur merahnya darah dan kuningnya nanah yang mengalir keluar dari tubuh Evan.


*****


Sementara itu di tempat Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam berada. Mereka sangat terkejut saat melihat Yue liang Chen terbang dan melesat ke arah mereka dengan sangat cepat dan terburu-buru.


"Semuanya cepat pergi dari sini!" teriak Yue liang Chen dengan kencang.


"Ada apa Pangeran? apa yang terjadi? Mengapa kita semua harus pergi?" tanya Qiu Shen keheranan.


"Kalian tidak usah bertanya, ini adalah perintah dari Tuan Jenderal kalian. Kita harus pergi dari sini sejauh mungkin. Semakin jauh kita pergi maka akan semakin baik." kata Yue liang Chen menyampaikan perintah yang diberikan oleh Evan.


Karena itu merupakan perintah yang diberikan oleh Tuan Jenderal mereka, maka tanpa bertanya lagi Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak segera mengikuti Yue liang Chen untuk pergi sejauh mungkin dari tempat tersebut.

__ADS_1


*******


Sesaat setelah Qiu Shen, Yue liang Chen dan Pasukan Gagak Malam pergi menjauh, tampak tubuh Evan yang telah tertutupi oleh kabut yang tercipta dari darah, nanah dan racun yang keluar dari tubuhnya.


Namun sesaat kemudian kabut penuh racun yang mengelilingi Evan, seketika berkumpul menjadi satu dan menciptakan sebuah bola energi yang menutupi seluruh tubuh Evan tanpa ada celah yang terlihat.


Di dalam bola energi tersebut selain ada Evan yang terkurung di dalamnya, juga masih ada energi racun yang sangat kuat di dalamnya.


Sesaat kemudian suara teriakan Evan terhenti karena diredam oleh Bola energi yang menutupi tubuhnya.


Namun sesaat setelah itu, Bola energi langsung terpecah dan suara teriakan Evan menggelegar dengan sangat keras.


Energi racun yang ada di dalam Bola energi seketika meledak dan menyebar ke seluruh penjuru arah.


Dalam sekejap Hutan Lembah dalam radius tiga ratus meter dari tempat Evan berada, seketika langsung lenyap tanpa menyisakan tanda-tanda kehidupan yang ada.


Sedangkan dalam radius lima ratus meter dari tempat Evan berada, kini hanya tersisa pohon-pohon kering yang mati dan tulang-tulang Hewan Monster yang mati.


********


Sementara itu jauh dari tempat atau lokasi yang terkena gelombang racun, tampak Qiu Shen, Yue liang Chen dan Pasukan Gagak Malam yang masih terus terbang dan melesat semakin jauh dari tempat Evan berada.


Yue liang Chen yang merasa heran dan penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada Evan, kemudian mencoba menoleh dan melihat ke arah belakang mereka.


Sungguh betapa terkejutnya Yue liang Chen saat melihat apa yang terjadi di belakang mereka.


Terlihat di belakang mereka sama sekali tidak ada tanda-tanda kehidupan yang tersisa, kecuali banyaknya mayat hewan monster dan pohon-pohon yang mati.


Melihat itu Yue liang Chen segera menoleh dan menghadap ke arah depan kembali.

__ADS_1


Namun sudah terlambat, saat Yue liang Chen telah kembali menoleh ke depan kedua matanya telah terkena gelombang racun, yang mana gelombang racun tersebut telah hampir membutakan kedua matanya.


Perlahan darah mengalir dari kedua mata Yue liang Chen.


"Semuanya terus bergerak dan jangan ada yang menoleh ke belakang!" kata Yue liang Chen kepada seluruh Pasukan Gagak Malam.


Mereka semua merasa heran mendengar perkataan Yue liang Chen yang melarang mereka untuk menoleh ke belakang.


Akan tetapi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mereka semua menuruti perkataan Yue liang Chen untuk tidak menoleh atau melihat ke arah belakang.


Beberapa saat kemudian akhirnya mereka semua telah terbang sangat jauh, yaitu sekitar sepuluh mil dari tempat Evan berada.


Sebelum melakukan pendaratan, Yue liang Chen segera memerintahkan kepada seluruh Prajurit Pasukan Gagak Malam, untuk segera membuka pakaian luar mereka.


"Semuanya dengarkan aku. Sekarang seluruh pakaian lapis luar kalian telah terkena racun yang sangat mematikan, jadi segeralah lepas seluruh pakaian luar kalian!" perintah Yue liang Chen dengan mata yang masih terus mengeluarkan darah.


Mendengar perkataan Yue liang Chen, kemudian Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam segera melepas seluruh pakaian lapis luar mereka, sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Yue liang Chen kepada mereka.


Setelah semua orang melepas semua pakaian lapis luar mereka, kemudian mereka semua pun mendarat di sebuah hutan yang sama sekali tidak terkena gelombang racun milik Evan.


Yue liang Chen yang pertama kali melakukan pendaratan, kemudian langsung menyandarkan tubuhnya ke salah satu pohon besar yang ada di sana.


Sungguh betapa terkejutnya Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam, saat melihat kedua mata Yue liang Chen yang telah berlumuran darah.


"Pangeran, ada apa dengan matamu? Kenapa bisa menjadi seperti ini?" Qiu Shen segera menghampiri Yue liang Chen dan menopang tubuhnya yang akan jatuh pingsan.


"Tidak apa-apa, aku hanya terkena racun milik Tuan Jenderal kalian. Tenang saja, aku akan segera sembuh." kata Yue liang Chen mencoba menenangkan Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam yang sedang mengkhawatirkan dirinya.


Mendengar perkataan Yue liang Chen, kemudian Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam mencoba untuk tenang, walau hati dan pikiran mereka saat ini sudah tidak mungkin lagi untuk tenang.

__ADS_1


*Sial, Selama ini kecuali racun yang ada di Jurang saat itu dan racun milik Lolong, tidak pernah ada racun yang mampu menyakiti tubuhku sampai seperti ini. Apakah racun milik Evan ini jauh lebih kuat daripada racun dimiliki oleh Lolong dan racun yang ada di Jurang saat itu?* batin Yue liang Chen menahan rasa sakit pada kedua matanya.


__ADS_2